Protaktinium adalah sebuah unsur kimia radioaktif dengan lambang Pa dan nomor atom 91. Ia adalah logam aktinida padat berwarna abu-abu keperakan yang mudah bereaksi dengan oksigen, uap air, dan asam anorganik. Ia membentuk berbagai senyawa kimia di mana protaktinium biasanya hadir dalam keadaan oksidasi +5, tetapi ia juga memiliki keadaan +4 dan bahkan +3 atau +2. Konsentrasi protaktinium di kerak bumi biasanya beberapa bagian per triliun, tetapi dapat mencapai hingga beberapa bagian per juta pada beberapa endapan bijih uraninit. Karena kelangkaannya, serta radioaktivitasnya dan toksisitasnya yang tinggi, saat ini protaktinium tidak digunakan di luar penelitian ilmiah, dan untuk tujuan ini, protaktinium sebagian besar diekstraksi dari bahan bakar nuklir bekas.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Protaktinium adalah sebuah unsur kimia radioaktif dengan lambang Pa dan nomor atom 91. Ia adalah logam aktinida padat berwarna abu-abu keperakan yang mudah bereaksi dengan oksigen, uap air, dan asam anorganik. Ia membentuk berbagai senyawa kimia di mana protaktinium biasanya hadir dalam keadaan oksidasi +5, tetapi ia juga memiliki keadaan +4 dan bahkan +3 atau +2. Konsentrasi protaktinium di kerak bumi biasanya beberapa bagian per triliun, tetapi dapat mencapai hingga beberapa bagian per juta pada beberapa endapan bijih uraninit. Karena kelangkaannya, serta radioaktivitasnya dan toksisitasnya yang tinggi, saat ini protaktinium tidak digunakan di luar penelitian ilmiah, dan untuk tujuan ini, protaktinium sebagian besar diekstraksi dari bahan bakar nuklir bekas.