Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiNaskah Laut Mati
Artikel Wikipedia

Naskah Laut Mati

Naskah Laut Mati, dalam arti sempit dari Naskah Gua-gua Qumran, adalah suatu kumpulan sekitar 981 naskah berbeda yang ditemukan antara tahun 1946 dan 1956 dalam 11 gua di sekitar pemukiman kuno di Khirbet Qumran di Tepi Barat. Gua-gua tersebut terletak sekitar 2 kilometer ke pedalaman dari sebelah barat laut pantai Laut Mati, tempat asal naskah-naskah tersebut memperoleh namanya.

15.000 fragmen dari sekitar 850 gulungan Yudaisme kuno
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Naskah Laut Mati
Naskah Laut Mati
Gulungan Kitab Mazmur (11Q5), salah satu dari 972 naskah dari Gulungan Naskah Laut Mati, dengan sebagian tulisan dalam bahasa Ibrani.
Bahan bakuPapirus, perkamen, dan perunggu
Sistem penulisanIbrani, Aramaik, Yunani, dan Nabatea
Dibuat408 SM sampai 318 M
Ditemukan1946/7–1956
Lokasi sekarangBeragam

Naskah Laut Mati, dalam arti sempit dari Naskah Gua-gua Qumran,[notes 1] adalah suatu kumpulan sekitar 981 naskah berbeda yang ditemukan antara tahun 1946 dan 1956 dalam 11 gua di sekitar pemukiman kuno di Khirbet Qumran di Tepi Barat. Gua-gua tersebut terletak sekitar 2 kilometer ke pedalaman dari sebelah barat laut pantai Laut Mati, tempat asal naskah-naskah tersebut memperoleh namanya.[3]

Konsensusnya adalah Naskah Gua-gua Qumran bertarikh tiga abad terakhir SM dan abad pertama Masehi (lihat paragraf "Umur" dalam artikel ini dan situs yang didedikasikan dari Museum Israel[2]). Koin-koin perunggu yang ditemukan di situs yang sama membentuk suatu rangkaian yang diawali dengan Yohanes Hyrkanos (135–104 SM) dan berlanjut hingga Perang Yahudi-Romawi Pertama (66–73 M), mendukung penanggalan menurut analisis teks dan radiokarbon atas gulungan-gulungan tersebut.[4] Naskah-naskah dari situs lainnya di Gurun Yudea bertarikh abad ke-8 SM hingga akhir abad ke-11 M.[1]

Teks-teks tersebut memiliki makna linguistik, religius, dan historis, yang sangat penting karena mencakup naskah-naskah ketiga tertua yang diketahui dan masih terlestarikan yang mana kemudian dimasukkan dalam kanon Alkitab Ibrani, bersama dengan deuterokanonika dan naskah-naskah biblika tambahan yang menyimpan bukti keanekaragaman pemikiran religius pada akhir masa Yudaisme Bait Kedua. Teks biblika yang lebih tua dari Naskah Laut Mati ditemukan dalam dua jimat berbentuk gulungan perak berisikan bagian-bagian Berkat Imamat dari Kitab Bilangan; gulungan-gulungan perak tersebut berhasil digali di Yerusalem, di Ketef Hinnom, dan berasal dari sekitar tahun 600 SM. Sebuah potongan yang sudah terbakar dari Kitab Imamat, berasal dari sekitar abad ke-6 M, belum lama ini telah dianalisis dan merupakan potongan tertua keempat dari Taurat yang diketahui masih ada.[5]

Sebagian besar teks-teks tersebut ditulis dalam bahasa Ibrani, dengan beberapa dalam bahasa Aram (dalam dialek-dialek daerah yang berbeda, termasuk Nabatea), dan ada sedikit yang ditulis dalam bahasa Yunani Koine.[6] Apabila temuan dari Gurun Yudea disertakan, maka bahasa Latin (dari Masada) dan bahasa Arab (dari Khirbet al-Mird) dapat ditambahkan.[7] Kebanyakan teks ditulis di perkamen, beberapa di papirus, dan satu di tembaga.[8]

Menurut tradisi, gulungan-gulungan tersebut diidentifikasi dengan sekte Yahudi kuno yang disebut Eseni, meskipun beberapa penafsiran baru-baru ini menentang keterkaitannya dan beralasan bahwa gulungan-gulungan tersebut ditulis oleh para imam di Yerusalem, Saduki, atau kelompok-kelompok Yahudi tak dikenal lainnya.[9][10]

Karena kondisi yang buruk dari beberapa gulungan naskah tersebut, belum semuanya berhasil diidentifikasi. Naskah yang telah diidentifikasi dapat dibagi menjadi tiga kelompok umum:

  1. Sekitar 40% merupakan salinan-salinan teks dari Alkitab Ibrani.
  2. Sekitar 30% merupakan teks-teks dari Periode Bait Kedua yang pada akhirnya tidak dikanonisasi dalam Alkitab Ibrani, seperti Kitab Henokh, Yobel, Kitab Tobit, Kebijaksanaan Sirakh, Mazmur 152–155, dan lain-lain.
  3. Sisanya sekitar 30% merupakan naskah-naskah sektarian dari dokumen-dokumen yang tidak diketahui sebelumnya, yang mana menjelaskan beragam aturan dan keyakinan dari suatu kelompok tertentu atau kelompok-kelompok dalam Yudaisme yang lebih besar, seperti Aturan Komunitas, Aturan Peperangan, Pesyer Habakuk, dan Aturan Pemberkatan.[11]

Penemuan

Lihat pula: Qumran
Gua Qumran 4, tempat di mana 90% naskah-naskah ditemukan.

Naskah Laut Mati ditemukan dalam jajaran 11 gua di sekitar lokasi yang dikenal sebagai Wadi Qumran, dekat Laut Mati di Tepi Barat (di Sungai Yordan), antara tahun 1946 dan 1956 oleh para gembala Badawi dan sekelompok arkeolog.[12]

Penemuan awal (1946–1947)

Penemuan awal tersebut, oleh Muhammed edh-Dhib (seorang gembala Badawi), sepupunya Jum'a Muhammed, dan Khalil Musa, terjadi antara bulan November 1946 dan Februari 1947.[13][14] Para gembala tersebut meneduh di tempat itu, seraya mendapati guci-guci tua di sana, dan perkiraan mereka, guci itu berisi emas. Alih-alih mendapati emas, malah mereka menemukan tujuh gulungan naskah (lihat Fragmen dan gulungan) yang tersimpan dalam guci-guci di sebuah gua dekat dengan apa yang sekarang dikenal sebagai situs Qumran, dengan bahasa yang tidak mereka kenali.[15] John C. Trever menyusun kembali kisah gulungan-gulungan naskah tersebut dari beberapa wawancara dengan kaum Badawi itu. Sepupu Edh-Dhib melihat gua-gua tersebut, tetapi edh-Dhib sendiri yang pertama kali masuk ke dalam salah satu gua itu. Ia mengambil segelintir gulungan naskah, yang kemudian diidentifikasi oleh Trever sebagai Gulungan Kitab Yesaya, Naskah Komentari Kitab Habakuk, dan Aturan Komunitas, dan membawanya kembali ke perkemahan untuk ditunjukkan kepada keluarganya. Tidak ada satu gulungan naskah pun yang hancur dalam proses ini, kendati ada rumor populer yang menyatakan sebaliknya.[15][16] Orang-orang Badawi itu menggantung gulungan-gulungan tersebut pada sebuah tiang tenda sambil mencari tahu apa yang harus diperbuat dengannya, dan secara berkala membawanya keluar untuk ditunjukkan kepada orang lain. Pada suatu saat selama masa ini, Aturan Komunitas terpecah menjadi dua. Gulungan-gulungan tersebut pertama-tama dibawa ke seorang pedagang bernama Ibrahim 'Ijha di Betlehem. 'Ijha mengembalikannya sambil mengatakan bahwa gulungan-gulungan tersebut tidak berharga, setelah memperingatkan mereka bahwa temuan tersebut mungkin hasil curian dari sebuah sinagoge. Tanpa gentar, orang Badawi itu pergi ke suatu pasar di dekatnya, di mana seorang Kristen Suriah menawarkan diri untuk membelinya. Seorang syekh lalu bergabung dalam percakapan mereka dan menyarankan agar mereka membawa gulungan-gulungan tesebut ke Khalil Eskander Shahin, "Kando", seorang tukang sepatu dan pedagang barang antik paruh waktu. Para pedagang dan orang Badawi itu kembali ke situs penemuan, meninggalkan satu gulungan pada Kando dan menjual tiga lainnya ke seorang pedagang dengan harga £ 7 (setara dengan $ 29 pada tahun 2003, atau $ 37 pada 2014).[16] Gulungan-gulungan naskah asli tersebut terus berpindah tangan setelah orang Badawi itu melepas kepemilikannya ke pihak ketiga sampai suatu transaksi penjualan dapat terlaksana. (lihat Kepemilikan).

Pada tahun 1947 ketujuh gulungan naskah asli tersebut menarik perhatian Dr. John C. Trever, dari American Schools of Oriental Research (ASOR), yang membandingkan naskah dalam gulungan-gulungan tersebut dengan Papirus Nash, naskah biblika tertua yang diketahui, dan menemukan kesamaan di antara keduanya. Perang Arab-Israel 1948 mendorong dipindahkannya beberapa gulungan ke Beirut, Lebanon, pada bulan Maret 1948 untuk alasan keamanan. Pada 11 April 1948, Millar Burrows, ketua ASOR, mengumumkan penemuan gulungan-gulungan naskah tersebut dalam sebuah siaran pers umum.

Pencarian gua-gua Qumran (1948–1949)

Pada awal September 1948, Uskup Metropolitan Mar Samuel membawa beberapa fragmen gulungan tambahan yang ia dapatkan kepada Professor Ovid R. Sellers, direktur baru ASOR. Pada akhir tahun 1948, hampir dua tahun setelah penemuan awal, para akademisi masih belum dapat menemukan gua asli di mana fragmen-fragmen tersebut ditemukan. Adanya kerusuhan di negara tersebut pada waktu itu membuat pencarian besar-besaran tidak dapat dilakukan dengan aman. Sellers berusaha untuk mendapatkan orang Suriah yang mau membantunya melakukan pencarian gua tersebut, tetapi ia tidak mampu membayar harga yang ditawarkan. Pada awal taun 1948, pemerintah Yordania memberi izin kepada Legiun Arab untuk melakukan pencarian pada daerah di mana gua Qumran asli diperkirakan berada. Sebagai akibatnya Gua 1 ditemukan kembali pada tanggal 28 Januari 1949 oleh Kapten Phillipe Lippens, pengamat Perserikatan Bangsa-Bangsa dari Belgia, dan Kapten Akkash el-Zebn, dari Legiun Arab.[17]

Pemandangan Laut Mati dari sebuah gua di Qumran di mana beberapa Gulungan Naskah Laut Mati ditemukan.

Penemuan kembali gua-gua Qumran dan penemuan-penemuan gulungan baru (1949–1951)

Penemuan kembali apa yang dikenal sebagai "Gua 1" di Qumran mendorong penggalian awal situs tersebut dari 15 Februari sampai 5 Maret 1949 oleh Dinas Antikuitas Yordania yang dipimpin Gerald Lankester Harding dan Roland de Vaux.[18] Gua 1 juga menghasilkan penemuan tambahan fragmen-fragmen Gulungan Naskah Laut Mati, kain linen, guci-guci, dan artefak lainnya.[19]

Penggalian-penggalian di Qumran (1951–1956)

Pada bulan November 1951, Roland de Vaux beserta timnya dari ASOR memulai penggalian sepenuhnya di Qumran.[20] Pada bulan Februari 1952, orang-orang Badawi berhasil menemukan 30 fragmen di dalam apa yang disebut Gua 2.[21] Penemuan dari gua kedua akhirnya menghasilkan 300 fragmen dari 33 naskah, termasuk fragmen-fragmen Yobel, Kebijaksanaan Sirakh, dan Ben Sira dalam bahasa Ibrani.[19][20] Pada bulan berikutnya, tanggal 14 Maret 1952, tim ASOR menemukan gua ketiga berisi fragmen-fragmen Yobel dan Gulungan Naskah Tembaga.[21] Antara bulan September dan Desember 1952, berbagai fragmen dan gulungan dari Gua 4, 5, 6 ditemukan oleh tim-tim ASOR.[20]

Meningkatnya nilai ekonomis dari gulungan-gulungan naskah tersebut, seiring dengan arti pentingnya secara historis yang semakin dibuka ke publik, para arkeolog ASOR dan orang Badawi mempercepat pencarian atas gulungan-gulungan tersebut secara terpisah di area umum yang sama di Qumran, yang mana jaraknya lebih dari 1 kilometer. Antara tahun 1953 dan 1956, Roland de Vaux memimpin 4 ekspedisi arkeologi tambahan di area tersebut untuk menemukan gulungan-gulungan dan artefak-artefak.[19] Gua terakhir, Gua 11, ditemukan pada tahun 1956 dan menghasilkan temuan fragmen-fragmen terakhir di sekitar Qumran.[22]

Fragmen dan gulungan

Lihat pula: Daftar Naskah Laut Mati
Gulungan Kitab Yesaya (1QIsaa) mengandung hampir keseluruhan Kitab Yesaya.
"Perang antara Anak-anak Terang melawan Anak-anak Kegelapan" (War of the Sons of Light Against the Sons of Darkness atau "The War Scroll", ditemukan di gua 1 Qumran.
Satu bagian salinan gulungan Kitab Yesaya, 1QIsab.

972 naskah yang ditemukan di Qumran terutama terbagi dalam dua format yang berbeda: berupa gulungan dan berupa fragmen dari teks dan gulungan sebelumnya. Dalam gua keempat, fragmen-fragmen yang ditemukan mencapai 15.000 potongan. Fragmen-fragmen kecil ini menjadi sedikit masalah bagi para akademisi; G.L. Harding, direktur Dinas Antikuitas Yordania, mengawali pekerjaan menyatukan kembali semua fragmen tersebut dan setelah empat puluh tahun ia masih belum juga menyelesaikannya.[23]

Gua 1

Tujuh gulungan naskah asli dari Gua 1 di Qumran adalah:[24]

  • 1QIsaa (Gulungan Besar Kitab Yesaya, salinan Kitab Yesaya)
  • 1QIsab (salinan kedua Kitab Yesaya)
  • 1QS ("Aturan Masyarakat"; "Community Rule") bandingkan dengan 4QSa-j = 4Q255-64, 5Q11
  • 1QpHab (Naskah Komentari Kitab Habakuk; Pesher on Habakkuk)
  • 1QM ("Gulungan Perang"; "War Scroll") bandingkan dengan 4Q491, 4Q493
  • 1QH ("Nyanyian Syukur"; "Thanksgiving Hymns")
  • 1QapGen (Apokrifon Kitab Kejadian)

Isi lengkapnya:

Fragmen/Gulungan #Nama Fragmen/GulunganKaitan dengan Alkitab KJVKeterangan
1QIsaaGulungan Besar Kitab YesayaHampir seluruh Kitab Yesaya
1QIsabKitab YesayaSalinan kedua Kitab Yesaya
1QSSerekh ha-Yahad atau "Aturan Komunitas"bandingkan 4QSa-j = 4Q255-64, 5Q11
1QpHabKomentari Kitab Habakuk
1QMMilhamah atau Gulungan Perangbandingkan 4Q491, 4Q493; 11Q14?
1QHaHodayot atau Thanksgiving Hymns
1QapGenApokrifon Kitab KejadianDalam bahasa Aram
CTLeviCairo Geniza or Testament of LeviDalam bahasa Aram
1QGenKitab Kejadian 1:18-21; 3:11-14; 22:13-15; 23:17-19; 24:22-24= 1Q1
1QExodKitab Keluaran 16:12-16; 19:24-20:2, 20:5-6; 20:25-21:1; 21:4-5= 1Q2
1QpaleoLevKitab Imamat 11:10-11; 19:30-34; 20:20-24; 21:24-22:6; 23:4-8 and Numbers 1:48-50Dalam abjad Ibrani Kuno = 1Q3
1QDeutaKitab Ulangan= 1Q4
1QDeutbKitab Ulangan= 1Q5
1QJudgKitab Hakim-hakim= 1Q6
1QSamKitab Samuel= 1Q7
1QIsabKitab YesayaBagian-bagian dari 1QIsab = 1Q8
1QEzekKitab YehezkielBagian dari 1QIsab = 1Q9
1QPsaKitab Mazmur= 1Q10
1QPsbKitab Mazmur= 1Q11
1QPscKitab Mazmur= 1Q12
1QPhyl58 fragmen dari Phylactery = 1Q13
1QpMicKomentari (Pesher) Kitab Mikha= 1Q14
1QpZephKomentari (Pesher) Kitab Zefanya= 1Q15
1QpPsKomentari (Pesher) Kitab Mazmur= 1Q16
1QJubaKitab Yobel= 1Q17
1QJubbKitab Yobel= 1Q18
1QNoahBagian dari Book of Noah yang hilang = 1Q19
1QapGenFragmen "Genesis Apocryphon"Dalam bahasa Aram = 1Q20
1QTLeviTestament of LeviDalam bahasa Aram = 1Q21
1QDM"Dibrê Moshe" atau "Perkataan-perkataan Musa"= 1Q22
1QEnGiantsaBuku tentang RaksasaKitab HenokhDalam bahasa Aram = 1Q23
1QEnGiantsbBuku tentang RaksasaKitab HenokhDalam bahasa Aram = 1Q24
1Q25"Nubuat Apokrif"
1Q26"Instruksi"
1QMyst"Misteri"= 1Q27
1Q28Fragmen dari "Aturan Komunitas"
1QSa"Aturan Kongregasi"= 1Q28a
1QSb"Aturan Pemberkatan"= 1Q28b
1Q29"Liturgi Tiga Lidah Api"
1Q30"Teks Liturgi 1"
1Q31"Teks Liturgi 2"
1QNJ"11Q18 Yerusalem Baru"Dalam bahasa Aram = 1Q32 cf. 11Q18
1Q33Fragmen Gulungan Perang (1QM)
1QLitPr"Doa Liturgis" atau "Doa Festival"= 1Q34
1QHbHimne Ucapan Syukur (Hodayot)= 1Q35
1Q36-40"Komposisi kidung"
1Q41-70Fragmen-fragmen yang tidak diklasifikasikan
1QDanaKitab Daniel= 1Q71
1QDanbKitab Daniel= 1Q72

Gua 2

Gua 2 yang ditemukan pada bulan Februari 1952,[21] menghasilkan 300 fragmen dari 33 naskah, termasuk Kitab Yobel dan Kitab Yesus bin Sirakh dalam bahasa Ibrani asli.

Fragmen/Gulungan #Nama Fragmen/GulunganKaitan dengan Alkitab KJVKeterangan
2QGenKitab Kejadian= 2Q1
2QExodaKitab Keluaran= 2Q2
2QExodbKitab Keluaran= 2Q3
2QExodcKitab Keluaran= 2Q4
2QpaleoLevKitab Imamat 11:22-29Dalam abjad Ibrani Kuno = 2Q5
2QNumaKitab Bilangan= 2Q6
2QNumbKitab Bilangan= 2Q7
2QNumcKitab Bilangan= 2Q8
2QNumdKitab Bilangan= 2Q9
2QDeutaKitab Ulangan= 2Q10
2QDeutbKitab Ulangan= 2Q11
2QDeutcKitab Ulangan 10:8-12= 2Q12
2QJerKitab Yeremia= 2Q13
2QPsKitab Mazmur= 2Q14
2QJobKitab Ayub 33:28-30= 2Q15
2QRuthaKitab Rut= 2Q16
2QRuthbKitab Rut= 2Q17
2QSir"Kitab Yesus bin Sirakh" atau "Ecclesiasticus"= 2Q18
2QJubaKitab Yobel= 2Q19
2QJubbKitab Yobel= 2Q20
2QapMoses"Apocryphon Musa"= 2Q21
2QapDavid"Apocryphon Daud"= 2Q22
2QapProph"Nubuat Apokrif"= 2Q23
2QapProph"Nubuat Apokrif"= 2Q23
2QNJ"Yerusalem Baru"Dalam bahasa Aramc = 2Q24 cf. 1Q32 ar, 11Q18 ar
2Q25"Juridical Text"
2QEnGiants"Kitab tentang Raksasa" dari "Kitab Henokh"Teks dalam bahasa Aram = 2Q26 cf. 6Q8
2Q27-33Teks-teks yang tidak teridentifikasi

Gua 3

Gua 3 yang ditemukan pada tanggal 14 Maret 1952,[21] menghasilkan 14 naskah termasuk Kitab Yobel dan Gulungan Tembaga (Copper Scroll) yang misterius dan berisi 67 tempat persembunyian, kebanyakan di bawah tanah, di seluruh wilayah Provinsi Iudaea (Romawi), sekarang Israel. Menurut "Gulungan Tembaga" itu, kotak-kotak rahasia itu berisi jumlah besar emas, perak, tembaga, wangi-wangian dan naskah-naskah.

Fragmen/Gulungan #Nama Fragmen/GulunganKaitan dengan Alkitab KJVKeterangan
3QEzekKitab Yehezkiel 16:31-33= 3Q1
3QPsKitab Mazmur 2:6-7= 3Q2
3QLamKitab Ratapan= 3Q3
3QpIsaKomentari (Pesher) Kitab Yesaya= 3Q4
3QJubKitab Yobel= 3Q5
3QHymnHimne tak teridentifikasi= 3Q6
3QTJudahWasiat Yehuda= 3Q7 cf. 4Q484, 4Q538
3Q8Fragmen teks tak teridentifikasi
3Q9Teks sektarian tak teridentifikasi
3Q10-11Fragmen tak terklasifikasi
3Q12-13Fragmen tak terklasifikasiDalam bahasa Aram
3Q14Fragmen tak terklasifikasi
3QCopper ScrollGulungan Tembaga= 3Q15

Gua 4a and 4b

Gua 4 yang ditemukan dalam bulan Agustus 1952, dan diekskavasi pada tanggal 22–29 September 1952 oleh Gerald Lankester Harding, Roland de Vaux, dan Józef Milik,[21] sebenarnya terdiri dari 2 gua hasil pahatan tangan (4a dan 4b), tetapi karena fragmen-fragmen itu tercampur, maka semua diberi label 4Q. Gua 4 paling terkenal di antara gua-gua Qumran baik karena terlihat jelas dari dataran Qumran maupun karena banyaknya naskah yang ditemukan di sana, menghasilkan 90% seluruh naskah Laut Mati, sekitar 15.000 fragmen dari 500 naskah yang berbeda, termasuk 9–10 salinan Kitab Yobel, bersama 21 tefillin dan 7 mezuzot.

Gulungan Dokumen Damaskus, 4Q271Df, ditemukan di Gua 4
Fragmen/Gulungan #Nama Fragmen/GulunganKaitan dengan Alkitab KJVKeterangan
4QGen-ExodaKitab Kejadian dan Kitab Keluaran= 4Q1
4QGenbKitab Kejadian= 4Q2
4QGencKitab Kejadian= 4Q3
4QGendKitab Kejadian 1:18-27= 4Q4
4QGeneKitab Kejadian= 4Q5
4QGenfKitab Kejadian 48:1-11= 4Q6
4QGengKitab Kejadian 48:1-11= 4Q7
4QGenh1Kitab Kejadian 1:8-10= 4Q8
4QGenh2Kitab Kejadian 2:17-18= 4Q8a
4QGenh-paraParafrase Kitab Kejadian 12:4-5= 4Q8b
4QGenh-titleSampul dari sebuah naskah Kitab Kejadian= 4Q8c
4QGenjKitab Kejadian= 4Q9
4QGenkKitab Kejadian= 4Q10
4QpaleoGen-ExodlKitab Kejadian dan Kitab KeluaranDalam abjad Ibrani Kuno = 4Q11
4QpaleoGenmKitab KejadianDalam abjad Ibrani Kuno = 4Q12
4QExodbKitab Keluaran= 4Q13
4QExodcKitab Keluaran= 4Q14
4QExoddKitab Keluaran= 4Q15
4QExodeKitab Keluaran 13:3-5= 4Q16
4QExodfKitab Keluaran dan Kitab Imamat= 4Q17
4QExodgKitab Keluaran 14:21-27= 4Q18
4QExodhKitab Keluaran 6:3-6= 4Q19
4QExodjKitab Keluaran= 4Q20
4QExodkKitab Keluaran 36:9-10= 4Q21
4QExodmKitab KeluaranDalam abjad Ibrani Kuno = 4Q22
4QLev-NumaKitab Imamat dan Kitab Ulangan= 4Q23
4QLev-NumbKitab Imamat= 4Q24
4QLev-NumcKitab Imamat= 4Q25
4QLev-NumdKitab Imamat= 4Q26
4QLev-NumeKitab Imamat= 4Q26a
4QLev-NumgKitab Imamat= 4Q26b
4QNumbKitab Bilangan= 4Q27
4QDeutn"All Souls Deuteronomy"Kitab Ulangan 8:5-10, 5:1-6:1= 4Q41
4QCantaPesher/Komentari Kidung AgungKidung AgungDitulis dalam bahasa Ibrani = 4Q107
4QCantbKomentari Kidung AgungKidung AgungDitulis dalam bahasa Ibrani = 4Q107
4QCantcKomentari Kidung AgungKidung Agung= 4Q108
4Q112Kitab Daniel
4Q123penulisan ulang Kitab Yosua ("Rewritten Joshua")
4Q127penulisan ulang Kitab Keluaran
4Q128-148Berbagai tefillin
4Q156Targum Kitab Imamat
4QtgJobTargum Kitab Ayub= 4Q157
4QRPaRewritten Pentateuch= 4Q158
4Q161-164Pesher/Komentari Kitab Yesaya
4QpHosGulungan Komentari Kitab Hosea,[25] sebuah Pesher/Komentari Kitab Hosea= 4Q166
4Q167Naskah Komentari Kitab Hosea
4QpNahNaskah Komentari Kitab Nahum= 4Q169
4Q174Florilegium atau Midrash on the Last Days
4Q175Messianic Anthology atau TestimoniaBerisikan Ulangan 5:28-29, 18:18-19, 33:8-11; Yosua 6:26Ditulis dalam aksara Hashmonayim.
4Q179Ratapancf. 4Q501
4Q196-200Kitab Tobitcf. 4Q501
4Q201aGulungan Kitab Henokh (Enoch Scroll) [25]
4Q213-214Wasiat Dua belas Leluhur atau Aramaic Levi
4Q4Q215Wasiat Naftali (Testament of Naphtali)
4QCantaPesher/Komentari Kidung Agung= 4Q240
4Q246Naskah Apokalips dalam bahasa Aram atau naskah "Anak Allah " (Son of God)
4Q252Komentari/Pesher Kitab Kejadian
4Q258Serekh ha-Yahad atau "Peraturan Komunitas"cf. 1QSd
4Q265-273Dokumen Damaskus (Damascus Document)cf. 4QDa/g = 4Q266/272, 4QDa/e = 4Q266/270, 5Q12, 6Q15, 4Q265-73
4Q285Peraturan Perang (Rule of War)cf. 11Q14
4QRPbPenulisan Ulang Pentateukh= 4Q364
4QRPcPenulisan Ulang Pentateukh= 4Q365
4QRPcPenulisan Ulang Pentateukh= 4Q365a (=4QTemple?)
4QRPdPenulisan Ulang Pentateukh= 4Q366
4QRPePenulisan Ulang Pentateukh= 4Q367
4QInstructionKarya Sapiential A= 4Q415-418
4QParaphraseParafrase Kitab Kejadian dan Kitab Ulangan4Q415-418
4Q434Barkhi Napshi - Mazmur Apokrif15 fragmen: tampaknya nyanyian syukur pujian kepada Allah atas kekuatan-Nya dan ucapan syukur
4QMMTMiqsat Ma'ase Ha-Torah atau Beberapa Aturan Hukum atau Surat Halakhikcf. 4Q394-399
4Q400-407Kidung Persembahan Sabat atau Liturgi Angelikcf. 11Q5-6
4Q448Kidung untuk Raja Yonatan atau "Gulungan Doa untuk Raja Yonatan" (Prayer For King Jonathan Scroll)Mazmur 154Di samping bagian Mazmur 154, juga mengandung doa yang menyebutkan Alexander Jannaeus (atau "Raja Yonatan"/"King Jonathan).
4Q510-511Kidung orang Bijak (Songs of the Sage)
4Q521Apokalips MesianikTerdiri dari dua fragmen
4Q523"MeKleine Fragmente, z.T. gesetzlichen Inhalts"Fragmen berisi hukum-hukum. PAM number, 41.944.[26]
4Q539"Wasiat Yusuf" (Testament of Joseph)
4Q541"Wasiat Lewi" (Testament of Levid)Fragmen bahasa Aram, juga disebut "4QApocryphon of Levib ar"
4Q554-5"Yerusalem Baru" (New Jerusalem)cf. 1Q32, 2Q24, 5Q15, 11Q18
Tak bernomor9 fragmen yang belum dibuka baru-baru ini ditemukan kembali dalam penyimpanan.[27]

Gua 5

Gua 5 yang ditemukan bersama-sama dengan Gua 6 pada tahun 1952, sesaat setelah penemuan Gua 4, menghasilkan sekitar 25 naskah.[21]

Fragmen/Gulungan #Nama Fragmen/GulunganKaitan dengan Alkitab KJVKeterangan
5QDeutKitab Ulangan= 5Q1
5QKgsKitab 1 Raja-raja = 5Q2Joshua= 5Q9
5Q10Apocryphon Maleakhi
5Q11Peraturan Komunitas
5Q12Dokumen Damaskus
5Q13Peraturan
5Q14Kutukan-kutukan
5Q15Yerusalem Baru
5Q16-25Tak terklasifikasikan
5QX1Fragmen kulit

Gua 6

Gua 6 yang ditemukan bersama-sama dengan Gua 5 pada tahun 1952, sesaat setelah penemuan Gua 4, menghasilkan fragmen-fragmen dari sekitar 31 naskah.[21]

Daftar kelompok fragmen yang dikumpulkan dari Wadi Qumran Gua 6:[28][29]

Fragmen/Gulungan #Nama Fragmen/GulunganKaitan dengan Alkitab KJVKeterangan
6QpaleoGenKitab Kejadian 6:13-21Ditulis dalam abjad Ibrani Kuno = 6Q1
6QpaleoLevKitab Imamat 8:12-13Ditulis dalam abjad Ibrani Kuno = 6Q2
6Q3Beberapa huruf dari Ulangan 26:19
6QKings1 Raja-raja 3:12-14; 2 Raja-raja 7:8-10; 1 Raja-raja 12:28-31; 2 Raja-raja 7:20-8:5; 1 Raja-raja 22:28-31; 2 Raja-raja 9:1-2; 2 Raja-raja 5:26; 2 Raja-raja 10:19-21; 2 Raja-raja 6:32Keseluruhan ada 94 Fragmen. = 6Q4
6Q5kemungkinan Mazmur 78:36-37
6QCantKidung Agung 1:1-7Ditulis dalam abjad Ibrani = 6Q6
6QDanielDaniel 11:38; 10:8-16; 11:33-3613 Fragmen. =6Q7
6QGiants arBook of Giants dari Kitab Henokh= 6Q8
6QApocryphon on Samuel-KingsApocryphon on Samuel-Raja-rajaDitulis di atas papirus. = 6Q9
6QProphecyUnidentified prophetic fragmentDitulis di atas papirus Ibrani. = 6Q10
6QAllegory of the VineAllegory of the Vine= 6Q11
6QapocProphAn apocryphal prophecy= 6Q12
6QPriestProphPriestly Prophecy= 6Q13
6QDDokumen Damaskus= 6Q15
6QBenedictionBenediction= 6Q16
6QCalendrical DocumentCalendrical Document= 6Q17
6QHymnHimne= 6Q18
6Q19Kemungkinan dari Kitab Kejadian
6Q20Kemungkinan dari Kitab Ulangan
6Q21Possibly prophetic textFragmen memuat 5 huruf.
6Q22Fragmen tidak terklasifikasi
6Q23Fragmen tidak terklasifikasi
6Q24-25Fragmen tidak terklasifikasi
6Q26Accounts or contracts
6Q27-28Fragmen tidak terklasifikasi
6QpapProvBagian dari Amsal 11:4b-7a; 10bFragmen tunggal berisi 6 baris . = 6Q30
6Q31Fragmen tidak terklasifikasi

Gua 7

Fragmen Naskah Laut Mati 7Q4, 7Q5, dan 7Q8 dari Gua 7 di Qumran, ditulis di atas papirus.
Bagian dari Gulungan Bait Allah (Temple Scroll) yang ditemukan di Gua 11.

Gua 7 menghasilkan hampir 20 fragmen dokumen bahasa Yunani, termasuk 7Q2 ("Surat Yeremia" = Barukh 6), 7Q5 (yang mana menjadi subjek dari banyak spekulasi dalam beberapa dasawarsa setelahnya), dan sebuah salinan bahasa Yunani dari gulungan Kitab Henokh.[30][31][32] Gua 7 juga menghasilkan sejumlah guci-guci bertulisan.[33]

Daftar kelompok fragmen yang dikumpulkan dari Wadi Qumran Gua 7:[28][29]

Fragmen/Gulungan #Nama Fragmen/GulunganKaitan dengan Alkitab KJVKeterangan
7QLXXExod grKitab Keluaran 28:4-7= 7Q1
7QLXXEpJer"Surat Yeremia" 43-44= 7Q2
7Q3Teks Alkitab yang tidak dikenal
7Q4Teks Alkitab yang tidak dikenalDiduga Surat 1 Timotius 3:16-4:3
atau Henokh 103:3-4 (7Q4,1)
7Q5Teks Alkitab yang tidak dikenalDiduga Injil Markus 6:52-53
7Q6Teks Alkitab yang tidak dikenalDiduga Markus 4:28 (7Q6,1)
dan Kisah Para Rasul 27:38 (7Q6,2)
Dua fragmen kecil
7Q7Fragmen yang tidak dikenaliFragmen sangat kecil yang ditulis di atas papirus.
7Q8Teks Alkitab yang tidak dikenalDiduga Surat Yakobus 1:23, 24
atau Henokh 103:7-8
7Q9-11Fragmen yang tidak dikenaliFragmen sangat kecil yang ditulis di atas papirus.
7Q12Teks Alkitab yang tidak dikenalDiduga Kitab Henokh 103:4
7Q13-18Fragmen yang tidak dikenaliFragmen sangat kecil yang ditulis di atas papirus.
7Q19Imprint papirus yang tidak dikenaliFragmen sangat kecil yang ditulis di atas papirus.

Gua 8

Gua 8 menghasilkan 5 fragmen: Kitab Kejadian (8QGen), Kitab Mazmur (8QPs), fragmen tefillin (8QPhyl), sebuah mezuzah (8QMez), dan sebuah kitab nyanyian (8QHymn).[34] Gua 8 juga menghasilkan beberapa kotak tefillin, sekotak barang-barang kulit, banyak lampu-lampu, guci, dan sol sepatu.[33]

Daftar kelompok fragmen yang dikumpulkan dari Wadi Qumran Gua 8:[28][29]

Fragmen/Gulungan #Nama Fragmen/GulunganKaitan dengan Alkitab KJVKeterangan
8QGenKitab Kejadian 17:12-19; 18:20-25= 8Q1
8QPsKitab Mazmur 17:5-9; 17:14; 18:6-9; 18:10-13= 8Q2
8QPhylFragmen dari sebuah "Phylactery"Keluaran 12:43-51 13:1-16; 20:11; Ulangan 5:1-14; 6:1-9; 11:13; 10:12-22; 11:1-12= 8Q3
8QMezKitab Ulangan 10:12-11:21 dari sebuah Mezuzah= 8Q4
8QHymnBuku nyanyian yang belum diidentifikasi= 8Q5

Gua 9

Hanya ada satu fragmen yang ditemukan di Gua 9:

Fragmen/Gulungan #Nama Fragmen/GulunganKaitan dengan Alkitab KJVKeterangan
9QpapFragmen tak dikenal= 9Q1 ditulis di atas papirus.

Gua 10

Dalam Gua 10 arkeolog menemukan 2 ostraca dengan tulisan di atasnya, bersama dengan simbol yang tidak diketahui artinya pada sepotong besar batu berwarna kelabu:

Fragmen/Gulungan #Nama Fragmen/GulunganKaitan dengan Alkitab KJVKeterangan
10QOstraconOstrakon=10Q1 Dua surat yang ditulis di atas potongan periuk.[14]

Gua 11

Gua 11 yang ditemukan pada tahun 1956 menghasilkan 21 naskah, beberapa di antaranya cukup panjang. Temple Scroll ("Gulungan Bait Allah"), disebut demikian karena lebih dari separuhnya berkenaan dengan pembangunan Bait Allah di Yerusalem, adalah gulungan terpanjang yang ditemukan di Gua 11. Panjangnya sekarang 26,7 kaki (8,15 m). Diduga panjang aslinya 28 kaki (8,75 m). The Temple Scroll dianggap oleh Yigael Yadin sebagai "Taurat menurut orang Eseni ("The Torah According to the Essenes"). Sebaliknya, Hartmut Stegemann, seorang sarjana sezaman dan teman Yadin, percaya gulungan itu tidak dianggap demikian, melainkan suatu dokumen tanpa signifikansi unik. Stegemann mengamati bahwa dokumen itu tidak disebut maupun dikutip oleh tulisan-tulisan Eseni yang dikenal.[35]

Juga di dalam Gua 11 ditemukan sebuah fragmen eskatologi tentang tokoh Alkitab Melkisedek (11Q13) serta sebuah salinan Kitab Yobel.

Menurut bekas penyunting utama tim editorial DSS John Strugnell, paling sedikit ada empat gulungan dari Gua 11 yang menjadi koleksi pribadi, dan tidak terbuka bagi para pakar. Di antaranya adalah sebuah naskah bahasa Aram berisi Kitab Henokh yang lengkap.[36]

Daftar kelompok fragmen yang dikumpulkan dari Wadi Qumran Gua 11:

Fragmen/Gulungan #Nama Fragmen/GulunganKaitan dengan Alkitab KJVKeterangan
11QpaleoLevaKitab Imamat 4:24-26; 10:4-7; 11:27-32; 13:3-9; 13:39-43; 14:16-21; 14:52-!5:5; 16:2-4; 16:34-17:5; 18:27-19:4; 20:1-6; 21:6-11; 22:21-27; 23:22-29; 24:9-14; 25:28-36; 26:17-26; 27:11-19Ditulis dalam abjad Ibrani Kuno = 11Q1
11QpaleoLevbKitab ImamatDitulis dalam abjad Ibrani Kuno = 11Q2
11QDeutKitab Ulangan= 11Q3
11QEzKitab Yehezkiel= 11Q4
11QPsaKitab Mazmur= 11Q5
11QPsbKitab Mazmur 77:18-21; 78:1; 109:3-4; 118:1; 118:15-16; 119:163-165; 133:1-3; 141:10; 144:1-2= 11Q6
11QPscKitab Mazmur 2:1-8; 9:3-7; 12:5-9; 13:1-6; 14:1-6; 17:9-15; 18:1-12; 19:4-8; 25:2-7= 11Q7
11QPsdKitab Mazmur 6:2-4; 9:3-6; 18:26-29; 18:39-42; 36:13; 37:1-4; 39:13-14; 40:1; 43:1-3; 45:6-8; 59:5-8; 68:1-5; 68:14-18; 78:5-12; 81:4-9; 86:11-14; 115:16-18; 116:1= 11Q8
11QPseKitab Mazmur 50:3-7= 11Q9
11QtgJobTargum Kitab Ayub= 11Q10
11QapocrPsParafrasa apokrif Kitab Mazmurpasal 91= 11Q11
11QJubTeks Ethiopik Kitab YobelKitab Yobel 4:6-11; 4:13-14; 4:16-17; 4:29-31; 5:1-2; 12:15-17; 12:28-29= 11Q12
11QMelch"Pangeran Sorgawi Melkisedek" ("Heavenly Prince Melchizedek")= 11Q13
11QSM"The Book of War"= 11Q14
11QHymnsa= 11Q15
11QHymnsb= 11Q16
11QShirShabbKidung Upacara Pengorbanan Sabat ("Songs of the Sabbath Sacrifice")= 11Q17
11QNJ ar"Yerusalem Baru" ("New Jerusalem")Ditulis dalam bahasa Aram = 11Q18
11QTa"Temple Scroll"= 11Q19
11QTb"Temple Scroll"= 11Q20
11QTc"Temple Scroll"= 11Q21
11Q22-28Fragmen yang belum diidentifikasi
11Q29berkaitan dengan Serekh ha-Yahad
11Q30Fragmen yang belum diidentifikasi
11Q31Wads yang belum diidentifikasi

Fragmen-fragmen yang tidak diketahui jelas asalnya

Sejumlah fragmen gulungan tidak diketahui jelas asal dan nilai arkeologisnya dari daerah gua Qumran mana ditemukan, tetapi kemungkinan berasal dari situs arkeologi lain di daerah padang gurun Yudea.[37] Karenanya, fragmen-fragmen ini diberi penomoran sementara seri "X".

Fragmen/Gulungan #Nama Fragmen/GulunganKaitan dengan Alkitab KJVKeterangan
XQ1-3"Tefillin from Qumran"Kitab Ulangan 5:1 - 6:3; 10:12 - 11:12.[37]Pertama diterbitkan pada tahun 1969; Phylacteries
XQ4"Tefillin from Qumran"Phylacteries
XQ5aKitab Yobel 7:4-5
XQ5bNyanyian
XQ6OfferingFragmen kecil dengan satu kata dalam bahasa Aram.
XQ7Fragmen tak dikenalKemungkina besar bagian dari 4QInstruction.
XQpapEnKitab Henokh 9:1Satu fragmen kecil yang ditulis dalam bahasa Ibrani. = XQ8

Asal-usul

Ada banyak perdebatan mengenai asal-usul Gulungan Naskah Laut Mati. Teori yang dominan menyatakan bahwa naskah-naskah tersebut merupakan buatan suatu sekte Yahudi yang tinggal dekat Qumran yang disebut kaum Eseni, tetapi teori ini ditentang oleh beberapa akademisi modern.

Teori Qumran–Eseni

Pandangan di kalangan akademisi, yang mana hampir secara universal dipegang hingga tahun 1990-an, adalah hipotesis "Qumran–Eseni" yang awalnya dikemukakan oleh Roland de Vaux[38] dan Józef Milik,[39] meskipun secara independen baik Eleazar Sukenik maupun Butrus Sowmy dari Biara St. Markus telah mengaitkan naskah-naskah tersebut dengan kaum Eseni sebelum diadakan penggalian di Qumran.[40] Teori Qumran–Eseni menyatakan bahwa naskah-naskah tersebut ditulis oleh kaum Eseni, atau oleh kelompok sektarian Yahudi lainnya, yang menetap di Khirbet Qumran. Mereka menyusun naskah-naskah ini dan kemudian menyembunyikannya dalam gua-gua di dekat kediaman mereka selama Pemberontakan Yahudi, pada suatu waktu antara tahun 66 dan 68 M. Situs Qumran itu kemudian dihancurkan dan naskah-naskah tersebut tidak pernah ditemukan. Sejumlah argumen digunakan untuk mendukung teori ini.

  • Ada kesamaan-kesamaan yang mencolok antara gambaran suatu upacara inisiasi anggota baru dalam Aturan Komunitas dan deskripsi upacara inisiasi kaum Eseni yang disebutkan dalam karya Flavius Yosefus –seorang sejarawan Yahudi Romawi dari Periode Bait Kedua.
  • Yosefus menyebut kaum Eseni saling berbagi harta milik di antara anggota-anggota komunitas tersebut, seperti halnya Aturan Komunitas.
  • Selama penggalian di Qumran ditemukan dua tempat tinta dan elemen tempelan yang dianggap sebagai meja, sehingga menjadi bukti bahwa beberapa tulisan dilakukan di sana. Tempat-tempat tinta lainnya ditemukan juga di dekatnya. Roland de Vaux menyebut area ini "skriptorium" berdasarkan penemuan tersebut.
  • Beberapa tempat mandi ritual Yahudi (bahasa Ibrani: miqvah = מקוה) ditemukan di Qumran, sehingga menjadi bukti adanya kehadiran kaum Yahudi yang taat di situs tersebut.
  • Plinius yang Tua (seorang penulis geograf setelah jatuhnya Yerusalem tahun 70 M) mendeskripsikan sekelompok Eseni yang tinggal dalam suatu komunitas padang gurun di pantai barat laut dari Laut Mati dekat reruntuhan kota Ein Gedi.

Qumran–Sektarian

Teori Qumran–Sektarian merupakan variasi dari teori Qumran–Eseni. Pokok utama perbedaannya dari teori Qumran–Eseni adalah keraguan untuk menghubungkan secara khusus Gulungan Naskah Laut Mati dengan kaum Eseni. Sebagian besar pendukung teori Qumran–Sektarian memahami bahwa sekelompok kaum Yahudi yang tinggal di atau dekat Qumran bertanggung jawab atas Gulungan Naskah Laut Mati tersebut, tetapi belum tentu dapat disimpulkan kalau kaum sektarian tersebut adalah Eseni.

Teori asal-usul dari Kristen

José O'Callaghan Martínez, seorang Yesuit Spanyol, berpendapat bahwa salah satu fragmen (7Q5) merupakan bagian teks Perjanjian Baru dari Injil Markus, pasal 6, ayat 52–53.[41] Teori ini difalsifikasi pada tahun 2000 melalui analisis paleografik dari fragmen tertentu.[42]

Dalam beberapa tahun terakhir, Robert Eisenman telah mengembangkan teori bahwa beberapa gulungan naskah menggambarkan komunitas Kristen awal. Eisenman juga berpendapat bahwa karier Yakobus sang Orang Benar dan Rasul Paulus sesuai dengan peristiwa-peristiwa yang tercatat dalam beberapa dokumen ini.[43]

Teori asal-usul dari Yerusalem

Beberapa akademisi berpendapat bahwa gulungan-gulungan naskah tersebut merupakan buatan kaum Yahudi yang tinggal di Yerusalem, yang menyembunyikan gulungan-gulungan tersebut dalam gua-gua dekat Qumran saat melarikan diri dari kejaran orang-orang Romawi selama kehancuran Yerusalem pada tahun 70 M. Karl Heinrich Rengstorf lebih dahulu mengusulkan bahwa Naskah Laut Mati berasal dari perpustakaan Bait Suci Yahudi di Yerusalem.[44] Di kemudian hari Norman Golb mengusulkan bahwa gulungan-gulungan tesebut berasal dari beberapa perpustakaan di Yerusalem, dan belum tentu perpustakaan Bait Suci Yerusalem.[10][45] Para pendukung teori ini merujuk pada keragaman pemikiran dan tulisan tangan di antara gulungan-gulungan tesebut sebagai bukti untuk menentang teori yang menyatakan bahwa Qumran adalah daerah asal gulungan-gulungan tersebut. Beberapa arkeolog juga menerima teori mengenai asal-usul gulungan tersebut selain dari Qumran, termasuk Yizhar Hirschfeld[46] dan baru-baru ini Yizhak Magen dan Yuval Peleg,[47] yang mana semuanya menganggap bahwa peninggalan Qumran tersebut berasal dari sebuah benteng Hashmonayim yang digunakan kembali selama periode-periode selanjutnya.

Teori Qumran–Saduki

Suatu variasi khusus dari teori Qumran–Sektarian yang memiliki popularitas tinggi belakangan ini adalah karya Lawrence Schiffman, yang mengusulkan bahwa komunitas tersebut dipimpin sekelompok imam Zadokit (Saduki).[48] Dokumen terpenting yang digunakan untuk mendukung pandangan ini adalah "Miqsat Ma'ase Ha-Torah" (4QMMT), yang mana mengutip hukum-hukum kemurnian (misalnya perpindahan kenajisan) sama dengan apa yang disebut dalam tulisan-tulisan para rabi kepada orang-orang Saduki. 4QMMT juga memunculkan kembali suatu kalender festival yang mengikuti prinsip-prinsip Saduki perihal penanggalan hari-hari festival tertentu.

Publikasi

Para akademisi sedang merangkai dan meneliti fragmen-fragmen Naskah Laut Mati dalam sebuah ruangan yang dikenal sebagai ruang "Scrollery" dari Museum Arkeologi Palestina.

Kontroversi dan penerbitan fisik

Beberapa fragmen dan gulungan naskah dipublikasikan lebih awal. Sebagian besar naskah berukuran panjang berupa gulungan-gulungan yang lebih lengkap dipublikasikan segera setelah penemuannya. Semua tulisan dari Gua 1 tampil di media cetak antara tahun 1950 dan 1956; yang dari delapan gua lainnya dirilis tahun 1963; dan Gulungan Kitab Mazmur dari Gua 11 diterbitkan tahun 1965. Kemudian langsung dilanjutkan dengan terjemahan naskah-naskah tersebut ke dalam bahasa Inggris.

Kontroversi

Penerbitan gulungan-gulungan tersebut membutuhkan waktu beberapa dasawarsa, dan berbagai penundaan telah menjadi sumber kontroversi akademik. Gulungan-gulungan tersebut berada dalam kendali sekelompok kecil akademisi yang dipimpin oleh John Strugnell, sedangkan sebagian besar akademisi tidak memiliki akses atasnya dan bahkan atas foto-foto teks tersebut. Para akademisi seperti Hershel Shanks, Norman Golb, dan banyak lainnya berargumen selama puluhan tahun demi penerbitan teks-teks tersebut agar tersedia bagi para peneliti. Kontroversi ini berakhir tahun 1991, ketika Perhimpunan Arkeologi Biblika dapat menerbitkan "Edisi Reproduksi dari Naskah Laut Mati", setelah suatu campur tangan dari pemerintah Israel dan Otorita Antikuitas Israel (IAA).[49] Pada tahun 1991 Emanuel Tov ditunjuk sebagai ketua Yayasan Naskah Laut Mati, dan disusul dengan penerbitan gulungan-gulungan naskah tersebut pada tahun yang sama.

Deskripsi fisik

Sebagian besar gulungan-gulungan naskah tersebut terdiri atas fragmen-fragmen yang kecil dan rapuh, yang mana banyak kalangan menganggap penerbitannya terlalu lambat. Selama karya penerjemahan dan perangkaian awal oleh para akademisi melalui Museum Rockefeller, dari tahun 1950-an sampai 1960-an, akses ke dokumen-dokumen yang belum dipublikasikan hanya terbatas pada komite editorial.

Penemuan di Gurun Yudea (1955–2009)

Isi dari gulungan-gulungan tersebut diterbitkan dalam serial 40 jilid oleh Oxford University Press antara tahun 1955 dan 2005, dan dikenal sebagai Discoveries in the Judaean Desert ("Penemuan di Gurun Yudea").[50] Pada tahun 1952, Dinas Antikuitas Yordania membentuk suatu tim akademisi untuk memulai penelitian, perangkaian, dan penerjemahan gulungan-gulungan naskah tersebut dengan maksud menerbitkannya.[51] Terbitan awalnya, yang mana dirangkai oleh Dominique Barthélemy dan Józef Milik, diterbitkan dengan judul Qumran Cave 1 pada tahun 1955.[50] Setelah serangkaian penerbitan lainnya pada akhir 1980-an dan awal 1990-an, serta dengan ditunjuknya Emanuel Tov (seorang akademisi tekstual berkebangsaan Belanda Israel) sebagai pemimpin redaksi Proyek Penerbitan Naskah Laut Mati pada tahun 1990, penerbitan gulungan-gulungan tersebut menjadi lebih cepat. Tim pimpinan Tov berhasil menerbitkan 5 jilid yang meliputi dokumen-dokumen dari Gua 4 pada tahun 1995. Antara tahun 1990 dan 2009, Tov telah membantu tim tersebut menerbitkan 32 jilid. Volume XL, sebagai jilid akhir, diterbitkan pada tahun 2009.

Edisi Awal dari Naskah Laut Mati yang Belum Diterbitkan (1991)

Pada tahun 1991, Ben Zion Wacholder dan Martin Abegg, para peneliti di Hebrew Union College di Cincinnati, Ohio, mengumumkan pembuatan sebuah program komputer yang menggunakan gulungan-gulungan naskah yang telah diterbitkan sebelumnya untuk merekonstruksi teks-teks yang belum diterbitkan.[52] Para pejabat Perpustakaan Huntington di San Marino, California, yang dipimpin oleh Kepala Perpustakaan William Andrew Moffett, mengumumkan bahwa mereka akan mengizinkan para peneliti untuk memiliki akses tanpa batas pada set lengkap foto gulungan-gulungan tersebut yang merupakan milik perpustakaan itu. Pada musim gugur tahun itu, Wacholder menerbitkan 17 dokumen yang telah direkonstruksi pada tahun 1988 dari sebuah konkordansi dan diterima oleh para akademisi di luar Tim Internasional; pada bulan yang sama, berlangsung penerbitan suatu set lengkap reproduksi dari materi-materi Gua 4 di Perpustakaan Huntington. Setelah itu para pejabat Otorita Antikuitas Israel setuju untuk melepas pembatasan yang mereka lakukan sejak lama atas penggunaan gulungan-gulungan tersebut.[53]

Edisi Reproduksi dari Naskah Laut Mati (1991)

Setelah beberapa penundaan lebih lanjut, William John Cox selaku pengacara mewakili seorang "klien yang dirahasiakan", yang menyediakan satu set lengkap foto-foto yang belum dipublikasikan, dan dikontrak untuk penerbitan foto-foto tersebut. Robert Eisenman dan James M. Robinson mengindeks foto-foto tersebut dan menulis sebuah pengantar untuk A Facsimile Edition of the Dead Sea Scrolls (Edisi Reproduksi dari Naskah Laut Mati) yang diterbitkan oleh Perhimpunan Arkeologi Biblika pada tahun 1991.[54] Menyusul penerbitan Edisi Reproduksi tersebut, Profesor Elisha Qimron menggugat Hershel Shanks, Eisenman, Robinson, dan Perhimpunan Arkeologi Biblika karena pelanggaran hak cipta atas salah satu gulungan naskah tersebut, yaitu MMT, yang mana merupakan hasil penguraiannya. Pengadilan Negeri Yerusalem memenangkan gugatan Qimron pada bulan September 1993.[55] Pengadilan tersebut mengeluarkan suatu perintah yang melarang publikasi teks yang telah diuraikan itu, dan memerintahkan para terdakwa untuk membayar Qimron sejumlah ILS 100.000 atas pelanggaran hak cipta dan hak atribusi. Para terdakwa mengajukan banding ke Mahkamah Agung Israel, yang kemudian menyetujui keputusan pengadilan negeri tersebut, pada bulan Agustus 2000. Mahkamah Agung selanjutnya memerintahkan para terdakwa untuk menyerahkan semua salinan yang melanggar aturan itu kepada Qimron.[56] Keputusan tersebut menuai kritik internasional dari kalangan akademikus hukum hak cipta.[57][58][59][60][61]

Edisi Reproduksi dari Facsimile Editions Limited (2007–2008)

Pada bulan November 2007 Yayasan Naskah Laut Mati menugaskan suatu penerbit dari London, Facsimile Editions Limited, untuk memproduksi suatu edisi reproduksi Gulungan Besar Kitab Yesaya (1QIsa), Aturan Komunitas (1QS), dan Pesyer Habakuk (1QpHab).[62][63] Reproduksi tersebut dihasilkan dari 1.948 foto, dan karenanya secara lebih tepat mewakili kondisi gulungan Kitab Yesaya pada saat ditemukannya daripada kondisi sebenarnya dari gulungan tersebut pada saat ini.[62]

Dari ketiga set reproduksi yang pertama, satu dipamerkan di pameran Early Christianity and the Dead Sea Scrolls di Seoul, Korea Selatan, dan set kedua dibeli oleh Perpustakaan Britania di London. 46 set berikutnya termasuk reproduksi tiga framen dari Gua 4 (saat ini terdapat dalam koleksi Museum Arkeologi Nasional di Amman, Yordania) Testimonia (4Q175), Pesyer Yesayab (4Q162), dan Qohelet (4Q109), diumumkan pada bulan Mei 2009. Edisi tersebut terbatas hanya 49 set bernomor dari semua reproduksi ini baik pada kertas perkamen yang disiapkan secara khusus ataupun perkamen sebenarnya. Set reproduksi selengkapnya (tiga gulungan termasuk gulungan Kitab Yesaya dan tiga fragmen Yordania) dapat dibeli dengan harga $ 60.000.[62]

Semua reproduksi tersebut sejak saat itu dipamerkan di berbagai tempat, misalnya pada pameran Qumrân. Le secret des manuscrits de la mer Morte di Bibliothèque Nationale, Paris (2010)[64] dan Verbum Domini at the Vatikan, Roma (2012).[65]

Penerbitan digital

Olive Tree Bible Software (2000–2011)

Hampir semua teks dari gulungan naskah non biblika telah direkam dan ditandai untuk keperluan morfologi oleh Dr. Martin Abegg, Jr., seorang direktur Institut Naskah Laut Mati di Trinity Western University di British Columbia, Kanada.[66] Teks tersebut tersedia pada perangkat genggam melalui aplikasi yang dibuat oleh Olive Tree Bible Software, pada Mac OS melalui emulator Accordance dengan seperangkat referensi silang, dan pada Windows melalui aplikasi yang dibuat Logos Bible Software dan BibleWorks.

Dead Sea Scrolls Reader (2005)

Hampir keseluruhan teks non biblika dari Naskah Laut Mati dirilis dalam media CD-ROM oleh penerbit E.J. Brill pada tahun 2005.[67] Publikasi yang terdiri dari 6 jilid dengan total 2.400 halaman tersebut dirangkai oleh suatu tim editorial yang dipimpin oleh Donald W. Parry dan Emanuel Tov.[68] Berbeda dengan terjemahan teks dalam penerbitan fisik, Penemuan di Gurun Yudea, teks-teks tersebut diurutkan menurut genre yang mencakup hukum agama, teks parabiblika, teks kebijaksanaan dan penanggalan, karya liturgi dan puisi.[67]

Makna biblika

Lihat pula: Kanon Alkitab dan Naskah Alkitab

Sebelum penemuan Gulungan-gulungan Naskah Laut Mati, naskah-naskah Alkitab tertua dalam bahasa Ibrani adalah Teks Masoret yang berasal dari abad ke-10 M, misalnya Kodeks Aleppo.[69] Saat ini naskah-naskah tertua yang diketahui dari Teks Masoret berasal dari sekitar abad ke-9. Naskah-naskah biblika yang ditemukan di antara berbagai Gulungan Naskah Laut Mati mendorong waktu tersebut kembali seribu tahun, yaitu abad ke-2 SM.[70] Naskah-naskah berbahasa Ibrani yang mengandung fragmen-fragmen dari Alkitab Yahudi ini seharusnya tidak dicampuradukkan dengan kodeks Alkitab Kristen berbahasa Yunani, yang mana meliputi kitab-kitab Perjanjian Baru dan naskah paling awalnya adalah Kodeks Vaticanus Graecus 1209 dan Kodeks Sinaiticus (keduanya berasal dari abad ke-4 M).

Menurut The Oxford Companion to Archaeology:

Naskah-naskah biblika dari Qumran, yang meliputi setidaknya fragmen-fragmen dari setiap kitab Perjanjian Lama, kecuali mungkin Kitab Ester, memberikan persilangan tradisi kitab suci yang jauh lebih tua daripada yang tersedia bagi para akademisi sebelumnya. Meskipun beberapa naskah biblika Qumran hampir sama dengan teks Ibrani Masoretik, atau tradisional, dari Perjanjian Lama, beberapa naskah dari kitab-kitab Keluaran dan Samuel yang ditemukan di Gua 4 menunjukkan perbedaan yang dramatis baik dalam hal bahasa maupun konten. Dalam rentang varian tekstualnya yang menakjubkan, temuan-temuan biblika Qumran telah mendorong para akademisi untuk mempertimbangkan kembali teori-teori yang dahulu diterima mengenai perkembangan teks biblika modern dari hanya 3 kelompok naskah: dari teks Masoretik, dari sumber asli bahasa Ibrani Septuaginta asli Ibrani, dan dari Pentateukh Samaria. Hal ini sekarang menjadi semakin jelas bahwa kitab suci Perjanjian Lama dulunya sangat tidak pasti sampai kanonisasinya sekitar tahun 100 M.[71]

Kitab-kitab biblika yang ditemukan

Ada 225 teks biblika yang tercakup dalam dokumen-dokumen Naskah Laut Mati, atau sekitar 22% dari keseluruhan, dan menjadi 235 teks dengan menyertakan kitab-kitab deuterokanonika.[72][73] Gulungan-gulungan Naskah Laut Mati mencakup semua kitab-kitab Tanakh (selain Kitab Ester) dari Alkitab Ibrani dan protokanon Perjanjian Lama; termasuk juga 4 kitab deuterokanonika yang terdapat dalam Alkitab Katolik dan Ortodoks Timur: Tobit, Ben Sira, Barukh 6 (juga dikenal sebagai Surat Nabi Yeremia), dan Mazmur 151.[72] Kitab Ester masih belum ditemukan dan para akademisi percaya bahwa Ester dihilangkan karena, sebagai seorang Yahudi, pernikahannya dengan seorang raja Persia mungkin dipandang rendah oleh para penghuni Qumran, atau karena kitab ini menuliskan festival Purim yang mana tidak termasuk dalam kalender Qumran.[74] Di bawah ini adalah daftar kitab-kitab, beserta deuterokanonika, dari Alkitab yang paling banyak direpresentasikan yang ditemukan di antara gulungan-gulungan Naskah Laut Mati, termasuk jumlah teks Laut Mati yang dapat diterjemahkan dan mewakili suatu salinan kitab suci dari setiap kitab biblika:[75][76]

KitabJumlah temuan
Mazmur39
Ulangan33
1 Henokh25
Kejadian24
Yesaya22
Yobel21
Keluaran18
Imamat17
Bilangan11
Nabi-nabi Kecil10[notes 2]
Daniel8
Yeremia6
Yehezkiel6
Ayub6
Tobit5[78]
1 & 2 Raja-raja4
1 & 2 Samuel4
Hakim-hakim4[79]
Kidung Agung4
Rut4
Ratapan4
Sirakh3
Pengkhotbah2
Yosua2

Kitab-kitab non biblika

Sebagian besar teks yang ditemukan pada gulungan Naskah Laut Mati bersifat non biblika dan dianggap tidak penting bagi pemahaman komposisi atau kanonisasi kitab-kitab biblika (Alkitab), namun timbul suatu konsensus yang berbeda yang mana memandang banyak di antara karya-karya ini dikumpulkan oleh komunitas Eseni —bukannya ditulis atau disusun oleh mereka.[80] Para akademisi sekarang mengakui bahwa beberapa karya ini dibuat sebelum periode Eseni, ketika beberapa kitab biblika tersebut masih dalam tahap penulisan atau disusun ke dalam bentuk akhirnya.[80]

Kepemilikan

Kepemilikan awal

Iklan di Wall Street Journal pada tanggal 1 Juni 1954 mengenai empat gulungan Naskah Laut Mati.
Eleazar Sukenik, pakar naskah kuno, sedang meneliti salah satu Gulungan Laut Mati pada tahun 1951.

Kesepakatan dengan kaum Badawi telah menyebabkan gulungan-gulungan Naskah Laut Mati berpindah tangan ke pihak ketiga hingga suatu transaksi penjualan yang menguntungkan berhasil dinegosiasikan. Pihak ketiga itu, yaitu George Isha'ya, adalah seorang umat Gereja Ortodoks Suriah, yang mana kemudian segera menghubungi Biara St. Markus dengan harapan mendapat penilaian harga untuk teks-teks tersebut. Berita tentang penemuan ini lalu diketahui oleh Metropolit Athanasius Yeshue Samuel, yang lebih dikenal dengan panggilan Mar Samuel. Setelah meneliti gulungan-gulungan tersebut dan menduga keantikannya, Mar Samuel menyatakan berminat untuk membelinya. Keempat gulungan naskah tersebut lalu berpindah ke tangannya, yaitu: yang sekarang terkenal dengan sebutan Gulungan Kitab Yesaya (1QIs-a|1QIsaa), Aturan Komunitas, the Pesyer Habakuk (suatu penafsiran atas Kitab Habakuk), dan Apokrifon Kejadian. Di pasar barang antik segera bermunculan lebih banyak lagi gulungan naskah; Profesor Eleazer Sukenik dan Profesor Benjamin Mazar, para arkeolog Israel di Universitas Ibrani, segera memiliki tiga darinya: Aturan Peperangan, Himne Pengucapan Syukur, dan gulungan Kitab Yesaya lainnya (1QIsab) yang lebih terfragmentasi.

Pada 1 Juni 1954, sebuah iklan di Wall Street Journal mengumumkan penjualan empat gulungan Naskah Laut Mati.[81] Lalu tanggal 1 Juli 1954, gulungan-gulungan tersebut, setelah berbagai negosiasi yang lancar dan didampingi oleh tiga orang termasuk sang Metropolit, tiba di Hotel Waldorf Astoria di Kota New York. Pembelinya adalah Profesor Mazar dan Yigael Yadin, putra Profesor Sukenik, dengan harga $ 250.000, yaitu setara dengan sekitar $ 2,14 juta pada tahun 2012, dan membawanya ke Yerusalem.[82]

Kepemilikan saat ini

Hampir semua koleksi Naskah Laut Mati saat ini berada di bawah kepemilikan pemerintah negara Israel, dan ditempatkan di dalam Shrine of the Book di lapangan Museum Israel. Kepemilikan ini dipertentangkan baik oleh otoritas Palestina maupun Yordania.

Daftar kepemilikan yang diketahui atas fragmen-fragmen Naskah Laut Mati:

Pemilik yang MengklaimTahun PerolehanJumlah Fragmen/Gulungan yang Dimiliki
Azusa Pacific University[83]20095
University of Chicago Oriental Institute[84]19561
Southwestern Baptist Theological Seminary[85]2009; 2010; 20128
Museum Rockefeller – Pemerintah Israel[86][87]1967> 15.000
Schøyen Collection dimiliki oleh Martin Schøyen[88]1980; 1994; 199560
Museum Yordania – Pemerintah Yordania[89]1947–1956> 25

Lihat pula

  • Arkeologi Alkitab
  • Geniza Cairo
  • Papirus Oxyrhynchus
  • Perpustakaan Nag Hammadi
  • Septuaginta
  • Teks Masoret

Catatan

  1. ↑ Istilah "Naskah Laut Mati" atau "Gulungan Naskah Laut Mati" digunakan baik dalam arti yang lebih sempit, hanya mengacu pada temuan dari Gua-gua Qumran; atau digunakan untuk mencakup sejumlah besar situs dari seluruh Gurun Yudea, tidak ada yang letaknya terlalu jauh dari Laut Mati, yang mana termasuk fragmen-fragmen naskah dari rentang yang lebih luas dari periode sejarah.[1] Ada ribuan fragmen tulisan yang telah ditemukan, sisa-sisa naskah yang lebih besar telah rusak akibat penyebab alami atau campur tangan manusia, dengan sebagian besarnya hanya menyimpan potongan kecil teks. Namun ada sejumlah kecil yang terlestarikan dengan baik, berupa naskah yang nyaris utuh —tidak sampai selusin dari keseluruhan naskah yang ditemukan di Gua-gua Qumran.[1][2]
  2. ↑ 10 gulungan naskah berisikan fragmen-fragmen dari keduabelas "Nabi-nabi Kecil" ditemukan di Gua 4, meskipun tidak ada fragmen yang berisikan lebih dari tiga nabi.[77]

Referensi

  1. 1 2 3 (Inggris) "The Digital Library: Introduction". Leon Levy Dead Sea Scrolls Digital Library. Diakses tanggal 2014-10-13.
  2. 1 2 (Inggris) "The Digital Dead Sea Scrolls: Nature and Significance". Israel Museum Jerusalem. Diakses tanggal 2014-10-13.
  3. ↑ (Inggris) Down, David. Unveiling the Kings of Israel. p. 160. 2011.
  4. ↑ (Inggris) ARC Leaney, Fom Judaean Caves, p.27, Religious Education Press, 1961.
  5. ↑ (Inggris) "CT scan of charred scroll yields oldest Biblical remnant after Dead Sea Scrolls". The Times of Israel.
  6. ↑ (Inggris) Vermes, Geza (1977). The Dead Sea Scrolls. Qumran in Perspective. London: Collins. hlm. 15. ISBN 0-00-216142-7.
  7. ↑ (Inggris) "Languages and Scripts". Leon Levy Dead Sea Scrolls Digital Library. Diakses tanggal 2014-10-13.
  8. ↑ (Inggris) "From papyrus to cyberspace". The Guardian. 27 August 2008.
  9. ↑ (Inggris) Ofri, Ilani (13 March 2009). "Scholar: The Essenes, Dead Sea Scroll 'authors,' never existed". Ha'aretz. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-04-18. Diakses tanggal 2015-11-15.
  10. 1 2 (Inggris) Golb, Norman (5 June 2009). "On the Jerusalem Origin of the Dead Sea Scrolls" (PDF). University of Chicago Oriental Institute. Diarsipkan dari asli (PDf) tanggal 2010-06-10. Diakses tanggal 2015-11-15.
  11. ↑ (Inggris) Abegg, Jr., Martin, Peter Flint, and Eugene Ulrich, The Dead Sea Scrolls Bible: The Oldest Known Bible Translated for the First Time into English, San Francisco: Harper, 2002.
  12. ↑ (Inggris) "Dead Sea Scrolls". virtualreligion.net.
  13. ↑ (Inggris) Humphries, Mark. Early Christianity. 2006.
  14. 1 2 (Inggris) Evans, Craig. Guide to the Dead Sea Scrolls. 2010.
  15. 1 2 Prof. Dr. Hamka (Mei, 1992). Tafsir Al-Azhar. 6:57 – 62. Jakarta: Pustaka Panjimas.
  16. 1 2 (Inggris) John C. Trever. The Dead Sea Scrolls. Gorgias Press LLC, 2003.
  17. ↑ (Inggris) "The Archaeological Site OF Qumran and the Personality Of Roland De Vaux" (PDF). Diakses tanggal 22 May 2012.
  18. ↑ (Inggris) VanderKam, James C., The Dead Sea Scrolls Today, Grand Rapids: Eerdmans, 1994. p. 9.
  19. 1 2 3 (Inggris) S.S.L. Frantisek Trstensky. "The Archaeological Site Of Qumran and the Personality Of Roland De Vaux" (PDF). Diakses tanggal 22 May 2012.
  20. 1 2 3 (Inggris) "Dead Sea Scrolls: Timetable". The Gnostic Society Library. Diakses tanggal 23 May 2012.
  21. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris) VanderKam, James C., The Dead Sea Scrolls Today, Grand Rapids: Eerdmans, 1994. pp. 10–11.
  22. ↑ (Inggris) "Digital Dead Sea Scrolls at the Israel Museum, Jerusalem - Discovery". imj.org.il.
  23. ↑ (Inggris) Wise, Michael; Abegg Jr., Martin; Cook, Edward (2005). The Dead Sea Scrolls. New York, New York: HarperSanFranscisco. hlm. 5, 6. ISBN 0-06-076662-X.
  24. ↑ (Inggris) Vermes, Geza, The Complete Dead Sea Scrolls in English, London: Penguin, 1998. ISBN 0-14-024501-4.
  25. 1 2 (Inggris) "THE QUMRAN LIBRARY: SCROLLS".
  26. ↑ (Inggris) Buitenwerf, Rieuwerd, The Gog and Magog Tradition in Revelation 20:8, in, H. J. de Jonge, Johannes Tromp, eds., The book of Ezekiel and its influence, Ashgate Publishing, Ltd., 2007, p.172; scheduled to be published in Charlesworth's edition, volume 9
  27. ↑ (Inggris) "Uncovered in Jerusalem, 9 tiny unopened Dead Sea Scrolls". The Times of Israel.
  28. 1 2 3 (Inggris) Garcia Martinez, Florentino and Tigchelaar, Eibert. "The Dead Sea Scrolls Study Edition." Vol. 1. 1999.
  29. 1 2 3 (Inggris) Fritzmyer, Joseph. "A Guide to the Dead Sea Scrolls and Related Literature." 2008.
  30. ↑ (Inggris) Baillet, Maurice ed. Les 'Petites Grottes' de Qumrân (ed., vol. 3 of Discoveries in the Judean Desert; Oxford: Oxford University Press, 1962), 144–45, pl. XXX.
  31. ↑ (Inggris) Muro, Ernest A., "The Greek Fragments of Enoch from Qumran Cave 7 (7Q4, 7Q8, &7Q12 = 7QEn gr = Enoch 103:3–4, 7–8)," Revue de Qumran 18 no. 70 (1997).
  32. ↑ (Inggris) Puech, Émile, "Sept fragments grecs de la Lettre d'Hénoch (1 Hén 100, 103, 105) dans la grotte 7 de Qumrân (= 7QHén gr)," Revue de Qumran 18 no. 70 (1997).
  33. 1 2 (Inggris) Humbert and Chambon, Excavations of Khirbet Qumran and Ain Feshkha, 67.
  34. ↑ (Inggris) Baillet ed. Les 'Petites Grottes' de Qumrân (ed.), 147–62, pl. XXXIXXXV.
  35. ↑ (Inggris) Stegemann, Hartmut. "The Qumran Essenes: Local Members of the Main Jewish Union in Late Second Temple Times." Pages 83–166 in The Madrid Qumran Congress: Proceedings of the International Congress on the Dead Sea Scrolls, Madrid, 18–21 March 1991, Edited by J. Trebolle Barrera and L. Vegas Montaner. Vol. 11 of Studies on the Texts of the Desert of Judah. Leiden: Brill, 1992.
  36. ↑ (Inggris) Shanks, Hershel. ""An Interview with John Strugnell", Biblical Archaeology Review, July/August 1994". Bib-arch.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-07-06. Diakses tanggal 21 October 2010.
  37. 1 2 (Inggris) Grossman, Maxine. "Rediscovering the Dead Sea Scrolls." Pgs. 66–67. 2010.
  38. ↑ (Inggris) de Vaux, Roland, Archaeology and the Dead Sea Scrolls (Schweich Lectures of the British Academy, 1959). Oxford: Oxford University Press, 1973.
  39. ↑ (Inggris) Milik, Józef Tadeusz, Ten Years of Discovery in the Wilderness of Judea, London: SCM, 1959.
  40. ↑ (Inggris) For Sowmy, see: Trever, John C., The Untold Story of Qumran, (Westwood: Fleming H. Revell Company, 1965), p. 25.
  41. ↑ (Inggris) O'Callaghan–Martínez, Josep, Cartas Cristianas Griegas del Siglo V, Barcelona: E. Balmes, 1963.
  42. ↑ (Inggris) Enste, Stefan. (2000). Kein Markustext in Qumran: Eine Untersuchung der These; Qumran-Fragment 7Q5 = Mk 6, 52–53 (No Mark text: an enquiry of the thesis; Qumran fragment 7Q5 = Gospel of Mark 6: 52–53). Göttingen: Vandenhoeck & Ruprecht. ISBN 978-3-525-53945-3
  43. ↑ (Inggris) Eisenman, Robert H. James, the Brother of Jesus: The Key to Unlocking the Secrets of Early Christianity and the Dead Sea Scrolls. 1st American ed. New York: Viking, 1997.
  44. ↑ (Inggris) Rengstorf, Karl Heinrich. Hirbet Qumran und die Bibliothek vom Toten Meer. Translated by J. R. Wilkie. Stuttgart: W. Kohlhammer, 1960.
  45. ↑ (Inggris) Golb, Norman, Who Wrote the Dead Sea Scrolls? The Search for the Secret of Qumran, New York: Scribner, 1995.
  46. ↑ (Inggris) Hirschfeld, Yizhar, Qumran in Context: Reassessing the Archaeological Evidence, Peabody: Hendrickson Publishers, 2004.
  47. ↑ (Inggris) Yizhak, Magen; Peleg, Yuval (2007). "The Qumran Excavations 1993–2004: Preliminary Report, JSP 6" (PDF). Jerusalem: Israel Antiquities Authority.
  48. ↑ (Inggris) Schiffman, Lawrence H., Reclaiming the Dead Sea Scrolls: their True Meaning for Judaism and Christianity, Anchor Bible Reference Library (Doubleday) 1995.
  49. ↑ (Inggris) "Copies Of Dead Sea Scrolls To Go Public – Release Would End Scholars' Dispute'". The Seattle Times. 22 September 1991.
  50. 1 2 (Inggris) "DJD Index". Hebrew University.
  51. ↑ (Inggris) "The Dead Sea Scrolls". Your Bible Quotes. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-08-09. Diakses tanggal 2015-11-17.
  52. ↑ (Inggris) HUC-JIR Mourns Dr. Ben Zion Wacholder, Hebrew Union College - Jewish Institute of Religion, 31 March 2011
  53. ↑ (Inggris) "Dead Sea Scrolls". Encyclopedia Britannica.
  54. ↑ (Inggris) Eisenman, Robert H. and James Robinson, A Facsimile Edition of the Dead Sea Scrolls' in two volumes (Biblical Archaeology Society of Washington, DC, Washington, DC, 1991).
  55. ↑ (Inggris) Civil Case (Jer) 41/92 Qimron v. Shanks et al. (30 March 1993) [Hebrew].
  56. ↑ (Inggris) Unofficial translation of "CA 2709/93, 2811/93 Eisenman et al v. Qimron (30 August 2000)" (PDF).
  57. ↑ (Inggris) Birnhack, Michael D. "The Dead Sea Scrolls Case: Who Is an Author?". 23 (3) EIPR 128 (2001).
  58. ↑ (Inggris) Roberta Rosenthal Kwall, "Inspiration and Innovation: The Intrinsic Dimension of the Artistic Soul" 81 NOTRE DAME L. REV. 1945 (2006)
  59. ↑ (Inggris) David Nimmer, Authorship and Originality, 38 HOUSTON L. REV. 1, 159 (2001)
  60. ↑ (Inggris) Urszula Tempska, Originality" after the Dead Sea Scrolls Decision: Implications for the American Law of Copyright, 6 MARQ. INTELL. PROP. L. REV. 119 (2002)
  61. ↑ (Inggris) Timothy H. Lim, "Intellectual Property and the Dead Sea Scrolls," Dead Sea Discoveries Vol 9, No. 2 (2002) p. 187
  62. 1 2 3 (Inggris) Georgson, Seth (2012). Book Digitization: a Practical and Urgent Necessity for the Wisconsin Evangelical Lutheran Synod (PDF) (M.Divinity). Wisconsin Lutheran Seminary. hlm. 26. Diakses tanggal 15 December 2012.[pranala nonaktif permanen]
  63. ↑ (Inggris) Simon Rocker (16/11/2007), The Dead Sea Scrolls...made in St John’s Wood, The Jewish Chronicle, diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-26, diakses tanggal 2015-11-17 ;
  64. ↑ (Inggris) Jorg von Uthmann (18 June 2010), Exhibit offers context for Dead Sea Scrolls, HeraldTribune.com, diarsipkan dari asli tanggal 2015-11-18, diakses tanggal 2015-11-17
  65. ↑ (Inggris) ""Verbum Domini" Bible Exhibit opens in Vatican". News.va. 2012-02-29. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-11-18. Diakses tanggal 2015-11-17.
  66. ↑ (Inggris) "Qumran (non-biblical texts)". olivetree.com.
  67. 1 2 (Inggris) From Other Publishers: Dead Sea Scrolls Reader Released, diarsipkan dari asli tanggal 2013-07-01, diakses tanggal 2015-11-17
  68. ↑ (Inggris) "The Dead Sea Scrolls Reader (6 vols)". brill.nl.
  69. ↑ (Inggris) RABINOVICH, ABRAHAM (26 March 2010). "A sound in silence". Jerusalem Post. Diarsipkan dari asli tanggal 1 November 2013. Diakses tanggal 29 August 2015.
  70. ↑ (Inggris) Johannes Van Der Plitch. Radiocarbon dating and the dead sea scrolls: A comment on "REDATING" (PDF). Center for Isotope Research, Groningen University and Faculty of Archaeology, Leiden University.
  71. ↑ (Inggris) Fagan, Brian M., and Charlotte Beck, The Oxford Companion to Archeology, entry on the "Dead sea scrolls", Oxford University Press, 1996.
  72. 1 2 (Inggris) Martin G. Abegg; Peter Flint; Eugene Ulrich (7 August 2012). The Dead Sea Scrolls Bible. HarperCollins. hlm. 16–. ISBN 978-0-06-203112-9. Diakses tanggal 3 April 2013.
  73. ↑ (Inggris) Abegg et al. "The Dead Sea Scrolls Bible: The Oldest Known Bible Translated for the First Time into English." 1999.
  74. ↑ (Inggris) James VanderKam; Peter Flint (10 July 2005). The Meaning of the Dead Sea Scrolls: Their Significance For Understanding the Bible, Judaism, Jesus, and Christianity. Continuum International Publishing Group. hlm. 180–. ISBN 978-0-567-08468-2. Diakses tanggal 15 March 2013.
  75. ↑ (Inggris) Gaster, Theodor H., The Dead Sea Scriptures, Peter Smith Pub Inc., 1976. ISBN 0-8446-6702-1.
  76. ↑ (Inggris) E. Tov, "Joshua, Book of," in Encyclopedia of the Dead Sea Scrolls (eds. L. H. Schiffman and J. C. VanderKam; 2 vols.; New York: OUP, 2000) 1: 431
  77. ↑ (Inggris) von Weissenberg, Hanne. "The Twelve Minor Prophets at Qumran and the Canonical Process:Amos as a "Case Study"". Academia.edu. University of Helsinki. Diakses tanggal October 3, 2014.
  78. ↑ Ada 4 teks penggalan Aramaik dari Kitab Tobit, dan 1 teks Ibrani; (Inggris) A.A. Di Lella, New English Translation of the Septuagint, "Tobit" (PDF), 2007
  79. ↑ (Inggris) Rezetko, Robert (2013). "The Qumran Scrolls of the Book of Judges: Literary Formation, Textual Criticism, and Historical Linguistics" (PDF). Journal of Hebrew Scriptures. 13 (2): 9. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 3 October 2014.
  80. 1 2 (Inggris) Nóra Dávid; Armin Lange; Kristin De Troyer; Shani Tzoref (2012). The Hebrew Bible in Light of the Dead Sea Scrolls. Vandenhoeck & Ruprecht. hlm. 9–. ISBN 978-3-525-53555-4.
  81. ↑ (Inggris) "The Dead Sea Scrolls - Discovery and Publication". Israel Antiquities Authority. Diakses tanggal 4 May 2015.
  82. ↑ (Inggris) "History & Overview of the Dead Sea Scrolls". Jewish Virtual Library.
  83. ↑ http://lmionline.org/article_DSS-Frags.php%5B%5D
  84. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-20. Diakses tanggal 2015-11-17.
  85. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-11-15. Diakses tanggal 2015-11-17.
  86. ↑ (Inggris) Amir Drori. "The Completion of the Publication of the Scrolls". Israel Antiquities Authority.
  87. ↑ (Inggris) Pnina Shor. "Conservation of the Dead Sea Scrolls". Israel Antiquities Authority.
  88. ↑ (Inggris) "12. Dead Sea Scrolls". The Schoyen Collection.
  89. ↑ (Inggris) "The new Jordan Museum". ritmeyer.com.

Pustaka

  • Edward M. Cook, Solving the Mysteries of the Dead Sea Scrolls: New Light on the Bible, Grand Rapids, MI: Zondervan, 1994
  • Frank Moore Cross, The Ancient Library of Qumran, ed. ke-3, Minneapolis: Fortress Press, 1995. ISBN 0-8006-2807-1
  • Norman Golb, Who Wrote the Dead Sea Scrolls? The Search for the Secret of Qumran, New York: Scribner, 1995
  • Barbara Thiering, Jesus and the Riddle of the Dead Sea Scrolls, New York: Harper Collins, 1992
  • Geza Vermes, The Complete Dead Sea Scrolls in English, London: Penguin, 1998. ISBN 0-14-024501-4 (terjemahan yang baik, tetapi lengkap hanya dalam pengertian bahwa ia menyertakan terjemahan-terjemahan dari teks-teks yang lengkap, tetapi mengabaikan gulungan-gulugan yang fragmentaris dan lebih khusus lagi tidak mengikutsertakan teks-teks Alkitab.)

Sumber-sumber lain

  • Michael Wise, Martin Abegg, Jr, and Edward Cook, The Dead Sea Scrolls: A New Translation, (1996), HarperSanFrancisco paperback 1999, ISBN 0-06-069201-4, (mengandung bagian-bagian non-Alkitab dari naskah-naskahnya)
  • Martin Abegg, Jr, Peter Flint, and Eugene Ulrich, The Dead Sea Scrolls Bible: The Oldest Known Bible Translated for the First Time into English, (1999) HarperSanFrancisco paperback 2002, ISBN 0-06-060064-0, (mengandung bagian-bagian Alkitab dari naskah-naskahnya)
  • Dead Sea Scrolls Study Vol 1: 1Q1-4Q273, Vol. 2: 4Q274-11Q31, (cakram padat), Logos Research Systems, Inc., ASIN: B0002DQY7S (memuat bagian-bagian non-Alkitab dari gulungan-gulungan ini, dengan transkripsi bahasa Ibrani dan Aram yang paralel dengan terjemahan bahasa Inggris)
  • Hershel Shanks, editor, Understanding the Dead Sea Scrolls: A Reader From the Biblical Archaeology Review, Vintage Press reprint 1993, ISBN 0-679-74445-2
  • Lawrence H. Schiffman, Reclaiming the Dead Sea Scrolls: their True Meaning for Judaism and Christianity, Anchor Bible Reference Library (Doubleday) 1995, ISBN 0-385-48121-7, (meneliti gulungan-gulungan ini sebagai dokumen Yahudi, dan mengusulkan bahwa mereka berasal dari kelompok Saduki dan bukan Esene)
  • Hershel Shanks, The Mystery and Meaning of the Dead Sea Scrolls, Vintage Press 1999, ISBN 0-679-78089-0 (pengantar yang dianjurkan untuk penemuan dan sejarah penelitiannya)
  • Theodore Heline, Dead Sea Scrolls, New Age Bible & Philosophy Center, 1957, Edition cetak ulang Maret 1987, ISBN 0-933963-16-5
  • Joseph A. Fitzmyer, Responses to 101 Questions on the Dead Sea Scrolls, Paulist Press 1992, ISBN 0-8091-3348-2
  • Carsten Peter Thiede, The Dead Sea Scrolls and the Jewish Origins of Christianity, PALGRAVE 2000, ISBN 0-312-29361-5

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Dead Sea Scrolls.
Wikisource Inggris memiliki teks asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Dead Sea Scrolls
  • (Inggris) 25 Fakta menarik tentang Naskah Laut Mati
  • (Inggris) Orion Center for the Study of the Dead Sea Scrolls.
  • (Inggris) Qumran National Park Diarsipkan 2006-02-02 di Wayback Machine. - Tempat penemuan Naskah-naskah Laut Mati.
  • (Inggris) Basic Facts Regarding the Dead Sea Scrolls
  • (Inggris) Timetable of the Discovery and Debate about the Dead Sea Scrolls
  • (Inggris) Dead Sea Scrolls & Qumran Diarsipkan 2008-05-17 di Wayback Machine.
  • (Inggris) The Dead Sea Scrolls Diarsipkan 2009-03-28 di Wayback Machine. (FARMS)
  • (Inggris) Shrine of the Book - Sebagian dari gulungan-gulungan itu dapat dilihat di dalam di Museum Israel, Yerusalem
  • (Inggris) Perpustakaan Kongres AS Pameran On-line
  • (Inggris) Pedoman dengan Bahan-bahan Latar Belakang dengan hyperlink ke Pameran Harta Karun Kuno dan Naskah Laut Mati Museum Peradaban Kanada
  • (Inggris) Biblical Archeology - Artikel-artikel Arkeologi Alkitab dan Naskah-naskah Laut Mati
  • (Inggris) Open Scrolls Project - Upaya yang berlanjut terus untuk menerbitkan naskah-naskah itu di internet dalam terjemahan Inggris.
  • (Inggris) Naskah-naskah Laut Mati dan Arti Pentingnya bagi Kekristenan Diarsipkan 2006-02-20 di Wayback Machine. (MP3), oleh Jim Hamilton (dari sudut Evangelikal)
  • (Inggris) Pentingnya penemuan di Gurun Yudea Israel Antiquities Authority
  • (Inggris) Penentuan tanggal penulisan Naskah-naskah Laut Mati oleh Universitas Arizona
  • l
  • b
  • s
Naskah Laut Mati
Teks
  • 4Q106
  • 4Q107
  • 4Q108
  • 4Q120
  • 4Q175
  • 4Q240
  • 4Q246
  • 6Q6
  • 7Q5
  • 11Q5
  • 11Q13 Melkisedek
  • Dokumen Damaskus (CD)
  • Komentari Kejadian (4Q252-4Q254a)
  • Apokrifon Kejadian (1QapGen ar)
  • Gulungan Kitab Samuel
  • Gulungan Yesaya (1QIsaa)
  • Yeremia (4QJer)
  • Komentari Nahum (4QpNah)
  • Komentari Habakuk (1QpHab)
Tempat
  • Qumran (gua-gua; pekuburan)
  • Ein Feshkha
  • Kohlit
  • Gua Surat
  • Secacah
  • Wadi Murabba'at
Istilah
Eseni  · Saduki  · Penanggalan Karbon  · Ostrakon Yahad  · Pesyer  · Mesias ganda  · Guru Kebenaran  · Imam yang Jahat  · Teks penanggalan
Tokoh
  • John Marco Allegro
  • Joseph M. Baumgarten
  • Pierre Benoit
  • John J. Collins
  • Frank Moore Cross
  • Philip R. Davies
  • André Dupont-Sommer
  • Robert Eisenman
  • Hanan Eshel
  • Joseph Fitzmyer
  • Katharina Galor
  • Jamal-Dominique Hopkins
  • Jean-Baptiste Humbert
  • Florentino García Martínez
  • Norman Golb
  • Jonas C. Greenfield
  • Gerald Lankester Harding
  • Yizhar Hirschfeld
  • Ernest-Marie Laperrousaz
  • Jodi Magness
  • Józef Milik
  • Bargil Pixner
  • Elisha Qimron
  • Lawrence Schiffman
  • Solomon H. Steckoll
  • Hartmut Stegemann
  • John Strugnell
  • Eleazar Sukenik
  • Carsten Peter Thiede
  • Emanuel Tov
  • John C. Trever
  • Eugene Ulrich
  • Roland de Vaux
  • Géza Vermes
  • Yigael Yadin
  • José O'Callaghan Martínez
Lain-lain
  • AIAR
  • Shrine of the Book
  • The Orion Center
  • École Biblique
  • Discoveries in the Judaean Desert
  • Mar Samuel
  • Muhammed edh-Dhib
  • Najib Albina
Portal:Kristen  • Portal:Yahudi
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Norwegia
  • Kroasia
  • Argentina
  • Swedia
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
  • Katalonia
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Penemuan
  2. Penemuan awal (1946–1947)
  3. Pencarian gua-gua Qumran (1948–1949)
  4. Penemuan kembali gua-gua Qumran dan penemuan-penemuan gulungan baru (1949–1951)
  5. Penggalian-penggalian di Qumran (1951–1956)
  6. Fragmen dan gulungan
  7. Gua 1
  8. Gua 2
  9. Gua 3
  10. Gua 4a and 4b
  11. Gua 5
  12. Gua 6
  13. Gua 7
  14. Gua 8
  15. Gua 9
  16. Gua 10
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026