Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Rumpun bahasa Melayik

Rumpun Bahasa Melayik adalah cabang Rumpun bahasa Melayu-Polinesia yang meliputi semua bahasa yang merupakan turunan dari bahasa Melayik purba. Anggota paling utama dari subkelompok ini adalah bahasa Melayu, yang merupakan bahasa nasional di Brunei Darussalam dan Malaysia, serta menjadi dasar dari bahasa Indonesia, yang merupakan bahasa nasional di Indonesia. Rumpun bahasa Melayik juga melingkupi bahasa-bahasa daerah yang dipertuturkan oleh orang Melayu, juga bahasa-bahasa yang dipertuturkan oleh beragam etnis lainnya di Sumatra dan Kalimantan. Kandidat terkuat bagi wilayah asal bahasa-bahasa Melayik adalah bagian barat Kalimantan.

cabang dari subrumpun bahasa Malayo-Polinesia
Diperbarui 23 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Rumpun bahasa Melayik
Melayik
WilayahAsia Tenggara Maritim
Penutur
Rumpun bahasa
  • Austronesian
    • Melayu-Polinesia
      • Melayu-Chamik
        • Melayik
          • (diperselisihkan)
Tampilkan klasifikasi manual
  • bahasa manusia
    • Austro-Tai
      • Austronesia
        • Melayu-Polinesia Suntingan nilai di Wikidata
          • Melayik
              • (diperselisihkan)
Tampilkan klasifikasi otomatis
Bentuk awal
  • Proto-Melayik (Bahasa induk)
    • Melayik
Kode bahasa
ISO 639-3–
Glottologmala1538[1]
Lokasi penuturan
Persebaran bahasa bahasa Melayik di Asia Tenggara:
  Bahasa-bahasa Ibanik dan Dayak Melayik Barat (Kanayatn/Kendayan-Salako), juga disebut secara kolektif sebagai kelompok bahasa "Dayak Melayik" (bukan rumpun genetis)
  Bahasa-bahasa Melayik lainnya, kekerabatan antara mereka masih belum jelas
Peta bahasa lain
 Portal Bahasa
L • B • PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Rumpun Bahasa Melayik adalah cabang Rumpun bahasa Melayu-Polinesia (yaitu bagian dari rumpun bahasa Austronesia) yang meliputi semua bahasa yang merupakan turunan dari bahasa Melayik purba. Anggota paling utama dari subkelompok ini adalah bahasa Melayu, yang merupakan bahasa nasional di Brunei Darussalam dan Malaysia, serta menjadi dasar dari bahasa Indonesia, yang merupakan bahasa nasional di Indonesia. Rumpun bahasa Melayik juga melingkupi bahasa-bahasa daerah yang dipertuturkan oleh orang Melayu (mis. bahasa Sambas, Banjar, Kutai, Melayu Palembang, Melayu Jambi dan Melayu Musi), juga bahasa-bahasa yang dipertuturkan oleh beragam etnis lainnya di Sumatra (mis. bahasa Minangkabau, Kerinci) dan Kalimantan (mis. bahasa Iban). Kandidat terkuat bagi wilayah asal bahasa-bahasa Melayik adalah bagian barat Kalimantan.

Sejarah

Istilah "Melayuik" pertama kali diperkenalkan oleh Dyen (1965) dalam klasifikasi leksikostatistiknya terhadap bahasa-bahasa Austronesia. "Melayuik hesion" menurut Dyen memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan subkelompok Melayuik dalam bentuknya yang diterima saat ini, dan juga mencakup Aceh, Lampung, dan Madura. Nothofer (1988) mempersempit cakupan Melayuik, tetapi tetap memasukkan bahasa non-Melayuik seperti Rejang dan Embaloh:

  • Rejang
  • Embaloh
  • Salako
  • Iban-Melayu
    • Ibanik
    • Sambas

Cakupan subkelompok Melayuik yang diterima secara universal oleh para ahli saat ini pertama kali diusulkan oleh K.A. Adelaar (1992, 1993), berdasarkan bukti fonologis, morfologis, dan leksikal.

Pengelompokan

Klasifikasi internal

Walaupun ada kesepakatan umum mengenai bahasa mana saja yang dapat diklasifikasikan sebagai bahasa Melayik, pengelompokan internal bahasa-bahasa Melayik masih diperselisihkan.

Adelaar (1993)

Adelaar (1993) mengelompokkan bahasa-bahasa Melayik sebagai berikut.[2]

  • Iban
  • (Cabang utama)
    • Melayu Baku
    • Sambas
    • Minangkabau
    • Melayu Tengah
    • Banjar
    • Betawi
    • Bahasa lainnya

Ross (2004)

Berdasarkan bukti tata bahasa, Ross (2004) membagi bahasa-bahasa Melayik menjadi dua cabang utama:[3]

  • Melayik Barat (Kendayan, Selako,)
  • Melayik Inti (ragam bahasa lainnya)

Klasifikasi ini diadopsi oleh Glottolog (Versi 3.4).

Anderbeck (2012)

Mengikuti Tadmor (2002), Anderbeck (2012) membedakan antara "rumpun bahasa Melayu" dan "rumpun bahasa Melayik" dalam diskusinya mengenai dialek-dialek yang dipertuturkan oleh Orang Laut di Kepulauan Riau. Secara tentatif, ia menggolongkan seluruh bahasa Melayik ke dalam subkelompok "Melayu", kecuali bahasa-bahasa Ibanik, Sambas, Kendayan/Selako, Keninjal, Dayak Melayik (atau "Melayik Dayak") serta "ragam bahasa yang cukup divergen" seperti bahasa Urak Lawoi' dan Duano.[4][a]

  • Ibanik
  • Sambas
  • Kendayan/Selako
  • Keninjal
  • Dayak Melayik
  • Urak Lawoi'
  • Duano
  • Melayu (mencakup seluruh bahasa Melayik lainnya)

Klasifikasi Anderbeck telah diadopsi dalam edisi ke-17 Ethnologue, dengan pengecualian bahasa Duano, yang oleh Ethnologue dimasukkan ke dalam kelompok "Melayu".[b]

Smith (2017)

Dalam disertasinya mengenai klasifikasi bahasa-bahasa seluruh Kalimantan, Smith (2017) memberikan bukti bagi sebuah subkelompok yang berisikan isolek-isolek Melayik di Kalimantan bagian barat dan Sumatra bagian selatan. Subkelompok ini ia namai "Melayik Borneo Barat".[6] Akan tetapi, bahasa-bahasa Melayik lainnya dibiarkan tetap tidak terklasifikasi.

  • Melayik Borneo Barat
    • Kendayan-Salako (= "Dayak Melayik Barat" dalam versi Ross)
    • Ibanik
      • Iban
      • Seberuang
      • Mualang
      • Keninjal
  • Melayik Lainnya (bukan pengelompokan genetis)
    • Melayu Baku
    • Melayu Sambas
    • Melayu Jakarta
    • Melayu Ketapang
    • Melayu Banjar
    • Melayu Kutai
    • Melayu Brunei

Posisinya di dalam rumpun Austronesia

Penggolongan rumpun Melayik ke dalam subkelompok Melayu-Polinesia tidak diperselisihkan, dan ada kesepakatan umum bahwa bahasa-bahaa Chamik berkerabat erat dengan rumpun Melayik. Namun, hubungan kekerabatan yang lebih luas dari rumpun Melayik masih menjadi perdebatan. Ada dua usulan utama: Adelaar (2005), yang menempatkan rumpun Melayik di dalam subkelompok Melayu-Sumbawa, melingkupi bahasa-bahasa berikut:[7]

  • Melayu-Sumbawa
    • Melayu-Chamik-BSS
      • Melayik
      • Chamik
      • Bali-Sasak-Sumbawa
    • Sunda
    • Madura

Blust (2010) dan Smith (2017) menempatkan rumpun Melayik di dalam subkelompok Borneo Utara Raya:[8][9]

  • Borneo Utara Raya
    • Borneo Utara
    • Sarawak Tengah
    • Kayanik
    • Dayak Darat
    • Melayu–Chamik
      • Chamik
      • Melayik

Hipotesis Melayu-Sumbawa didasarkan pada bukti fonologis dengan sedikit bukti leksikal, sementara hipotesis Borneo Utara Raya didasarkan pada himpunan besar bukti leksikal.

Bentuk Bahasa Melayik

Keterangan

  1. ↑ Seperti Adelaar, Anderbeck mengakui kesulitan dalam mengelompokkan secara mutlak bahasa-bahasa Melayik, dan menyarankan pendekatan alternatif, yaitu menghapuskan cabang Melayu dan menempatkan seluruh bahasa Melayik secara langsung sebagai cabang-cabang utama.
  2. ↑ Klasifikasi ini masih dipakai hingga kini di edisi ke-22 (2019).[5]

Rujukan

Catatan kaki

  1. ↑ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Melayik". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
  2. ↑ Adelaar 1993, hlm. 568.
  3. ↑ Ross 2004, hlm. 106–108.
  4. ↑ Anderbeck 2012, hlm. 284.
  5. ↑ Eberhard, Simons & Fennig 2019.
  6. ↑ Smith 2017, hlm. 197.
  7. ↑ Adelaar 2005, hlm. 358.
  8. ↑ Blust 2010.
  9. ↑ Smith 2017, hlm. 364–365.

Daftar pustaka

  • Adelaar, K. Alexander (1992). Proto-Malayic: The Reconstruction of its Phonology and Parts of its Lexicon and Morphology. Pacific Linguistics, Series C, no. 119. Canberra: Dept. of Linguistics, Research School of Pacific Studies, the Australian National University.
  • Adelaar, K. Alexander (1993). "The Internal Classification of the Malayic Subgroup". Bulletin of the School of Oriental and African Studies. 56 (3). University of London,: 566–581. JSTOR 620695. Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  • Adelaar, Alexander (2005). "Malayo-Sumbawan". Oceanic Linguistics. 44 (2): 357–388. JSTOR 3623345.
  • Anderbeck, Karl (2012). "The Malayic speaking Orang Laut: Dialects and directions for research". Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia. 14 (2): 265–312. Diakses tanggal 26 May 2019.
  • Bellwood, Peter; Fox, James J.; Tryon, Darrell (2006). The Austronesians: historical and comparative perspectives. ANU E Press. ISBN 978-1-920942-85-4.
  • Blust, Robert (2010). "The Greater North Borneo Hypothesis". Oceanic Linguistics. 49 (1): 44–118. JSTOR 40783586.
  • Dyen, Isidore (1965). "A Lexicostatistical classification of the Austronesian languages". International Journal of American Linguistics (Memoir 19).
  • Eberhard, David M.; Simons, Gary F.; Fennig, Charles D., ed. (2019). "Malayic". Ethnologue: Languages of the World (Edisi 22). Dallas, Texas: SIL International.
  • Nothofer, Bernd. 1975. The reconstruction of Proto-Malayo-Javanic. (Verhandelingen van het KITLV, 73.) The Hague: Nijhoff.
  • Nothofer, Bernd (1988). "A discussion of two Austronesian subgroups: Proto-Malay and Proto-Malayic". Dalam Mohd. Thani Ahmad; Zaini Mohamed Zain (ed.). Rekonstruksi dan cabang-cabang Bahasa Melayu induk. Siri monograf sejarah bahasa Melayu. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. hlm. 34–58.
  • Omar, A. H.; Yahaya, S. R. (2018). "Malayic Aborigines of Malaysia: A Study in Subgrouping" (PDF). Advances in Social Sciences Research Journal. 5 (3): 452–465. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-05-26. Diakses tanggal 2019-07-18. ;
  • Ross, Malcolm D. (2004). "Notes on the prehistory and internal subgrouping of Malayic". Dalam John Bowden; Nikolaus Himmelmann (ed.). Papers in Austronesian subgrouping and dialectology. Canberra: Research School of Pacific and Asian Studies, Australian National University. hlm. 97–109.
  • Smith, Alexander (2017). The Languages of Borneo: A Comprehensive Classification (PDF) (Ph.D. Dissertation). University of Hawai‘i at Mānoa. Diakses tanggal 26 May 2019.
  • Tadmor, Uri (2002). Language contact and the homeland of Malay. The Sixth International Symposium of Malay/Indonesian Linguistics (ISMIL 6). Bintan Island, 3-5 August 2002. Pemeliharaan CS1: Lokasi (link)
  • l
  • b
  • s
Indonesia Bahasa di Indonesia
Bahasa Indonesia (Gaul, Binan)
Bahasa-bahasa di Sumatra
Aceh-Cam
  • Daya
  • Barat
  • Pidie
  • Selatan
  • Utara
Gayo-Batak
  • Gayo
  • Alas
  • Kluet
  • Pakpak
  • Singkil
  • Angkola
  • Karo
  • Mandailing
  • Simalungun
  • Toba
Sumatra Barat Laut
  • Devayan
    • Haloban
    • Lekon
  • Sigulai
  • Nias
  • Mentawai
  • Enggano
Melayu
  • Melayu a
    • Tamiang
    • Langkat
    • Deli
    • Serdang
    • Panai
    • Jambi
    • Riau
  • Bangka
  • Duanoa
  • Haji
  • Kedaha
  • Kerinci
  • Kubu
  • Loncong
Minangkabau
  • Minangkabau
  • Jamee
  • Kampar
  • Lubu
  • Mukomuko
  • Pesisir Sibolga
Melayu Barisan Selatan
  • Pekal
  • Bengkulu
  • Serawai
  • Lintang
  • Lematang Ulu
  • Basemah
  • Semende
  • Kaur
  • Ogan
  • Enim
  • Rambang
Musi
  • Palembang
  • Penesak
  • Belide
  • Lematang
  • Pegagan
  • Musi
  • Col
  • Rawas
Lampung
  • Api
  • Nyo
  • Komering
Lain-lain
  • Nasal
  • Rejang
Bahasa-bahasa di Jawa
  • Badui
  • Banten
  • Betawi
  • Indonesia Peranakan 1
  • Javindo 1
  • Jawa
    • Banyumasan
    • Indramayu
    • Kuno
    • Malang
    • Mataraman
    • Pemalang
    • Serang
    • Surabaya
    • Tegal
  • Kangean
  • Kawi
  • Madura
  • Osing
  • Pecok 1
  • Sunda
    • Banyumas
    • Bogor
    • Ciamis
    • Cirebon
    • Indramayu
    • Klasik
    • Priangan
    • Serang
  • Tengger
Bahasa-bahasa di Kepulauan Nusa Tenggara
  • Abui
  • Adang
  • Adonara
  • Alor
  • Amarasi
  • Anakalangu
  • Bali
  • Bengkala 2
  • Bilba
  • Bima
  • Blagar
  • Bunak b
  • Dela-Oenale
  • Dengka
  • Dhao
  • Ende
  • Hamap
  • Helong
  • Ile Ape
  • Kabola
  • Kafoa
  • Kamang
  • Kambera
  • Kedang
  • Kelon
  • Kemak b
  • Ke'o
  • Kepo'
  • Kodi
  • Komodo
  • Kui
  • Kula
  • Lamaholot
  • Lamalera
  • Lamatuka
  • Lamboya
  • Lamma
  • Laura
  • Lembata Barat
  • Lembata Selatan
  • Levuka
  • Lewo Eleng
  • Lewotobi
  • Lio
  • Lole
  • Melayu Bali
  • Melayu Kupang
  • Melayu Larantuka
  • Mamboru
  • Manggarai
  • Nage
  • Nedebang
  • Ngada
  • Ngada Timur
  • Palue
  • Rajong
  • Rembong
  • Retta
  • Ringgou
  • Riung
  • Rongga
  • Sabu
  • Sasak
  • Sawila
  • Sikka
  • So'a
  • Sumbawa
  • Tambora
  • Tereweng
  • Termanu
  • Tetun b
  • Tewa
  • Tii
  • Uab Meto
  • Wae Rana
  • Wanukaka
  • Wejewa
  • Wersing
Bahasa-bahasa di Kalimantan *
  • Abal
  • Ampanang
  • Aoheng
  • Bahau
  • Bakati'
    • Rara
    • Sara
  • Barangas
  • Bakumpai
  • Banjar
  • Basap
  • Benyadu'
  • Bidayuh
    • Biatah a
    • Bukar-Sadong a
  • Bolongan a
  • Bukat
  • Bukitan
  • Burusu
  • Dusun
    • Balangan
    • Deyah
    • Malang
    • Witu
  • Embaloh
  • Hovongan
  • Iban a
  • Jangkang
  • Kayan
    • Kayan Busang
    • Sungai Kayan
    • Mahakam
    • Mendalam
    • Wahau
  • Kelabit a
  • Kembayan
  • Kendayan
  • Keninjal
  • Kenyah
    • Kelinyau a
    • Wahau
  • Kereho
  • Kohin
  • Lawangan
  • Lengilu
  • Lun Bawang a
  • Ma'anyan
  • Melayu
    • Kota Bangun
    • Berau
    • Bukit
    • Dayak
    • Pontianak
    • Sambas
    • Tenggarong
  • Modang
  • Mualang
  • Murut
    • Selungai Murut a
    • Sembakung Murut a
    • Tagal Murut a
  • Ngaju
  • Okolod a
  • Ot Danum
  • Paku
  • Punan
    • Aput
    • Merah
    • Merap
    • Tubu
  • Putoh
  • Ribun
  • Sa'ban
  • Sanjau Basap
  • Sanggau
  • Seberuang
  • Segai
  • Semandang
  • Siang
  • Taman
  • Tausug a
  • Tawoyan
  • Tidong a
  • Tunjung
  • Uma'
    • Lasan
    • Lung
Bahasa-bahasa di Sulawesi
  • Andio
  • Aralle-Tabulahan
  • Bada
  • Bahonsuai
  • Bajau Indonesia
  • Balaesang
  • Balantak
  • Bambam
  • Banggai
  • Bantik
  • Baras
  • Batui
  • Behoa
  • Bentong
  • Bintauna
  • Boano
  • Bobongko
  • Bolango
  • Bonerate
  • Budong-Budong
  • Bugis
  • Bungku
  • Buol
  • Busoa
  • Campalagian
  • Cia-Cia
  • Dakka
  • Dampelas
  • Dondo
  • Duri
  • Enrekang
  • Gorontalo
  • Kaidipang
  • Kaili Da'a
  • Kaili Ledo
  • Kaili Unde
  • Kaimbulawa
  • Kalao
  • Kalumpang
  • Kamaru
  • Kioko
  • Kodeoha
  • Konjo Pegunungan
  • Konjo Pesisir
  • Koroni
  • Kulisusu
  • Kumbewaha
  • Laiyolo
  • Lasalimu
  • Lauje
  • Lemolang
  • Liabuku
  • Lindu
  • Lolak
  • Maiwa
  • Makassar
  • Melayu Makassar
  • Melayu Manado
  • Malimpung
  • Mamasa
  • Mamuju
  • Mandar
  • Moma
  • Mongondow
  • Mori Atas
  • Mori Bawah
  • Moronene
  • Muna
  • Napu
  • Padoe
  • Pamona (Ta'a)
  • Panasuan
  • Pancana
  • Pannei
  • Pendau
  • Ponosakan
  • Rahambuu
  • Rampi
  • Ratahan
  • Saluan
  • Sangir
  • Sarudu
  • Sedoa
  • Seko Padang
  • Seko Tengah
  • Selayar
  • Suwawa
  • Tae'
  • Taje
  • Tajio
  • Talaud
  • Taloki
  • Talondo'
  • Toala'
  • Tolaki
  • Tomadino
  • Tombelala
  • Tombulu
  • Tomini
  • Tondano
  • Tonsawang
  • Tonsea
  • Tontemboan
  • Topoiyo
  • Toraja-Sa'dan
  • Totoli
  • Tukang Besi Selatan
  • Tukang Besi Utara
  • Ulumanda'
  • Uma
  • Waru
  • Wawonii
  • Wolio
  • Wotu
Bahasa-bahasa di Kepulauan Maluku
  • Alune
  • Amahai
  • Ambelau
  • Aputai
  • Asilulu
  • Babar Tenggara
  • Babar Utara
  • Banda
  • Barakai
  • Bati
  • Batuley
  • Benggoi
  • Boano
  • Bobot
  • Buli
  • Buru
  • Dai
  • Damar Barat
  • Damar Timur
  • Dawera-Daweloor
  • Dobel
  • Elpaputih
  • Emplawas
  • Fordata
  • Galela
  • Gamkonora
  • Gane
  • Gebe
  • Geser-Gorom
  • Gorap
  • Haruku
  • Hitu
  • Horuru
  • Hoti
  • Huaulu
  • Hukumina
  • Hulung
  • Ibu
  • Ili'uun
  • Imroing
  • Kadai
  • Kaibobo
  • Kamarian
  • Kao
  • Karey
  • Kayeli
  • Kei
  • Kisar
  • Koba
  • Kola
  • Kompane
  • Kur
  • Laba
  • Laha
  • Larike-Wakasihu
  • Latu
  • Leti
  • Liana-Seti
  • Lisabata-Nuniali
  • Lisela
  • Lola
  • Loloda
  • Lorang
  • Loun
  • Luang
  • Luhu
  • Maba
  • Makian Barat
  • Makian Timur
  • Melayu Ambon
  • Melayu Bacan
  • Melayu Banda
  • Melayu Maluku Utara
  • Mangole
  • Manipa
  • Manombai
  • Manusela
  • Mariri
  • Masela Barat
  • Masela Tengah
  • Masela Timur
  • Masiwang
  • Modole
  • Moksela
  • Naka'ela
  • Nila
  • Naulu Selatan
  • Naulu Utara
  • Nusa Laut
  • Oirata
  • Pagu
  • Palumata
  • Patani
  • Paulohi
  • Perai
  • Piru
  • Roma
  • Sahu
  • Salas
  • Saleman
  • Saparua
  • Sawai
  • Seit-Kaitetu
  • Selaru
  • Seluwasan
  • Sepa
  • Serili
  • Serua
  • Sula
  • Tabaru
  • Taliabu
  • Talur
  • Tarangan Barat
  • Tarangan Timur
  • Tela-Masbuar
  • Teluti
  • Teor
  • Ternate
  • Ternateño1
  • Te'un
  • Tidore
  • Tobelo
  • Tugun
  • Tugutil
  • Tulehu
  • Ujir
  • Waioli
  • Watubela
  • Wamale Selatan
  • Wamale Utara
  • Yalahatan
  • Yamdena
Bahasa-bahasa di Papua *
  • Abinomn 3
  • Abun 3
  • Aghu
  • Airoran
  • Ambai
  • Anasi
  • Ansus
  • Arandai
  • Arguni
  • As
  • Asmat Pantai Kasuari
  • Asmat Tengah
  • Asmat Utara
  • Asmat Yaosakor
  • Atohwaim
  • Auye
  • Awbono
  • Awera
  • Awyi
  • Awyu Asue
  • Awyu Tengah
  • Awyu Edera
  • Awyu Jair
  • Awyu Utara
  • Awyu Selatan
  • Bagusa
  • Baham
  • Barapasi
  • Bauzi
  • Bayono
  • Bedoanas
  • Beneraf
  • Berik
  • Betaf
  • Biak
  • Biga
  • Biritai
  • Bonggo
  • Burate
  • Burmeso
  • Burumakok
  • Buruwai
  • Busami
  • Citak
  • Citak Tamnim
  • Dabe
  • Damal
  • Dani Lembah Bawah
  • Dani Lembah Tengah
  • Dani Lembah Atas
  • Dani Barat
  • Dao
  • Dem
  • Demisa
  • Dera
  • Diebroud
  • Dineor
  • Diuwe
  • Doutai
  • Duriankere
  • Dusner
  • Duvle
  • Edopi
  • Eipomek
  • Elseng 3
  • Emem
  • Eritai
  • Erokwanas
  • Fayu
  • Fedan
  • Foau
  • Gresi
  • Hatam 3
  • Hupla
  • Iau
  • Iha
  • Iha Pijin 4
  • Irarutu
  • Iresim
  • Isirawa
  • Itik
  • Iwur
  • Jofotek-Bromnya
  • Kaburi
  • Kais
  • Kaiy
  • Kalabra
  • Kamberau
  • Kamoro
  • Kanum Bädi
  • Kanum Ngkâlmpw
  • Kanum Smärky
  • Kanum Sota
  • Kapauri
  • Kaptiau
  • Karas
  • Karon Dori
  • Kaure
  • Kauwera
  • Kawe
  • Kayagar
  • Kayupulau
  • Kehu 5
  • Keijar
  • Kemberano
  • Kembra 5
  • Kemtuik
  • Ketengban
  • Ketum
  • Kimaghima
  • Kimki
  • Kirikiri
  • Kofei
  • Kokoda
  • Kombai
  • Komyandaret
  • Konda
  • Koneraw
  • Kopkaka
  • Korowai
  • Korupun-Sela
  • Kosare
  • Kowiai
  • Kuri
  • Kurudu
  • Kwer
  • Kwerba
  • Kwerba Mamberamo
  • Kwerisa
  • Kwesten
  • Kwinsu
  • Legenyem
  • Lepki 5
  • Liki
  • Maden
  • Mai Brat
  • Mairasi
  • Maklew
  • Mee
  • Melayu Papua
  • Mander
  • Mandobo Atas
  • Mandobo Bawah
  • Manem
  • Manikion/Mantion/Sougb
  • Mapia
  • Marau
  • Marind
  • Marind Bian
  • Masimasi
  • Massep 3
  • Matbat
  • Mawes
  • Ma'ya
  • Mekwei
  • Meoswar
  • Mer
  • Meyah
  • Mlap
  • Mo
  • Moi
  • Molof 5
  • Mombum
  • Momina
  • Momuna
  • Moni
  • Mor
  • Mor
  • Morai
  • Morori
  • Moskona
  • Mpur 3
  • Munggui
  • Murkim 5
  • Muyu Utara
  • Muyu Selatan
  • Nafri
  • Nakai
  • Nacla
  • Namla 5
  • Narau
  • Ndom
  • Nduga
  • Ngalum
  • Nggem
  • Nimboran
  • Ninggerum
  • Nipsan
  • Nisa
  • Obokuitai
  • Onin
  • Onin Pijin 4
  • Ormu
  • Orya
  • Papasena
  • Papuma
  • Pom
  • Puragi
  • Rasawa
  • Riantana
  • Roon
  • Samarokena
  • Saponi
  • Sauri
  • Sause
  • Saweru
  • Sawi
  • Seget
  • Sekar
  • Semimi
  • Sempan
  • Sentani
  • Serui-Laut
  • Sikaritai
  • Silimo
  • Skou
  • Sobei
  • Sowanda
  • Sowari
  • Suabo
  • Sunum
  • Tabla
  • Taikat
  • Tamagario
  • Tanahmerah
  • Tandia
  • Tangko
  • Tarpia
  • Tause
  • Tebi
  • Tefaro
  • Tehit
  • Tobati
  • Tofanma 5
  • Towei
  • Trimuris
  • Tsaukambo
  • Tunggare
  • Una
  • Uruangnirin
  • Usku 5
  • Viid
  • Vitou
  • Wabo
  • Waigeo
  • Walak
  • Wambon
  • Wandamen
  • Wanggom
  • Wano
  • Warembori
  • Wares
  • Waris
  • Waritai
  • Warkay-Bipim
  • Waropen
  • Wauyai
  • Woi
  • Wolai
  • Woria
  • Yahadian
  • Yale Kosarek
  • Yali Angguruk
  • Yali Ninia
  • Yali Abenaho
  • Yaqay
  • Yarsun
  • Yaur
  • Yawa
  • Yei
  • Yabega
  • Yeretuar
  • Yetfa
  • Yoke
  • Zorop
  • flagPortal Indonesia

1 Kreol • 2 Bahasa isyarat • 3 Bahasa isolat • 4 Bahasa Pidgin • 5 Tidak diklasifikasikan
a juga dituturkan di Malaysia dan/ Brunei Darussalam. • b juga dituturkan di Timor Leste, Papua Nugini dan/ negara-negara Oseania lainnya. Italik: Bahasa punah atau bahasa mati. *Catatan: Kalimantan dan Papua di sini hanya yang termasuk dalam teritori Indonesia.

Lihat pula: Daftar bahasa di Indonesia menurut BPS 2010
  • l
  • b
  • s
Malaysia Bahasa di Malaysia
Utama
Resmi
  • Malaysia
Diresmikan
  • Inggris (Perbedaan)
Minoritas
signifikan
Tionghoa
  • Sino-Tibet
    • Kanton
    • Min Timur
    • Fuqing
    • Fuzhou
    • Hokkien
    • Tionghoa Mandarin
    • Mandarin Malaysia
    • Min Pu-Xian
    • Hokkien Pulau Pinang
    • Hokkien Semenanjung Malaysia Selatan
    • Hokkien Peranakan Kelantan
    • Tionghoa Yue
India
  • Dravida
    • Malayalam
    • Tamil
      • Tamil Malaysia
    • Telugu
  • Indo-Eropa
    • Gujarati
    • Hindi
    • Punjabi
    • Urdu
Keluarga
  • Austroasiatik
    • Asli
  • Austronesia
    • Borneo
    • Tanah Dayak
    • Melayu
    • Filipina
    • Sama–Bajaw
Kreol
  • Chavacano
  • Kristang
  • Manglish
  • Bahasa dagang dan kreol Melayu lainnya
Asli &
Pribumi
Tingkat negara
  • Banjar
  • Bugis
  • Jawa
  • Melayu (Malaya)
Semenanjung
Malaysia
  • Melayu Baba
  • Batek
  • Bawean
  • Cheq Wong
  • Melayu Chetty
  • Duano’
  • Jah Hut
  • Jahai
  • Jakun
  • Melayu Kedah
  • Melayu Kelantan-Pattani
  • Kenaboi1
  • Kensiu
  • Kintaq
  • Kristang
  • Lanoh
  • Mah Meri
  • Minriq
  • Mintil
  • Mos
  • Melayu Negeri Sembilan
  • Orang Kanaq
  • Orang Seletar
  • Melayu Pahang
  • Melayu Penang
  • Melayu Rawa
  • Sabüm1
  • Semai
  • Semaq Beri
  • Semelai
  • Semnam
  • Thai Selatan
  • Temiar
  • Temoq2
  • Temuan
  • Melayu Terengganu
  • Wila'1
Malaysia
Timur
  • Abai
  • Bahau
  • Bajaw
  • Balau
  • Belait
  • Berawan
  • Biatah
  • Bintulu
  • Bonggi
  • Bookan
  • Melayu Brunei/Kedayan
  • Brunei Bisaya
  • Bukar Sadong
  • Bukitan
  • Coastal Kadazan
  • Melayu Cocos
  • Daro-Matu
  • Dumpas
  • Dusun
  • Kadazan Timur
  • Gana’
  • Iban
  • Ida'an
  • Iranun
  • Jagoi
  • Jangkang
  • Kajaman
  • Kalabakan
  • Kanowit
  • Kayan
  • Kelabit
  • Kendayan
  • Keningau Murut
  • Kinabatangan
  • Kiput
  • Kadazan Sungai Klias
  • Talantang Kota Marudu
  • Kuijau
  • Lahanan
  • Lelak1
  • Lengilu1
  • Lotud
  • Lun Bawang
  • Mainstream Kenyah
  • Maranao
  • Melanau
  • Molbog
  • Momogun
  • Murik Kayan
  • Narom
  • Nonukan Tidong
  • Okolod
  • Paluan
  • Papar
  • Punan Batu2
  • Penan
  • Remun
  • Sa'ban
  • Bisaya Sabad
  • Melayu Sabah
  • Sama
  • Melayu Sarawak
  • Sebop
  • Sebuyau
  • Sekapan
  • Selungai Murut
  • Sembakung
  • Seru1
  • Serudung
  • Sian
  • Suluk
  • Sungai
  • Tagol
  • Timugon
  • Tombonuwo
  • Tring
  • Tringgus
  • Tutoh
  • Ukit2
  • Uma’ Lasan
Campuran
  • Rojak
  • Tanglish
Imigran
  • Afrika
  • Arab
  • Bangladesh
  • Burma
  • Kamboja
  • Timor Leste
  • Filipina
  • Indonesia
  • Iran
  • Jepang
  • Korea
  • Laos
  • Nepal
  • Pakistan
  • Sri Lanka
  • Thai
  • Vietnam
Isyarat
Utama
  • Bahasa Isyarat Malaysia (Melayu Kode Manual)
Menurut negara bagian
  • Bahasa Isyarat Penang
  • Bahasa Isyarat Selangor
1 Bahasa mati. 2 Bahasa yang hampir mati.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Pengelompokan
  3. Klasifikasi internal
  4. Posisinya di dalam rumpun Austronesia
  5. Bentuk Bahasa Melayik
  6. Keterangan
  7. Rujukan
  8. Catatan kaki
  9. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Bahasa Makassar

bahasa Makassarik yang dituturkan di Sulawesi Selatan, Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026