Hubungan Israel–Italia merujuk kepada hubungan luar negeri antara Negara Israel dan Republik Italia. Italia mengakui Israel pada 8 Februari 1949, setelah Deklarasi Pendirian Negara Israel pada 14 Mei 1948 oleh David Ben-Gurion, Kepala Eksekutif Organisasi Zionis Sedunia, ketua Agensi Yahudi untuk Palestina dan kemudian Perdana Menteri Israel pertama. Italia memiliki kedubes di Tel Aviv, dua konjen di Yerusalem Barat dan Yerusalem Timur, dan 4 konsulat kehormatan di Beersheba, Eilat, Haifa dan Nazareth. Dubes Italia di Israel sejak 2021 adalah Sergio Barbanti. Israel memiliki kedubes di Roma dan Dubes Israel saat ininya adalah Dror Eydar. Duta Besar Italia pertama di Israel adalah Carlo Gasparini, yang mulai menjabat pada 1949. Sampai 2017, Dubesnya adalah Francesco Maria Talò digantikan oleh Gianluigi Benedetti dan kemudian oleh Sergio Barbanti.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Israel |
Italia |
|---|---|
Hubungan Israel–Italia merujuk kepada hubungan luar negeri antara Negara Israel dan Republik Italia. Italia mengakui Israel pada 8 Februari 1949, setelah Deklarasi Pendirian Negara Israel pada 14 Mei 1948 oleh David Ben-Gurion, Kepala Eksekutif Organisasi Zionis Sedunia, ketua Agensi Yahudi untuk Palestina dan kemudian Perdana Menteri Israel pertama.[1] Italia memiliki kedubes di Tel Aviv,[2] dua konjen di Yerusalem Barat dan Yerusalem Timur,[3] dan 4 konsulat kehormatan di Beersheba, Eilat, Haifa dan Nazareth. Dubes Italia di Israel sejak 2021[4] adalah Sergio Barbanti.[5] Israel memiliki kedubes di Roma[6] dan Dubes Israel saat ininya adalah Dror Eydar.[7] Duta Besar Italia pertama di Israel adalah Carlo Gasparini, yang mulai menjabat pada 1949. Sampai 2017, Dubesnya adalah Francesco Maria Talò digantikan oleh Gianluigi Benedetti dan kemudian oleh Sergio Barbanti.[8]