Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Tambahan-tambahan pada Kitab Ester

Wikipedia article
Diperbarui 2 Mei 2021

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tambahan-tambahan pada Kitab Ester
Bagian dari Alkitab Kristen
Perjanjian Lama
Yosua 1:1 pada Kodeks Aleppo
Yosua 1:1 pada Kodeks Aleppo
Taurat
  • Kejadian
  • Keluaran
  • Imamat
  • Bilangan
  • Ulangan
Sejarah
  • Yosua
  • Hakim-hakim
  • Rut
  • 1 Samuel
  • 2 Samuel
  • 1 Raja-raja
  • 2 Raja-raja
  • 1 Tawarikh
  • 2 Tawarikh
  • Ezra
  • Nehemia
  • Ester
Puisi
  • Ayub
  • Mazmur
  • Amsal
  • Pengkhotbah
  • Kidung Agung
Kenabian
Besar
  • Yesaya
  • Yeremia
  • Ratapan
  • Yehezkiel
  • Daniel
Kecil
  • Hosea
  • Yoël
  • Amos
  • Obaja
  • Yunus
  • Mikha
  • Nahum
  • Habakuk
  • Zefanya
  • Hagai
  • Zakharia
  • Maleakhi
Deuterokanonika
  • Tobit
  • Yudit
  • Tambahan Ester
  • 1 Makabe
  • 2 Makabe
  • Kebijaksanaan
  • Sirakh
  • Barukh
    • Surat Yeremia
  • Tambahan Daniel
khusus Ortodoks
  • 1 Esdras
  • 2 Esdras
  • Doa Manasye
  • Mazmur 151
  • 3 Makabe
  • 4 Makabe
  • Syair Pujian
Tewahedo Ortodoks
  • Henokh
  • Yobel
  • 1, 2, dan 3 Makabian
  • Paralipomena Barukh
  • Kanon yang lebih luas
  • Perjanjian Baru
  •  Portal Kristen
  • l
  • b
  • s

Tambahan-tambahan pada Kitab Ester (disingkat Tambahan Ester; akronim T. Est.) adalah enam bab (pasal) tambahan yang tidak ada pada Kitab Ester dalam naskah sumber Ibrani muncul dan tersebar-sebar pada Kitab Ester dalam Septuaginta (Alkitab kuno terjemahan bahasa Yunani). Dalam Kitab Ester versi Septuaginta yang disebut juga Kitab Ester Yunani ini, banyak pula perubahan-perubahan kecil terkait makna yang ada jika dibandingkan dengan versi Ibraninya.

Isi

Tambahan-tambahan pada Kitab Ester, yaitu:[1][2]

  • Prolog pada bagian pendahuluan yang menarasikan mimpi yang dilihat oleh Mordekhai (Ester A:1–11).
  • Perulangan narasi persekongkolan Bigtan dan Teresh dengan perubahan (Ester A:12–17).
  • Isi surat yang dibuat oleh Haman atas nama titah raja yang memerintahkan pemusnahan orang-orang Yahudi (Ester B).
  • Sedikit perpanjangan ayat dari Ester 4:8 (yang bernomor ayat Ester 4:8b–9a).
  • Doa Mordekhai dan Ester yang meminta pertolongan dan campur tangan Allah untuk orang Yahudi (Ester C).
  • Perikop panjang yang menggantikan Ester 5:1–2, yang menceritakan secara detail momen ketika Ester pergi menghadap raja (Ester D).
  • Isi surat titah raja yang mengizinkan orang Yahudi bersatu melawan musuh-musuh yang ingin membunuh mereka (Ester E).
  • Bagian ketika Mordekhai menafsirkan mimpinya (pada bagian pendahuluan) dengan mencocokkannya dengan peritiwa-peristiwa setelah mimpi (Ester F:1–10).
  • Kolofon yang berbunyi:

    Dalam tahun keempat pemerintahan Ptolemeus dan Kleopatra maka Dositeius, yang menurut keterangannya adalah seorang imam dan keturunan Lewi, beserta dengan anaknya Ptolemeus membawa surat mengenai Purim ini. Surat itu dikatakannya asli dan diterjemahkan oleh Lisumakhus bin Ptolemeus, salah seorang penduduk Yerusalem.

    — Ester F:11, TB Deuterokanonika

Pada kolofon di atas, tidak jelas pada bagian mana dari Kitab Ester Yunani yang dirujuk oleh kolofon itu (apakah salah satu bab, beberapa bab, atau seluruh kitab). Selain itu, tidak jelas pula siapa sebenarnya tokoh-tokoh yang disebutkan di dalamnya.

Pada saat Kitab Ester Yunani (dari Septuaginta) ini sedang disusun, kekuatan asing yang menjadi ancaman masa depan di tanah Yehuda pada saat itu adalah Kerajaan Makedonia di bawah kekuasaan Aleksander Agung, yang telah menduduki Kekaisaran Persia sekitar 150 tahun setelah latar waktu kisah dalam KitabEster. Mungkin oleh karena itu, Septuaginta menyebut Haman dengan jelas sebagai orang "Bougaion" (bahasa Yunani Kuno: βουγαῖονcode: grc is deprecated ), yang mungkin dalam bahasa Yunani Homeros berarti "perundung" atau "pembual", dibandingkan dengan naskah Ibrani yang menggambarkannya sebagai orang Agag.

Penyusunan dan penomoran

Tambahan Ester mendapat perhatian dari Hieronimus ketika sedang menyusun Vulgata Latin. Pada Vulgata Hieronimus dan beberapa versi Vulgata setelahnya, bab-bab tambahan yang diterjemahkan dari Septuaginta umumnya diletakkan setelah teks utama (bagian Kitab Ester yang diterjemahkan langsung dari sumber Ibrani) dan diberi penomoran pasal 10:4 – 16:24. Sistem penempatan dan penomoran ini digunakan dalam Alkitab Katolik yang diturunkan dari Vulgata, seperti Alkitab Douay-Rheims dan Knox Bible. Sementara itu pada Alkitab Katolik versi modern seperti contohnya revisi Vulgata yang bernama Nova Vulgata, Revised Standard Version Catholic Edition (RSVCE), New American Bible (NAB), New American Bible Revised Edition (NABRE), dan New Revised Standard Version Catholic Edition (NRSVCE), tambahan Ester umumnya langsung dimasukkan dan berbaur di antara teks utama layaknya susunan Kitab Ester versi Septuaginta.[3]

Sebagian kecil dari Alkitab Katolik memiliki penomoran seperti pada Septuaginta. Selebihnya, ada yang menomori bab-bab tambahan Ester layaknya perpanjangan dari ayat teks utama yang mendahului atau mengikutinya (contohnya perikop Mimpi Mordekhai pada Ester 11:2–12 menjadi Ester 1:1a–1k), seperti pada Nova Vulgata. Ada pula yang menomori bab-bab itu dengan huruf alfabet Latin untuk membedakannya dengan teks utama yang dinomori dengan angka Arab (contohnya bagian perikop Mimpi Mordekhai pada Ester 11:2–12 menjadi Ester A:1–11), seperti pada NAB, NABRE, dan Alkitab Terjemahan Baru (TB) Deuterokanonika. Sedangkan yang lain mempertahankan penomoran seperti pada Vulgata, meskipun urutannya seperti pada Septuaginta, seperti pada RSVCE dan NRSVCE.

Khusus untuk Alkitab Terjemahan Baru Deuterokanonika, yakni Alkitab yang digunakan oleh umat Katolik Indonesia, teks utama Kitab Ester dipisahkan dari tambahan Ester, yang termasuk dalam kelompok tersendiri "Deuterokanonika" dalam kitab ini. Jenis penomoran yang digunakan untuk tambahan Ester adalah dengan huruf Latin.

Kanonisitas

Kanonisitas dari "tambahan Ester" dan "Kitab Ester Yunani" ini telah menjadi sumber perselisihan pendapat bagi banyak pakar dari sejak kemunculan pertama tambahan Ester dalam Septuaginta. Martin Luther, yang mungkin merupakan kritikus yang paling vokal untuk karya tersebut pada zaman Reformasi Protestan, bahkan menganggap bahwa versi asli Ibraninya (yakni teks utama Kitab Ester yang berasal langsung dari naskah sumber Ibrani) sebagai karya yang nilainya sangat meragukan. Banyak yang menganggap bahwa keluhan Luther terhadap kitab ini melampaui batas normal dari sebuah kritik menurut bidang keilmuan.[4]

Konsili Trento, yang merupakan pembuka dari peristiwa Reformasi dalam Gereja Katolik Roma, menegaskan kembali bahwa seluruh kitab, baik naskah-naskah sumber Ibrani atau pun tambahan naskah sumber Yunani, merupakan kanon untuk Alkitab Katolik. Kitab Ester digunakan dua kali pada bagian-bagian yang umum digunakan dalam Leksionari Katolik. Pada kali tersebut, bacaan yang digunakan tidak hanya diambil dari tambahan Ester, tetapi juga "Doa Mordekhai", dan tidak ada satu pun dari perkataan Ester sendiri yang pernah dibacakan. Gereja Ortodoks Timur menggunakan versi Septuaginta dari Ester, seperti halnya untuk semua Perjanjian Lama pada versi Alkitab Gereja tersebut.

Sementara itu, tambahan Ester termasuk dalam apokrifa Alkitab dalam Alkitab Protestan dan biasanya dicetak di bagian terpisah (jika ada). Tambahan Ester, yang disebut "Sisa-sisa dari Kitab Ester" (The rest of the Book of Esther), secara khusus tercantum dalam Tiga Puluh Sembilan Pasal Gereja Anglikan Pasal VI sebagai bukan kanon.[5]

Referensi

  1. ↑ Alkitab Deuterokanonika Online - Tambahan Ester A
  2. ↑ see the NRSV online for the additions
  3. ↑ "Esther: "Missing" Sections? Explanation". Element Christian Church. July 7, 2010.
  4. ↑ Bush, Frederic W. (1998). "The Book of Esther: Opus non gratum in the Christian Canon" (PDF). Bulletin for Biblical Research. 8: 39–54. JSTOR 26422154. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 20 August 2008.
  5. ↑ www.churchofengland.org: they are included in the section headed: "And the other Books (as Hierome saith) the Church doth read for example of life and instruction of manners; but yet doth it not apply them to establish any doctrine; such are these following:..."
  • l
  • b
  • s
Kitab Ester • מגילת אסתר (Megilat Ester)
Alkitab
Ester 1 • 2 • 3 • 4 • 5 • 6 • 7 • 8 • 9 • 10
  • iconPortal Kristen
  • Portal Yahudi
Istilah/Tempat
Purim • Susan
Tokoh
Ahasyweros • Ester • Haman • Mordekhai
Sumber
Alkitab Ibrani • Septuaginta • Latin Vulgata • Versi Terjemahan Baru • Versi Wycliffe • Versi King James • Versi American Standard • Versi World English
Kitab Nehemia (pasal 13) ← • → Kitab Ayub (pasal 1)
  • l
  • b
  • s
Kitab-kitab dalam Alkitab
Pembagian
utama
Alkitab Ibrani/
Perjanjian Lama
(Protokanonika)
  • Kejadian
  • Keluaran
  • Imamat
  • Bilangan
  • Ulangan
  • Yosua
  • Hakim-hakim
  • Rut
  • Samuel
    • 1
    • 2
  • Raja-raja
    • 1
    • 2
  • Tawarikh
    • 1
    • 2
  • Ezra–Nehemia
    • Ezra
    • Nehemia
  • Ester
  • Ayub
  • Mazmur
  • Amsal
  • Pengkhotbah
  • Kidung Agung
  • Yesaya
  • Yeremia
  • Ratapan
  • Yehezkiel
  • Daniel
  • Dua Belas Nabi
    • Hosea
    • Yoël
    • Amos
    • Obaja
    • Yunus
    • Mikha
    • Nahum
    • Habakuk
    • Zefanya
    • Hagai
    • Zakharia
    • Maleakhi
Deuterokanonika
dan Apokrifa
  • Katolik
  • Ortodoks
  • Tobit
  • Yudit
  • Tambahan Ester
  • 1 Makabe
  • 2 Makabe
  • Kebijaksanaan
  • Sirakh
  • Barukh
    • Surat Yeremia
  • Tambahan Daniel
    • Doa Azarya dan Lagu Pujian Ketiga Pemuda
    • Susana
    • Dewa Bel dan Naga Babel
khusus Ortodoks
  • 1 Esdras
  • 2 Esdras
  • Doa Manasye
  • Mazmur 151
  • 3 Makabe
  • 4 Makabe
  • Syair Pujian
Tewahedo Ortodoks
  • Henokh
  • Yobel
  • 1, 2, dan 3 Makabian
  • Paralipomena Barukh
  • Kanon lebih luas
Suriah
  • Surat Barukh
  • 2 Barukh
  • Mazmur 152–155
Perjanjian Baru
  • Matius
  • Markus
  • Lukas
  • Yohanes
  • Kisah Para Rasul
  • Roma
  • 1 Korintus
  • 2 Korintus
  • Galatia
  • Efesus
  • Filipi
  • Kolose
  • 1 Tesalonika
  • 2 Tesalonika
  • 1 Timotius
  • 2 Timotius
  • Titus
  • Filemon
  • Ibrani
  • Yakobus
  • 1 Petrus
  • 2 Petrus
  • 1 Yohanes
  • 2 Yohanes
  • 3 Yohanes
  • Yudas
  • Wahyu
Pembagian
  • Pasal dan ayat
  • Perjanjian Lama
    • Protokanonika
    • Deuterokanonika
    • Apokrifa
    • Taurat
    • Sejarah
    • Puisi
      • Hikmat
    • Kenabian
      • Besar
      • Kecil
  • Perjanjian Baru
    • Injil
      • Sinoptik
    • Sejarah kerasulan
    • Epistola
      • Paulus
      • Umum
      • Yohanes
      • Pastoral
    • Apokalips
      • Sastra
Perkembangan
  • Kanon Perjanjian Lama
  • Kanon Perjanjian Baru
  • Antilegomena
  • Kanon Yahudi
  • Kanon Kristen
Naskah
  • Naskah Laut Mati
  • Taurat Samaria
  • Septuaginta
  • Targum
  • Diatessaron
  • Fragmen Muratori
  • Pesyita
  • Vetus Latina
  • Teks Masoret
  • Kategori Naskah Perjanjian Baru
  • Papirus Perjanjian Baru
  • Uncial Perjanjian Baru
Lihat pula
  • Kanon Alkitab
  • Penulis
  • Terjemahan Alkitab
  • Kitab lain yang dikutip dalam Kitab Suci
  • Pseudopigrafa
    • daftar
  • Apokrifa Perjanjian Baru
  • Studi Alkitab
  • Sinode Hippo
  • Kritik teks
  • Kata serapan dari bahasa Tamil Kuno dalam bahasa Ibrani Alkitabiah
  • Kategori
  • Portal
  • BukuWiki
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Isi
  2. Penyusunan dan penomoran
  3. Kanonisitas
  4. Referensi

Artikel Terkait

Kitab Ester

Kitab Ester (disingkat Ester; akronim Est.) merupakan salah satu kitab (dan menjadi kitab terakhir bagi kanon Alkitab Protestan) dalam kelompok kitab-kitab

Tambahan-tambahan pada Kitab Daniel

Tambahan-tambahan pada Kitab Daniel (disingkat Tambahan Daniel; akronim T. Dan.) adalah tiga bab (pasal) tambahan yang tidak ada pada Kitab Daniel dalam

Ester (tokoh Alkitab)

הֲדַסָּהcode: he is deprecated , translit. Hăḏassā‎), adalah tokoh utama dalam Kitab Ester, bagian dari Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama. Menurut narasi Alkitab

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026