Qatar memiliki kedutaan besar di Kota Kuwait, dan Kuwait memiliki kedutaan besar di Doha. Kedua negara tersebut merupakan bagian dari kawasan Timur Tengah dan memiliki hubungan budaya dan sejarah yang erat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Qatar |
Kuwait |
|---|---|
Qatar memiliki kedutaan besar di Kota Kuwait,[1] dan Kuwait memiliki kedutaan besar di Doha.[2] Kedua negara tersebut merupakan bagian dari kawasan Timur Tengah dan memiliki hubungan budaya dan sejarah yang erat.[3]
Pada tahun 1990, pada awal Perang Teluk, Qatar merupakan salah satu negara Arab yang mengutuk pendudukan Irak atas Kuwait. Qatar juga menjanjikan dukungan militer kepada Kuwait.[4] Tentara Qatar turut serta dalam Pertempuran Khafji, pertempuran darat besar pertama dalam Perang Teluk.[5]
Amir Sabah Al-Sabah diakui sebagai kepala mediator krisis diplomatik Qatar tahun 2017. Netralitas Kuwait dan hubungan baik dengan kedua belah pihak merupakan alasan utama di balik statusnya sebagai mediator.[6]
Pada tahun 2020, Qatar dan Kuwait menandatangani perjanjian jual beli selama 15 tahun untuk pasokan hingga 3 juta ton gas alam cair ke Kuwait per tahun.[7]
Pada tanggal 20 Februari 2024, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dan Mishal Al Ahmad Al Jaber Al Sabah bertemu di Doha untuk pertama kalinya sejak menjadi Emir baru Kuwait pada bulan Desember 2023. Mereka membahas hubungan bilateral, pertemuan Dewan Kerjasama Teluk yang akan datang di Qatar, dan krisis kemanusiaan Gaza.[8][9][10]