Sesium superoksida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia CsO2. Senyawa ini terdiri dari kation sesium Cs+ dan anion superoksida O−2. Senyawa ini memiliki wujud padatan berwarna jingga.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kation sesium, Cs+ Anion superoksida, O−2 | |
| Penanda | |
|---|---|
Model 3D (JSmol) |
|
| Nomor EC | |
| Nomor RTECS | {{{value}}} |
| |
| |
| Sifat | |
| CsO2 | |
| Massa molar | 164,90 g·mol−1 |
| Penampilan | Padatan kuning hingga jingga[1] |
| Densitas | 3,77 g/cm3[1] |
| Titik lebur | 600 °C[2] |
| Bereaksi | |
| Senyawa terkait | |
Anion lain |
|
Kation lainnya |
|
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |
| Referensi | |
Sesium superoksida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia CsO2. Senyawa ini terdiri dari kation sesium Cs+ dan anion superoksida O−2. Senyawa ini memiliki wujud padatan berwarna jingga.
Membakar sesium dengan oksigen berlebih akan menghasilkan sesium superoksida.[2]
Struktur kristal sesium superoksida sama dengan kalsium karbida. Senyawa ini mengandung ikatan oksigen-oksigen secara langsung.[2]
Senyawa ini bereaksi dengan air untuk membentuk hidrogen peroksida dan sesium hidroksida.[2]
Pemanasan hingga suhu sekitar 400 °C akan menyebabkan dekomposisi termal menjadi sesium peroksida.[3]
Entalpi pembentukan standar (ΔHf0) sesium superoksida adalah −295 kJ/mol.[4]
Sesium superoksida akan bereaksi dengan ozon untuk membentuk sesium ozonida.[2]