Iodin monoksida adalah sebuah senyawa anorganik biner dari iodin dan oksigen dengan rumus kimia IO•. Sebagai radikal bebas, senyawa ini merupakan senyawa paling sederhana dari sekian banyak oksida iodin. Senyawa ini serupa dengan radikal oksigen monofluorida, klorin monoksida, dan bromin monoksida.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Nama | |
|---|---|
| Nama lain
Iodin(II) oksida Iodosil Oksidoiodin | |
| Penanda | |
Model 3D (JSmol) |
|
| ChEBI | |
| ChemSpider | |
| Nomor EC | |
| Referensi Gmelin | 1170 |
PubChem CID |
|
| Nomor RTECS | {{{value}}} |
CompTox Dashboard (EPA) |
|
| |
| |
| Sifat | |
| IO | |
| Massa molar | 142,90 g·mol−1 |
| Penampilan | Gas ungu[butuh rujukan] |
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |
| Referensi | |
Iodin monoksida adalah sebuah senyawa anorganik biner dari iodin dan oksigen dengan rumus kimia IO•. Sebagai radikal bebas, senyawa ini merupakan senyawa paling sederhana dari sekian banyak oksida iodin.[1][2][3] Senyawa ini serupa dengan radikal oksigen monofluorida, klorin monoksida, dan bromin monoksida.
Iodin monoksida dapat diperoleh melalui reaksi antara iodin dan oksigen:[4]
Iodin monoksida akan terurai menjadi unsur-unsur penyusunnya:[butuh rujukan]
Iodin monoksida akan bereaksi dengan nitrogen monoksida:[5]
Atom iodin di atmosfer (misalnya dari iodometana) dapat bereaksi dengan ozon untuk menghasilkan radikal iodin monoksida:[5][6]
Proses ini dapat berkontribusi terhadap penipisan ozon.[butuh rujukan]