Resolusi 875 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 16 Oktober 1993, usai mengulang resolusi-resolusi 841 (1993), 861 (1993), 862 (1993), 867 (1993), dan 873 (1993). Menyadari kegagalan berkelanjutan dari berbagai pihak di Haiti untuk mengimplementasikan Governors Island Agreement, DKPBB memperbesar sanksi internasional dan memberlakukan blokade angkatan laut terhadap negara tersebut.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Resolusi 875 Dewan Keamanan PBB | |
|---|---|
USS Tempest (PC-2) berpatroli sebagai bagian dari embargo maritim terhadap Haiti | |
| Tanggal | 16 Oktober 1993 |
| Sidang no. | 3.293 |
| Kode | S/RES/875 (Dokumen) |
| Topik | Haiti |
Ringkasan hasil | 15 mendukung Tidak ada menentang Tidak ada abstain |
| Hasil | Diadopsi |
| Komposisi Dewan Keamanan | |
Anggota tetap | |
Anggota tidak tetap | |
Resolusi 875 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 16 Oktober 1993, usai mengulang resolusi-resolusi 841 (1993), 861 (1993), 862 (1993), 867 (1993), dan 873 (1993). Menyadari kegagalan berkelanjutan dari berbagai pihak di Haiti untuk mengimplementasikan Governors Island Agreement, DKPBB memperbesar sanksi internasional dan memberlakukan blokade angkatan laut terhadap negara tersebut.[1]