Hubungan Bangladesh dengan Slowakia merujuk pada hubungan bilateral antara Bangladesh dan Slowakia. Kedua negara tersebut masing-masing tidak memiliki duta besar tetap. Hubungan diplomatik tersebut secara resmi dimulai pada tahun 1993.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bangladesh |
Slowakia |
|---|---|
Hubungan Bangladesh dengan Slowakia merujuk pada hubungan bilateral antara Bangladesh dan Slowakia. Kedua negara tersebut masing-masing tidak memiliki duta besar tetap. Hubungan diplomatik tersebut secara resmi dimulai pada tahun 1993.[1]
Pada tahun 1996, duta besar Bangladesh untuk Slowakia bertemu dengan Menteri Kebudayaan Slowakia untuk membahas perjanjian kerja sama budaya.[2]
Pada tahun 1999, Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina melakukan kunjungan resmi ke Bratislava.[3]
Bangladesh dan Slowakia saling mendukung di forum-forum global.[4] Pada tahun 2010, Slowakia mendukung pencalonan Bangladesh dalam CEDAW. Bangladesh dan Slowakia juga sepakat untuk mengadakan konsultasi kantor luar negeri secara berkala.[5] Pada tahun 2011, mantan Presiden Slowakia Ivan Gašparovič menghargai posisi Bangladesh di Asia Selatan.[3]
Slowakia telah menyatakan minatnya untuk menyediakan beasiswa pendidikan tinggi bagi mahasiswa Bangladesh. Kedua negara juga sepakat untuk menandatangani "perjanjian baru mengenai budaya, sains dan teknologi, serta bidang kerja sama lainnya sesuai dengan pakta lama antara Bangladesh dan Cekoslowakia".[6]
Bangladesh dan Slowakia telah berupaya untuk memperluas perdagangan. Pada tahun 2010, kedua negara menyusun sebuah perjanjian untuk memperkuat perdagangan dan investasi bilateral.[7] Ekspor Bangladesh ke Slowakia mencapai lebih dari 100 juta Euro pada tahun 2011 yang telah disebut signifikan mengingat populasi Slowakia yang kecil.[1] Sebagian besar barang ekspor Bangladesh terkait dengan produk pakaian. Rami Bangladesh, kulit dan produk kulit, keramik dan farmasi telah diidentifikasi sebagai barang ekspor yang menjanjikan ke pasar Slowakia.[7] Barang ekspor Slowakia ke Bangladesh didominasi oleh produk kimia. Bangladesh dan Slowakia juga telah membahas kemungkinan pembentukan Dewan Bisnis Bersama untuk lebih mengeksplorasi peluang bisnis.[1]