Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sentimen anti-Meksiko

Sentimen anti-Meksiko adalah sebuah sikap negatif terhadap orang keturunan Meksiko, budaya Meksiko dan/atau aksen bahasa Spanyol Meksiko yang paling umum ditemukan di Amerika Serikat.

Wikipedia article
Diperbarui 15 Januari 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sentimen anti-Meksiko adalah sebuah sikap negatif terhadap orang keturunan Meksiko, budaya Meksiko dan/atau aksen bahasa Spanyol Meksiko yang paling umum ditemukan di Amerika Serikat.

Pada umumnya, ini sangat berkaitan dengan peperangan Kemerdekaan Meksiko dan Amerika Serikat, dan perjuangan atas teritorial Barat Daya yang sempat dipegang Spanyol melalui pendirian bangunan misi-misi Katolik. Ini kemudian berujung pada perang antara dua negara tersebut dan kekalahan Meksiko yang mengalami kehilangan teritorial yang besar. Pada abad ke-20, sentimen anti-Meksiko makin berkembang setelah insiden Telegram Zimmermann antara pemerintah Meksiko saat Revolusi Meksiko dan Kekaisaran Jepang saat Perang Dunia I,.[1] Kebanyakan, sentimen anti-Meksiko di AS ditimbulkan dari pengecaman atas warga Meksiko terhadap imigrasi ilegal.

Lihat pula

  • Hispanofobia
  • Etnis kulit putih

Referensi

  1. ↑ "Resources 4 Educators". Education.texashistory.unt.edu. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-05-03. Diakses tanggal September 28, 2013.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Referensi

Artikel Terkait

Sentimen anti-Melayu

permusuhan terhadap orang Melayu atau terhadap Malaysia

Sentimen anti-Jepang

Sentimen anti-Jepang (juga disebut Japanofobia, Nipponofobia, dan anti-Japanisme) melibatkan kebencian atau ketakutan terhadap segala sesuatu yang berbau

Outline of the Post-War New World Map

meridian) - Manitoba - Maryland - Martinique - Massachusetts - Meksiko (sisa wilayah Meksiko) - Michigan - Minnesota - Mississippi - Missouri - Montana -

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026