Bendungan Marangkayu adalah sebuah bendungan yang sedang dibangun di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Bendungan Marangkayu | |
|---|---|
| Lokasi | Sebuntal, Marang Kayu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur |
| Koordinat | 0°06′34″S 117°23′43″E / 0.1094357°S 117.3953741°E / -0.1094357; 117.3953741 |
| Kegunaan | Serbaguna |
| Status | Sedang dibangun |
| Mulai dibangun | 2007 |
| Pemilik | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat |
| Kontraktor | Waskita Karya dan Brantas Abipraya |
| Bendungan dan saluran pelimpah | |
| Tipe bendungan | Urugan |
| Tinggi (thalweg) | 14,4 m |
| Tinggi (fondasi) | 16,4 m |
| Panjang | 800 m |
| Lebar puncak | 6 m |
| Membendung | Sungai Marang Kayu |
| Waduk | |
| Kapasitas normal | 12.620.000 m3 |
| Luas genangan | 110 hektar |
Bendungan Marangkayu adalah sebuah bendungan yang sedang dibangun di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.[1]
Pembebasan lahan untuk pembangunan bendungan ini dimulai pada tahun 2007, tetapi hingga tahun 2012, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara baru berhasil membebaskan 12% dari total lahan yang dibutuhkan.[2] Pada tahun 2014, Vico Indonesia menemukan 12 titik sumur gas potensial di lahan yang akan dibebaskan, sehingga pembebasan lahan untuk bendungan ini makin terhambat.[3]
Selain akan dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian seluas 1.507 hektar di Kutai Kartanegara, bendungan ini juga akan dimanfaatkan untuk mereduksi debit banjir sebesar 0,73 meter kubik per detik dan menyediakan air baku sebesar 0,45 meter kubik per detik bagi masyarakat Bontang. Air yang terbendung oleh bendungan ini juga berpotensi untuk digunakan membangkitkan listrik melalui PLTA berkapasitas 1,35 MW.[4]