Hubungan Indonesia dengan Thailand adalah Hubungan bilateral antar dua negara yang terjalin, yaitu Republik Indonesia dan Kerajaan Thailand. Namun hubungan lebih jauh terjadi antara Hindia Belanda dengan kerajaan Siam, tercatat dalam Regerings Almanak Nederlands Indië 1898 yang menjelaskan pendirian konsulat Siam di Batavia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. |
Hubungan Indonesia dengan Thailand adalah Hubungan bilateral antar dua negara yang terjalin, yaitu Republik Indonesia dan Kerajaan Thailand. Namun hubungan lebih jauh terjadi antara Hindia Belanda dengan kerajaan Siam, tercatat dalam Regerings Almanak Nederlands Indië 1898 yang menjelaskan pendirian konsulat Siam di Batavia.
Melalui ASEAN University Networks, Indonesia dan Thailand telah bekerja sama dalam bidang pendidikan. Kerjasama tersebut mencangkup penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Slamet Riyadi di Surakarta, Jawa Tengah, dengan Faculty of Humanities and Social Sciences, Khon Kaen University (KKU) Thailand, yang berlangsung dari tanggal 19 April 2014 hingga 30 Juli 2014. Sebanyak tiga mahasiswa dari KKU melaksanakan program magang di Universitas Slamet Riyadi. Kegiatan yang dilakukan selama program magang mencakup penelitian bersama, kunjungan institusional, pengajaran Bahasa dan Budaya Thailand, dan sebagainya.
Selain itu, terbaru adalah kesepakatan MoU antara Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin dengan beberapa institusi pendidikan di negara Gajah Putih itu. Meliputi Kuliah Kerja Nyata (KKN),[1][2] konferensi internasional,[3] dan sebagainya.
Indonesia dan Thailand merupakan mitra dagang terpenting ketiga di dalam kawasan ASEAN, kedua negara ini memiliki perdagangan bilateral senilai $ 8.700.000.000 pada tahun 2007.
Banyak orang Indonesia suka pergi ke Thailand, Khususnya ke Bangkok. Selain berwisata di tempat bersejarah, Kota Bangkok menawarkan wisata belanja murah.