Resolusi 1602 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 31 Mei 2005. Usai mengulang resolusi-resolusi seputar situasi di Burundi, DKPBB memperpanjang masa penugasan Operasi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Burundi selama periode enam bulan sampai 1 Desember 2005.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Resolusi 1602 Dewan Keamanan PBB | |
|---|---|
| Tanggal | 31 Mei 2005 |
| Sidang no. | 5.193 |
| Kode | S/RES/1602 (Dokumen) |
| Topik | Situasi di Burundi |
Ringkasan hasil | 15 mendukung Tidak ada menentang Tidak ada abstain |
| Hasil | Diadopsi |
| Komposisi Dewan Keamanan | |
Anggota tetap | |
Anggota tidak tetap | |
Resolusi 1602 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 31 Mei 2005. Usai mengulang resolusi-resolusi seputar situasi di Burundi, DKPBB memperpanjang masa penugasan Operasi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Burundi (United Nations Operation in Burundi, ONUB) selama periode enam bulan sampai 1 Desember 2005.[1]