Hubungan Aljazair dengan Kolombia adalah hubungan bilateral antara Aljazair dan Kolombia. Kedua negara merupakan anggota Kelompok 24, Gerakan Non-Blok, Kelompok 77, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Aljazair |
Kolombia |
|---|---|
Hubungan Aljazair dengan Kolombia adalah hubungan bilateral antara Aljazair dan Kolombia. Kedua negara merupakan anggota Kelompok 24, Gerakan Non-Blok, Kelompok 77, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Aljazair dan Kolombia menjalin hubungan diplomatik pada 1 Januari 1979.[1] Kedutaan Besar Kolombia di Aljir dibuka pada tahun 1983, tetapi karena alasan anggaran yang parah, Kolombia menutup kedutaannya di Aljazair pada 7 Februari 1994.[2][3] Pada tahun 1995, Aljazair membuka kedutaannya di Kolombia. Kolombia membuka kembali kedutaannya di Aljir pada 5 Februari 2014.[3] Pada 15 November 2023, presiden Kolombia Gustavo Petro mendukung Aljazair dalam mengajukan pengaduan terhadap genosida Gaza yang disebabkan oleh Israel.[4]
Kedua negara telah menandatangani beberapa perjanjian bilateral seperti Perjanjian Perdagangan antara Pemerintah Republik Kolombia dan Republik Demokratik dan Populer Aljazair (1991); Perjanjian Komersial antara Pemerintah Republik Demokratik dan Populer Aljazair dan Pemerintah Republik Kolombia (1997); Perjanjian Persaudaraan antara kota Cherchell dan Cartagena (1997); Perjanjian Kerja Sama Kebudayaan antara Pemerintah Republik Kolombia dan Pemerintah Republik Demokratik dan Populer Aljazair (2007); Nota Kesepahaman tentang Promosi Perdagangan Luar Negeri antara Proexport dan Algex (Badan Nasional untuk Promosi Perdagangan Luar Negeri Aljazair) (2013); Perjanjian Pembebasan Visa untuk Paspor Diplomatik dan Resmi (2013) dan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Teknis antara Kolombia dan Aljazair (2014).[1][6]
Pada tahun 2022, Aljazair mengekspor $47,9 juta ke Kolombia. Produk yang diekspor dari Aljazair ke Kolombia meliputi pupuk nitrogen ($17,2 juta), besi setengah jadi ($14,9 juta), dan semen ($11,3 juta). Kolombia mengekspor $1,42 juta ke Aljazair. Produk yang diekspor dari Kolombia ke Aljazair meliputi pisang ($898 ribu), kopi ($468 ribu), dan gula mentah ($29 ribu).[7]