Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Surat Paulus kepada Jemaat di Efesus

Surat Paulus kepada Jemaat di Efesus adalah surat Paulus dan kitab kesepuluh dalam Perjanjian Baru Alkitab Kristen. Surat ini merupakan salah satu tulisan kanonik yang membentuk identitas Kristen awal dan secara tradisional dikelompokkan dengan surat-surat yang dikaitkan dengan Rasul Paulus. Secara tradisional diyakini ditulis oleh Rasul Paulus sekitar tahun 62 M selama ia dipenjara di Roma, Surat Efesus sangat mirip dengan Surat Kolose dan dianggap ditujukan kepada gereja di Efesus. Akan tetapi, banyak sarjana modern membantah kepenulisan Paulus dan menyatakan bahwa surat ini ditulis antara tahun 70–100 M sebagai surat edaran, dengan alasan perbedaan gaya bahasa, kurangnya referensi pribadi, dan nama tempat yang hilang dalam naskah-naskah awal.

artikel daftar Wikimedia
Diperbarui 9 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Surat Paulus kepada Jemaat di Efesus
Efesus 6:8–18 pada Papirus 46 (fol. 157 verso; ca tahun 200 M)[1]
Bagian dari Alkitab Kristen
Perjanjian Baru
Papirus 3
Lukas 7:36-37 pada Papirus 3
Injil
  • Matius
  • Markus
  • Lukas
  • Yohanes
Sejarah
Kisah Para Rasul
Surat
Surat-surat Paulus
  • Roma
  • 1 Korintus
  • 2 Korintus
  • Galatia
  • Efesus
  • Filipi
  • Kolose
  • 1 Tesalonika
  • 2 Tesalonika
  • 1 Timotius
  • 2 Timotius
  • Titus
  • Filemon
  • Ibrani
Surat-surat umum
  • Yakobus
  • 1 Petrus
  • 2 Petrus
  • 1 Yohanes
  • 2 Yohanes
  • 3 Yohanes
  • Yudas
Apokalips
Wahyu
  • Perjanjian Lama
  •  Portal Kristen
  • l
  • b
  • s
Efesus 6:8–18 pada Papirus 46 (recto; sekitar tahun 200 M)

Surat Paulus kepada Jemaat di Efesus[a] adalah surat Paulus dan kitab kesepuluh dalam Perjanjian Baru Alkitab Kristen. Surat ini merupakan salah satu tulisan kanonik yang membentuk identitas Kristen awal dan secara tradisional dikelompokkan dengan surat-surat yang dikaitkan dengan Rasul Paulus. Secara tradisional diyakini ditulis oleh Rasul Paulus sekitar tahun 62 M selama ia dipenjara di Roma, Surat Efesus sangat mirip dengan Surat Kolose dan dianggap ditujukan kepada gereja di Efesus (sekarang di wilayah negara Turki).[4] Akan tetapi, banyak sarjana modern membantah kepenulisan Paulus dan menyatakan bahwa surat ini ditulis antara tahun 70–100 M sebagai surat edaran, dengan alasan perbedaan gaya bahasa, kurangnya referensi pribadi, dan nama tempat yang hilang dalam naskah-naskah awal.[5]

Menurut Kitab Kisah Para Rasul, Paulus sempat mengunjungi Efesus sebelum kembali untuk membangun kehadiran gereja yang kuat di sana selama tiga tahun, di mana Injil menyebar luas ke seluruh Asia Kecil (Anatolia), Turki dan ia kemudian menyampaikan pidato perpisahan kepada para penatua Efesus yang sangat mirip dengan tema-tema dalam Surat Efesus.

Surat Efesus mengemukakan visi teologis tentang rencana Allah untuk mempersatukan seluruh ciptaan di dalam Kristus dan mendorong jemaat untuk mewujudkan kesatuan itu melalui rekonsiliasi lintas batas etnis dan perilaku kudus dalam hubungan sehari-hari.[6][7][8][9]

Efesus 5:22–6:9 menguraikan peran hierarkis dalam rumah tangga, yang ditafsirkan oleh sebagian orang sebagai kepatuhan bersama, sementara yang lain melihatnya sebagai unilateral. Efesus 6:5 secara historis digunakan untuk membenarkan perbudakan di Amerika Serikat bagian Selatan.

Latar Belakang

Paulus menulis Surat-suratnya, dari abad ke-16 (Blaffer Foundation Collection, Houston, Texas).

Surat Efesus ini, ditulis oleh Paulus ketika dia sedang berada dalam penjara. Ketika Paulus menuliskan surat kepada jemaat Efesus, tentu saja dia mempunyai tujuan dan ada hal yang menjadi motifasi dia untuk menulis surat tersebut.[10] Tujuan Paulus menulis surat kepada jemaat Efesus, didukung oleh keadaan masyarakat Efesus Diarsipkan 2021-01-18 di Wayback Machine. pada saat itu. Keadaan masyarakat Efesus pada saat itu adalah masih melakukan penyembahan terhadap Dewa Yunani. Dewa yang mereka sembah pada saat itu adalah mereka sebut dewi Artemis. Mereka memahami dengan memercayai bahwa dewi Artemis ini adalah Dewa kesuburan. Selain itu juga mereka melakukan penyembahan dan tunduk kepada Kaisar. Melihat keadaan ini tergeraklah hati Paulus untuk mengirimkan suratnya kepada jemaat di Efesus.

Surat ini berisikan nasihat, perintah, dan himbauan untuk hidup dalam Kristus.[11] Dalam surat ini penulisnya menekankan Rencana Tuhan agar "Seluruh alam, baik yang di surga maupun yang di bumi, menjadi satu dengan Kristus sebagai kepala" (1:10).[12] Surat ini merupakan juga seruan kepada umat Tuhan supaya mereka menghayati makna rencana agung dari Tuhan itu untuk mempersatukan seluruh umat manusia melalui Yesus Kristus.[12]

Di dalam bagian pertama surat Efesus ini dikemukakan bagaimana penyatuan itu terjadi. Untuk menjelaskan hal itu ia meniceritakan bagaimana Tuhan telah memilih umat-Nya, bagaimana Tuhan melalui Yesus Kristus, Anak-Nya, mengampuni dan membebaskan umat-Nya dari dosa, dan bagaimana janji Tuhan itu dijamin oleh Roh Kudus. Di dalam bagian kedua, diserukan kepada para pembacanya supaya mereka hidup rukun dalam kesatuan mereka sebagai umat yang percaya kepada Kristus dapat terlaksana.

Untuk menunjukkan bahwa umat Tuhan sudah menjadi satu karena bersatu dengan Kristus, penulis memakai beberapa kiasan. Jemaat adalah seperti tubuh dengan Kristus sebagai kepalanya, atau seperti sebuah bangunan yang batu sendinya ialah Kristus, atau seperti seorang isteri dengan Kristus sebagai suaminya. Penulis sangat terharu ketika mengingat akan rahmat Tuhan melalui Kristus, sehingga ungkapan-ungkapan yang dipakainya dalam suratnya menunjukkan bahwa hatinya makin meluap dengan perasaan syukur dan pujian kepada Tuhan. Segala sesuatu ditinjaunya dari segi kasih Kristus, dari segi pengurbanan-Nya, pengampunan-Nya, kebaikan hati-Nya dan kesucian-Nya.

Waktu penulisan

Surat ini diyakini ditulis di akhir musim panas (sekitar Agustus-September) tahun 58 M.[13] Pendapat lain memberi perkiraan tahun 57-59.[14]

Ayat-ayat terkenal

  • Efesus 2:8–9: Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
  • Efesus 2:10: Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.
  • Efesus 2:19–20: Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
  • Efesus 6:11–12: Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
  • Efesus 6:14–18: Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, dalam segala doa dan permohonan.

Isi Kitab

Surat Efesus dibagi menjadi 6 pasal.[15]

Pasal 1

Terdiri dari 23 ayat. Pasal pertama ini berisi salam Paulus bagi jemaat Efesus, menceritakan tentang kekayaan orang-orang yang terpilih, dan untuk pengertian tentang kemuliaan Kristus

Pasal 2

Terdiri dari 22 ayat. Pasal kedua ini menceritakan bahwa semua orang percaya ada dalam kasih karunia, dan dipersatukan dalam Kristus.

Pasal 3

Terdiri dari 21 ayat. Pasal ketiga ini berisikan tentang rahasia panggilan bagi orang-orang bukan Yahudi, dan doa Paulus bagi jemaat Efesus.

Pasal 4

Terdiri dari 32 ayat. Pasal ini berisikan tentang kesatuan jemaat dan karunia yang berbeda-beda, dan maksud dari manusia baru.

Pasal 5

Terdiri dari 33 ayat; berisikan tentang perilaku hidup sebagi anak-anak terang, dan kasih Kristus adalah dasar hidup suami isteri.

Pasal 6

Terdiri dari 24 ayat. Berisikan tentang ketaatan dan kasih terhadap orang menjadi tuan kita di dunia, sebagaimana kita taat dan mengasihi Kristus, serta perlengkapan-perlengkapan rohani. Pada akhir pasal 6 ini, Paulus menutupnya dengan salam kepada jemaat Efesus, yaitu "Kasih karunia menyertai semua orang yang mengasihi Tuhan kita Yesus Kristus dengan kasih yang tidak binasa".

Pendirian gereja di Efesus

Kedatangan Paulus yang pertama dan tergesa-gesa dalam periode 3 bulan ke Efesus dicatat pada Kisah Para Rasul 18:19–21. Pekerjaan yang dimulainya kemudian diteruskan oleh Apolos bersama Akwila dan Priskila.[16] Pada kunjungan kedua di awal tahun berikutnya, Paulus tinggal di Efesus selama "tiga tahun", karena ia melihat "di sini banyak kesempatan bagiku untuk mengerjakan pekerjaan yang besar dan penting, sekalipun ada banyak penentang."[17] dan gereja di sana dibangun dan diperkuat berkat kerja kerasnya di sana.[18] Dari Efesus, Injil menyebar ke luar daerah "hampir di seluruh Asia (Kecil)."[19] Firman Allah "bertumbuh dan berkuasa dengan kuat" sekalipun ia mengalami banyak tentangan dan penganiayaan.

Pada perjalanan terakhirnya ke Yerusalem, kapal rasul Paulus berlabuh di Miletus, maka ia mengutus orang untuk memanggil para penatua jemaat di Efesus untuk datang menemuinya dan ia memberikan wejangan pengutusan perpisahannya karena tidak berharap dapat melihat mereka lagi.[20]

Berikut adalah sejumlah paralel kata atau frasa khusus yang dapat dilacak antara surat ini dan pesan pengutusannya kepada jemaat Efesus di Miletus:

  1. Kisah Para Rasul 20:19 = Efesus 4:2. ταπεινοφροσύνη tapeinophrosynē, kerendahan hati, rendah hati.
  2. Kisah Para Rasul 20:27 = Efesus 1:11. βουλή boulé, maksud (Allah), rencana pasti (ilahi).
  3. Kisah Para Rasul 20:32 = Efesus 3:20. δύναμαι dynamai, kuasa, kemampuan, kesanggupan untuk bertindak.
  4. Kisah Para Rasul 20:32 = Efesus 2:20: οἰκοδομέω oikodomeó, dibangun (di atas suatu landasan/dasar).
  5. Kisah Para Rasul 20:32 = Efesus 1:14,18: κληρονομία klēronomia, artinya "warisan, hadiah yang dijanjikan" (bahasa Inggris: inheritance, heritagecode: en is deprecated ) atau "bagian (yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus)."

Pengutipan

Surat Efesus ditemukan pada dua kanon paling tua, susunan Marcion (yang memberinya judul “Surat Laodikea”) dan Kanon Muratori. Juga dikutip oleh para bapa gereja seperti Klemens dari Roma, Hermas, Barnabas, Ignatius, dan Polikarpus, demikian pula Tertullian, Klemens dari Aleksandria, dan Origenes. Naskah ini juga dijumpai di antara surat-surat Paulus pada Papirus 46, salah satu naskah tertua yang diperkirakan dibuat pada abad ke-2, meskipun ada yang berpendapat dibuat pada tahun 70 M.[21]

Lihat pula

  • Efesus
  • Surat-surat Paulus
  • Kisah Para Rasul

Catatan

  1. ↑ Buku ini kadang-kadang disebut Surat Paulus kepada Jemaat di Efesus, atau cukup Efesus.[2] Umumnya disingkat menjadi "Eph."[3]
Surat Paulus kepada Jemaat di Efesus
Surat-surat Paulus
Didahului oleh:
Surat Galatia
Perjanjian Baru
Alkitab
Diteruskan oleh:
Surat Filipi

Referensi

  1. ↑ Aland, Kurt; Aland, Barbara (1995). The Text of the New Testament: An Introduction to the Critical Editions and to the Theory and Practice of Modern Textual Criticism (dalam bahasa Inggris). Diterjemahkan oleh Rhodes, Erroll F. (Edisi 2nd). Grand Rapids, MI: Wm. B. Eerdmans Publishing Co. hlm. 159. ISBN 978-0-8028-4098-1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 5, 2023.
  2. ↑ ESV Pew Bible. Wheaton, IL: Crossway. 2018. hlm. 976. ISBN 978-1-4335-6343-0. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 June 2021.
  3. ↑ "Bible Book Abbreviations". Logos Bible Software. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 April 2022. Diakses tanggal 21 April 2022.
  4. ↑ (Indonesia)William Barclay.1983, Pemahman Alkitab Setiap Hari. Jakarta:BPK Gunung Mulia. Hlm.91.
  5. ↑ Ehrman, Bart D. (2004). The New Testament: A Historical Introduction to the Early Christian Writings. New York: Oxford. hlm. 381–84. ISBN 0-19-515462-2.
  6. ↑ Wallace, Daniel B. "Ephesians:Introduction, Argument, and Outline." Bible.org, 1 January 2010
  7. ↑ Witherington III, Ben (2007). The Letters to Philemon, the Colossians, and the Ephesians: A Socio-Rhetorical Commentary. Grand Rapids, MI: William B. Eerdmans.
  8. ↑ Efesus 5:1–2
  9. ↑ Thompson, Frank C. Thompson Chain Reference Study Bible (NIV). Kirkbride Bible Company, 2000. ISBN 978-0-88707-009-9
  10. ↑ (Inggris)Francis Foulkes.1991, New Testament Commentaries, USA:Grand Rapids. Hlm. 19-20.
  11. ↑ (Indonesia)PT. Nilakandi.1982 Tafsiran Alkitab Masa Kini 3. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hlm. 597-599.
  12. 1 2 (Indonesia)J.L. Abineno.1997,Tafsiran Alkitab Surat Efesus, Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hlm.1-3.
  13. ↑ John Arthur Thomas Robinson (1919-1983). "Redating the New Testament". Westminster Press, 1976. 369 halaman. ISBN 10: 1-57910-527-0; ISBN 13: 978-1-57910-527-3
  14. ↑ A. Harnack, Geschichte der altchristlichen Litteratur bis Eusehius, Leipzig 1893-7, vol. II.
  15. ↑ (Inggris)Andrew T.Lincoln.1990, Word Biblical Commentary Ephesians, USA:Word Books,Publisher.Hlm.1-20.
  16. ↑ Kisah Para Rasul 18:24–26
  17. ↑ 1 Korintus 16:9
  18. ↑ Kisah Para Rasul 20:20,31
  19. ↑ Kisah Para Rasul 19:26
  20. ↑ Kisah Para Rasul 20:18–35
  21. ↑ Ephesians: Introduction, Argument, and Outline oleh Daniel B. Wallace, professor of New Testament Studies pada Dallas Theological Seminary.

Pranala luar

  • l
  • b
  • s
Surat Paulus kepada Jemaat di Efesus • Επιστολή προς Εφεσίους (Epistole pros Ephesious)
Alkitab
Pasal
Efesus 1 • 2 • 3 • 4 • 5 • 6
Ayat
  • 5:21
  • iconPortal Kristen
Nama tempat/Istilah
  • Efesus
  • Perlengkapan senjata Allah
  • Yerusalem
Nama orang
Paulus • Tikhikus • Yesus Kristus
Sumber
Teks Yunani • Latin Vulgata • Versi Terjemahan Baru • Versi Wycliffe • Versi King James • Versi American Standard • Versi World English
Surat Galatia (pasal 6) • Surat Filipi (pasal 1)
  • l
  • b
  • s
Kitab-kitab dalam Alkitab
Pembagian
utama
Alkitab Ibrani/
Perjanjian Lama
(Protokanonika)
  • Kejadian
  • Keluaran
  • Imamat
  • Bilangan
  • Ulangan
  • Yosua
  • Hakim-hakim
  • Rut
  • Samuel
    • 1
    • 2
  • Raja-raja
    • 1
    • 2
  • Tawarikh
    • 1
    • 2
  • Ezra–Nehemia
    • Ezra
    • Nehemia
  • Ester
  • Ayub
  • Mazmur
  • Amsal
  • Pengkhotbah
  • Kidung Agung
  • Yesaya
  • Yeremia
  • Ratapan
  • Yehezkiel
  • Daniel
  • Dua Belas Nabi
    • Hosea
    • Yoël
    • Amos
    • Obaja
    • Yunus
    • Mikha
    • Nahum
    • Habakuk
    • Zefanya
    • Hagai
    • Zakharia
    • Maleakhi
Deuterokanonika
dan Apokrifa
  • Katolik
  • Ortodoks
  • Tobit
  • Yudit
  • Tambahan Ester
  • 1 Makabe
  • 2 Makabe
  • Kebijaksanaan
  • Sirakh
  • Barukh
    • Surat Yeremia
  • Tambahan Daniel
    • Doa Azarya dan Lagu Pujian Ketiga Pemuda
    • Susana
    • Dewa Bel dan Naga Babel
khusus Ortodoks
  • 1 Esdras
  • 2 Esdras
  • Doa Manasye
  • Mazmur 151
  • 3 Makabe
  • 4 Makabe
  • Syair Pujian
Tewahedo Ortodoks
  • Henokh
  • Yobel
  • 1, 2, dan 3 Makabian
  • Paralipomena Barukh
  • Kanon lebih luas
Suriah
  • Surat Barukh
  • 2 Barukh
  • Mazmur 152–155
Perjanjian Baru
  • Matius
  • Markus
  • Lukas
  • Yohanes
  • Kisah Para Rasul
  • Roma
  • 1 Korintus
  • 2 Korintus
  • Galatia
  • Efesus
  • Filipi
  • Kolose
  • 1 Tesalonika
  • 2 Tesalonika
  • 1 Timotius
  • 2 Timotius
  • Titus
  • Filemon
  • Ibrani
  • Yakobus
  • 1 Petrus
  • 2 Petrus
  • 1 Yohanes
  • 2 Yohanes
  • 3 Yohanes
  • Yudas
  • Wahyu
Pembagian
  • Pasal dan ayat
  • Perjanjian Lama
    • Protokanonika
    • Deuterokanonika
    • Apokrifa
    • Taurat
    • Sejarah
    • Puisi
      • Hikmat
    • Kenabian
      • Besar
      • Kecil
  • Perjanjian Baru
    • Injil
      • Sinoptik
    • Sejarah kerasulan
    • Epistola
      • Paulus
      • Umum
      • Yohanes
      • Pastoral
    • Apokalips
      • Sastra
Perkembangan
  • Kanon Perjanjian Lama
  • Kanon Perjanjian Baru
  • Antilegomena
  • Kanon Yahudi
  • Kanon Kristen
Naskah
  • Naskah Laut Mati
  • Taurat Samaria
  • Septuaginta
  • Targum
  • Diatessaron
  • Fragmen Muratori
  • Pesyita
  • Vetus Latina
  • Teks Masoret
  • Kategori Naskah Perjanjian Baru
  • Papirus Perjanjian Baru
  • Uncial Perjanjian Baru
Lihat pula
  • Kanon Alkitab
  • Penulis
  • Terjemahan Alkitab
  • Kitab lain yang dikutip dalam Kitab Suci
  • Pseudopigrafa
    • daftar
  • Apokrifa Perjanjian Baru
  • Studi Alkitab
  • Sinode Hippo
  • Kritik teks
  • Kata serapan dari bahasa Tamil Kuno dalam bahasa Ibrani Alkitabiah
  • Kategori
  • Portal
  • BukuWiki
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
    • 2
    • 3
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Kroasia
  • Argentina
  • Swedia
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
  • Katalonia
Lain-lain
  • IdRef
  • MusicBrainz work

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar Belakang
  2. Waktu penulisan
  3. Ayat-ayat terkenal
  4. Isi Kitab
  5. Pasal 1
  6. Pasal 2
  7. Pasal 3
  8. Pasal 4
  9. Pasal 5
  10. Pasal 6
  11. Pendirian gereja di Efesus
  12. Pengutipan
  13. Lihat pula
  14. Catatan
  15. Referensi
  16. Pranala luar

Artikel Terkait

Wikimedia Foundation

organisasi amal asal Amerika Serikat

Pemblokiran Wikimedia di Indonesia

pembatasan domain auth.wikimedia.org di Indonesia

Wikikamus bahasa Banjar

Wiktionary berbahasa Banjar

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026