Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Hubungan Indonesia dengan Qatar

Hubungan Indonesia dengan Qatar secara resmi dibangun pada 1976. Kedua negara berpenduduk mayoritas Muslim, dengan Indonesia menjadi yang terbesar. Indonesia memiliki kedutaan besar di Doha, sedangkan Qatar memiliki kedutaan besar di Jakarta. Kedua negara merupakan anggota Organisasi Kerja Sama Islam.

artikel daftar Wikimedia
Diperbarui 5 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hubungan Indonesia dengan Qatar
Hubungan Indonesia dengan Qatar
Peta memperlihatkan lokasi Indonesia dan Qatar

Indonesia

Qatar

Hubungan Indonesia dengan Qatar secara resmi dibangun pada 1976. Kedua negara berpenduduk mayoritas Muslim, dengan Indonesia menjadi yang terbesar.[1] Indonesia memiliki kedutaan besar di Doha, sedangkan Qatar memiliki kedutaan besar di Jakarta. Kedua negara merupakan anggota Organisasi Kerja Sama Islam.

Indonesia dan Qatar sama-sama telah menandatangani sejumlah nota kesepahaman di bidang seperti transportasi udara, pariwisata, dan kerjasama agrikultural.[2]

Kunjungan tingkat tinggi

Presiden Prabowo Sedang Meeting dengan Syekh tamim di Qatar

Karena minyak dan sumber daya alam gasnya, Qatar termasuk salah satu negara paling kaya di dunia. Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, mengadakan kunjungan kenegaraan pada 2006 ke Doha, demi menarik para pengusaha Qatar berinvestasi ke Indonesia, sedangkan emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani, mengunjungi Jakarta pada 2009.[1] Sepanjang Bali Democracy Forum IV pada Desember 2011, Perdana Menteri Qatar Sheikh Hamad bin Jassim bin Jaber Al Thani bertemu dengan Presiden Yudhoyono sekali lagi.[2]

Perdagangan dan investasi

Kedutaan Besar Qatar di Jakarta, Indonesia.

Jumlah volume dagang bilateral pada 2011 mencapai US$683,6 juta, yang merupakan peningkatan sebesar 5,2% dibandingkan pada tahun 2010. Neraca dagang cenderung ke Qatar bahwa sepanjang tahun-tahun lalu telah 'memesan' kelebihan dagang atas Indonesia. Hal ini terjadi karena dua sebab utama; yang pertama, populasi dan demografik Qatar terlalu kecil untuk menghasilkan permintaan produk Indonesia, sedangkan untuk yang kedua itu kelihatannya kebutuhan Indonesia tentang minyak akan meningkat terus, membuat impor pihak kedua hampir secara utuh terkait dengan minyak. Ekspor Indonesia ke Qatar meliputi furnitur, perlengkapan kantor, kertas, peralatan listrik, dan perabotan rumah tangga.[2]

Indonesia berada di antara tujuan investasi Qatar. Pada Mei 2010, Qatar Holdings, suatu badan investasi Otoritas Investasi Qatar (QIA), membuat sekumpulan dana Indonesia senilai $1 miliar. Sebuah perusahaan Qatar "Qtel" saat ini memiliki 65% saham di perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia, PT Indosat, senilai lebih dari US$3 miliar.[1] Sejumlah perusahaan Indonesia juga sudah berinvestasi di Qatar, hampir dari kesemuanya terkait dengan minyak, melibatkan perusahaan minyak negara Indonesia PT Pertamina yang beroperasi di blok perminyakan dan gas Sektor-3 Qatar.[1]

Pekerja migran

Saat ini, ada sekitar 40 ribu orang Indonesia bekerja di Qatar. Beberapa bekerja di sektor perminyakan, sementara yang lain sebagai pembantu rumah tangga. Qatar mencari pekerja yang mumpuni dan terlatih dari Indonesia, terutama pekerja minyak dan pengasuh anak. Berdasarkan Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia di awal 2014, Qatar telah mengumumkan suatu permintaan untuk pekerja Indonesia yang mampu demi mengisi ribuan pekerjaan yang ada di sana. Diantaranya ialah lowongan dalam bidang industri perminyakan dan gas, hotel dan rumah sakit, teknologi informasi, sektor konstruksi, dan sebagai perawat.[3]

Lihat pula

  • Daftar Duta Besar Indonesia untuk Qatar
  • Daftar duta besar Qatar untuk Indonesia
  • Kedutaan Besar Republik Indonesia di Doha

Referensi

  1. 1 2 3 4 Veeramalla Anjaiah (December 21, 2010). "Qatar wants to invest more in rising Indonesia: Envoy". The Jakarta Post. Diakses tanggal May 19, 2014.
  2. 1 2 3 KBRI Doha (April 22, 2012). "Meningkatkan Totalitas Diplomasi RI - Qatar" (dalam bahasa Indonesian). Tabloid Diplomasi. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-06-29. Diakses tanggal May 19, 2014. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ↑ Arie Novarina (February 4, 2014). "Menakertrans: Qatar sediakan ribuan lowongan TKI" (dalam bahasa Indonesian). Antara News. Diakses tanggal May 19, 2014. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Pranala luar

  • Kedutaan Besar Indonesia di Doha, Qatar
  • Kedutaan Besar Qatar di Jakarta, Indonesia Diarsipkan 2014-06-05 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Indonesia Hubungan luar negeri Indonesia
Afrika
  • Afrika Selatan
  • Aljazair
  • Angola
  • Botswana
  • Eritrea
  • Etiopia
  • Ghana
  • Kamerun
  • Kenya
  • Liberia
  • Libya
  • Madagaskar
  • Maroko
  • Mauritania
  • Mauritius
  • Mesir
  • Mozambik
  • Namibia
  • Nigeria
  • Senegal
  • Somalia
  • Sudan
  • Tanzania
  • Tunisia
  • Zimbabwe
Lambang Indonesia
Amerika
  • Amerika Serikat
  • Argentina
  • Belize
  • Bolivia
  • Brasil
  • Chili
  • Ekuador
  • El Salvador
  • Guatemala
  • Guyana
  • Haiti
  • Honduras
  • Kanada
  • Kolombia
  • Kosta Rika
  • Kuba
  • Meksiko
  • Nikaragua
  • Panama
  • Paraguay
  • Peru
  • Suriname
  • Uruguay
  • Venezuela
Asia
  • Afganistan
  • Arab Saudi
  • Armenia
  • Azerbaijan
  • Bahrain
  • Bangladesh
  • Bhutan
  • Brunei Darussalam
  • Filipina
  • Georgia
  • India
  • Irak
  • Iran
  • Israel
  • Jepang
  • Kamboja
  • Kazakhstan
  • Kirgizstan
  • Korea Selatan
  • Korea Utara
  • Kuwait
  • Laos
  • Lebanon
  • Maladewa
  • Malaysia
  • Mongolia
  • Myanmar
  • Nepal
  • Oman
  • Pakistan
  • Palestina
  • Qatar
  • Singapura
  • Sri Lanka
  • Suriah
  • Taiwan
  • Tajikistan
  • Thailand
  • Timor Leste
  • Tiongkok
  • Turki
  • Turkmenistan
  • Uni Emirat Arab
  • Uzbekistan
  • Vietnam
  • Yaman
  • Yordania
Eropa
  • Albania
  • Austria
  • Belanda
  • Belarus
  • Belgia
  • Bosnia dan Herzegovina
  • Britania Raya
  • Bulgaria
  • Ceko
  • Denmark
  • Estonia
  • Finlandia
  • Hungaria
  • Islandia
  • Italia
  • Jerman
  • Kroasia
  • Latvia
  • Lituania
  • Luksemburg
  • Malta
  • Moldova
  • Monako
  • Montenegro
  • Norwegia
  • Polandia
  • Portugal
  • Prancis
  • Republik Irlandia
  • Rumania
  • Rusia
  • Serbia
  • Siprus
  • Slovenia
  • Slowakia
  • Spanyol
  • Swedia
  • Swiss
  • Takhta Suci
  • Ukraina
  • Yunani
Oseania
  • Australia
  • Fiji
  • Kepulauan Solomon
  • Nauru
  • Palau
  • Papua Nugini
  • Samoa
  • Selandia Baru
  • Tonga
  • Vanuatu
Terdahulu
  • Uni Soviet
  • Yugoslavia
Multilateral
  • APEC
  • GNB
  • Perbara
  • PBB
  • OKI
  • Uni Eropa
Topik terkait
  • Kementerian Luar Negeri
  • Misi diplomatik / di Indonesia
  • Diaspora Indonesia
Situs web Kementerian Luar Negeri
  • l
  • b
  • s
Qatar Hubungan luar negeri Qatar
Afrika
  • Afrika Selatan
  • Aljazair
  • Etiopia
  • Kenya
  • Komoro
  • Libya
  • Maroko
  • Mesir
  • Somalia
  • Sudan
  • Tunisia
Amerika
  • Amerika Serikat
  • Argentina
  • Brasil
  • Kanada
  • Meksiko
  • Peru
Asia
  • Arab Saudi
  • Bahrain
  • Bangladesh
  • Brunei
  • Filipina
  • Hong Kong
  • India
  • Indonesia
  • Iran
  • Israel
  • Jepang
  • Kazakhstan
  • Kuwait
  • Malaysia
  • Oman
  • Pakistan
  • Palestina
  • Suriah
  • Taiwan
  • Thailand
  • Tiongkok
  • Turki
  • Uni Emirat Arab
  • Vietnam
  • Yordania
Eropa
  • Britania Raya
  • Italia
  • Jerman
  • Kosovo
  • Norwegia
  • Prancis
  • Rusia
  • Siprus
  • Spanyol
  • Swedia
  • Ukraina
  • Yunani
Oseania
  • Australia
Perwakilan
  • Perwakilan diplomatik dari / di Qatar
Persengketaan
  • Krisis diplomatik Qatar 2017–18

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kunjungan tingkat tinggi
  2. Perdagangan dan investasi
  3. Pekerja migran
  4. Lihat pula
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Wikimedia Foundation

organisasi amal asal Amerika Serikat

Pemblokiran Wikimedia di Indonesia

pembatasan domain auth.wikimedia.org di Indonesia

Wikikamus bahasa Banjar

Wiktionary berbahasa Banjar

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026