Hubungan Bahrain dengan Kuwait merujuk pada hubungan bilateral antara Bahrain dengan Kuwait. Hubungan bilateral antara Kerajaan Bahrain dan Negara Kuwait dimulai pada 19 Agustus 1971.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bahrain |
Kuwait |
|---|---|
| Misi diplomatik | |
| Kedutaan Besar Bahrain di Kota Kuwait, Kuwait | Kedutaan Besar Kuwait di Manama, Bahrain |
| Wakil | |
| Duta Besar Bahrain untuk Kuwait Salah Ali Hasan Hilal Al-Malki[1] | Duta Besar Kuwait untuk Bahrain Shaikh Thamer Jaber Al Ahmed Al Sabah |
Hubungan Bahrain dengan Kuwait merujuk pada hubungan bilateral antara Bahrain dengan Kuwait. Hubungan bilateral antara Kerajaan Bahrain dan Negara Kuwait dimulai pada 19 Agustus 1971.[2]
Pada tanggal 5 Juli 2011, penasihat media raja Bahrain, Nabil al-Hamir, dikutip mengatakan bahwa hubungan Bahrain–Kuwait "telah melewati ujian waktu" dan "telah menyatu menjadi persaudaraan yang mengikat antara kedua negara".[3]
Pada tanggal 7 November 2014, Emir Kuwait, Sabah Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah mengunjungi Bahrain dan menemui Raja Bahrain. Mereka membahas cara-cara untuk meningkatkan persatuan di Dewan Kerjasama untuk Negara Arab di Teluk dan perkembangan regional dan global.[4][5]
Sheikha Sheia binti Hassan Al Khrayyesh Al Ajmi, istri kedua Penguasa Bahrain saat ini Sheikh Hamad bin Isa Al Khalifa, berasal dari Kuwait.