Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Surat Yohanes yang Kedua

Surat Yohanes yang Kedua adalah salah satu surat yang terdapat di dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen yang dikaitkan dengan Yohanes Penginjil, yang secara tradisional dianggap sebagai penulis dari dua surat Yohanes lainnya, dan Injil Yohanes. Surat ini ditujukan pada sebuah jemaat untuk memberikan beberapa petunjuk mengenai sikap yang harus diambil oleh jemaat-jemaat Kristen terhadap orang-orang yang diketahui telah menyebarkan ajaran yang menyesatkan. Surat ini ditulis oleh "pemimpin jemaat" kepada "Ibu yang dipilih oleh Tuhan" dan kepada anak-anaknya yang dicintai. Mungkin yang dimaksud dengan "Ibu dan anak-anaknya" ialah sebuah jemaat dan anggota-anggotanya.

Wikipedia article
Diperbarui 1 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Surat Yohanes yang Kedua
Bagian akhir dari 1 Yohanes, berlanjut ke 2 Yohanes 1:1–7 dalam Codex Sinaiticus (ca AD 350)[1]
Surat 2 Yohanes
Lembaran yang memuat Surat 2 Yohanes pada Codex Vaticanus, yang dibuat sekitar tahun 325-350 M.
KitabSurat 2 Yohanes
KategoriSurat-surat umum
Bagian Alkitab KristenPerjanjian Baru
Urutan dalam
Kitab Kristen
24
← 1 Yohanes 5
3 Yohanes →
Bagian dari Alkitab Kristen
Perjanjian Baru
Papirus 3
Lukas 7:36-37 pada Papirus 3
Injil
  • Matius
  • Markus
  • Lukas
  • Yohanes
Sejarah
Kisah Para Rasul
Surat
Surat-surat Paulus
  • Roma
  • 1 Korintus
  • 2 Korintus
  • Galatia
  • Efesus
  • Filipi
  • Kolose
  • 1 Tesalonika
  • 2 Tesalonika
  • 1 Timotius
  • 2 Timotius
  • Titus
  • Filemon
  • Ibrani
Surat-surat umum
  • Yakobus
  • 1 Petrus
  • 2 Petrus
  • 1 Yohanes
  • 2 Yohanes
  • 3 Yohanes
  • Yudas
Apokalips
Wahyu
  • Perjanjian Lama
  •  Portal Kristen
  • l
  • b
  • s
Bagian dari serial artikel tentang
Yohanes dalam Alkitab
"St Yohanes sang Penginjil" karya Domenichino (Domenico Zampieri), 1620an
Santo Yohanes sang Penginjil,
karya Domenichino
Kesusastraan Yohanes
  • Injil
  • Surat-surat
    • Pertama
    • Kedua
    • Ketiga
  • Wahyu
    • Peristiwa
Kepengarangan
  • Rasul
  • Murid yang dikasihi
  • Penginjil
  • Patmos
  • Presbiter
Kesusastraan terkait
  • Apokrifon
  • Kisah Rasul
  • Injil Tanda-Tanda
Lihat pula
  • Komunitas Yohanes
  • Logos
  • Roh Kudus dalam kesusastraan Yohanes
  • Penglihatan Yohanes
  • Tokoh Perjanjian Baru bernama Yohanes
  • l
  • b
  • s

Surat Yohanes yang Kedua[a] adalah salah satu surat yang terdapat di dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen yang dikaitkan dengan Yohanes Penginjil, yang secara tradisional dianggap sebagai penulis dari dua surat Yohanes lainnya, dan Injil Yohanes (meskipun hal ini masih diperdebatkan). Surat ini ditujukan pada sebuah jemaat untuk memberikan beberapa petunjuk mengenai sikap yang harus diambil oleh jemaat-jemaat Kristen terhadap orang-orang yang diketahui telah menyebarkan ajaran yang menyesatkan.[4] Surat ini ditulis oleh "pemimpin jemaat" (Rasul Yohanes) kepada "Ibu yang dipilih oleh Tuhan" dan kepada anak-anaknya yang dicintai. Mungkin yang dimaksud dengan "Ibu dan anak-anaknya" ialah sebuah jemaat dan anggota-anggotanya.[5]

Latar Belakang

Gambar Rasul Yohanes di minuscule 482

Penulis

Penulis surat 2 Yohanes dan 3 Yohanes adalah orang yang sama.[6] Ia memperkenalkan dirinya sebagai seorang "Penatua" (2 Yohanes 1; 3 Yohanes 1).[6] Gelar penatua merupakan sebuah gelar kehormatan yang mengandung kewibaan penulis.[6] Gelar penatua juga bukan merupakan gelar petugas/pejabat jemaat seperti dalam surat-surat pastoral.[6] Penatua adalah seorang tokoh yang berwibawa secara pribadi.[6]

Para ahli ilmu tafsir yang sesuai dengan tradisi menerima bahwa penulis Injil Yohanes dan Surat 1 Yohanes ialah rasul Yohanes, yaitu salah seorang dari keduabelas Rasul yang dipilih sendiri oleh Yesus Kristus.[6] Hal ini juga bersesuaian dengan 2 Yohanes dan 3 Yohanes yang menyatakan Si Penatua adalah rasul Yohanes.[6] Namun, dalam tradisi ditemukan juga pendapat bahwa penulis 2 Yohanes dan 3 Yohanes, yaitu "Penatua", berbeda dengan rasul Yohanes (Hieronimus, tahun 400 Masehi, Sinoda Roma tahun 382 Masehi).[6]

Tujuan Penulisan

Surat 2 Yohanes ditujukan kepada "Ibu" yang terpilih serta anak-anaknya.[6] Maksud dari penggunaan kata "ibu" bukanlah seorang ibu secara harfiah yang diketahui oleh banyak orang, melainkan ini adalah sebuah istilah untuk menggambarkan sebuah jemaat serta anggota-anggotanya.[6] 2 Yohanes 4 mengatakan hanya sebagian anggota-anggota jemaat hidup dalam kebenaran dan bagian inti surat ini adalah berupa peringatan terhadap pihak-pihak penyesat yang mengancam iman kepada Yesus Kristus.[6] Orang seharusnya berpegang teguh pada pengajaran Yesus.[6] Surat ini dengan demikian ditulis untuk membuat pembacanya siap siaga untuk menghadapi pengajar-pengajar sesat.[7]

Waktu Penulisan

Surat ini diyakini ditulis antara tahun 60-65 M.[8] Pendapat lain memberi perkiraan tahun 90-100.[9]

Teks

Surat 2 Yohanes 1-5 pada sisi recto Uncial 0232 (abad ke-5/ke-6 M).
  • Naskah aslinya ditulis dalam bahasa Yunani.
  • Sejumlah naskah kuno tertua yang memuat bagian pasal ini adalah:
    • Codex Vaticanus (~ 325-350)
    • Codex Sinaiticus (~ 330–360)
    • Codex Alexandrinus (~400-440 M)
    • Uncial 0232 (abad ke-5/ke-6 M; terlestarikan: ayat 1-9)
    • Papirus 74 (abad ke-7; terlestarikan: ayat 1,6-7,13)
  • Surat yang hanya terdiri dari satu pasal ini dibagi atas 13 ayat.

Ayat-ayat terkenal

Ayat 5

Dan sekarang aku minta kepadamu, Ibu--bukan seolah-olah aku menuliskan perintah baru bagimu, tetapi menurut perintah yang sudah ada pada kita dari mulanya--supaya kita saling mengasihi.[10]

Ayat 6

Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya. Dan inilah perintah itu, yaitu bahwa kamu harus hidup di dalam kasih, sebagaimana telah kamu dengar dari mulanya.[11]

Ayat 9

'Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.[12]

Masalah dalam surat

Masalah yang nyata dalam surat ini adalah untuk memutuskan Surat Kedua dikirimkan kepada seorang individu ataukah pada sekelompok orang.[13] Masalah ini muncul karena ada ungkapan ibu yang terpilih yang dalam bahasa Yunani memiliki arti eklekte kuria. Dalam memahami ungkapan ini, terdapat tiga cara untuk memahaminya, antara lain:[13]

  • Eklekte adalah suatu nama diri dan kuria adalah suatu alamat pemanis yang lazim.[13]
  • Ada kemungkinan untuk memahami kuria sebagai nama diri.[13]
  • Harus menyimpulkan bahwa yang dimaksud Ibu yang terpilih adalah gereja.[13]

Muatan Teologi

Edisi faksimili tahun 1911 kolom pertama dari Surat 2 Yohanes pada Codex Sinaiticus (abad ke-4).
  • Kebenaran, Kasih, dan Ketaatan

Kata kebenaran dalam bahasa Yunani diterjemahkan sebagai atletheia.[14] Kata kebenaran ini terus mendominasi bagian pembukaan surat khususnya dalam ayat 1-3.[14] Dalam ayat 2 jelas dikatakan bahwa yang dimaksud dengan kebenaran adalah iman Kristen.[14] Maksud dari kata kasih sendiri adalah sesuai dengan kebenaran Allah, yaitu kasih yang tulus, yang tidak dimotivasi oleh keinginan untuk menguntungkan diri sendiri.[14] Ketaatan juga tidak dapat dipisahkan dengan kata kasih dan kebenaran.[14] Hidup yang mengasihi berarti hidup yang berjalan menurut kehendak Allah.[14] Hidup dalam kasih sama artinya dengan hidup dalam kebenaran sesuai dengan perintah Bapa.[14] Hidup dalam kebenaran sama artinya dengan hidup dalam ketaatan.[14] Jadi, kasih, kebenaran, ketaatan merupakan sebuah rangkaian yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain.[14] Ketaatan tanpa kasih merupakan pembudakan diri, kasih tanpa ketaatan merupakan kedustaan, dan tanpa salah satu semuanya merupakan ketidakbenaran.[14]

  • Kristologi

Secara implisit, pandangan Kristologis mengenai surat 2 Yohanes terdapat dalam "Anak Bapa" dalam ayat 3.[14]

Isi

  • Pendahuluan (ayat 1-3)
  • Pentingnya kasih (ayat 4-6)
  • Peringatan terhadap ajaran-ajaran yang salah (ayat 7-11)
  • Penutup (ayat 12-13)[15]

Lihat pula

  • Injil Yohanes
  • Surat 1 Yohanes
  • Surat 3 Yohanes
  • Surat-surat Am
  • Rasul Yohanes

Catatan

  1. ↑ Kitab ini kadang-kadang disebut Surat Kedua Yohanes, atau disingkat 2 Yohanes[2] (yang juga merupakan bentuk singkatan yang paling umum).[3]
Surat Yohanes yang Kedua
Surat-surat Am
Didahului oleh:
Surat 1 Yohanes
Perjanjian Baru
Alkitab
Diteruskan oleh:
Surat 3 Yohanes

Referensi

  1. ↑ Aland, Kurt; Aland, Barbara (1995). The Text of the New Testament: An Introduction to the Critical Editions and to the Theory and Practice of Modern Textual Criticism (dalam bahasa Inggris). Diterjemahkan oleh Rhodes, Erroll F. (Edisi 2nd). Grand Rapids, MI: Wm. B. Eerdmans Publishing Co. hlm. 159. ISBN 978-0-8028-4098-1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 5, 2023.
  2. ↑ ESV Pew Bible. Wheaton, IL: Crossway. 2018. hlm. 1025. ISBN 978-1-4335-6343-0. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 3, 2021.
  3. ↑ "Bible Book Abbreviations". Logos Bible Software. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 21, 2022. Diakses tanggal April 21, 2022.
  4. ↑ (Indonesia)Donald Guthrie. 1992. Teologi Perjanjian Baru 3. Jakarta: BPK Gunung Mulia. hlm.55.
  5. ↑ Donald Guthrie, dkk. 2003. Tafsiran Alkitab Masa Kini 3: Matius-Wahyu. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF. Hlm.877.
  6. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 C. Groenen. 1984. Pengantar ke Dalam Perjanjian Baru. Yogyakarta: Kanisius. Hlm.371-374.
  7. ↑ D. Guthrie, dkk. 2003. Tafsiran Alkitab Masa Kini 3 Matius-Wahyu. Jakarta: Yayasan Bina Kasih/OMF. hal.877.
  8. ↑ John Arthur Thomas Robinson (1919-1983). "Redating the New Testament". Westminster Press, 1976. 369 halaman. ISBN 10: 1-57910-527-0; ISBN 13: 978-1-57910-527-3
  9. ↑ W. G. Kummel, "Introduction to the New Testament" (Heidelberg i963),ET 1966; 21975.
  10. ↑ 2 Yohanes 1:5
  11. ↑ 2 Yohanes 1:6
  12. ↑ 2 Yohanes 1:9
  13. 1 2 3 4 5 (Indonesia)Willian Barclay. 1990. Pemahaman Alkitab Sehari-hari: Surat-surat Yohanes dan Surat Yudas. Jakarta:BPK Gunung Mulia. Hlm.215-218
  14. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Bambang Subandrijo. 2010. Menyingkap Pesan-pesan Perjanjian Baru 2. Bandung: Bina Media Informasi. Hal. 124.
  15. ↑ Pengantar Alkitab Lembaga Alkitab Indonesia, 2002

Pranala luar

  • (Indonesia) Teks Surat Yohanes yang Kedua dari Alkitab SABDA
  • (Indonesia) Audio Surat Yohanes yang Kedua
  • (Indonesia) Referensi silang Surat Yohanes yang Kedua
  • (Indonesia) Komentari bahasa Indonesia untuk Surat Yohanes yang Kedua
  • (Inggris) Komentari bahasa Inggris untuk Surat Yohanes yang Kedua
  • l
  • b
  • s
Surat Yohanes yang Kedua • Καθολική Επιστολή Ιωάννου Β' (Katholike Epistole Ioannou B)
Alkitab
2 Yohanes 1
  • iconPortal Kristen
Nama tempat/Istilah
Antikristus • Penatua
Nama orang
Allah Bapa • Yesus Kristus
Sumber
Teks Yunani • Latin Vulgata • Versi Terjemahan Baru • Versi Wycliffe • Versi King James • Versi American Standard • Versi World English
Surat 1 Yohanes (pasal 5) ← • → Surat 3 Yohanes
  • l
  • b
  • s
Kitab-kitab dalam Alkitab
Pembagian
utama
Alkitab Ibrani/
Perjanjian Lama
(Protokanonika)
  • Kejadian
  • Keluaran
  • Imamat
  • Bilangan
  • Ulangan
  • Yosua
  • Hakim-hakim
  • Rut
  • Samuel
    • 1
    • 2
  • Raja-raja
    • 1
    • 2
  • Tawarikh
    • 1
    • 2
  • Ezra–Nehemia
    • Ezra
    • Nehemia
  • Ester
  • Ayub
  • Mazmur
  • Amsal
  • Pengkhotbah
  • Kidung Agung
  • Yesaya
  • Yeremia
  • Ratapan
  • Yehezkiel
  • Daniel
  • Dua Belas Nabi
    • Hosea
    • Yoël
    • Amos
    • Obaja
    • Yunus
    • Mikha
    • Nahum
    • Habakuk
    • Zefanya
    • Hagai
    • Zakharia
    • Maleakhi
Deuterokanonika
dan Apokrifa
  • Katolik
  • Ortodoks
  • Tobit
  • Yudit
  • Tambahan Ester
  • 1 Makabe
  • 2 Makabe
  • Kebijaksanaan
  • Sirakh
  • Barukh
    • Surat Yeremia
  • Tambahan Daniel
    • Doa Azarya dan Lagu Pujian Ketiga Pemuda
    • Susana
    • Dewa Bel dan Naga Babel
khusus Ortodoks
  • 1 Esdras
  • 2 Esdras
  • Doa Manasye
  • Mazmur 151
  • 3 Makabe
  • 4 Makabe
  • Syair Pujian
Tewahedo Ortodoks
  • Henokh
  • Yobel
  • 1, 2, dan 3 Makabian
  • Paralipomena Barukh
  • Kanon lebih luas
Suriah
  • Surat Barukh
  • 2 Barukh
  • Mazmur 152–155
Perjanjian Baru
  • Matius
  • Markus
  • Lukas
  • Yohanes
  • Kisah Para Rasul
  • Roma
  • 1 Korintus
  • 2 Korintus
  • Galatia
  • Efesus
  • Filipi
  • Kolose
  • 1 Tesalonika
  • 2 Tesalonika
  • 1 Timotius
  • 2 Timotius
  • Titus
  • Filemon
  • Ibrani
  • Yakobus
  • 1 Petrus
  • 2 Petrus
  • 1 Yohanes
  • 2 Yohanes
  • 3 Yohanes
  • Yudas
  • Wahyu
Pembagian
  • Pasal dan ayat
  • Perjanjian Lama
    • Protokanonika
    • Deuterokanonika
    • Apokrifa
    • Taurat
    • Sejarah
    • Puisi
      • Hikmat
    • Kenabian
      • Besar
      • Kecil
  • Perjanjian Baru
    • Injil
      • Sinoptik
    • Sejarah kerasulan
    • Epistola
      • Paulus
      • Umum
      • Yohanes
      • Pastoral
    • Apokalips
      • Sastra
Perkembangan
  • Kanon Perjanjian Lama
  • Kanon Perjanjian Baru
  • Antilegomena
  • Kanon Yahudi
  • Kanon Kristen
Naskah
  • Naskah Laut Mati
  • Taurat Samaria
  • Septuaginta
  • Targum
  • Diatessaron
  • Fragmen Muratori
  • Pesyita
  • Vetus Latina
  • Teks Masoret
  • Kategori Naskah Perjanjian Baru
  • Papirus Perjanjian Baru
  • Uncial Perjanjian Baru
Lihat pula
  • Kanon Alkitab
  • Penulis
  • Terjemahan Alkitab
  • Kitab lain yang dikutip dalam Kitab Suci
  • Pseudopigrafa
    • daftar
  • Apokrifa Perjanjian Baru
  • Studi Alkitab
  • Sinode Hippo
  • Kritik teks
  • Kata serapan dari bahasa Tamil Kuno dalam bahasa Ibrani Alkitabiah
  • Kategori
  • Portal
  • BukuWiki
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
    • 2
    • 3
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Latvia
  • Polandia
Lain-lain
  • IdRef
  • MusicBrainz work

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar Belakang
  2. Penulis
  3. Tujuan Penulisan
  4. Waktu Penulisan
  5. Teks
  6. Ayat-ayat terkenal
  7. Ayat 5
  8. Ayat 6
  9. Ayat 9
  10. Masalah dalam surat
  11. Muatan Teologi
  12. Isi
  13. Lihat pula
  14. Catatan
  15. Referensi
  16. Pranala luar

Artikel Terkait

Surat Petrus yang Kedua

artikel daftar Wikimedia

Surat-surat Yohanes

Surat-surat Yohanes adalah tiga surat-surat Katolik dari Perjanjian Baru, yang diyakini ditulis pada tahun 85–100 Masehi. Pengarang dari surat-surat tersebut

Surat Paulus yang Kedua kepada Jemaat di Korintus

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026