Hubungan Aljazair dengan Argentina mengacu pada hubungan bilateral dan diplomatik antara Republik Demokratik Rakyat Aljazair dan Republik Argentina. Kedua negara merupakan anggota Kelompok 15, Kelompok 24, Kelompok 77, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Aljazair |
Argentina |
|---|---|
Hubungan Aljazair dengan Argentina mengacu pada hubungan bilateral dan diplomatik antara Republik Demokratik Rakyat Aljazair dan Republik Argentina. Kedua negara merupakan anggota Kelompok 15, Kelompok 24, Kelompok 77, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Pada bulan Maret 1962, Aljazair memperoleh kemerdekaannya dari Prancis. Pada tahun yang sama, Argentina mengakui dan menjalin hubungan diplomatik dengan Aljazair.[1] Pada tahun 1964, Argentina membuka kedutaan besar tetap di Aljir[2] dan pada tahun 1973, Argentina mengirim delegasi untuk menghadiri KTT Gerakan Non-Blok ke-4 di Aljir.[2]
Pada bulan Oktober 1984, Presiden Argentina, Raúl Alfonsín, melakukan kunjungan resmi ke Aljazair; kunjungan pertama oleh kepala negara Argentina ke Aljazair dan ke benua Afrika.[2] Pada tahun 1986, Presiden Aljazair, Chadli Bendjedid, membalas kunjungan ke Argentina. Pada bulan November 2008, Presiden Argentina, Cristina Fernández de Kirchner melakukan kunjungan resmi ke Aljazair dan bertemu dengan rekannya, Presiden, Abdul Aziz Butaflika.[1]
Pada bulan Februari 2017, Menteri Luar Negeri Argentina Susana Malcorra mengunjungi Aljazair untuk memperingati lebih dari 50 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara.[3]

Kunjungan tingkat tinggi dari Aljazair ke Argentina
Kunjungan tingkat tinggi dari Argentina ke Aljazair
Kedua negara telah menandatangani beberapa perjanjian bilateral seperti Perjanjian Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan (1983); Perjanjian Kerja Sama Ilmiah dan Teknologi (1984); Perjanjian Promosi Investasi Timbal Balik (2000); Perjanjian Kerja Sama antara Pusat Teknologi Antariksa Nasional Aljazair dan Komisi Kegiatan Antariksa Nasional Argentina (2002); Perjanjian Kerja Sama di Bidang Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kedokteran (2008); Perjanjian Kerja Sama untuk Pengembangan dan Penggunaan Energi Nuklir Secara Damai (2008); Perjanjian Kerja Sama Kebudayaan (2008); Perjanjian Kerja Sama antara Kantor Promosi Perdagangan Luar Negeri Aljazair dan Kantor Ekspor Argentina (2016); Perjanjian Kerja Sama Akademik (2016); dan Perjanjian Kerja Sama Olahraga (2016).[1]