Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sakti Wahyu Trenggono

Sakti Wahyu Trenggono adalah seorang politikus dan pengusaha asal Jawa Tengah, Indonesia yang sejak 23 Desember 2020 diangkat Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) di Kabinet Indonesia Maju dan kembali diangkat pada jabatan yang sama oleh Presiden Prabowo Subianto di Kabinet Merah Putih.

Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia ke-9
Diperbarui 16 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sakti Wahyu Trenggono
Sakti Wahyu Trenggono
Potret resmi, 2024
Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia ke-9
Petahana
Mulai menjabat
23 Desember 2020
PresidenJoko Widodo
Prabowo Subianto
WakilDidit Herdiawan
Sebelum
Pendahulu
Edhy Prabowo
Luhut B. Panjaitan (a.i.)
Syahrul Y. Limpo (a.i.)
Pengganti
Petahana
Sebelum
Wakil Menteri Pertahanan Indonesia ke-9
Masa jabatan
25 Oktober 2019 – 23 Desember 2020
PresidenJoko Widodo
MenteriPrabowo Subianto
Sebelum
Pendahulu
Sjafrie Sjamsoeddin
Pengganti
Muhammad Herindra
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir3 November 1962 (umur 63)
Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Partai politik  PAN (2009–2013; sejak 2024)
Afiliasi politik
lainnya
  Independen (2013–2024)
Almamater
  • Institut Teknologi Bandung
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Sakti Wahyu Trenggono (lahir 3 November 1962) adalah seorang politikus dan pengusaha asal Jawa Tengah, Indonesia yang sejak 23 Desember 2020 diangkat Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) di Kabinet Indonesia Maju dan kembali diangkat pada jabatan yang sama oleh Presiden Prabowo Subianto di Kabinet Merah Putih.

Ia sempat menjadi bendahara Partai Amanat Nasional dari 2009 sampai sekitar tahun 2013. Ia menjadi bendahara tim pemenangan Joko Widodo semenjak Jokowi berkiprah di Solo sebelum akhirnya maju ke Jakarta dan tingkat nasional sebagai presiden.[1]

Sakti merupakan lulusan S-2 Ilmu Kebijakan Publik Institut Teknologi Bandung ini memulai karier di Federal Motor sebagai pemrogram pada tahun 1986–1992. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Perencanaan dan Pengembangan INKUD, komisaris di PT Tower Bersama Tbk. dari tahun 2009, dan Komisaris di PT Merdeka Copper Gold Tbk. dari tahun 2018. Tak hanya di menara telekomunikasi, Sakti juga salah satu pengusaha lokal yang pertama bermain komputasi awan melalui Indonesian Cloud. Ia juga salah satu inisiator berdirinya Asosiasi Penyedia Menara Telekomunikasi Indonesia (ASPMITEL).[2]

Karier di Pemerintahan

Wakil Menteri Pertahanan

Menhan Prabowo Subianto dan Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono menerima kunjungan Plt. Menteri Pertahanan Amerika Serikat di Jakarta.

Sakti dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Wakil Menteri Pertahanan pada 25 Oktober 2019, mendampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.[3] Ia menggantikan Sjafrie Sjamsoeddin.

Selama menjadi Wamenhan, Sakti dinilai melengkapi keunggulan Prabowo. Latar belakang Sakti yang lama di dunia bisnis membantu Prabowo dalam merencanakan secara detail anggaran akusisi alat utama pertahanan yang dibutuhkan TNI, dan peningkatan kemampuan industri pertahanan dalam negeri.[4]

Menteri Kelautan dan Perikanan

MKP Sakti Wahyu Trenggono bersama Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkunjung ke pelabuhan perikanan di Cirebon.

Sakti dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebaga Menteri Kelautan dan Perikanan pada 23 Desember 2020, menggantikan Edhy Prabowo yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia karena kasus pemberian izin ekspor benih lobster.[5] Setelah satu tahun mendalami dunia kelautan dan perikanan, Sakti bekerja mewujudkan perubahan besar modernisasi pengelolaan kelautan dan perikanan terutama di bidang perikanan tangkap, perikanan budidaya dan pengelolaan ruang laut.

Kebijakan Penangkapan Terukur

Untuk mengurangi praktik penangkapan ikan yang tidak teregulasi, tidak terlaporkan dan tidak legal, MKP Sakti mengusulkan perubahan pengelolaan penangkapan ikan dari berbasis pembatasan pemberian izin kapal dan alat tangkap atau input control menjadi berbasis kuota penangkapan ikan dan penghitungan pendaratan ikan atau output control.[6] Menurut Sakti, negara-negara maju seperti Selandia Baru, Australia dan Amerika Serikat sudah terlebih dulu mengubah tata kelola perikanan mereka dari input control menjadi output control.

Selain itu, untuk meratakan aktivitas ekonomi penangkapan ikan yang ditaksir mencapai Rp. 224 triliun per tahun di tahun 2020, kebijakan penangkapan terukur yang dituangkan dalam draft Peraturan Pemerintah mewajibkan pendaratan ikan di wilayah penangkapan yang sama.[7] Artinya, ikan yang ditangkap di wilayah penangkapan Papua tidak lagi bisa langsung dibawa ke Jawa tapi harus didaratkan, dihitung, dan diolah terlebih dahulu di Papua.[8]

Kebijakan Budidaya untuk Ekspor

Indonesia setiap tahunnya mengekspor lebih dari 250 spesies hasil kelautan dan perikanan. Namun, ada beberapa spesies yang mendominasi nilai ekspor karena keunggulan kompetitif perairan Indonesia yaitu udang, rumput laut, lobster dan kepiting.[9]

Karena itu, MKP Sakti mencanangkan program revitalisasi dan modeling budidaya secara masif untuk empat komoditas unggulan Indonesia tersebut. Target dari revitalisasi adalah memastikan tambak-tambak rakyat dapat beroperasi tanpa mencemari lingkungan dan meningkatkan produktivitas tambak. Target dari modeling adalah membangun sentra-sentra pusat produksi yang modern untuk menjadi percontohan industrialisasi budidaya.[10] Contoh yang sedang dibangun adalah shrimp estate 100 hektar di Kabupaten Kebumen, dengan target produksi 6.000 ton udang per tahun.[11]

Kebijakan Nilai Ekonomi Sampah Laut

MKP Sakti Wahyu Trenggono mengumpulkan sampah di pantai dalam acara Bulan Cinta Laut yang digagasnya.

Sebagai salah seorang pendiri kawasan geopark Bunaken, MKP Sakti menaruh perhatian khusus pada kelestarian laut. Tingginya jumlah sampah yang mengalir ke laut membuatnya mencetuskan Bulan Cinta Laut dan menginisiasi kebijakan nilai ekonomi sampah laut.[12] Tujuan kebijakan ini adalah untuk membuat nelayan mengambil sampah yang ada di laut dengan menghagai pengumpulan sampah seperti penangkapan ikan.[13]

Pendidikan

  • S-1 Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung (1986)
  • S-2 Magister Manajemen, Institut Teknologi Bandung (2006)
  • S-2 Kebijakan Publik, Institut Teknologi Bandung (mulai 2021)

Pekerjaan

  • Programmer dan System Analyst & Development Federal Motor (1986–1992)
  • Management Information System, Business Development, Supply Chain Management Astra Group (1995–1997)
  • Direktur Utama PT Solusindo Kreasi Pratama (2000–2009)
  • Ketua Umum Asosiasi Pengembang Infrastruktur Menara Telekomunikasi (2005–2016)
  • Komisaris Utama PT Teknologi Riset Global Investama (2010–2016)
  • Anggota Dewan Sekolah MBA School of Business Management ITB (2004–sekarang)
  • Komisaris PT.Tower Bersama Tbk. (2009–2019)
  • Direktur Perencanaan dan Pengembangan INKUD (2018–2019)
  • Komisaris PT Merdeka Copper Gold Tbk. (2018–2019)
  • Wakil Menteri Pertahanan Indonesia (2019–2020)
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia (2020–sekarang)

Referensi

  1. ↑ Dariyanto, Erwin. "Jejak Kedekatan Sang Raja Menara dengan Jokowi". detikcom. Diakses tanggal 2020-12-23.
  2. ↑ "Jokowi jadikan MasTreng sebagai Wamenhan | Indotelko". Indo Telko. Diakses tanggal 2020-12-23.
  3. ↑ Prasetia, Andhika. "Prabowo Selamati dan Peluk Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono". detikcom. Diakses tanggal 2022-08-26.
  4. ↑ Hakim, Syaiful (2020-02-17). Tarmizi, Tasrief (ed.). "Kemhan memuaskan, pengamat: Peran Prabowo-Trenggono saling melengkapi". ANTARA News. Diakses tanggal 2022-08-26.
  5. ↑ Asmara, Chandra Gian. "Gantikan Edhy Prabowo, Ini Profil Menteri KKP Wahyu Sakti". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2022-08-26.
  6. ↑ Kharisma, Atta. "Penangkapan Ikan Terukur Diyakini Tingkatkan Perekonomian". detikcom. Diakses tanggal 2022-08-26.
  7. ↑ Trenggono, Sakti Wahyu. "Perikanan Tangkap, Antara Ekonomi dan Ekologi". detikcom. Diakses tanggal 2022-08-26.
  8. ↑ Sukmana, Yoga, ed. (2021-10-11). "Penangkapan Ikan Terukur Berlaku 2022, Ini Zonasi dan Alat Tangkapnya". Kompas.com. Diakses tanggal 2022-08-26.
  9. ↑ Ismoyo, Bambang. Zulfikar, Muhammad (ed.). "Menteri Trenggono Targetkan Nilai Ekspor Sektor Perikanan Tembus 7,6 Miliar Dolar AS di 2023". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2022-08-26.
  10. ↑ Hendartyo, Muhammad (2021-12-07). Hidayat, Ali Akhmad Noor (ed.). "Pengembangan Perikanan Ekspor, KKP Fokus Komoditas Udang, Lobster dan Kepiting". Tempo.co. Diakses tanggal 2022-08-26.
  11. ↑ Librianty, Andina (2021-09-02). Gideon, Arthur (ed.). "Bangun Shrimp Estate di Kebumen, KKP Siapkan Anggaran Rp 250 Miliar". Liputan6.com. Diakses tanggal 2022-08-26.
  12. ↑ Trenggono, Sakti Wahyu. "Nilai Ekonomi Sampah Laut". detikcom. Diakses tanggal 2022-08-26.
  13. ↑ Pratama, Akhdi Martin, ed. (2022-08-02). "KKP Terapkan 5 Strategi Ekonomi Biru, Maksimalkan Potensi Laut Indonesia". Kompas.com. Diakses tanggal 2022-08-26.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Edhy Prabowo
Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia
2020–sekarang
Petahana
  • l
  • b
  • s
Kabinet Merah Putih (2024–2029)
Presiden: Prabowo Subianto | Wakil Presiden: Gibran Rakabuming Raka
  • Menteri dan pejabat setingkat menteri di bawah Menko Polkam: Budi Gunawan, Sjafrie Sjamsoeddin (a.i.), Djamari Chaniago
  • Mendagri: Tito Karnavian
  • Menlu: Sugiono
  • Menhan: Sjafrie Sjamsoeddin
  • Menkomdigi: Meutya Hafid
  • Menteri di bawah Menko Kumham Imipas: Yusril Ihza Mahendra
  • Menkum: Supratman Andi Agtas
  • Menham: Natalius Pigai
  • Menimipas: Agus Andrianto
  • Menteri di bawah Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto
  • Menaker: Yassierli
  • Menperin: Agus Gumiwang Kartasasmita
  • Mendag: Budi Santoso
  • Menteri ESDM: Bahlil Lahadalia
  • Menteri BUMN: Erick Thohir, Dony Oskaria (a.i.)
  • Meninhil/Kepala BKPM: Rosan Roeslani
  • Menpar: Widiyanti Putri Wardhana
  • Menteri di bawah Menko PMK: Pratikno
  • Menag: Nasaruddin Umar
  • Mendikdasmen: Abdul Mu’ti
  • Mendiktisaintek: Satryo Brodjonegoro, Brian Yuliarto
  • Menbud: Fadli Zon
  • Menkes: Budi Gunadi Sadikin
  • Menteri PPPA: Arifah Fauzi
  • Mendukbangga/Kepala BKKBN: Wihaji
  • Menpora: Dito Ariotedjo, Erick Thohir
  • Menteri Haji: Mochamad Irfan Yusuf
  • Menteri di bawah Menko Infrabangwil: Agus Harimurti Yudhoyono
  • Menteri ATR/Kepala BPN: Nusron Wahid
  • Menteri PU: Dody Hanggodo
  • Menteri PKP: Maruarar Sirait
  • Mentrans: Iftitah Sulaiman Suryanagara
  • Menhub: Dudy Purwagandhi
  • Menteri di bawah Menko Dayamas: Muhaimin Iskandar
  • Mensos: Saifullah Yusuf
  • Menteri P2MI/Kepala BP2MI: Abdul Kadir Karding, Mukhtarudin
  • Mendes PDT: Yandri Susanto
  • Menkop: Budi Arie Setiadi, Ferry Juliantono
  • Menteri UMKM: Maman Abdurrahman
  • Menekraf/Kepala Bekraf: Teuku Riefky Harsya
  • Menteri dan pejabat setingkat menteri di bawah Menko Pangan: Zulkifli Hasan
  • Mentan: Amran Sulaiman
  • Menhut: Raja Juli Antoni
  • Menlutkan: Sakti Wahyu Trenggono
  • Menteri LH/Kepala BPLH: Hanif Faisol Nurofiq
  • Kepala Bapanas: Arief Prasetyo Adi
  • Kepala BGN: Dadan Hindayana
Menteri bertanggung jawab langsung kepada Presiden:
  • Mensetneg: Prasetyo Hadi
  • Menteri PAN-RB: Rini Widyantini
  • Menteri PPN/Kepala Bappenas: Rachmat Pambudy
  • Menkeu: Sri Mulyani, Purbaya Yudhi Sadewa
Pejabat setingkat menteri:
  • Kepala BIN: Muhammad Herindra
  • Kepala KSP: Anto Mukti Putranto, Muhammad Qodari
  • Kepala PCO / BKP: Hasan Nasbi, Angga Raka Prabowo
  • Kepala OIKN: Basuki Hadimuljono
  • Jakgung: ST Burhanuddin
  • Panglima TNI: Agus Subiyanto
  • Kapolri: Listyo Sigit Prabowo
  • Ketua DEN: Luhut Binsar Pandjaitan
Sekretaris Kabinet: Teddy Indra Wijaya
Sumber: Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 139 Tahun 2024
  • l
  • b
  • s
Kabinet Indonesia Maju (2019–2024)
Presiden: Joko Widodo | Wakil Presiden: Ma'ruf Amin
  • Kementerian di bawah Menko Polhukam: Mahfud MD, Tito Karnavian (plt.), Hadi Tjahjanto
  • Mendagri: Tito Karnavian
  • Menlu: Retno Marsudi
  • Menhan: Prabowo Subianto
  • Menkumham: Yasonna Laoly, Supratman Andi Agtas
  • Menkominfo: Johnny Gerard Plate, Mahfud MD (a.i.), Budi Arie Setiadi
  • Menteri PAN-RB: Tjahjo Kumolo, Mahfud MD (a.i.), Tito Karnavian (a.i.), Mahfud MD (plt.), Abdullah Azwar Anas
  • Kementerian di bawah Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto
  • Menkeu: Sri Mulyani
  • Menperin: Agus Gumiwang Kartasasmita
  • Mendag: Agus Suparmanto, Muhammad Lutfi, Zulkifli Hasan
  • Menaker: Ida Fauziyah, Airlangga Hartarto (a.i.)
  • Menkop UKM: Teten Masduki
  • Menteri BUMN: Erick Thohir
  • Menteri ATR/Kepala BPN: Sofyan Djalil, Hadi Tjahjanto, Agus Harimurti Yudhoyono
  • Mentan: Syahrul Yasin Limpo, Arief Prasetyo Adi (plt.), Amran Sulaiman
  • Kementerian di bawah Menko Keminves: Luhut Binsar Panjaitan
  • Menlutkan: Edhy Prabowo, Luhut Binsar Panjaitan (a.i.), Syahrul Yasin Limpo (a.i.), Sakti Wahyu Trenggono
  • Menparekraf/Kepala Baparekraf: Wishnutama, Sandiaga Uno
  • Menhub: Budi Karya Sumadi
  • Menteri ESDM: Arifin Tasrif, Bahlil Lahadalia
  • Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono
  • Menteri LHK: Siti Nurbaya Bakar
  • Meninves/Kepala BKPM (kementerian dibentuk pada April 2021): Bahlil Lahadalia, Rosan Roeslani
  • Kementerian di bawah Menko PMK: Muhadjir Effendy
  • Menkes: Terawan Agus Putranto, Budi Gunadi Sadikin
  • Mensos: Juliari Batubara, Muhadjir Effendy (a.i.), Tri Rismaharini, Muhadjir Effendy (a.i.), Saifullah Yusuf
  • Menag: Fachrul Razi, Yaqut Cholil Qoumas
  • Menteri PPPA: I Gusti Ayu Bintang Darmawati
  • Mendes PDTT: Abdul Halim Iskandar, Muhadjir Effendy (a.i.)
  • Menpora: Zainudin Amali, Muhadjir Effendy (a.i.), Dito Ariotedjo
  • Mendikbudristek: Nadiem Makarim
  • Menristek/Kepala BRIN (kementerian dibubarkan pada April 2021): Bambang Brodjonegoro
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden:
  • Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
  • Mensetneg: Pratikno
  • Kepala OIKN: Bambang Susantono, Basuki Hadimuljono (plt.)
  • Jakgung: Arminsyah (plt.), ST Burhanuddin
  • Kepala BIN: Budi Gunawan
  • Panglima TNI: Hadi Tjahjanto, Andika Perkasa, Yudo Margono, Agus Subiyanto
  • Kapolri: Ari Dono Sukmanto (plt.), Idham Azis, Listyo Sigit Prabowo
  • Kepala KSP: Moeldoko
  • Kepala PCO: Hasan Nasbi
Sekretaris Kabinet: Pramono Anung, Pratikno (plt.)
  • l
  • b
  • s
Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia
Kementerian Kelautan dan Perikanan
  • Sarwono Kusumaatmadja
  • Rokhmin Dahuri
  • Freddy Numberi
  • Fadel Muhammad
  • Sharif Cicip Sutarjo
  • Susi Pudjiastuti
  • Edhy Prabowo
  • Sakti Wahyu Trenggono

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Karier di Pemerintahan
  2. Wakil Menteri Pertahanan
  3. Menteri Kelautan dan Perikanan
  4. Pendidikan
  5. Pekerjaan
  6. Referensi

Artikel Terkait

Daftar Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, umumnya disingkat Menteri KKP adalah kepala dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia

Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia

Kepala Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia

Kabinet Merah Putih

Kabinet Pemerintahan Indonesia 2024–2029

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026