Bendungan Batujai adalah bendungan terbesar di Lombok Tengah. Bendungan ini terletak di Batujai, Praya Barat. Pembangunan bendungan ini dimulai pada tahun 1977 dan dapat diselesaikan pada tahun 1982 sebagai bagian dari upaya untuk mencapai swasembada pangan pada era kepemimpinan Presiden Soeharto.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Bendungan Batujai | |
|---|---|
| Negara | |
| Lokasi | Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat |
| Koordinat | 8°44′08″S 116°15′29″E / 8.735583°S 116.258028°E / -8.735583; 116.258028[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Bendungan_Batujai¶ms=8.735583_S_116.258028_E_ <span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">8°44′08″S</span> <span class=\"longitude\">116°15′29″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\"> / </span><span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">8.735583°S 116.258028°E</span><span style=\"display:none\"> / <span class=\"geo\">-8.735583; 116.258028</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwBA\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt4\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwBQ\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwBg\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Bendungan_Batujai&params=8.735583_S_116.258028_E_\" class=\"external text\" id=\"mwBw\"><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwCA\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwCQ\"><span class=\"latitude\" id=\"mwCg\">8°44′08″S</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwCw\">116°15′29″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwDA\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDQ\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDg\"></span></span><span class=\"geo-default\" id=\"mwDw\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwEA\">8.735583°S 116.258028°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwEQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEg\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwEw\">-8.735583; 116.258028</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwFA\"/></span>"}' id="mwFQ"/> |
| Kegunaan | Irigasi |
| Status | Digunakan |
| Mulai dibangun | 1977 |
| Mulai dioperasikan | 1982 |
| Pemilik | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat |
| Perancang | Proyek Brantas |
| Bendungan dan saluran pelimpah | |
| Tipe bendungan | Komposit beton dan urugan tanah |
| Tinggi | 16 m |
| Panjang | 1.300 m |
| Lebar puncak | 8 m |
| Volume bendungan | 130.000 m3 |
| Ketinggian di puncak | 94 mdpl |
| Membendung | Sungai Dodokan |
| Jumlah pelimpah | 1 |
| Tipe pelimpah | Ogee dengan pintu |
| Kapasitas pelimpah | 764 m3 / detik |
| Waduk | |
| Nama | Waduk Batujai |
| Kapasitas normal | 23.500.000 m3 |
| Kapasitas aktif | 18.000.000 m3 |
| Kapasitas nonaktif | 5.500.000 m3 |
| Luas tangkapan | 169 km2[1] |
Bendungan Batujai adalah bendungan terbesar di Lombok Tengah. Bendungan ini terletak di Batujai, Praya Barat.[2] Pembangunan bendungan ini dimulai pada tahun 1977 dan dapat diselesaikan pada tahun 1982 sebagai bagian dari upaya untuk mencapai swasembada pangan pada era kepemimpinan Presiden Soeharto.[3]
Bendungan ini difungsikan untuk mengairi lahan pertanian seluas 3.350 hektar di Penujak, Setanggor, Darek, Ungga, Ranggagata, dan sekitar Praya Barat, Lombok Tengah. Sebelumnya, lahan pertanian di daerah tersebut hanya mengandalkan air hujan.
Seiring dengan berkembangnya lingkungan di sekitar waduk dan perubahan tata guna lahan di hulu sungai, maka bendungan ini kini hanya difungsikan untuk mengairi lahan pertanian seluas 2.426 ha. Penurunan tersebut juga diakibatkan oleh tingginya sedimen yang masuk ke dalam waduk yang terbentuk akibat dibangunnya bendungan ini.
Bendungan ini juga difungsikan untuk mengurangi debit maksimal dari banjir, yakni dari 1.332 meter kubik per detik menjadi 764 meter kubik per detik, sehingga dampak dari banjir dapat diminimalisasi.[4]