Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Diskriminasi bahasa

Diskriminasi bahasa atau disebut juga denga glottophobia merupakan perlakuan tidak adil yang diterima seseorang karena penggunaan bahasa dan cara bicaranya. Penggunaan bahasa diantaranya meliputi penggunaan bahasa ibu, aksen, pilihan kosakata, penyusunan kalimat, dan nada bicara. Oleh karena perbedaan bahasa yang digunakan seseorang mendapatkan penilaian mengenai status, pendidikan, latar belakang, dan karakter yang berujung pada prilaku diskriminatif atau membeda-bedakan.

diskriminasi terhadap seorang individu berdasarkan bahasa
Diperbarui 18 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bagian dari seri
Diskriminasi
Bentuk
  • Institusional
  • Struktural
Arah diskriminasi
  • Agama
  • Bahasa
  • Difabel
  • Genetika
    • Warna rambut
    • Tekstur rambut
    • Tinggi badan
    • Penampilan
    • Ukuran badan
  • Pangkat dan jabatan
    • Kasta
    • Kelas
  • Rasisme
    • Nordikisme
    • Warna kulit
  • Seks
    • Orientasi seks
  • Umur
Sosial
  • Aseksual
  • Arofobia
  • Adultisme
  • Antialbino
  • Antiautisme
  • Anti pecandu narkoba
  • Antitunawisma
  • Antiintelektualisme
  • Anti-interseks
  • Antikidal
  • Anti-Mason
  • Aporofobia
  • Audisme
  • Bifobia
  • Kronisme
  • Elitisme
  • Efebifobia
  • Stigma sosial terhadap orang gemuk
  • Gayfobia
  • Gerontofobia
  • Heteroseksisme
  • HIV/AIDS
  • Homofobia
  • Kusta
  • Lesbofobia
  • Misandri
  • Misogini
  • Nepotisme
  • Orang asing abadi
  • Pedofobia
  • Perempuan hamil
  • Sektarianisme
  • Supremasisme
    • Hitam
    • Putih
  • Transfobia
    • Nonbiner
    • Transmisogini
    • Diskriminasi terhadap transpria
  • Vegafobia
  • Xenofobia
Diskriminasi agama
  • Ahmadiyah
  • Ateisme
  • Baháʼí
  • Buddhisme
  • Katolik
  • Kristen
    • pasca-Perang Dingin
  • Druze
  • Falun Gong
  • Hindu
    • Penganiayaan
    • Untouchability
  • Islam
    • Penganiayaan
  • Saksi-Saksi Yehuwa
  • Yahudi
    • Yahudi
  • LDS/Mormon
  • Neopaganisme
  • non-Muslims
  • Ortodoks Timur
  • Ortodoks Oriental
    • Kubti
  • Protestanisme
  • Rastafari
  • Sikh
  • Syiah
  • Sufi
  • Sunni
  • Zoroastrian
Etnis/kebangsaan
  • Albania
  • Afrika
  • Amerika
  • Arab
  • Armenia
  • Australia
  • Austria
  • Inggris
  • Kanada
  • Katalan
  • Chili
  • Kroasia
  • Mandarin
  • Belanda
  • Bahasa Inggris
  • Estonia
  • Eropa
  • Filipina
  • Finlandia
  • Prancis
  • Jerman
  • Georgia
  • Yunani
  • Haiti
  • Hazara
  • Hindu
  • Hispanik
  • Hungaria
  • Igbo
  • India
  • Iran atau Persia
  • Irlandia
  • Israel
  • Italia
  • Jepang
  • Yahudi
  • Khmer
  • Korea
  • Kurdi
  • Melayu
  • Meksiko
  • Timur Tengah
  • Mongolia
  • Pakistan
  • Pashtun
  • Polandia
  • Portugis
  • Quebec
  • Romani
  • Rumania
  • Rusia
  • Skotlandia
  • Serbia
  • Slav
  • Soviet
  • Thailand
  • Turki
  • Ukraina
  • Vietnam
  • Barat
Manifestasi
  • Kekejaman terhadap hewan
  • Kompleks industri hewan
  • Percobaan hewan
  • Fitnah darah
  • Olahraga berdarah
  • Bullying
  • Karnisme
  • Sterilisasi wajib
  • Kontrajihad
  • Genosida budaya
  • Demosida
  • Kejahatan kebencian disabilitas
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Eliminasisme
  • Ketenagakerjaan
  • Musuh rakyat
  • Pembersihan etnis
  • Kebencian etnis
  • Lelucon etnis
  • Etnosida
  • Konversi paksa
  • Pertunjukan aneh
  • persekusi gay
  • Gendersida
  • Mutilasi genital
  • Genosida
    • contoh
  • Langit-langit kaca
  • Fitnah
  • Kejahatan kebencian
  • Kelompok kebencian
  • Ucapan kebencian
  • Pembuangan tunawisma
  • Perumahan
  • Indian rolling
  • Kejahatan kebencian LGBT
  • Ketakutan Lavender
  • Penghakiman massa
  • makan daging
  • Hipotek
  • Murder music
  • Segregasi pekerjaan
  • Persekusi
  • Pogrom
  • Pembersihan
  • Perang ras
  • Ketakutan Merah
  • Persekusi agama
  • Mengkambinghitamkan
  • Akademi segregasi
  • Aborsi selektif jenis kelamin
  • Perbudakan
  • Slut-shaming
  • Terorisme agama
  • Kekerasan agama
  • Perang agama
  • Trans bashing
  • Viktimisasi
  • Kekerasan terhadap perempuan
  • White filght
  • White power music
  • Penjualan istri
  • Perburuan penyihir
Kebijakan diskriminasi
  • Segregasi
    • usia
    • ras
    • agama
    • Seks
  • Usia pencalonan
  • Darah murni
  • Derajat darah
  • Kejahatan apartheid
  • Disabilitas
    • Yahudi
    • Katolik
  • Etnokrasi
  • Etnopluralisme
  • Kesenjangan upah antargender
  • Peran gender
  • Gerontokrasi
  • Gerrymandering
  • Bangku ghetto
  • Interniran
  • Kuota Yahudi
  • Hukum Jim Crow
  • Hukum Perlindungan Bangsa
  • McCarthyisme
  • Kontroversi donor darah LSL
  • Nonperson
  • Numerus clausus (sebagai kuota agama atau ras)
  • Hukum Nuremberg
  • Aturan satu tetes
  • Kuota ras
  • Kemudi ras
  • Redlining
  • Pernikahan sesama jenis (hukum dan isu yang melarang)
  • Ateisme negara
  • Agama negara
  • Hukum sodomi
  • Hukum kejelekan
  • Penindasan pemilih
Melawan diskriminasi
  • Tindakan afirmatif
  • Hak asasi hewan
  • Hukum antidiskriminasi
  • Asimilasi budaya
  • Pluralisme budaya
  • Pelatihan keragaman
  • Pemberdayaan
  • Feminisme
  • Memerangi Diskriminasi
  • Hak asasi manusia
  • Hak interseks
  • Hak LGBT
  • Maskulisme
  • Multikulturalisme
  • Tanpa kekerasan
  • Integrasi ras
  • Penentuan nasib sendiri
  • Integrasi sosial
  • Toleransi
Topik terkait
  • Allofilia
  • Antroposentrisme
  • Sentimen antibudaya
  • Asimilasi
  • Bias
  • Hak istimewa Kristen
  • Diskriminasi data
  • Dehumanisasi
  • Keragaman
  • Penalti etnis
  • Eugenika
  • Penindasan terinternalisasi
  • Interseksionalitas
  • Kompleks Madonna-pelacur
  • Hak istimewa laki-laki
  • Model medis disabilitas
    • autisme
  • Multikulturalisme
  • Keragaman saraf
  • Oikofobia
  • Penindasan
  • Kebrutalan polisi
  • Kebenaran politik
  • Polikulturalisme
  • Jarak kekuasaan
  • Prasangka
  • Bias rasial dalam berita kriminal
  • Rasisme menurut negara
  • Intoleransi agama
  • Bias jender generasi kedua
  • Keangkuhan
  • Pengasingan sosial
  • Model sosial disabilitas
  • Stigma sosial
  • Stereotip
    • ancaman
  • Hak istimewa kulit putih
  • l
  • b
  • s

Diskriminasi bahasa atau disebut juga denga glottophobia merupakan perlakuan tidak adil yang diterima seseorang karena penggunaan bahasa dan cara bicaranya. Penggunaan bahasa diantaranya meliputi penggunaan bahasa ibu, aksen, pilihan kosakata, penyusunan kalimat, dan nada bicara.[1] Oleh karena perbedaan bahasa yang digunakan seseorang mendapatkan penilaian mengenai status, pendidikan, latar belakang, dan karakter yang berujung pada prilaku diskriminatif atau membeda-bedakan.

Pada pertengahan tahun 1980, diskriminasi bahasa menurut ahli bahasa Tove Skutnabb-Kangas sebagai suatu ideologi dan struktur yang digunakan untuk melegitimasi, mengefektifkan, dan mereproduksi pembagian sumber daya secara tidak setara baik materi maupun non-materi antara kelompok-kelompok yang didefinisikan secara bahasa. Diskriminasi bahasa ditentukan secara sosial dan budaya karena prefensi untuk satu penggunaan bahasa atau dialek dianggap lebih baik dari yang lain.[2]

Referensi

  1. ↑ "What is glottophobia and should it be illegal?". The Week UK (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-07-13.
  2. ↑ Quoted in Skutnabb-Kangas, Tove, and Phillipson, Robert, "'Mother Tongue': The Theoretical and Sociopolitical Construction of a Concept." In Ammon, Ulrich (ed.) (1989). Status and Function of Languages and Language Varieties, p. 455. Berlin, New York: Walter de Gruyter & Co. ISBN 3-11-011299-X.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Diskriminasi

perlakuan yang merugikan berdasarkan keanggotaan kelompok tertentu

Diskriminasi terhadap Tionghoa-Indonesia

rasisme dan diskriminasi terhadap populasi minoritas

Rasisme

Rasisme atau rasialisme umumnya bermakna prasangka dan diskriminasi terhadap ras atau etnis, yaitu suatu sistem kepercayaan atau doktrin yang menyatakan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026