Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Toleransi

Toleransi atau Toleran merujuk kepada tindakan atau sikap seseorang yang mengizinkan atau menerima keberadaan nilai, ide, objek, atau orang yang tidak mereka setujui. Toleransi secara etimologi berasal dari bahasa latin tolerare yang berarti "menanggung", "menerima dengan sabar", atau "membiarkan". Pengertian toleransi secara luas adalah suatu perilaku atau sikap manusia yang "tidak menyimpang dari hukum berlaku" di suatu negara, di mana seseorang menghormati atau menghargai setiap tindakan yang dilakukan orang lain selama masih dalam batasan tertentu.

perbuatan yang mengizinkan atau memperbolehkan sesuatu, orang, atau gagasan yang belum disepakati bersama
Diperbarui 6 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bagian dari seri
Diskriminasi
Bentuk
  • Institusional
  • Struktural
Arah diskriminasi
  • Agama
  • Bahasa
  • Difabel
  • Genetika
    • Warna rambut
    • Tekstur rambut
    • Tinggi badan
    • Penampilan
    • Ukuran badan
  • Pangkat dan jabatan
    • Kasta
    • Kelas
  • Rasisme
    • Nordikisme
    • Warna kulit
  • Seks
    • Orientasi seks
  • Umur
Sosial
  • Aseksual
  • Arofobia
  • Adultisme
  • Antialbino
  • Antiautisme
  • Anti pecandu narkoba
  • Antitunawisma
  • Antiintelektualisme
  • Anti-interseks
  • Antikidal
  • Anti-Mason
  • Aporofobia
  • Audisme
  • Bifobia
  • Kronisme
  • Elitisme
  • Efebifobia
  • Stigma sosial terhadap orang gemuk
  • Gayfobia
  • Gerontofobia
  • Heteroseksisme
  • HIV/AIDS
  • Homofobia
  • Kusta
  • Lesbofobia
  • Misandri
  • Misogini
  • Nepotisme
  • Orang asing abadi
  • Pedofobia
  • Perempuan hamil
  • Sektarianisme
  • Supremasisme
    • Hitam
    • Putih
  • Transfobia
    • Nonbiner
    • Transmisogini
    • Diskriminasi terhadap transpria
  • Vegafobia
  • Xenofobia
Diskriminasi agama
  • Ahmadiyah
  • Ateisme
  • Baháʼí
  • Buddhisme
  • Katolik
  • Kristen
    • pasca-Perang Dingin
  • Druze
  • Falun Gong
  • Hindu
    • Penganiayaan
    • Untouchability
  • Islam
    • Penganiayaan
  • Saksi-Saksi Yehuwa
  • Yahudi
    • Yahudi
  • LDS/Mormon
  • Neopaganisme
  • non-Muslims
  • Ortodoks Timur
  • Ortodoks Oriental
    • Kubti
  • Protestanisme
  • Rastafari
  • Sikh
  • Syiah
  • Sufi
  • Sunni
  • Zoroastrian
Etnis/kebangsaan
  • Albania
  • Afrika
  • Amerika
  • Arab
  • Armenia
  • Australia
  • Austria
  • Inggris
  • Kanada
  • Katalan
  • Chili
  • Kroasia
  • Mandarin
  • Belanda
  • Bahasa Inggris
  • Estonia
  • Eropa
  • Filipina
  • Finlandia
  • Prancis
  • Jerman
  • Georgia
  • Yunani
  • Haiti
  • Hazara
  • Hindu
  • Hispanik
  • Hungaria
  • Igbo
  • India
  • Iran atau Persia
  • Irlandia
  • Israel
  • Italia
  • Jepang
  • Yahudi
  • Khmer
  • Korea
  • Kurdi
  • Melayu
  • Meksiko
  • Timur Tengah
  • Mongolia
  • Pakistan
  • Pashtun
  • Polandia
  • Portugis
  • Quebec
  • Romani
  • Rumania
  • Rusia
  • Skotlandia
  • Serbia
  • Slav
  • Soviet
  • Thailand
  • Turki
  • Ukraina
  • Vietnam
  • Barat
Manifestasi
  • Kekejaman terhadap hewan
  • Kompleks industri hewan
  • Percobaan hewan
  • Fitnah darah
  • Olahraga berdarah
  • Bullying
  • Karnisme
  • Sterilisasi wajib
  • Kontrajihad
  • Genosida budaya
  • Demosida
  • Kejahatan kebencian disabilitas
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Eliminasisme
  • Ketenagakerjaan
  • Musuh rakyat
  • Pembersihan etnis
  • Kebencian etnis
  • Lelucon etnis
  • Etnosida
  • Konversi paksa
  • Pertunjukan aneh
  • persekusi gay
  • Gendersida
  • Mutilasi genital
  • Genosida
    • contoh
  • Langit-langit kaca
  • Fitnah
  • Kejahatan kebencian
  • Kelompok kebencian
  • Ucapan kebencian
  • Pembuangan tunawisma
  • Perumahan
  • Indian rolling
  • Kejahatan kebencian LGBT
  • Ketakutan Lavender
  • Penghakiman massa
  • makan daging
  • Hipotek
  • Murder music
  • Segregasi pekerjaan
  • Persekusi
  • Pogrom
  • Pembersihan
  • Perang ras
  • Ketakutan Merah
  • Persekusi agama
  • Mengkambinghitamkan
  • Akademi segregasi
  • Aborsi selektif jenis kelamin
  • Perbudakan
  • Slut-shaming
  • Terorisme agama
  • Kekerasan agama
  • Perang agama
  • Trans bashing
  • Viktimisasi
  • Kekerasan terhadap perempuan
  • White filght
  • White power music
  • Penjualan istri
  • Perburuan penyihir
Kebijakan diskriminasi
  • Segregasi
    • usia
    • ras
    • agama
    • Seks
  • Usia pencalonan
  • Darah murni
  • Derajat darah
  • Kejahatan apartheid
  • Disabilitas
    • Yahudi
    • Katolik
  • Etnokrasi
  • Etnopluralisme
  • Kesenjangan upah antargender
  • Peran gender
  • Gerontokrasi
  • Gerrymandering
  • Bangku ghetto
  • Interniran
  • Kuota Yahudi
  • Hukum Jim Crow
  • Hukum Perlindungan Bangsa
  • McCarthyisme
  • Kontroversi donor darah LSL
  • Nonperson
  • Numerus clausus (sebagai kuota agama atau ras)
  • Hukum Nuremberg
  • Aturan satu tetes
  • Kuota ras
  • Kemudi ras
  • Redlining
  • Pernikahan sesama jenis (hukum dan isu yang melarang)
  • Ateisme negara
  • Agama negara
  • Hukum sodomi
  • Hukum kejelekan
  • Penindasan pemilih
Melawan diskriminasi
  • Tindakan afirmatif
  • Hak asasi hewan
  • Hukum antidiskriminasi
  • Asimilasi budaya
  • Pluralisme budaya
  • Pelatihan keragaman
  • Pemberdayaan
  • Feminisme
  • Memerangi Diskriminasi
  • Hak asasi manusia
  • Hak interseks
  • Hak LGBT
  • Maskulisme
  • Multikulturalisme
  • Tanpa kekerasan
  • Integrasi ras
  • Penentuan nasib sendiri
  • Integrasi sosial
  • Toleransi
Topik terkait
  • Allofilia
  • Antroposentrisme
  • Sentimen antibudaya
  • Asimilasi
  • Bias
  • Hak istimewa Kristen
  • Diskriminasi data
  • Dehumanisasi
  • Keragaman
  • Penalti etnis
  • Eugenika
  • Penindasan terinternalisasi
  • Interseksionalitas
  • Kompleks Madonna-pelacur
  • Hak istimewa laki-laki
  • Model medis disabilitas
    • autisme
  • Multikulturalisme
  • Keragaman saraf
  • Oikofobia
  • Penindasan
  • Kebrutalan polisi
  • Kebenaran politik
  • Polikulturalisme
  • Jarak kekuasaan
  • Prasangka
  • Bias rasial dalam berita kriminal
  • Rasisme menurut negara
  • Intoleransi agama
  • Bias jender generasi kedua
  • Keangkuhan
  • Pengasingan sosial
  • Model sosial disabilitas
  • Stigma sosial
  • Stereotip
    • ancaman
  • Hak istimewa kulit putih
  • l
  • b
  • s

Toleransi atau Toleran merujuk kepada tindakan atau sikap seseorang yang mengizinkan atau menerima keberadaan nilai, ide, objek, atau orang yang tidak mereka setujui. Toleransi secara etimologi berasal dari bahasa latin tolerare yang berarti "menanggung", "menerima dengan sabar", atau "membiarkan". Pengertian toleransi secara luas adalah suatu perilaku atau sikap manusia yang "tidak menyimpang dari hukum berlaku" di suatu negara, di mana seseorang menghormati atau menghargai setiap tindakan yang dilakukan orang lain selama masih dalam batasan tertentu.[1]

Sikap toleransi dapat menghindari terjadinya diskriminasi seperti rasisme walaupun banyak terdapat kelompok atau golongan yang berbeda dalam suatu kelompok masyarakat. Toleransi terjadi karena adanya keinginan-keinginan untuk sedapat mungkin menghindarkan diri dari perselisihan yang saling merugikan kedua belah pihak.[2]

Contoh sikap toleransi secara umum antara lain: menghargai pendapat mengenai pemikiran orang lain yang berbeda dengan kita, serta saling tolong-menolong antar sesama manusia tanpa memandang suku, ras, agama, dan antar golongan.

Istilah toleransi mencakup banyak bidang. Salah satunya adalah toleransi agama, yang merupakan sikap saling menghormati dan menghargai antar penganut agama lain, seperti:

  • Tidak memaksakan orang lain untuk menganut agama kita;
  • Tidak mencela/menghina agama lain dengan alasan apa pun; serta
  • Tidak melarang ataupun mengganggu umat agama lain untuk beribadah sesuai agama/kepercayaan masing-masing.

Lihat pula

  • Bhinneka Tunggal Ika
  • Diskriminasi
  • Multikulturalisme
  • Magna Carta

Catatan kaki

  1. ↑ Eko Digdoyo (2018). "Kajian Isu Toleransi Beragama, Budaya, dan Tanggung Jawab Sosial Media". Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan. 3 (1): 46. ISSN 2549-2683.
  2. ↑ Atik Catur Budiati (2009). Sosiologi Kontekstual Untuk SMA & MA (PDF). Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 53. ISBN 978-979-068-219-1. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-01-22. Diakses tanggal 2020-11-02.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Latvia
  • Israel
Lain-lain
  • NARA
  • İslâm Ansiklopedisi
  • Yale LUX
Ikon rintisan

Artikel bertopik sosiologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Catatan kaki
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026