Ossy Dermawan adalah seorang purnawirawan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat yang kini menjabat sebagai Wamen ATR/BPN, sebelumnya sebagai Staf Pribadi Presiden Republik Indonesia ke-6. Setelah 17 tahun berdinas di dunia militer, ia beralih ke pengabdian sipil dan menjadi politikus Partai Demokrat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kontributor utama artikel ini tampaknya memiliki hubungan dekat dengan subjek. (September 2024) |
Ossy Dermawan | |
|---|---|
| Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia ke-3 | |
| Mulai menjabat 21 Oktober 2024 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Menteri | Nusron Wahid |
| Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional ke-3 | |
| Mulai menjabat 21 Oktober 2024 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Kepala | Nusron Wahid |
Pendahulu Raja Juli Antoni Pengganti Petahana | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 9 November 1976 Jakarta, Indonesia |
| Partai politik | Demokrat |
| Almamater | SMA Negeri 8 Jakarta Sekolah Perwira Karier TNI Norwich University Universitas Teknologi Nanyang |
| Pekerjaan | |
| Karier militer | |
| Pihak | Indonesia |
| Dinas/cabang | |
| Pangkat | |
| Satuan | Kavaleri |
Ossy Dermawan (lahir 9 November 1976) adalah seorang purnawirawan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang kini menjabat sebagai Wamen ATR/BPN, sebelumnya sebagai Staf Pribadi Presiden Republik Indonesia ke-6. Setelah 17 tahun berdinas di dunia militer, ia beralih ke pengabdian sipil (pensiun dini) dan menjadi politikus Partai Demokrat.
Ossy Dermawan lahir di Jakarta pada 9 November 1976 dari keluarga perantau Minang. Ayahnya merupakan seorang perantau asli dari Balingka, Agam dan ibunya berasal dari Garegeh, Bukittinggi.[1] Ia merupakan anak ketiga dari empat bersaudara.[2] Salah seorang pamannya, yakni M. Fuad Basya.[3]
Ia mengawali pendidikan formal di SDN Menteng 01 Pagi Jakarta dan melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Cikini. Setelah itu ia menempuh pendidikan di SMAN 8 Jakarta. Pada tahun 1994, saat memasuki kelas II SMA, Ossy berkesempatan mengikuti program pertukaran pelajar American Field Service (AFS) dan bersekolah di Templestowe College, Melbourne, Australia selama 1 tahun. Pada akhirnya Ossy lulus dari SMA 8 pada tahun 1996, tertinggal 1 tahun dikarenakan bersekolah di Australia.
Setelah lulus SMA, Ossy sempat mengeyam pendidikan S1 di Universitas Padjajaran bidang studi Akuntansi. Setelah 1 tahun, Ossy memutuskan untuk ikut seleksi Akademi Militer dan mengikuti program beasiswa S1 dari Norwich University, MIlitary School of Vermont di Amerika Serikat. Program beasiswa ini diinisiasi oleh Prabowo Subianto yang saat itu menjabat sebagai Danjen Kopassus.
Ia meraih gelar sarjana (Bachelor of Science) dual degree (Business Administration dan Computer Information System) dari Norwich University, Amerika Serikat yang merupakan Akademi Militer swasta tertua di Amerika (1819).[4] Ia meraih prestasi menjadi lulusan terbaik (valedactorian) pada tahun 2000 dan merupakan orang asing lulusan terbaik pertama sejak universitas ini berdiri di tahun 1819.
Ia kemudian meraih gelar Master of Science di bidang Strategic Studies dari S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU), Singapura pada tahun 2014.[5]
Setelah pensiun dari TNI AD, Ossy Dermawan melanjutkan pengabdiannya sebagai Asisten Pribadi Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, dari tahun 2014 hingga 2018. Saat ini, ia masih menjabat sebagai Staf Pribadi Presiden Republik Indonesia ke-6. Selain itu, Ossy juga aktif dalam kegiatan politik dan sosial, termasuk menjadi Manajer Klub Bola Voli LavAni sejak 2019,[6] Direktur Eksekutif Museum SBY-Ani sejak 2020, serta Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat sejak 2021.[7] Pasca Kongres Partai Demokrat 2025, Ossy ditunjuk oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) Partai Demokrat. [8] Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT. Telkom Indonesia, Tbk pada 28 Mei 2025, Ossy diangkat menjadi komisaris. [9]
Ossy Dermawan meraih sejumlah penghargaan atas prestasi dan dedikasinya, termasuk sebagai lulusan terbaik dari Norwich University, Amerika Serikat. Ia juga merupakan lulusan terbaik pada pendidikan Sepa PK TNI (2001), Sessarcab Kavaleri (2001), Susdanki Kavaleri (2008) dan Diksarpa Intelijen BAIS TNI (2009).
Ossy juga dianugerahkan pemerintah beberapa penghargaan Satyalencana Dharma Nusa, Satyalencana Santi Dharma, Satyalencana Kesetiaan VIII dan XVI Tahun. Ossy juga mendapatkan Medali dari PBB (UN Medal) atas penugasan dan pengabdiannya menjaga perdamaian di perbatasan Israel-Libanon.[10]
Ketika Presiden RI Ke-6 SBY mendirikan Klub Bola Voli LavAni pada tahun 2019, Ossy ditunjuk menjadi Manajer Klub. Klub LavAni menorehkan prestasi menjadi juara Proliga 2022 dan 2023 dan menjadi klub debutan pertama di Indonesia yang mampu meraih juara 2 tahun berturut-turut dalam turnamen voli kasta tertinggi di Indonesia.[11]