Hubungan Argentina dengan Bangladesh adalah hubungan bilateral antara Republik Argentina dan Republik Rakyat Bangladesh, keduanya tetap bersahabat sejak terjalinnya hubungan diplomatik pada tahun 1972. Penulis Argentina Victoria Ocampo menyuarakan dukungannya terhadap perjuangan Bangladesh selama Perang Pembebasan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Argentina |
Bangladesh |
|---|---|
Hubungan Argentina dengan Bangladesh adalah hubungan bilateral antara Republik Argentina dan Republik Rakyat Bangladesh, keduanya tetap bersahabat sejak terjalinnya hubungan diplomatik pada tahun 1972. Penulis Argentina Victoria Ocampo menyuarakan dukungannya terhadap perjuangan Bangladesh selama Perang Pembebasan.
Bangladesh membuka perwakilan diplomatik di Argentina pada tahun 1970-an, tetapi menutupnya pada tahun 1978.[1] Pada tahun 2008, Ernesto Carlos Alvarez diangkat sebagai Duta Besar Argentina untuk Bangladesh.[2]
Pada tahun 2011, mantan menteri luar negeri Bangladesh Mohamed Mijarul Quayes melakukan kunjungan resmi ke Buenos Aires.[3]
Pada bulan Juli 2022, untuk memperingati 50 tahun hubungan diplomatik, Wakil Menteri Luar Negeri Argentina, Claudio Javier Rozencwaig mengunjungi Dhaka, Bangladesh, didampingi oleh Duta Besar Argentina untuk Bangladesh, Hugo Gobbi. Nota kesepahaman ditandatangani oleh kedua belah pihak yang sepakat untuk melanjutkan diskusi antara pemerintah masing-masing. Delegasi Argentina bertemu dengan pejabat senior Bangladesh termasuk Menteri Negara Urusan Luar Negeri, Shahriar Alam yang memuji penyair Argentina Victoria Ocampo karena meningkatkan kesadaran mengenai penderitaan rakyat Bangladesh selama Perang Pembebasan.[4]
Pada bulan Desember 2022, selama Piala Dunia FIFA, Menteri Luar Negeri Argentina Santiago Cafiero mengumumkan niat pemerintah Argentina untuk membuka kembali kedutaan besar di Bangladesh, dengan alasan meningkatnya pertukaran komersial dan kepentingan bersama dalam kerja sama di berbagai bidang, termasuk olahraga.[5] Pada bulan Februari 2023, Argentina membuka kembali kedutaan besarnya di Dhaka.[6]
Bangladesh dan Argentina telah menunjukkan minat dalam memperluas kegiatan ekonomi bilateral antara kedua negara.[2] Kapal-kapal Bangladesh, produk farmasi, pakaian jadi,[7] melamin dan keramik[8] telah diidentifikasi sebagai produk dengan potensi besar di pasar Argentina.[9] Ada permintaan yang baik di Argentina untuk keramik Bangladesh dengan FARR Ceramics menjadi eksportir keramik Bangladesh utama ke Argentina.[10]
Ekspor minyak kedelai dari Argentina ke Bangladesh meningkat pada tahun 2010.[11]
Argentina telah menunjukkan minat untuk menyelenggarakan kursus bahasa Spanyol bagi pejabat Bangladesh. Argentina juga bermaksud untuk menandatangani perjanjian pembebasan visa dengan Bangladesh.[12]