Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Hubungan Bangladesh dengan Turki

Hubungan Bangladesh dengan Turki adalah hubungan bilateral antara Bangladesh dan Turki. Kedua negara tersebut merupakan anggota Organisasi Kerja sama Islam. Turki memiliki kedutaan besar di Dhaka, sedangkan Bangladesh memiliki kedutaan di Ankara dan konsulat di Istanbul.

Wikipedia article
Diperbarui 25 Juni 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hubungan Bangladesh dengan Turki
Hubungan Bangladesh dengan Turki
Peta memperlihatkan lokasi Bangladesh dan Turki

Bangladesh

Turki

Hubungan Bangladesh dengan Turki adalah hubungan bilateral antara Bangladesh dan Turki. Kedua negara tersebut merupakan anggota Organisasi Kerja sama Islam. Turki memiliki kedutaan besar di Dhaka, sedangkan Bangladesh memiliki kedutaan di Ankara dan konsulat di Istanbul.

Sejarah

Sejarah awal

Armada Utsmaniyah pada abad ke-16, tidak jauh dari Pelabuhan Chittagong.

Kedua negara telah memiliki hubungan diplomatik selama beberapa abad. Pelabuhan Utsmaniyah membangun hubungan dagang dengan Benggala pada tahun 1580-an.[1] Industri pembuatan kapal kuno di Pelabuhan Chittagong menyediakan seluruh armada kapal perang Utsmaniyah milik para sultan pada abad ke-17.[2][3] Perdagangan kain muslin yang terkenal di Benggala juga disambut baik oleh Utsmaniyah, yang menggunakan bahan tersebut untuk serban mereka.[4]

Misi Medis Seluruh India Dr. Mukhtar Ahmed Ansari melakukan perjalanan ke Konstantinopel pada tahun 1912 untuk memberikan bantuan medis kepada Kesultanan Utsmaniyah selama Perang Balkan. Salah satu peserta penting dalam misi tersebut adalah penulis Bengali Ismail Hossain Siraji.[5] Umat Muslim Bengali terus menyatakan dukungan mereka kepada Utsmaniyah selama Gerakan Khilafat.[6]

Sejarah modern

Pada tahun 2016, hubungan diplomatik antara kedua negara menjadi rumit ketika Bangladesh mengecam permintaan Turki berturut-turut untuk membebaskan beberapa pemimpin Jamaat-e-Islami Bangladesh yang telah dihukum karena dugaan kejahatan perang selama Perang Pembebasan Bangladesh oleh pengadilan domestik di Bangladesh, yang anehnya bernama Pengadilan Kejahatan Internasional, dan akhirnya dieksekusi.[7][8] Setelah eksekusi pemimpin Jamaat Motiur Rahman Nizami, Turki menarik duta besarnya dari Bangladesh.[9] Namun, setelah Bangladesh mengutuk upaya kudeta untuk menggulingkan pemerintahan Erdogan, hubungan mulai membaik. Akibatnya, Ankara mengirim duta besar baru ke Dhaka. Setelah kedatangannya, duta besar Turki yang baru itu mengatakan, "Bangladesh telah membantu Turki dengan menyatakan dukungannya kepada pemerintahan Erdogan setelah upaya kudeta yang gagal." Duta besar itu berkomentar bahwa hubungan antara kedua negara telah menjadi normal. Duta besar itu juga menyatakan kesediaan Turki dalam membantu Bangladesh untuk mengendalikan militansi di negara itu.[10]

Selama krisis Rohingya, ketika Muslim Rohingya diusir dari Myanmar, Turki menyumbangkan jutaan dolar kepada pemerintah Bangladesh untuk membantu Rohingya yang menetap di Chittagong. Pada bulan September 2017, Ibu Negara Emine Erdoğan berkunjung dan membantu memberikan bantuan di tempat penampungan Rohingya dan menjanjikan lebih banyak kerja sama dan bantuan kepada Bangladesh.[11]

Kontribusi terhadap Kemerdekaan Turki

Selama Perang Kemerdekaan Turki, bangsa Turki mengingat dukungan yang diterima dari kaum Muslim dari Asia Selatan termasuk Bengali. Orang-orang dari seluruh Bangladesh mengirimkan dukungan mereka untuk Perang Kemerdekaan Turki.[12]

Pada tahun 1921, Penyair Nasional Bangladesh Kazi Nazrul Islam menulis puisi "Kemal Pasha" untuk memuji Mustafa Kemal Atatürk. Dia adalah satu-satunya penyair asing yang memuji Atatürk dan Perang Kemerdekaan Turki dengan puisi heroik.[12]

Kunjungan kenegaraan tingkat tinggi

Mantan presiden Bangladesh Ziaur Rahman menjadi kepala negara Bangladesh pertama yang mengunjungi Ankara. Pada tahun 1986, Perdana Menteri Turki saat itu, Turgut Özal melakukan kunjungan ke Bangladesh.[13] Presiden Turki Suleyman Demirel bergabung dengan Nelson Mandela dan Yasser Arafat pada perayaan ulang tahun perak kemerdekaan Bangladesh pada tahun 1997. Pada tahun 1998, kedua negara tersebut mendirikan Kelompok D-8 Negara Berkembang. Presiden Turki Abdullah Gul melakukan kunjungan resmi ke Dhaka pada tahun 2010.[14] Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdoğan melakukan kunjungan ke Dhaka pada tahun 2010.[15][16] Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina melakukan kunjungan resmi ke Ankara pada tahun 2012.[17]

Kerjasama pertahanan

Otokar Cobra buatan Turki milik Angkatan Darat Bangladesh

Pada tahun 2013, Turki memasok kendaraan lapis baja ringan Otokar Cobra ke Angkatan Darat Bangladesh.[18]

Pada bulan Juni 2021, perjanjian pembangunan jalur produksi artileri 105 mm dan 155 mm telah ditandatangani antara Bangladesh dan perusahaan Turki REPKON. Dengan teknologi Free Flowforming (yang dipatenkan REPKON) dan mesin terkomputerisasi dari REPKON, BOF akan memproduksi peluru artileri 105 mm dan 155 mm berkualitas tinggi.[19][20] Menurut Uğur Cem Gürpınar, pejabat pengembangan bisnis dan komunikasi perusahaan REPKON, "Bangladesh, seperti banyak negara sahabat dan sekutu, lebih memilih REPKON karena teknologinya yang lebih unggul dari para pesaingnya di dunia".[19]

Pada 29 Juni 2021, nota kesepahaman pertahanan Pemerintah ke Pemerintah (G2G) ditandatangani antara Bangladesh dan Turki. Menurut İsmail Demir, presiden Presidensi Industri Pertahanan, perjanjian ekspor berbagai produk ROKETSAN telah ditandatangani dengan Bangladesh.[21] ROKETSAN telah mengirimkan peluncur roket berganda TRG-300 Tiger ke Angkatan Darat Bangladesh pada Juni 2021 dari kesepakatan terpisah.[22] Bangladesh akan menjadi salah satu klien peralatan pertahanan teratas Turki dalam beberapa tahun ke depan.

Hubungan ekonomi

Bangladesh dan Turki merupakan mitra dagang utama satu sama lain. Nilai perdagangan bilateral antara kedua negara mencapai lebih dari $1 miliar.[23] Produk ekspor Bangladesh ke Turki didominasi oleh produk pakaian jadi. Sejak tahun 2012, Bangladesh dan Turki telah berunding untuk menandatangani perjanjian perdagangan bebas,[24] tetapi penandatanganan perjanjian tersebut terhenti karena adanya komplikasi yang berkaitan dengan upaya Turki untuk bergabung dengan Uni Eropa.[25][26] Industri pembuatan kapal Bangladesh juga telah diidentifikasi sebagai sektor potensial untuk investasi Turki.[27]

Bangladesh dan Turki telah menandatangani protokol bersama mengenai perdagangan dan investasi pada tahun 2012. Komisi Ekonomi Bersama Bangladesh-Turki telah mengadakan pertemuan dua tahunan untuk membahas cara-cara meningkatkan perdagangan dan investasi bilateral.[28]

Lihat pula

  • iconPortal Politik
  • flagPortal Turki
  • Hubungan luar negeri Bangladesh

Referensi

  1. ↑ Casale, Giancarlo (2010-01-28). The Ottoman Age of Exploration. Oxford University Press. doi:10.1093/acprof:oso/9780195377828.001.0001. ISBN 978-0-19-537782-8.
  2. ↑ Hossain, Khandakar Akhter (2012). "Shipbuilding Industry". Dalam Islam, Sirajul; Miah, Sajahan; Khanam, Mahfuza; Ahmed, Sabbir (ed.). Banglapedia: the National Encyclopedia of Bangladesh (Edisi Online). Dhaka, Bangladesh: Banglapedia Trust, Asiatic Society of Bangladesh. ISBN 984-32-0576-6. OCLC 52727562. Diakses tanggal 24 April 2026.
  3. ↑ "Prospects of shipbuilding industry in Bangladesh". New Age. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-17. Diakses tanggal 2015-07-30.
  4. ↑ Ashmore, Sonia (2012). Muslin (Sonia Ashmore), Page 12. V&A Publishing. hlm. 12. ISBN 9781851777143.
  5. ↑ Shah, Mohammad (April–June 2003). "Terrorism in Colonial Bengal: The Muslim Response". Journal of the Pakistan Historical Society. 51 (2): 24.
  6. ↑ Ahmed, Sufia (2012). "Khilafat Movement". Dalam Islam, Sirajul; Miah, Sajahan; Khanam, Mahfuza; Ahmed, Sabbir (ed.). Banglapedia: the National Encyclopedia of Bangladesh (Edisi Online). Dhaka, Bangladesh: Banglapedia Trust, Asiatic Society of Bangladesh. ISBN 984-32-0576-6. OCLC 52727562. Diakses tanggal 24 April 2026.
  7. ↑ Reza, Pantha Rahman; Rezwan (2013-01-20). "Turkish President's Letter To Bangladesh Denounced". Global Voices. Global Voices Online. Diakses tanggal 2016-05-16.
  8. ↑ Ramani, Samuel (4 July 2016). "Can Bangladesh and Turkey Mend Frayed Ties?". The Diplomat. Diakses tanggal 7 September 2016.
  9. ↑ Dolan, David; Toksabay, Ece (2016-05-12). "Turkey withdraws Bangladesh ambassador after execution of Islamist: Erdogan". Reuters. Thomson Reuters. Diakses tanggal 2016-05-16.
  10. ↑ Zaman, Sheikh Shahariar. "Turkey wants to restore ties with Bangladesh". Dhaka Tribune. Diakses tanggal 9 September 2016.
  11. ↑ "Bangladesh-Turkey Ties Deepen Amid Rohingya Crisis". SRJ News. 5 April 2023.
  12. 1 2 "Bengal's contribution to Turkish Independence". The Daily Star.
  13. ↑ Hossain, Mohammad Amjad (2012-04-13). "Bangladesh-Turkey ties: a close look". New Age. Dhaka. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-07-01. Diakses tanggal 2014-01-25.
  14. ↑ Muhammad Zamir (2010-02-15). "Consolidating Bangladesh-Turkey relations". The Daily Star. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-02-02. Diakses tanggal 2014-01-25.
  15. ↑ "PM Erdoğan Meets Bangladeshi PM Sheikh Hasina Wajid". TRT English. Diakses tanggal 25 January 2014.
  16. ↑ Harun ur Rashid (2010-11-16). "A new horizon of cooperation". The Daily Star. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-02-02. Diakses tanggal 2014-01-25.
  17. ↑ "PM reaches Turkey". The Daily Star. 2012-04-12. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-02-02. Diakses tanggal 2014-01-25.
  18. ↑ "Army gets new SP guns, Metis M-1 missiles". Natun Barta. 2013-12-22. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-25. Diakses tanggal 2014-01-25.
  19. 1 2 "Bangladeş'in top mermilerinde Türk imzası" (dalam bahasa Turki). Anadolu Agency. 24 June 2021. Diakses tanggal 2 July 2021.
  20. ↑ "Leading Edge Metal Forming Methods for Modern Defense Industries". REPKON. Diakses tanggal 3 July 2021.
  21. ↑ "ROKETSAN Bangladeş'e ihracat yapacak (ROKETSAN will export to Bangladesh)" (dalam bahasa Turki). Anadolu Agency. 29 June 2021. Diakses tanggal 1 July 2021.
  22. ↑ "PM includes 'Tiger Multiple Launch Rocket System' in Bangladesh Army". The Daily Star. 2021-06-21. Diakses tanggal 2021-07-01.
  23. ↑ "Optimism for $10b Turkey-Bangla trade". The Bangladesh Chronicle. Diarsipkan dari asli tanggal 2 February 2014. Diakses tanggal 2014-01-25.
  24. ↑ Hafez Ahmed (2012-04-14). "Dhaka, Ankara to sign FTA soon". The Financial Express. Dhaka. Diakses tanggal 2014-01-25.
  25. ↑ "Dhaka for FTA talks with Turkey". Dhaka Tribune. 2013-10-31. Diakses tanggal 2014-01-25.
  26. ↑ Uddin, Jasim (2013-10-31). "Govt finalises draft framework of FTA with Turkey". New Age. Dhaka. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-07-01. Diakses tanggal 2014-01-25.
  27. ↑ Alam, Syed Ahsanul (2012-04-25). "Marketing of Turkey-Bangladesh ties". New Age. Dhaka. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-07-01. Diakses tanggal 2014-01-25.
  28. ↑ Hafez Ahmed (2012-11-13). "Dhaka, Ankara to raise trade to $3bn by 2015". Daily Sun. Diakses tanggal 2014-01-25.

Pranala luar

  • Embassy of the Republic of Türkiye in Dhaka (dalam bahasa Turki)
  • l
  • b
  • s
Bangladesh Hubungan luar negeri Bangladesh
Afrika
  • Afrika Selatan
  • Aljazair
  • Botswana
  • Ghana
  • Kenya
  • Liberia
  • Libya
  • Malawi
  • Mali
  • Maroko
  • Mauritius
  • Mesir
  • Nigeria
  • Pantai Gading
  • Rwanda
  • Sierra Leone
  • Somalia
  • Sudan
  • Sudan Selatan
  • Uganda
Lambang Bangladesh
Amerika
  • Amerika Serikat
  • Argentina
  • Brasil
  • Chili
  • Haiti
  • Kanada
  • Kolombia
  • Kuba
  • Meksiko
  • Panama
  • Trinidad dan Tobago
  • Venezuela
Asia
  • Afganistan
  • Arab Saudi
  • Azerbaijan
  • Bahrain
  • Bhutan
  • Brunei
  • Filipina
  • Georgia
  • India
  • Indonesia
  • Irak
  • Iran
  • Israel
  • Jepang
  • Kamboja
  • Kazakhstan
  • Kirgizstan
  • Korea Selatan
  • Korea Utara
  • Kuwait
  • Laos
  • Lebanon
  • Maladewa
  • Malaysia
  • Myanmar
  • Nepal
  • Oman
  • Pakistan
  • Palestina
  • Qatar
  • Rusia
  • Singapura
  • Sri Lanka
  • Suriah
  • Taiwan
  • Tajikistan
  • Thailand
  • Tiongkok
  • Turki
  • Uni Emirat Arab
  • Uzbekistan
  • Vietnam
  • Yaman
  • Yordania
Eropa
  • Austria
  • Belanda
  • Belarus
  • Belgia
  • Britania Raya
  • Bulgaria
  • Denmark
  • Estonia
  • Finlandia
  • Hungaria
  • Irlandia
  • Italia
  • Jerman
  • Kosovo
  • Latvia
  • Luksemburg
  • Malta
  • Norwegia
  • Polandia
  • Portugal
  • Prancis
  • Rumania
  • Serbia
  • Siprus
  • Slovenia
  • Slowakia
  • Spanyol
  • Swiss
  • Takhta Suci
  • Ukraina
  • Yunani
Oseania
  • Australia
  • Fiji
  • Selandia Baru
Organisasi multilateral
  • Uni Eropa
Perwakilan diplomatik
  • Perwakilan diplomatik dari / di Bangladesh
  • l
  • b
  • s
Turki Hubungan luar negeri Turki
Afrika
  • Afrika Selatan
  • Aljazair
  • Angola
  • Etiopia
  • Kenya
  • Maroko
  • Mesir
  • Somalia
  • Sudan Selatan
  • Tunisia
Lambang yang digunakan oleh Kementerian Urusan Luar Negeri dan misi-misi diplomatik Turki.
Amerika
  • Amerika Serikat
  • Argentina
  • Brasil
  • Chili
  • Kanada
  • Kolombia
  • Meksiko
Asia
  • Abkhazia
  • Afganistan
  • Arab Saudi
  • Armenia
  • Azerbaijan
  • Bangladesh
  • Filipina
  • India
  • Indonesia
  • Irak
  • Iran
  • Israel
  • Jepang
  • Kazakhstan
  • Kuwait
  • Malaysia
  • Oman
  • Pakistan
  • Palestina
  • Qatar
  • Singapura
  • Suriah
  • Tajikistan
  • Tiongkok
  • Turkmenistan
  • Uni Emirat Arab
  • Yordania
Eropa
  • Albania
  • Austria
  • Belanda
  • Belgia
  • Bosnia dan Herzegovina
  • Britania Raya
  • Bulgaria
  • Denmark
  • Georgia
  • Jerman
  • Kosovo
  • Kroasia
  • Makedonia Utara
  • Malta
  • Montenegro
  • Polandia
  • Prancis
  • Rumania
  • Rusia
  • Serbia
  • Spanyol
  • Swedia
  • Swiss
  • Takhta Suci
  • Ukraina
  • Yunani
Oseania
  • Australia
  • Selandia Baru
Multilateral
  • Uni Eropa
    • hubungan ekonomi
  • D8
Persengketaan
  • Persengketaan Aegean
  • Persengketaan/Pengakuan Genosida Armenia
  • Persengketaan Siprus
Topik terkait
  • Kementerian Urusan Luar Negeri
    • Menteri saat ini: Mevlüt Çavuşoğlu
    • menteri terdahulu
  • Perwakilan diplomatik dari / di Turki
  • Diplomat Turki
  • Diaspora Turki
    • Australia
    • Kanada
    • Eropa
    • Amerika Serikat
  • Imigrasi ke Turki
  • Kunjungan presiden oleh Abdulah Gül

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Sejarah awal
  3. Sejarah modern
  4. Kontribusi terhadap Kemerdekaan Turki
  5. Kunjungan kenegaraan tingkat tinggi
  6. Kerjasama pertahanan
  7. Hubungan ekonomi
  8. Lihat pula
  9. Referensi
  10. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026