Hubungan Bangladesh dengan Italia adalah hubungan bilateral antara Bangladesh dan Italia. Bangladesh memiliki kedutaan besar di Roma sementara Italia memiliki kedutaan besar di Dhaka.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bangladesh |
Italia |
|---|---|
Hubungan Bangladesh dengan Italia adalah hubungan bilateral antara Bangladesh dan Italia. Bangladesh memiliki kedutaan besar di Roma sementara Italia memiliki kedutaan besar di Dhaka.
Italia menjalin hubungan resmi dengan Bangladesh pada tahun 1972, setelah memperoleh kemerdekaan dari Pakistan. Pada tahun 1974, Italia merupakan salah satu negara yang mensponsori penerimaan Bangladesh ke Perserikatan Bangsa-Bangsa.[1] Pada tahun 2014, Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina melakukan kunjungan resmi ke Italia.[2]
Pada tahun 2000, sebuah perjanjian tentang "Kerja Sama Ilmiah dan Teknologi" ditandatangani antara Bangladesh dan Italia. Berdasarkan perjanjian tersebut, kedua negara telah saling bertukar ilmuwan, peneliti, dan teknisi serta memberikan hibah studi. Italia telah menampung rata-rata 25 peneliti Bangladesh setiap tahunnya untuk belajar di Pusat Fisika Teoretis Internasional Abdus Salam.[3]
Bangladesh dan Italia telah membentuk 'Kamar Dagang dan Industri Italia-Bangladesh (IBCCI)' untuk meningkatkan hubungan ekonomi bilateral. Antara tahun 2000 dan 2006, perdagangan bilateral antara kedua negara meningkat lebih dari 200%.[4] Pada tahun 2012, jumlah total perdagangan bilateral mencapai $1,286 miliar, yang mana ekspor Bangladesh ke Italia mencapai $1,036 miliar. Barang ekspor utama Bangladesh ke Italia meliputi makanan beku, produk pertanian, teh, kulit, goni mentah, barang goni, pakaian rajut, pakaian tenun, dan lain-lain. Barang ekspor utama Italia ke Bangladesh meliputi mesin, produk elektronik, kendaraan, pesawat terbang, kapal dan peralatan transportasi terkait.[5] Bangladesh dan Italia telah mencapai kesepakatan untuk mengatasi masalah migrasi tidak sah ke Italia. Sebagai bagian dari pengaturan migrasi dan mobilitas bilateral, Italia telah setuju untuk menyambut pekerja terampil dari Bangladesh, dengan fokus pada industri seperti konstruksi, pembuatan kapal, dan perhotelan. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengatur migrasi antara kedua negara dan memastikan bahwa prosesnya dilakukan secara legal dan dengan mempertimbangkan keuntungan bersama.[6]
Pada tahun 2016, terdapat 142.000 warga Bangladesh yang tinggal di Italia.[7]