Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bahasa Uab Meto

Bahasa Uab Meto atau Bahasa Dawan atau juga disebut Bahasa Atoni adalah salah satu bahasa anak cabang Austronesia, yang jumlah penuturnya mencapai ±600.000 penutur, yang utamanya dituturkan oleh suku Atoni dan Suku Boti di Pulau Timor. Penutur bahasa Uab Meto dikenal sebagai "suku Dawan" atau "Atoni Pah Meto" yang berarti orang dari tanah kering. Bahasa Uab Meto / Dawan di Oecussi-Ambeno banyak dipengaruhi kosakata bahasa Portugis, sedangkan di wilayah Nusa Tenggara Timur, kerap bercampur dengan Bahasa Indonesia.

bagian dari rumpun bahasa Austronesia
Diperbarui 15 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bahasa Uab Meto
Bahasa Uab Meto
BPS: 0111 0
Uab Metôcode: aoz is deprecated
Dituturkan diIndonesia, Timor Leste
WilayahTimor Barat, Oecusse
Penutur
800.000 (2009–2011)[1]
Rumpun bahasa
  • Austronesia
    • Melayu-Polinesia
      • Melayu-Polinesia Tengah–Timur
        • Timorik
          • Timor Barat
            • Uab Meto
Tampilkan klasifikasi manual
  • bahasa manusia
    • Austro-Tai
      • Austronesia
        • Melayu-Polinesia
          • Melayu-Polinesia Inti
            • Melayu Polinesia Tengah Timur
              • Malayo-Polinesia Tengah
                • Timorik
                  • Fabronic (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
                    • Uab Meto
    Tampilkan klasifikasi otomatis
    Status resmi
    Diakui sebagai
    bahasa minoritas di
    Timor Leste
    Kode bahasa
    ISO 639-3aoz – kode inklusifMencakup:
    aoz – Uab Meto
    bkx – Baikeno
    Glottologuabm1237[2]
    IETFaoz
    ELPUab Meto
     Baikeno[3]
    BPS (2010)0111 0
    Informasi penggunaan templat
    Status pemertahanan
    C10
    Kategori 10
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa telah punah (Extinct)
    C9
    Kategori 9
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sudah ditinggalkan dan hanya segelintir yang menuturkannya (Dormant)
    C8b
    Kategori 8b
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa hampir punah (Nearly extinct)
    C8a
    Kategori 8a
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sangat sedikit dituturkan dan terancam berat untuk punah (Moribund)
    C7
    Kategori 7
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai mengalami penurunan ataupun penutur mulai berpindah menggunakan bahasa lain (Shifting)
    C6b
    Kategori 6b
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai terancam (Threatened)
    C6a
    Kategori 6a
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa masih cukup banyak dituturkan (Vigorous)
    C5
    Kategori 5
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mengalami pertumbuhan populasi penutur (Developing)
    C4
    Kategori 4
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan dalam institusi pendidikan (Educational)
    C3
    Kategori 3
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan cukup luas (Wider Communication)
    C2
    Kategori 2
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan di berbagai wilayah (Provincial)
    C1
    Kategori 1
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa nasional maupun bahasa resmi dari suatu negara (National)
    C0
    Kategori 0
    Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa merupakan bahasa pengantar internasional ataupun bahasa yang digunakan pada kancah antar bangsa (International)
    10
    9
    8
    7
    6
    5
    4
    3
    2
    1
    0
    EGIDS SIL Ethnologue: C5 Developing
    Bahasa Uab Meto dikategorikan sebagai C5 Developing menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mengalami peningkatan jumlah penutur dari waktu ke waktu
    Buka versi koordinat status pemertahanan rinci Perlu masuk
    [sunting di Wikidata]
    Referensi: [4]
    Lokasi penuturan
    Peta persebaran rumpun Meto di Timor Leste dengan sebagian besar penuturnya terpusat di Distrik Oecusse[5]
    Peta bahasa lain
    Informasi tambahan
    Uji coba Wikipedia Bahasa Uab Meto di Wikimedia Incubator
     Portal Bahasa
    L • B • PW   
    Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
    Cari artikel bahasa
    Cari artikel bahasa
     
    Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
     
    Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
    Artikel bahasa sembarang
    Halaman bahasa acak

    Bahasa Uab Meto atau Bahasa Dawan atau juga disebut Bahasa Atoni adalah salah satu bahasa anak cabang Austronesia, yang jumlah penuturnya mencapai ±600.000 penutur, yang utamanya dituturkan oleh suku Atoni dan Suku Boti di Pulau Timor. Penutur bahasa Uab Meto dikenal sebagai "suku Dawan" atau "Atoni Pah Meto" yang berarti orang dari tanah kering. Bahasa Uab Meto / Dawan di Oecussi-Ambeno (Timor Leste) banyak dipengaruhi kosakata bahasa Portugis, sedangkan di wilayah Nusa Tenggara Timur, kerap bercampur dengan Bahasa Indonesia.[6]

    Bahasa ini mayoritas dipakai oleh masyarakat Timor bagian barat, khususnya di wilayah kabupaten Timor Tengah Selatan (sub-suku Amanuban, Amanatun dan Mollo), Timor Tengah Utara (sub-suku Naibenu, Miomafo, Biboki dan Insana) dan sebagian Kota dan Kabupaten Kupang (sub-suku Kopas, Timaus, Amfoan, Sonba'i dan Nairasis). Bahasa ini juga dipakai oleh masyarakat wilayah kantong Oecussi-Ambeno, dengan sebutan Baikenu atau Baikeno.

    Sebuah daftar akan 200 kosakata dasar tersedia di Database Kosakata Dasar Austronesia.[7]Nama-Nama Kerajaan (Sonaf) Suku Dawan Timor Barat:

    1. Sonaf Naimeko oleh Usi Sila Meko
    2. Sonaf Biboki oleh Usboko
    3. Sonaf Insana oleh Usfinit
    4. Bikomi oleh Usi Bana
    5. Sanak oleh Usi Lake dan Usi Ato
    6. Amnatun dan Amnuban

    Fonologi

    Terdapat tujuh vokal dalam bahasa Uab Meto, yakni /a/, /e/, /ɛ/, /i/, /o/, /ɔ/, /u/. Letak vokoid bahasa Uab Meto dalam artikulator manusia seperti tampak dalam denah berikut.

    depan pusat belakang
    atas meninggi i u
    tengah meninggi e o
    tengah merendah ɛ ɔ
    bawah merendah a

    Bahasa Uab Meto hanya memiliki satu diftong yaitu, /ai/. Diftong ini pun hanya terdapat pada dialek Molo. Dalam dialek lain cenderung diucapkan /e/. Diftong /ai/ merupakan satu kesatuan bunyi luncuran yang menghasilkan satu fonem.

    Hanya terdapat sebelas konsonan asli Bahasa Uab Meto. Juga dapat ditemui adanya deretan konsonan dalam bahasa Uab Meto, seperti /kl/, /kt/, /ms/, /tn/, dan /ts/.

    Inventoris Konsonan Bahasa Uab Meto
    Bibir Bibir-Gigi Ujung Lidah Belakang Lidah Celah Suara
    Sengau m n
    Hentian b
    p t k ʔ
    Frikatif f s h
    Hamparan Sisi l

    Suku kata bahasa Uab Meto pada umumnya bersuku kata dua. Namun terdapat juga kata-kata yang bersuku kata lebih. Dan suku kata ini biasanya berupa suku kata terbuka tetapi karena metatesis, banyak ditemukan pula kata-kata bersuku kata tertutup.

    Kelas Kata

    Kata-kata bahasa Uab Meto dapat dikelompokkan dalam dua golongan, yaitu kata utama dan kata tugas. Kata utama adalah kata-kata yang dapat menduduki fungsi utama kalimat yakni fungsi subjek, predikat, objek, atau/dan keterangan. Secara semantik, kata-kata ini memiliki makna konseptual, konsepsi artinya dapat diungkapkan secara jelas.

    Kata-kata utama ini dapat digolong-golongkan lagi menjadi enam, yaitu nomina, pronomina, verba, adjektiva, numeralia, dan adverbia.

    Nomina

    Nomina adalah kata-kata utama yang dalam kalimat verbal dapat mendu­duki posisi sebagai subjek, objek, dan pelengkap. Secara semantik, nomina adalah kategori kata yang mengacu kepada manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, benda tak bernyawa, dan konsep atau pengertian.

    Nomina bahasa Uab Meto pada umumnya berupa kata asal (ekamorfemik). Contoh: nasi 'hutan', fane 'mangkuk', tais 'sarung', ai 'api', niti 'gelang' dan ane 'padi'. Di samping nomina ekamorfemik, bahasa Uab Meto juga mengenal nomina polimorfemik sebagai nomina turunan. Nomina turunan ini dibentuk dari bentuk dasar verba, adjektiva, dan nomina itu sendiri dengan afiksasi. Afiks penominal adalah prefiks a-, sufiks -t, sufiks -s, kombinasi antara a-...-t, a-...-s, a-ma-...-s, a-ma-...-t-n, dan a-ma-...-s-in.

    Contoh:
    sen 'menanam' => asen 'yang menanam'
    tonis 'bicara' => atonis 'pembicara'
    taʼ 'diam' => ataʼ 'pendiam
    tufu 'pukul' => tufus 'hal memukul'
    tui 'tulis' => tuis 'tulisan'
    mnaha 'makan' => mnahat 'makanan'
    susa 'susah' => susat 'kesusahan'
    tufu 'pukul' => atufus 'pelaku yang memukul'
    tufu 'pukul' => atufusin 'pemukul-pemukul'

    'mereka yang memukul'

    Aturan penulisan frasa nomina bahasa Uab Meto adalah sebagai berikut, jika nomina sebagai inti frasa nomina = pronomina + nomina + adjektiva.

    Pronomina

    Pronomina adalah kata-kata yang menggantikan nomina. Pronomina ini dibedakan menjadi tiga, yaitu pronomina persona, penunjuk, dan penanya.

    Pronomina Persona

    Pronomina persona adalah pronomina yang mengacu kepada nomina insani. Dalam peran komunikasi, pronomina ini dibedakan atas pihak pertama sebagai pembicara, pihak kedua sebagai orang yang diajak berbicara, dan pihak ketiga sebagai orang di luar pihak pertama dan pihak kedua atau sebagai pihak yang dibicarakan. Demikianlah, pronomina persona dibedakan atas orang pertama, orang kedua, dan orang ketiga, masing-masing dalam jumlah tunggal atau jamak. Pronomina pertama jamak ada yang bersifat inklusif dan eksklusif. Disebut inklusif karena pihak pertama sebagai pembicara terhitung yang diajak berbicara, sedangkan eksklusif artinya pihak pertama tidak termasuk yang diajak berbicara.

    Pronomina Persona Fungsi
    subjek objek pelengkap pemilik proklitik enklitik refleksif
    I tunggal au kau kau au ʼ-, u- -ʼ, -k kuk
    jamak eksklusif hai kai kai hai m-, mi- -min, -kai kim
    inklusif hit kit kit hit t-, at-, ta- -kit -kin kuk
    II tunggal ho ko ko ho m-, mu- -m -ko kum
    jamak hi ki ki hi m-, mi- -min kim
    III tunggal in in, neki in, neki in n-, an-, na- -n, -na kun
    jamak sin sin, nekin sin, nekin sin

    Berdasarkan tabel di atas, terlihat bahwa pronomina persona bahasa Uab Meto mempunyai kelas bentuk, yaitu memiliki perubahan bentuk karena perbedaan fungsi. Pronomina persona yang berfungsi sebagai subjek, objek, pelengkap, dan pemilik memiliki makna konseptualnya, yaitu mengacu dan menggantikan nomina insani. Akan tetapi, pronomina persona dalam bentuk klitik tidak mendukung kedaulatan makna konseptual, tetapi hanya sebagai pemarkah pengacu subjek, objek, atau pemilik.

    Pronomina persona dalam bentuk klitik tetap mengacu kepada orang, tetapi tidak menggantikan orang. Proklitik pada verba, adjektiva, dan preposisi hanya berfungsi sebagai pemarkah subjek yang tidak memiliki kedaulatan arti tersendiri.

    Pronomina persona proklitik terdapat pada frasa nominal posesif. Ia tidak memiliki makna konseptual tersendiri, tetapi semata-mata hanya berfungsi sebagai pemarkah pemilik yang bisa berkategori pronomina persona atau nomina.

    Pronomina persaona refleksif adalah pronomina persona yang selalu berkonstruksi dengan verba dan merupakan pasangan yang mengacu kepada pronomina persona sebagai subjek (pelaku). Disebut pronomina persona refleksif karena pronomina persona ini menjadi objek atau sasaran tindakan atas dirinya sendiri. Dengan kata lain tindakan yang dikenakan pada dirinya sendiri.

    Pronomina Penanya

    Pronomina penanya adalah pronomina yang dipakai sebagai pemarkah pertanyaan dalam kalimat tanya. Pronomina penanya ini tidak begitu banyak jumlahnya, yaitu sekau 'siapa', sa 'apa', onme 'bagaimana', me 'mana', es me 'di mana', ko me 'dari mana', eu me 'ke mana', nak onme 'mengapa', dan leka 'bilamana, kapan'. Pronomina penanya tempat merupakan paduan me 'mana' dengan preposisi sehingga dalam pemakaiannya disesuaikan dengan subjeknya. Jika subjeknya pronomina persona pertama tunggal, preposisi pembentuk kata tanya itu disertai proklitik persona pertama tunggal. Begitu seterusnya sehingga didapatkan pronomina penanya tempat antara lain keo me, neo me, teo me, dan meo me semuanya sebagai penanya terhadap tempat yang dituju (kemana).

    Pronomina Penunjuk

    Pronomina ini disebut pronomina penunjuk karena pronomina ini bersifat menggantikan sesuatu yang ditunjuk. Pronomina ini dibedakan menjadi dua, yaitu penunjuk ke arah yang jauh, dinyatakan dengan kata leʼna 'itu' dan ke arah yang dekat leʼi 'ini' sering beralomorf i saja.

    Numeralia

    Numeralia adalah kata-kata yang biasa berkonstruksi dengan nomina yang menyatakan jumlah atau banyaknya maujud nomina itu.

    1 mese 6 neʼ
    2 nua 7 hitu, hiut
    3 tenu, teun 8 fan, faon
    4 ha 9 sioʼ
    5 nim 0 luman

    Di atas adalah bilangan satuan, untuk bilangan belasan dan puluhan di bawah ini.

    11 boʼes-am-mese 10 boʼ, boʼes
    12 boʼes-am-nua 20 boʼnua
    13 boʼes-am-tenu 30 boʼtenu, bo teun
    14 boʼes-am-ha 40 boʼha
    15 boʼes-am-nim 50 boʼnim
    16 boʼes-am-neʼ 60 boʼneʼ
    17 boʼes-am-hitu, bo'es-am hiut 70 boʼhitu
    18 boʼes-am-fan, bo'es-am faun 80 boʼfan, bo faun
    19 boʼes-am-sioʼ 90 boʼsioʼ

    Numeralia bahasa Uab Meto memiliki variasi bentuk yang terjadi dengan penghilangan unsur, misalnya mese beralomorf menjadi es dan natun mese beralomorf menjadi nautmes.

    Referensi

    1. ↑ Uab Meto di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
      Baikeno di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
    2. ↑ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Uab Meto". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
    3. ↑ Endangered Languages Project data for Baikeno.
    4. ↑ "Bahasa Uab Meto". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
    5. ↑ Edwards, Owen (2020). Metathesis and Unmetathesis in Amarasi. Berlin: Language Science Press. doi:10.5281/zenodo.3700413. ISBN 978-3-96110-223-5.
    6. ↑ Dawan (Uab Meto)
    7. ↑ "Uab Meto Wordlist at the Austronesian Basic Vocabulary Database". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-10-29. Diakses tanggal 2013-10-26.

    Pranala luar

    • Situs Uab Meto
    • Sumber Bahasa Uab Meto
    • Kamus Indonesia – Inggris – Uab Meto Diarsipkan 2011-07-27 di Wayback Machine.
    • l
    • b
    • s
    Indonesia Bahasa di Indonesia
    Bahasa Indonesia (Gaul, Binan)
    Bahasa-bahasa di Sumatra
    Aceh-Cam
    • Daya
    • Barat
    • Pidie
    • Selatan
    • Utara
    Gayo-Batak
    • Gayo
    • Alas
    • Kluet
    • Pakpak
    • Singkil
    • Angkola
    • Karo
    • Mandailing
    • Simalungun
    • Toba
    Sumatra Barat Laut
    • Devayan
      • Haloban
      • Lekon
    • Sigulai
    • Nias
    • Mentawai
    • Enggano
    Melayu
    • Melayu a
      • Tamiang
      • Langkat
      • Deli
      • Serdang
      • Panai
      • Jambi
      • Riau
    • Bangka
    • Duanoa
    • Haji
    • Kedaha
    • Kerinci
    • Kubu
    • Loncong
    Minangkabau
    • Minangkabau
    • Jamee
    • Kampar
    • Lubu
    • Mukomuko
    • Pesisir Sibolga
    Melayu Barisan Selatan
    • Pekal
    • Bengkulu
    • Serawai
    • Lintang
    • Lematang Ulu
    • Basemah
    • Semende
    • Kaur
    • Ogan
    • Enim
    • Rambang
    Musi
    • Palembang
    • Penesak
    • Belide
    • Lematang
    • Pegagan
    • Musi
    • Col
    • Rawas
    Lampung
    • Api
    • Nyo
    • Komering
    Lain-lain
    • Nasal
    • Rejang
    Bahasa-bahasa di Jawa
    • Badui
    • Banten
    • Betawi
    • Indonesia Peranakan 1
    • Javindo 1
    • Jawa
      • Banyumasan
      • Indramayu
      • Kuno
      • Malang
      • Mataraman
      • Pemalang
      • Serang
      • Surabaya
      • Tegal
    • Kangean
    • Kawi
    • Madura
    • Osing
    • Pecok 1
    • Sunda
      • Banyumas
      • Bogor
      • Ciamis
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Klasik
      • Priangan
      • Serang
    • Tengger
    Bahasa-bahasa di Kepulauan Nusa Tenggara
    • Abui
    • Adang
    • Adonara
    • Alor
    • Amarasi
    • Anakalangu
    • Bali
    • Bengkala 2
    • Bilba
    • Bima
    • Blagar
    • Bunak b
    • Dela-Oenale
    • Dengka
    • Dhao
    • Ende
    • Hamap
    • Helong
    • Ile Ape
    • Kabola
    • Kafoa
    • Kamang
    • Kambera
    • Kedang
    • Kelon
    • Kemak b
    • Ke'o
    • Kepo'
    • Kodi
    • Komodo
    • Kui
    • Kula
    • Lamaholot
    • Lamalera
    • Lamatuka
    • Lamboya
    • Lamma
    • Laura
    • Lembata Barat
    • Lembata Selatan
    • Levuka
    • Lewo Eleng
    • Lewotobi
    • Lio
    • Lole
    • Melayu Bali
    • Melayu Kupang
    • Melayu Larantuka
    • Mamboru
    • Manggarai
    • Nage
    • Nedebang
    • Ngada
    • Ngada Timur
    • Palue
    • Rajong
    • Rembong
    • Retta
    • Ringgou
    • Riung
    • Rongga
    • Sabu
    • Sasak
    • Sawila
    • Sikka
    • So'a
    • Sumbawa
    • Tambora
    • Tereweng
    • Termanu
    • Tetun b
    • Tewa
    • Tii
    • Uab Meto
    • Wae Rana
    • Wanukaka
    • Wejewa
    • Wersing
    Bahasa-bahasa di Kalimantan *
    • Abal
    • Ampanang
    • Aoheng
    • Bahau
    • Bakati'
      • Rara
      • Sara
    • Barangas
    • Bakumpai
    • Banjar
    • Basap
    • Benyadu'
    • Bidayuh
      • Biatah a
      • Bukar-Sadong a
    • Bolongan a
    • Bukat
    • Bukitan
    • Burusu
    • Dusun
      • Balangan
      • Deyah
      • Malang
      • Witu
    • Embaloh
    • Hovongan
    • Iban a
    • Jangkang
    • Kayan
      • Kayan Busang
      • Sungai Kayan
      • Mahakam
      • Mendalam
      • Wahau
    • Kelabit a
    • Kembayan
    • Kendayan
    • Keninjal
    • Kenyah
      • Kelinyau a
      • Wahau
    • Kereho
    • Kohin
    • Lawangan
    • Lengilu
    • Lun Bawang a
    • Ma'anyan
    • Melayu
      • Kota Bangun
      • Berau
      • Bukit
      • Dayak
      • Pontianak
      • Sambas
      • Tenggarong
    • Modang
    • Mualang
    • Murut
      • Selungai Murut a
      • Sembakung Murut a
      • Tagal Murut a
    • Ngaju
    • Okolod a
    • Ot Danum
    • Paku
    • Punan
      • Aput
      • Merah
      • Merap
      • Tubu
    • Putoh
    • Ribun
    • Sa'ban
    • Sanjau Basap
    • Sanggau
    • Seberuang
    • Segai
    • Semandang
    • Siang
    • Taman
    • Tausug a
    • Tawoyan
    • Tidong a
    • Tunjung
    • Uma'
      • Lasan
      • Lung
    Bahasa-bahasa di Sulawesi
    • Andio
    • Aralle-Tabulahan
    • Bada
    • Bahonsuai
    • Bajau Indonesia
    • Balaesang
    • Balantak
    • Bambam
    • Banggai
    • Bantik
    • Baras
    • Batui
    • Behoa
    • Bentong
    • Bintauna
    • Boano
    • Bobongko
    • Bolango
    • Bonerate
    • Budong-Budong
    • Bugis
    • Bungku
    • Buol
    • Busoa
    • Campalagian
    • Cia-Cia
    • Dakka
    • Dampelas
    • Dondo
    • Duri
    • Enrekang
    • Gorontalo
    • Kaidipang
    • Kaili Da'a
    • Kaili Ledo
    • Kaili Unde
    • Kaimbulawa
    • Kalao
    • Kalumpang
    • Kamaru
    • Kioko
    • Kodeoha
    • Konjo Pegunungan
    • Konjo Pesisir
    • Koroni
    • Kulisusu
    • Kumbewaha
    • Laiyolo
    • Lasalimu
    • Lauje
    • Lemolang
    • Liabuku
    • Lindu
    • Lolak
    • Maiwa
    • Makassar
    • Melayu Makassar
    • Melayu Manado
    • Malimpung
    • Mamasa
    • Mamuju
    • Mandar
    • Moma
    • Mongondow
    • Mori Atas
    • Mori Bawah
    • Moronene
    • Muna
    • Napu
    • Padoe
    • Pamona (Ta'a)
    • Panasuan
    • Pancana
    • Pannei
    • Pendau
    • Ponosakan
    • Rahambuu
    • Rampi
    • Ratahan
    • Saluan
    • Sangir
    • Sarudu
    • Sedoa
    • Seko Padang
    • Seko Tengah
    • Selayar
    • Suwawa
    • Tae'
    • Taje
    • Tajio
    • Talaud
    • Taloki
    • Talondo'
    • Toala'
    • Tolaki
    • Tomadino
    • Tombelala
    • Tombulu
    • Tomini
    • Tondano
    • Tonsawang
    • Tonsea
    • Tontemboan
    • Topoiyo
    • Toraja-Sa'dan
    • Totoli
    • Tukang Besi Selatan
    • Tukang Besi Utara
    • Ulumanda'
    • Uma
    • Waru
    • Wawonii
    • Wolio
    • Wotu
    Bahasa-bahasa di Kepulauan Maluku
    • Alune
    • Amahai
    • Ambelau
    • Aputai
    • Asilulu
    • Babar Tenggara
    • Babar Utara
    • Banda
    • Barakai
    • Bati
    • Batuley
    • Benggoi
    • Boano
    • Bobot
    • Buli
    • Buru
    • Dai
    • Damar Barat
    • Damar Timur
    • Dawera-Daweloor
    • Dobel
    • Elpaputih
    • Emplawas
    • Fordata
    • Galela
    • Gamkonora
    • Gane
    • Gebe
    • Geser-Gorom
    • Gorap
    • Haruku
    • Hitu
    • Horuru
    • Hoti
    • Huaulu
    • Hukumina
    • Hulung
    • Ibu
    • Ili'uun
    • Imroing
    • Kadai
    • Kaibobo
    • Kamarian
    • Kao
    • Karey
    • Kayeli
    • Kei
    • Kisar
    • Koba
    • Kola
    • Kompane
    • Kur
    • Laba
    • Laha
    • Larike-Wakasihu
    • Latu
    • Leti
    • Liana-Seti
    • Lisabata-Nuniali
    • Lisela
    • Lola
    • Loloda
    • Lorang
    • Loun
    • Luang
    • Luhu
    • Maba
    • Makian Barat
    • Makian Timur
    • Melayu Ambon
    • Melayu Bacan
    • Melayu Banda
    • Melayu Maluku Utara
    • Mangole
    • Manipa
    • Manombai
    • Manusela
    • Mariri
    • Masela Barat
    • Masela Tengah
    • Masela Timur
    • Masiwang
    • Modole
    • Moksela
    • Naka'ela
    • Nila
    • Naulu Selatan
    • Naulu Utara
    • Nusa Laut
    • Oirata
    • Pagu
    • Palumata
    • Patani
    • Paulohi
    • Perai
    • Piru
    • Roma
    • Sahu
    • Salas
    • Saleman
    • Saparua
    • Sawai
    • Seit-Kaitetu
    • Selaru
    • Seluwasan
    • Sepa
    • Serili
    • Serua
    • Sula
    • Tabaru
    • Taliabu
    • Talur
    • Tarangan Barat
    • Tarangan Timur
    • Tela-Masbuar
    • Teluti
    • Teor
    • Ternate
    • Ternateño1
    • Te'un
    • Tidore
    • Tobelo
    • Tugun
    • Tugutil
    • Tulehu
    • Ujir
    • Waioli
    • Watubela
    • Wamale Selatan
    • Wamale Utara
    • Yalahatan
    • Yamdena
    Bahasa-bahasa di Papua *
    • Abinomn 3
    • Abun 3
    • Aghu
    • Airoran
    • Ambai
    • Anasi
    • Ansus
    • Arandai
    • Arguni
    • As
    • Asmat Pantai Kasuari
    • Asmat Tengah
    • Asmat Utara
    • Asmat Yaosakor
    • Atohwaim
    • Auye
    • Awbono
    • Awera
    • Awyi
    • Awyu Asue
    • Awyu Tengah
    • Awyu Edera
    • Awyu Jair
    • Awyu Utara
    • Awyu Selatan
    • Bagusa
    • Baham
    • Barapasi
    • Bauzi
    • Bayono
    • Bedoanas
    • Beneraf
    • Berik
    • Betaf
    • Biak
    • Biga
    • Biritai
    • Bonggo
    • Burate
    • Burmeso
    • Burumakok
    • Buruwai
    • Busami
    • Citak
    • Citak Tamnim
    • Dabe
    • Damal
    • Dani Lembah Bawah
    • Dani Lembah Tengah
    • Dani Lembah Atas
    • Dani Barat
    • Dao
    • Dem
    • Demisa
    • Dera
    • Diebroud
    • Dineor
    • Diuwe
    • Doutai
    • Duriankere
    • Dusner
    • Duvle
    • Edopi
    • Eipomek
    • Elseng 3
    • Emem
    • Eritai
    • Erokwanas
    • Fayu
    • Fedan
    • Foau
    • Gresi
    • Hatam 3
    • Hupla
    • Iau
    • Iha
    • Iha Pijin 4
    • Irarutu
    • Iresim
    • Isirawa
    • Itik
    • Iwur
    • Jofotek-Bromnya
    • Kaburi
    • Kais
    • Kaiy
    • Kalabra
    • Kamberau
    • Kamoro
    • Kanum Bädi
    • Kanum Ngkâlmpw
    • Kanum Smärky
    • Kanum Sota
    • Kapauri
    • Kaptiau
    • Karas
    • Karon Dori
    • Kaure
    • Kauwera
    • Kawe
    • Kayagar
    • Kayupulau
    • Kehu 5
    • Keijar
    • Kemberano
    • Kembra 5
    • Kemtuik
    • Ketengban
    • Ketum
    • Kimaghima
    • Kimki
    • Kirikiri
    • Kofei
    • Kokoda
    • Kombai
    • Komyandaret
    • Konda
    • Koneraw
    • Kopkaka
    • Korowai
    • Korupun-Sela
    • Kosare
    • Kowiai
    • Kuri
    • Kurudu
    • Kwer
    • Kwerba
    • Kwerba Mamberamo
    • Kwerisa
    • Kwesten
    • Kwinsu
    • Legenyem
    • Lepki 5
    • Liki
    • Maden
    • Mai Brat
    • Mairasi
    • Maklew
    • Mee
    • Melayu Papua
    • Mander
    • Mandobo Atas
    • Mandobo Bawah
    • Manem
    • Manikion/Mantion/Sougb
    • Mapia
    • Marau
    • Marind
    • Marind Bian
    • Masimasi
    • Massep 3
    • Matbat
    • Mawes
    • Ma'ya
    • Mekwei
    • Meoswar
    • Mer
    • Meyah
    • Mlap
    • Mo
    • Moi
    • Molof 5
    • Mombum
    • Momina
    • Momuna
    • Moni
    • Mor
    • Mor
    • Morai
    • Morori
    • Moskona
    • Mpur 3
    • Munggui
    • Murkim 5
    • Muyu Utara
    • Muyu Selatan
    • Nafri
    • Nakai
    • Nacla
    • Namla 5
    • Narau
    • Ndom
    • Nduga
    • Ngalum
    • Nggem
    • Nimboran
    • Ninggerum
    • Nipsan
    • Nisa
    • Obokuitai
    • Onin
    • Onin Pijin 4
    • Ormu
    • Orya
    • Papasena
    • Papuma
    • Pom
    • Puragi
    • Rasawa
    • Riantana
    • Roon
    • Samarokena
    • Saponi
    • Sauri
    • Sause
    • Saweru
    • Sawi
    • Seget
    • Sekar
    • Semimi
    • Sempan
    • Sentani
    • Serui-Laut
    • Sikaritai
    • Silimo
    • Skou
    • Sobei
    • Sowanda
    • Sowari
    • Suabo
    • Sunum
    • Tabla
    • Taikat
    • Tamagario
    • Tanahmerah
    • Tandia
    • Tangko
    • Tarpia
    • Tause
    • Tebi
    • Tefaro
    • Tehit
    • Tobati
    • Tofanma 5
    • Towei
    • Trimuris
    • Tsaukambo
    • Tunggare
    • Una
    • Uruangnirin
    • Usku 5
    • Viid
    • Vitou
    • Wabo
    • Waigeo
    • Walak
    • Wambon
    • Wandamen
    • Wanggom
    • Wano
    • Warembori
    • Wares
    • Waris
    • Waritai
    • Warkay-Bipim
    • Waropen
    • Wauyai
    • Woi
    • Wolai
    • Woria
    • Yahadian
    • Yale Kosarek
    • Yali Angguruk
    • Yali Ninia
    • Yali Abenaho
    • Yaqay
    • Yarsun
    • Yaur
    • Yawa
    • Yei
    • Yabega
    • Yeretuar
    • Yetfa
    • Yoke
    • Zorop
    • flagPortal Indonesia

    1 Kreol • 2 Bahasa isyarat • 3 Bahasa isolat • 4 Bahasa Pidgin • 5 Tidak diklasifikasikan
    a juga dituturkan di Malaysia dan/ Brunei Darussalam. • b juga dituturkan di Timor Leste, Papua Nugini dan/ negara-negara Oseania lainnya. Italik: Bahasa punah atau bahasa mati. *Catatan: Kalimantan dan Papua di sini hanya yang termasuk dalam teritori Indonesia.

    Lihat pula: Daftar bahasa di Indonesia menurut BPS 2010
    Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
    • Israel


    Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

    • l
    • b
    • s

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Fonologi
    2. Kelas Kata
    3. Nomina
    4. Pronomina
    5. Numeralia
    6. Referensi
    7. Pranala luar

    Artikel Terkait

    Rumpun bahasa Austronesia

    rumpun bahasa besar yang tersebar di Asia Tenggara dan Samudra Pasifik

    Suku-suku Austronesia

    kelompok beranggotakan etnik-etnik berbahasa Austronesia

    Bahasa Malagasi

    bahasa yang dituturkan di Madagaskar

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026