Resolusi 1641 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 30 November 2005. Usai mengulang resolusi sebelumnya seputar situasi di Burundi, DKPBB memperpanjang masa penugasan Operasi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Burundi sampai 15 Januari 2006.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Resolusi 1641 Dewan Keamanan PBB | |
|---|---|
Ibukota Burundi, Bujumbura | |
| Tanggal | 30 November 2005 |
| Sidang no. | 5.311 |
| Kode | S/RES/1641 (Dokumen) |
| Topik | Situasi di Burundi |
Ringkasan hasil | 15 mendukung Tidak ada menentang Tidak ada abstain |
| Hasil | Diadopsi |
| Komposisi Dewan Keamanan | |
Anggota tetap | |
Anggota tidak tetap | |
Resolusi 1641 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 30 November 2005. Usai mengulang resolusi sebelumnya seputar situasi di Burundi, DKPBB memperpanjang masa penugasan Operasi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Burundi (United Nations Operation in Burundi) sampai 15 Januari 2006.[1]