Hubungan Qatar dengan Spanyol merujuk pada hubungan bilateral antara Negara Qatar dan Kerajaan Spanyol. Qatar dan Spanyol menjalin hubungan diplomatik pada bulan Desember 1972. Qatar mempunyai kedutaan besar di Madrid, sedangkan Spanyol mempunyai kedutaan besar di Doha.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Qatar |
Spanyol |
|---|---|
Hubungan Qatar dengan Spanyol merujuk pada hubungan bilateral antara Negara Qatar dan Kerajaan Spanyol. Qatar dan Spanyol menjalin hubungan diplomatik pada bulan Desember 1972.[1] Qatar mempunyai kedutaan besar di Madrid,[2] sedangkan Spanyol mempunyai kedutaan besar di Doha.[3]


Qatar membuka kedutaan besarnya di Madrid pada tahun 1981. Setelah ditutup sementara pada tahun 1999, kedutaan tersebut dibuka kembali pada tahun 2004. Kedutaan besar Spanyol di Doha didirikan pada tahun 2003.[4]
Juan Carlos I dari Spanyol adalah kepala negara Spanyol pertama yang mengunjungi Qatar pada tahun 1980. Ia juga berkunjung pada bulan November 2003 untuk meresmikan kedutaan besar Spanyol yang baru dibangun.[5] Amir Hamad bin Khalifa al-Tsani melakukan kunjungan balasan ke Spanyol pada bulan September 2004.[4]
Raja Spanyol Juan Carlos I melakukan kunjungan ketiganya ke Qatar pada bulan April 2006. Ia mengunjungi Souq Waqif yang bersejarah di Doha.[6]
Pada dua kesempatan terpisah pada tahun 2010 dan 2011, Amir Hamad bin Khalifa mengunjungi Spanyol untuk bertemu dengan Perdana Menteri José Luis Rodríguez Zapatero.[4]
Pada tahun 2010, Qatar merupakan pemasok gas alam ketiga terpenting bagi Spanyol, dengan transaksi mencapai €1,2 miliar. Selama periode yang sama, terdapat sekitar tujuh belas perusahaan Spanyol yang beroperasi secara aktif di Qatar.[7]
Pemerintah Qatar membeli 5% saham di cabang Banco Santander di Brasil dengan nilai yang dilaporkan mencapai $2,7 miliar pada bulan Oktober 2010.[8]
Setelah perjalanan José Luis Rodríguez Zapatero ke Doha pada bulan Februari 2011, Qatar berjanji untuk berinvestasi sebesar €300 juta di Spanyol melalui Otoritas Investasi Qatar. Selama pertemuan tersebut, kedua negara juga menandatangani perjanjian ekonomi dan transportasi.[7] Dua bulan kemudian pada bulan April 2011, kedua negara menandatangani perjanjian mengenai transportasi udara, keamanan, dan pembentukan Dewan Bisnis Qatar–Spanyol.[9]
Investasi asing langsung antara kedua negara rendah. Pada tahun 2014, nilai investasi asing langsung Spanyol di Qatar mencapai €102 juta, sementara investasi asing langsung Qatar di Spanyol mencapai €90 juta.[1] Situasi membaik pada tahun-tahun berikutnya karena meningkatnya investasi di Spanyol oleh Qatar Airways.[10]
Omzet perdagangan pada tahun 2016 adalah sebesar €854 juta.[10] Pada tahun berikutnya, volume perdagangan mencapai lebih dari €1 miliar, meningkat sebesar 37%.[11] Ekspor Qatar sebagian besar berupa bahan bakar fosil, sedangkan ekspor utama Spanyol berupa peralatan mekanik, pakaian dan furnitur.[10]
Pusat Keuangan Qatar menyelenggarakan lokakarya tentang hubungan bisnis Qatar-Spanyol pada bulan April 2018, tak lama setelah penandatanganan perjanjian bilateral tentang penghindaran pajak berganda. Lebih dari 70 perwakilan perusahaan Qatar dan Spanyol turut serta dalam lokakarya tersebut.[11]
Pada tanggal 18 Mei 2022, selama kunjungan dua hari ke Spanyol, Amir Tamim bin Hamad al-Tsani bertemu dengan Raja Spanyol Felipe VI dan Perdana Menteri Pedro Sánchez.[12] Tamim mengumumkan investasi Qatar Investment Authority sebesar US$5 miliar ke dalam proyek teknologi dan lingkungan Spanyol. Selain itu, kedua negara menandatangani perjanjian bersama mengenai sains dan pendidikan, kerja sama militer, dan kesehatan.[13]
Kedutaan Besar Qatar di Madrid bertanggung jawab untuk menyelenggarakan kegiatan budaya di Spanyol. Kedutaan ini telah menyelenggarakan empat pekan budaya Qatar, yang selama penyelenggaraannya diselenggarakan konser dan pameran untuk memamerkan budaya Qatar.[4]