Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Surat Yohanes yang Ketiga

Surat Yohanes yang Ketiga adalah bagian kitab ketiga terakhir dari Perjanjian Baru dalam Alkitab Kristen secara keseluruhan, dan dikaitkan dengan Yohanes Penginjil, yang secara tradisional dianggap sebagai penulis Injil Yohanes dan dua surat Yohanes lainnya. Merupakan surat yang ditujukan untuk melawan para pemimpin palsu yang menganggu kehidupan jemaat. Surat ini ditulis oleh "pemimpin jemaat" kepada seorang pemuka jemaat yang bernama Gayus. Penulis surat ini memuji Gayus karena bantuannya kepada orang-orang Kristen lainnya. Ia juga memperingatkan Gayus terhadap seorang laki-laki bernama Diotrefes. Gayus dalam 3 Yohanes tidak diketahui secara jelas, yang cukup jelas hanyalah ia memegang peranan penting dalam jemaat setempat. Surat ini ditutup seperti 2 Yohanes. Dikirim salam dari teman-teman Gayus dan kepada sahabat-sahabat ditempat tinggal yang isinya adalah bagaimana seharusnya hidup berjemaat.

Wikipedia article
Diperbarui 1 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Surat Yohanes yang Ketiga
Bagian akhir dari 2 Yohanes, yang berlanjut ke 3 Yohanes, bersamaan dengan permulaan kitab Yudas di Codex Sinaiticus (ca 350 Masehi)[1]
Surat Yohanes yang Ketiga
Gambar Rasul Yohanes di minuscule 482.
KitabSurat 3 Yohanes
KategoriSurat-surat umum
Bagian Alkitab KristenPerjanjian Baru
Urutan dalam
Kitab Kristen
25
← 2 Yohanes
Surat Yudas →
Bagian dari Alkitab Kristen
Perjanjian Baru
Papirus 3
Lukas 7:36-37 pada Papirus 3
Injil
  • Matius
  • Markus
  • Lukas
  • Yohanes
Sejarah
Kisah Para Rasul
Surat
Surat-surat Paulus
  • Roma
  • 1 Korintus
  • 2 Korintus
  • Galatia
  • Efesus
  • Filipi
  • Kolose
  • 1 Tesalonika
  • 2 Tesalonika
  • 1 Timotius
  • 2 Timotius
  • Titus
  • Filemon
  • Ibrani
Surat-surat umum
  • Yakobus
  • 1 Petrus
  • 2 Petrus
  • 1 Yohanes
  • 2 Yohanes
  • 3 Yohanes
  • Yudas
Apokalips
Wahyu
  • Perjanjian Lama
  •  Portal Kristen
  • l
  • b
  • s
Bagian dari serial artikel tentang
Yohanes dalam Alkitab
"St Yohanes sang Penginjil" karya Domenichino (Domenico Zampieri), 1620an
Santo Yohanes sang Penginjil,
karya Domenichino
Kesusastraan Yohanes
  • Injil
  • Surat-surat
    • Pertama
    • Kedua
    • Ketiga
  • Wahyu
    • Peristiwa
Kepengarangan
  • Rasul
  • Murid yang dikasihi
  • Penginjil
  • Patmos
  • Presbiter
Kesusastraan terkait
  • Apokrifon
  • Kisah Rasul
  • Injil Tanda-Tanda
Lihat pula
  • Komunitas Yohanes
  • Logos
  • Roh Kudus dalam kesusastraan Yohanes
  • Penglihatan Yohanes
  • Tokoh Perjanjian Baru bernama Yohanes
  • l
  • b
  • s

Surat Yohanes yang Ketiga[a] adalah bagian kitab ketiga terakhir dari Perjanjian Baru dalam Alkitab Kristen secara keseluruhan, dan dikaitkan dengan Yohanes Penginjil, yang secara tradisional dianggap sebagai penulis Injil Yohanes dan dua surat Yohanes lainnya. Merupakan surat yang ditujukan untuk melawan para pemimpin palsu yang menganggu kehidupan jemaat.[4] Surat ini ditulis oleh "pemimpin jemaat" (Rasul Yohanes) kepada seorang pemuka jemaat yang bernama Gayus.[4] Penulis surat ini memuji Gayus karena bantuannya kepada orang-orang Kristen lainnya.[4] Ia juga memperingatkan Gayus terhadap seorang laki-laki bernama Diotrefes.[4] Gayus dalam 3 Yohanes tidak diketahui secara jelas, yang cukup jelas hanyalah ia memegang peranan penting dalam jemaat setempat.[5] Surat ini ditutup seperti 2 Yohanes. Dikirim salam dari teman-teman Gayus dan kepada sahabat-sahabat ditempat tinggal yang isinya adalah bagaimana seharusnya hidup berjemaat.[5]

Penulis

Surat 3 Yohanes sebetulnya merupakan sebuah kesatuan dengan surat 2 Yohanes.[6] Pengarang surat ini menyebut dirinya penatua (3 Yoh 1).[6] Sebutan penatua sebetulnya menunjuk pada dua kemungkinan:[4]

  1. Seorang anggota presbuterion yang tak dikenal, yang menggunakan sebutan itu dengan maksud tertentu dan tidak diketahui.[4]
  2. Seorang yang oleh Papias, Irenaeus, dan Klemens (Clemens) disebut sebagai penjaga tradisi apostolik.[4]

Waktu Penulisan

Surat ini diyakini ditulis antara tahun 60-65 M.[7] Pendapat lain memberi perkiraan tahun 90-100.[8]

Teks

  • Naskah aslinya ditulis dalam bahasa Yunani.
  • Sejumlah naskah kuno tertua yang memuat bagian pasal ini adalah:
    • Codex Vaticanus (~ 325-350)
    • Codex Sinaiticus (~ 330–360)
    • Codex Alexandrinus (~400-440 M)
    • Codex Ephraemi Rescriptus (~450 M; terlestarikan: ayat 3-15)
    • Papirus 74 (abad ke-7; terlestarikan: ayat 6,12)
  • Surat yang hanya terdiri dari satu pasal ini dibagi atas 15 ayat.

Ayat-ayat terkenal

  • 3 Yohanes 1:5: Saudaraku yang kekasih, engkau bertindak sebagai orang percaya, di mana engkau berbuat segala sesuatu untuk saudara-saudara, sekalipun mereka adalah orang-orang asing.
  • 3 Yohanes 1:11: Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.

Sifat dan Maksud

Surat Yohanes yang ketiga memiliki masalah dan situasi yang sama dengan Surat 1 Yohanes dan 2 Yohanes.[9] Dalam surat ini juga terdapat pengajar-pengajar palsu yang mengajarkan ajaran yang bertentangan dengan kekristenan.[9] Dengan demikian, surat ini memiliki maksud untuk memperingatkan para pembacanya agar siap siaga menghadapi para pengajar sesat.[9]

Muatan Teologi

Mengambil Bagian Dalam Pekerjaan Gereja

Dalam surat ini, terdapat seorang tokoh yang berperan yaitu yang bernama Gayus.[10] Sang penatua dalam surat ini memuji kebaikan Gayus sebagai contoh yang patut ditiru.[10] Dia menyatakan tindakan menolong para utusan gerejawi merupakan tindakan yang seharusnya dilakukan seluruh umat Kristen.[10] Dalam hubungan ini, yaitu menolong para utusan, Gayus telah mengambil bagian dalam pekerjaan untuk kebenaran.[10]

Isi

  • Pendahuluan 1-4
  • Gayus dipuji 5-8
  • Diotrefes disalahkan 9-10
  • Demetrius dipuji 11-12
  • Penutup 13-15

Lihat pula

  • Injil Yohanes
  • Surat 1 Yohanes
  • Surat 2 Yohanes
  • Yohanes (Yohanes sang Penginjil)
Surat Yohanes yang Ketiga
Surat-surat Am
Didahului oleh:
Surat 2 Yohanes
Perjanjian Baru
Alkitab
Diteruskan oleh:
Surat Yudas

Referensi

  1. ↑ Aland, Kurt; Aland, Barbara (1995). The Text of the New Testament: An Introduction to the Critical Editions and to the Theory and Practice of Modern Textual Criticism (dalam bahasa Inggris). Diterjemahkan oleh Rhodes, Erroll F. (Edisi 2nd). Grand Rapids, MI: Wm. B. Eerdmans Publishing Co. hlm. 159. ISBN 978-0-8028-4098-1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 5, 2023.
  2. ↑ ESV Pew Bible. Wheaton, IL: Crossway. 2018. hlm. 1026. ISBN 978-1-4335-6343-0. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 3, 2021.
  3. ↑ "Bible Book Abbreviations". Logos Bible Software. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 21, 2022. Diakses tanggal April 21, 2022.
  4. 1 2 3 4 5 6 7 Bambang Subandrijo. 2010. Menyingkap Pesan-pesan Perjanjian Baru 2. Bandung: Bina Media Informasi. Hal. 130.
  5. 1 2 C. Groenen. 1984. Pengantar ke Dalam Perjanjian Baru. Yogyakarta: Kanisius. Hlm.394-398.
  6. 1 2 M. E . Duyverman. 1992. Pembimbing ke Dalam Perjanjian Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia. hal. 200.
  7. ↑ John Arthur Thomas Robinson (1919-1983). "Redating the New Testament". Westminster Press, 1976. 369 halaman. ISBN 10: 1-57910-527-0; ISBN 13: 978-1-57910-527-3
  8. ↑ W. G. Kummel, "Introduction to the New Testament" (Heidelberg i963),ET 1966; 21975.
  9. 1 2 3 D. Guthrie, dkk. 2003. Tafsiran Alkitab Masa Kini 3 Matius-Wahyu. Jakarta: Yayasan Bina Kasih/OMF. hal.877.
  10. 1 2 3 4 Samuel Benyamin Hakh. 2010. Perjanjian Baru: Sejarah, Pengantar dan pokok-pokok Teologisnya. Bandung: Bina Media Informasi. Hal. 367.

Catatan

  1. ↑ Kitab ini kadang-kadang disebut Surat Ketiga Yohanes, atau disingkat 3 Yohanes[2] (yang juga merupakan bentuk singkatan yang paling umum).[3]

Pustaka tambahan

  • Pengantar Alkitab Lembaga Alkitab Indonesia, 2002

Pranala luar

  • (Indonesia) Teks Surat Yohanes yang Ketiga dari Alkitab SABDA
  • (Indonesia) Audio Surat Yohanes yang Ketiga
  • (Indonesia) Referensi silang Surat Yohanes yang Ketiga
  • (Indonesia) Komentari bahasa Indonesia untuk Surat Yohanes yang Ketiga
  • (Inggris) Komentari bahasa Inggris untuk Surat Yohanes yang Ketiga
  • l
  • b
  • s
Surat Yohanes yang Ketiga • Καθολική Επιστολή Ιωάννου Γ' (Katholike Epistole Ioannou Γ)
Alkitab
3 Yohanes 1
  • iconPortal Kristen
Nama tempat/Istilah
Penatua
Nama orang
Gayus • Demetrius • Diotrefes
Sumber
Teks Yunani • Latin Vulgata • Versi Terjemahan Baru • Versi Wycliffe • Versi King James • Versi American Standard • Versi World English
Surat 2 Yohanes ← • → Surat Yudas
  • l
  • b
  • s
Kitab-kitab dalam Alkitab
Pembagian
utama
Alkitab Ibrani/
Perjanjian Lama
(Protokanonika)
  • Kejadian
  • Keluaran
  • Imamat
  • Bilangan
  • Ulangan
  • Yosua
  • Hakim-hakim
  • Rut
  • Samuel
    • 1
    • 2
  • Raja-raja
    • 1
    • 2
  • Tawarikh
    • 1
    • 2
  • Ezra–Nehemia
    • Ezra
    • Nehemia
  • Ester
  • Ayub
  • Mazmur
  • Amsal
  • Pengkhotbah
  • Kidung Agung
  • Yesaya
  • Yeremia
  • Ratapan
  • Yehezkiel
  • Daniel
  • Dua Belas Nabi
    • Hosea
    • Yoël
    • Amos
    • Obaja
    • Yunus
    • Mikha
    • Nahum
    • Habakuk
    • Zefanya
    • Hagai
    • Zakharia
    • Maleakhi
Deuterokanonika
dan Apokrifa
  • Katolik
  • Ortodoks
  • Tobit
  • Yudit
  • Tambahan Ester
  • 1 Makabe
  • 2 Makabe
  • Kebijaksanaan
  • Sirakh
  • Barukh
    • Surat Yeremia
  • Tambahan Daniel
    • Doa Azarya dan Lagu Pujian Ketiga Pemuda
    • Susana
    • Dewa Bel dan Naga Babel
khusus Ortodoks
  • 1 Esdras
  • 2 Esdras
  • Doa Manasye
  • Mazmur 151
  • 3 Makabe
  • 4 Makabe
  • Syair Pujian
Tewahedo Ortodoks
  • Henokh
  • Yobel
  • 1, 2, dan 3 Makabian
  • Paralipomena Barukh
  • Kanon lebih luas
Suriah
  • Surat Barukh
  • 2 Barukh
  • Mazmur 152–155
Perjanjian Baru
  • Matius
  • Markus
  • Lukas
  • Yohanes
  • Kisah Para Rasul
  • Roma
  • 1 Korintus
  • 2 Korintus
  • Galatia
  • Efesus
  • Filipi
  • Kolose
  • 1 Tesalonika
  • 2 Tesalonika
  • 1 Timotius
  • 2 Timotius
  • Titus
  • Filemon
  • Ibrani
  • Yakobus
  • 1 Petrus
  • 2 Petrus
  • 1 Yohanes
  • 2 Yohanes
  • 3 Yohanes
  • Yudas
  • Wahyu
Pembagian
  • Pasal dan ayat
  • Perjanjian Lama
    • Protokanonika
    • Deuterokanonika
    • Apokrifa
    • Taurat
    • Sejarah
    • Puisi
      • Hikmat
    • Kenabian
      • Besar
      • Kecil
  • Perjanjian Baru
    • Injil
      • Sinoptik
    • Sejarah kerasulan
    • Epistola
      • Paulus
      • Umum
      • Yohanes
      • Pastoral
    • Apokalips
      • Sastra
Perkembangan
  • Kanon Perjanjian Lama
  • Kanon Perjanjian Baru
  • Antilegomena
  • Kanon Yahudi
  • Kanon Kristen
Naskah
  • Naskah Laut Mati
  • Taurat Samaria
  • Septuaginta
  • Targum
  • Diatessaron
  • Fragmen Muratori
  • Pesyita
  • Vetus Latina
  • Teks Masoret
  • Kategori Naskah Perjanjian Baru
  • Papirus Perjanjian Baru
  • Uncial Perjanjian Baru
Lihat pula
  • Kanon Alkitab
  • Penulis
  • Terjemahan Alkitab
  • Kitab lain yang dikutip dalam Kitab Suci
  • Pseudopigrafa
    • daftar
  • Apokrifa Perjanjian Baru
  • Studi Alkitab
  • Sinode Hippo
  • Kritik teks
  • Kata serapan dari bahasa Tamil Kuno dalam bahasa Ibrani Alkitabiah
  • Kategori
  • Portal
  • BukuWiki
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
    • 2
    • 3
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Polandia
Lain-lain
  • IdRef
  • MusicBrainz work

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Penulis
  2. Waktu Penulisan
  3. Teks
  4. Ayat-ayat terkenal
  5. Sifat dan Maksud
  6. Muatan Teologi
  7. Mengambil Bagian Dalam Pekerjaan Gereja
  8. Isi
  9. Lihat pula
  10. Referensi
  11. Catatan
  12. Pustaka tambahan
  13. Pranala luar

Artikel Terkait

Surat-surat Yohanes

Surat-surat Yohanes adalah tiga surat-surat Katolik dari Perjanjian Baru, yang diyakini ditulis pada tahun 85–100 Masehi. Pengarang dari surat-surat tersebut

Surat Yohanes yang Kedua

Surat Yohanes yang Kedua adalah salah satu surat yang terdapat di dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen yang dikaitkan dengan Yohanes Penginjil, yang

Yohanes

salah satu dari Para Rasul, Santo Katolik

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026