Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bendungan Nipah

Bendungan Nipah adalah sebuah bendungan yang dibangun di Montor, Banyuates, Sampang untuk membendung air dari Sungai Nipah. Bendungan ini adalah bendungan besar pertama di Pulau Madura. Bendungan ini dibangun di atas lahan seluas 527 hektar yang melintasi tiga desa di Kecamatan Banyuates, yakni Desa Montor, Desa Nagasareh, dan Desa Tebanah. Bendungan ini terutama dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian seluas sekitar 1.150 hektar.

salah satu bendungan di dunia
Diperbarui 3 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bendungan Nipah
Bendungan Nipah
LokasiMontor, Banyuates, Sampang, Jawa Timur
KegunaanIrigasi
StatusBeroperasi
Mulai dibangun1982
Mulai dioperasikan2015
PemilikKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Bendungan dan saluran pelimpah
Tipe bendunganUrugan
Tinggi22,5 m
Panjang110,85 m
Lebar puncak7 m
MembendungSungai Nipah
Jumlah pelimpah1
Tipe pelimpahOgee samping
Waduk
Kapasitas normal6.130.000 m3
Luas genangan81,83 hektar[1]

Bendungan Nipah adalah sebuah bendungan yang dibangun di Montor, Banyuates, Sampang untuk membendung air dari Sungai Nipah. Bendungan ini adalah bendungan besar pertama di Pulau Madura. Bendungan ini dibangun di atas lahan seluas 527 hektar yang melintasi tiga desa di Kecamatan Banyuates, yakni Desa Montor, Desa Nagasareh, dan Desa Tebanah. Bendungan ini terutama dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian seluas sekitar 1.150 hektar.[1]

Sejarah

Pada tahun 1973, pemerintah Indonesia mulai meminta restu dari sejumlah ulama dan tokoh masyarakat di Pulau Madura untuk membangun bendungan ini. Pada tahun 1982, pemerintah mulai melakukan pembebasan lahan dan mulai membangun bendungan ini secara bertahap. Pada tahun 1993, pembangunan bendungan ini terhenti karena adanya penolakan dari masyarakat setempat yang menyebabkan tewasnya empat orang. Pada tahun 2004, pembangunan bendungan ini kembali dilanjutkan dan akhirnya dapat diselesaikan pada tahun 2015. Bendungan ini kemudian mulai dioperasikan pada tanggal 10 Oktober 2015 dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 19 Maret 2016.[1]

Fungsi

Bendungan ini difungsikan untuk mengairi lahan pertanian seluas sekitar 1.150 hektar di Sampang, Pamekasan, dan Bangkalan, yang mana 925 hektar di antaranya merupakan lahan pertanian baru. Dengan adanya bendungan ini, produksi padi petani diharapkan dapat meningkat sebesar 6-7 ton per hektar.[1]

Lihat pula

  • Daftar daerah aliran sungai di Indonesia
  • Daya rusak air
  • Hidrologi pegunungan
  • Irigasi Premium
  • Krisis air
  • Manajemen Sumber Daya Air
  • Pertanian regeneratif
  • Wilayah Sungai dan pembagiannya di Indonesia

Referensi

  1. 1 2 3 4 Joga, Nirwono dan Soetomo, Agus (2020). 75 Bendungan Sumber Kehidupan dan Kesejahteraan Rakyat (PDF) (dalam bahasa Indonesia). Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. hlm. 26–29. ISBN 978-623-94752-4-6. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  • l
  • b
  • s
Bendungan, waduk/dam dan embung di Indonesia
1
DIY
  • Bribin
  • Kamijoro
  • Sermo
DKI
  • Pluit
  • Ria Rio
Banten
  • Karian
  • Sindangheula
Jawa Barat
  • Ciawi
  • Cipanas
  • Cipancuh
  • Cirata
  • Darma
  • Jatigede
  • Jatiluhur
  • Kuningan
  • Leuwikeris
  • Sadawarna
  • Saguling
  • Sukamahi
Jawa Tengah
  • Bener
  • Cacaban
  • Colo
  • Gajah Mungkur
  • Jatibarang
  • Kedungombo
  • Logung
  • Matenggeng
  • Pidekso
  • Randugunting
  • Sempor
  • Soedirman
  • Wadaslintang
  • Wilalung
Jawa Timur
  • Bagong
  • Bajulmati
  • Bening
  • Bendo
  • Dawuhan
  • Gondang
  • Gongseng
  • Nipah
  • Notopuro
  • Pacal
  • Selorejo
  • Semantok
  • Sengguruh
  • Serut
  • Sidodadi
  • Sutami
  • Tanjungan
  • Tugu
  • Tukul
  • Wlingi
  • Wonorejo
2
Aceh
  • Keureuto
  • Paya Seunara
  • Rajui
  • Rukoh
Kepulauan Riau
  • Sei Gong
Lampung
  • Batu Tegi
  • Margatiga
  • Way Sekampung
Riau
  • Koto Panjang
  • Rokan Kiri
Sumatera Selatan
  • Komering II
  • Perjaya
Sumatera Utara
  • Sigura-Gura
  • Lausimeme
  • Tangga
3
Bali
  • Danu Kerthi
  • Palasari
  • Sidan
  • Titab Ularan
Nusa Tenggara Barat
  • Batujai
  • Beringin Sila
  • Batu Bulan
  • Bintang Bano
  • Koperan Selat Narmada
  • Mamak
  • Meninting
  • Mila
  • Tanju
  • Tiu Kulit
  • Tiu Suntuk
Nusa Tenggara Timur
  • Mbay
  • Napun Gete
  • Raknamo
  • Rotiklot
  • Temef
4
Kalimantan Selatan
  • Amandit
  • Riam Kanan
  • Tapin
Kalimantan Timur
  • Lempake
  • Manggar
  • Marangkayu
  • Semboja
  • Sepaku Semoi
  • Sesulu
  • Teritip
5
Gorontalo
  • Bolangohulu
Sulawesi Selatan
  • Bilibili
  • Jenelata
  • Karalloe
  • Pamukkulu
  • Paselloreng
  • Ponre Ponre
Sulawesi Tenggara
  • Ameroro
  • Ladongi
  • Pelosika
Sulawesi Utara
  • Kuwil Kawangkoan
  • Lolak
6
Maluku
  • Way Apu
7
Lihat juga: Daftar bendungan dan waduk di Indonesia & PSN
Ikon rintisan

Artikel bertopik bendungan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Fungsi
  3. Lihat pula
  4. Referensi

Artikel Terkait

Bendungan Marib

danau di Yaman

Unjuk rasa dan kerusuhan Indonesia Agustus–September 2025

Unjuk rasa di Indonesia pada Agustus-September 2025

Daerah Khusus Ibukota Jakarta

ibu kota Indonesia dan provinsi di Pulau Jawa, Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026