Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Probus

Marcus Aurelius Probus, yang lebih dikenal sebagai Probus, adalah Kaisar Romawi yang memerintah dari tahun 276 hingga kematiannya pada tahun 282. Probus dikenal sebagai seorang jenderal yang ulung dan administrator yang efektif. Pemerintahannya ditandai dengan upaya memulihkan stabilitas kekaisaran setelah periode krisis yang melanda Kekaisaran Romawi pada abad ke-3, dikenal sebagai Krisis Abad Ketiga.

Kaisar Romawi yang memerintah dari tahun 276 hingga kematiannya pada tahun 282
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Probus
Probus
Kaisar Romawi
Berkuasasek. Juni 276 - September 282[1]
PendahuluTacitus dan Florianus
PenerusCarus
Kelahiran19 Agustus 232[2]
Sirmium
KematianSeptember 282 (usia 50)[2]
Sirmium

Marcus Aurelius Probus (19 Agustus 232 – September/November 282), yang lebih dikenal sebagai Probus, adalah Kaisar Romawi yang memerintah dari tahun 276 hingga kematiannya pada tahun 282. Probus dikenal sebagai seorang jenderal yang ulung dan administrator yang efektif. Pemerintahannya ditandai dengan upaya memulihkan stabilitas kekaisaran setelah periode krisis yang melanda Kekaisaran Romawi pada abad ke-3, dikenal sebagai Krisis Abad Ketiga.

Kehidupan Awal dan Karier Militer

Probus lahir di kota Sirmium (kini Sremska Mitrovica, Serbia) pada 19 Agustus 232, di provinsi Pannonia. Ayahnya adalah seorang perwira militer yang mengabdi di kekaisaran. Probus tumbuh dalam lingkungan yang berorientasi militer, dan sejak muda, ia menunjukkan bakat luar biasa dalam seni perang.

Ia memulai karier militernya di bawah pemerintahan Kaisar Valerianus dan melayani di berbagai kampanye militer. Probus dikenal karena keberanian dan kecakapannya, yang membawanya naik pangkat dengan cepat. Pada masa pemerintahan Kaisar Aurelianus, Probus memainkan peran penting dalam mengamankan kemenangan melawan berbagai ancaman eksternal, termasuk Goth dan Alamanni.

Pengangkatan sebagai Kaisar

Setelah kematian Kaisar Tacitus pada tahun 276, Probus diproklamasikan sebagai kaisar oleh pasukan di Asia Kecil. Meskipun ada pesaing untuk takhta, Probus berhasil mengkonsolidasikan kekuasaannya berkat dukungan militer yang kuat dan reputasinya sebagai pemimpin yang kompeten.

Pemerintahan

Pemerintahan Probus dikenal karena keberhasilan militernya dan upaya stabilisasi domestik. Berikut adalah aspek penting dari pemerintahannya:

Keberhasilan Militer

Probus melanjutkan kebijakan pendahulunya untuk mempertahankan dan memperluas wilayah Romawi. Ia berhasil menundukkan berbagai suku barbar, termasuk:

  • Vandali dan Burgundi di wilayah Rhine.
  • Goth di perbatasan Danube.

Probus juga berhasil menekan pemberontakan di Mesir dan mengembalikan kendali atas wilayah penting ini. Ia dikenal sebagai kaisar yang sering memimpin pasukannya langsung di medan perang, menciptakan kedekatan dengan tentaranya.

Reformasi Domestik

Probus berusaha memperbaiki kondisi ekonomi dan sosial Kekaisaran Romawi yang terguncang akibat krisis sebelumnya. Beberapa langkah yang diambilnya meliputi:

  • Revitalisasi Pertanian: Ia memerintahkan penanaman kebun anggur di berbagai wilayah, termasuk Galia, Pannonia, dan Iliria, untuk meningkatkan produksi dan perdagangan.
  • Pembangunan Infrastruktur: Probus memprioritaskan pembangunan kembali jalan-jalan dan benteng yang hancur akibat konflik sebelumnya.
  • Pekerjaan Umum untuk Tentara: Untuk mencegah pengangguran di kalangan tentara selama masa damai, ia mengarahkan mereka untuk mengerjakan proyek-proyek sipil.

Kebijakan Keagamaan

Probus adalah pemuja Sol Invictus, dewa matahari yang populer di kalangan tentara Romawi. Namun, ia toleran terhadap praktik keagamaan lain, termasuk Kristen, meskipun tidak ada catatan khusus tentang kebijakannya terhadap komunitas Kristen.

Pemberontakan dan Kematian

Pada tahun 282, beberapa pasukan yang ditempatkan di wilayah timur memberontak terhadap Probus. Penyebabnya adalah ketidakpuasan atas kebijakannya yang menuntut disiplin tinggi dan penggunaan tentara untuk proyek-proyek sipil. Pasukan yang memberontak memproklamasikan salah satu jenderalnya, Marcus Aurelius Carus, sebagai kaisar.

Saat mencoba menghadapi pemberontakan ini, Probus dibunuh oleh tentaranya sendiri di Sirmium, kota kelahirannya. Peristiwa ini menandai akhir dari pemerintahan yang relatif stabil, meskipun singkat.

Warisan

Probus dikenang sebagai salah satu kaisar yang mencoba mengembalikan kejayaan Kekaisaran Romawi di tengah krisis yang melanda. Meskipun pemerintahannya berakhir secara tragis, ia berhasil mencapai sejumlah prestasi:

  • Memulihkan stabilitas di perbatasan Romawi.
  • Meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui kebijakan agraris.
  • Membangun kembali kepercayaan terhadap institusi kekaisaran.

Sebagai salah satu kaisar militer yang sukses, Probus sering dibandingkan dengan Aurelian dan Diocletian, dua pemimpin lainnya yang berusaha menyelamatkan Kekaisaran Romawi dari kehancuran.

Referensi

  1. ↑
  2. 1 2
  1. Southern, Pat. The Roman Empire from Severus to Constantine. Routledge, 2001.
  2. Grant, Michael. The Roman Emperors: A Biographical Guide to the Rulers of Imperial Rome 31 BC-AD 476. Scribner, 1985.
  3. Jones, A. H. M. The Later Roman Empire 284–602: A Social, Economic and Administrative Survey. Johns Hopkins University Press, 1986.

Pranala luar

Media terkait Probus di Wikimedia Commons

Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Florianus
Kaisar Romawi
276–282
Diteruskan oleh:
Carus
  • l
  • b
  • s
Daftar kaisar Romawi bersatu, Barat, dan Timur
  • Kaisar Romawi
  • Raja Romawi
Principatus
27 SM – 235 M
  • Augustus
  • Tiberius
  • Caligula
  • Claudius
  • Nero
  • Galba
  • Otho
  • Vitellius
  • Vespasianus
  • Titus
  • Domitianus
  • Nerva
  • Trajanus
  • Hadrianus
  • Antoninus Pius
  • Marcus Aurelius dan Lucius Verus
  • Commodus
  • Pertinax
  • Didius Julianus
  • (Pescennius Niger)
  • (Clodius Albinus)
  • Septimius Severus
  • Caracalla dgn Geta
  • Macrinus dgn Diadumenian
  • Elagabalus
  • Alexander Severus
Krisis
235–284
  • Maximinus Thrax
  • Gordian I dan Gordian II
  • Pupienus dan Balbinus
  • Gordian III
  • Filipus si Arab dan Philippus II
  • Decius dgn Herennius Etruscus
  • Hostilian
  • Trebonianus Gallus dgn Volusianus
  • Aemilianus
  • Valerian
  • Gallienus dgn Saloninus dan Valerianus II
  • Klaudius Gothikus
  • Kuintillus
  • Aurelianus
  • Tacitus
  • Florianus
  • Probus
  • Carus
  • Carinus dan Numerianus
  • Kaisar-kaisar Galia:
  • Postumus
  • (Laelianus)
  • Marius
  • Victorinus
  • (Domitianus II)
  • Tetricus I dgn Tetricus II sbg Caesar
Dominatus
284–395
  • Diokletianus (seluruh kekaisaran)
  • Diokletianus (Timur) dan Maximianus (Barat)
  • Diokletianus (Timur) dan Maximianus (Barat) dgn Galerius (Timur) dan Konstantius Klorus (Barat) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) dan Konstantius Klorus (Barat) dgn Severus (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) Severus (Barat) dgn Konstantinus Agung (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) dan Maxentius (Barat) dgn Konstantinus Agung (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) dan Licinius (Barat) dgn Konstantinus Agung (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Maxentius (sendiri)
  • Licinius (Barat) dan Maximinus II (Timur) dgn Konstantinus Agung (proklamasi sendiri sbg Augustus) dan Valerius Valens
  • Licinius (Timur) dan Konstantinus Agung (Barat) dgn Lisinius II, Konstantinus II dan Krispus sbg Caesar
  • Martinianus
  • Konstantinus Agung (seluruh kekaisaran) dgn putra Krispus sbg Caesar
  • Konstantinus II
  • Konstans
  • Magnentius
  • Decentius sbg Caesar
  • Konstantius II dgn Vetranio
  • Flavius Claudius Julianus
  • Yovianus
  • Valentinianus I
  • Valens
  • Gratianus
  • Valentinianus II
  • Magnus Maximus dgn Victor
  • Theodosius I
  • Flavius Eugenius
Romawi Barat
395–480
  • Honorius
  • Konstantinus III dgn putra Konstans II
  • Priskus Attalus
  • Konstantius III
  • Ioannes
  • Valentinianus III
  • Petronius Maximus dgn Palladius
  • Avitus
  • Majorianus
  • Libius Severus
  • Anthemius
  • Olybrius
  • Glycerius
  • Julius Nepos
  • Romulus Augustus
Romawi Timur
Bizantium

395–1204
  • Arcadius
  • Theodosius II
  • Marcianus
  • Leo I
  • Leo II
  • Zeno (pemerintahan pertama)
  • Basiliskus dgn putra Marcus sbg rekan-kaisar
  • Zeno (pemerintahan kedua)
  • Anastasius I Dicorus
  • Yustinus I
  • Yustinianus I
  • Yustinus II
  • Tiberius II Konstantinus
  • Mauricius dgn putra Theodosius sbg rekan-kaisar
  • Phocas
  • Heraklius
  • Heraklius Konstantinus
  • Heraklonas
  • Konstans II
  • Konstantinus IV dgn saudara-saudara Heraklius dan Tiberius dan kemudian Yustinianus II sbg rekan-kaisar
  • Yustinianus II (pemerintahan pertama)
  • Leontios
  • Tiberius III
  • Yustinianus II (pemerintahan kedua) dgn putra Tiberius sbg rekan-kaisar
  • Filippikos Bardanes
  • Anastasius II
  • Theodosius III
  • Leōn III
  • Kōnstantinos V
  • Artabasdos
  • Leōn IV Khazar
  • Kōnstantinos VI
  • Irene
  • Nikēphoros I
  • Stavrakos
  • Mikhaēl I Rangabes dgn putra Theophylaktos sbg rekan-kaisar
  • Leo V Armenia dgn Konstantinus sbg kaisar junior
  • Mikhaēl II
  • Theophilos
  • Mikhaēl III
  • Basileios I
  • Leōn VI
  • Alexander
  • Konstantinus VII
  • Romanos I Lekapenos dgn putra-putra Christopher Lakapenos, Stefanos Lakapinos dan Konstantinos Lakapinos sbg rekan-kaisar junior
  • Rōmanos II
  • Nikēphoros II Phōkas
  • Iōannēs I Tzimiskēs
  • Basileios II Boulgaroktonos
  • Kōnstantinos VIII
  • Zōē (pemerintahan pertama) dan Rōmanos III Argyros
  • Zōē (pemerintahan pertama) dan Mikhaēl IV Paphlagōn
  • Mikhael V Kalafatis
  • Zōē (pemerintahan kedua) dgn Theodōra dan Kōnstantinos IX Monomakhos
  • Kōnstantinos IX Monomakhos (kaisar tunggal)
  • Theodōra
  • Mikhaēl VI Bringas
  • Isaakius I Komnenos
  • Konstantinus X Doukas
  • Mikhaēl VII Doukas dgn saudara-saudara Andronikos dan Konstantios dan putra Kōnstantinos
  • Rōmanos IV Diogenēs
  • Nikephoros III Botaneiates
  • Alexios I Komnenos
  • Iōannēs II Komnēnos dgn Alexius Komnenus sbg rekan-kaisar
  • Manouēl I Komnēnos
  • Alexios II Komnēnos
  • Andronikos I Komnenos
  • Isaakius II Angelus
  • Alexius III Angelus
  • Alexios IV Angelus
  • Nikolaos Kanavos (dipilih oleh Senat)
  • Alexios V Doukas
Kekaisaran Nicea
1204–1261
  • Konstantinos Laskaris
  • Theodōros I Laskaris
  • Iōannēs III Doukas Vatatzēs
  • Theodōros II Doukas Laskaris
  • Ioannes IV Laskaris
Romawi Timur
Bizantium

1261–1453
  • Mikhaēl VIII Paleologos
  • Andronikos II Palaiologos dgn Mikhaēl IX Paleologos sbg rekan-kaisar
  • Andronikos III Palaiologos
  • Iōannēs V Paleologos
  • Iōannēs VI Kantakouzēnos dgn Iōannēs V Palaiologos dan Matthaios Asanēs Kantakouzēnos sbg rekan-kaisar
  • Iōannēs V Palaiologos
  • Andronikos IV Palaiologos
  • Iōannēs VII Palaiologos
  • Andronikos V Palaiologos
  • Manouel II Palaiologos
  • Iōannēs VIII Paleologos
  • Kōnstantinos XI Dragasēs Paleologos
  • Dēmētrios Palaiologos
  • Thōmas Palaiologos
  • Andreas Palaiologos
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi
  • Republik Romawi
  • Julius Caesar
    Kekaisaran Romawi Suci
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Belanda
  • Norwegia
  • Swedia
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
Orang
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • Te Papa (Selandia Baru)
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan Awal dan Karier Militer
  2. Pengangkatan sebagai Kaisar
  3. Pemerintahan
  4. Keberhasilan Militer
  5. Reformasi Domestik
  6. Kebijakan Keagamaan
  7. Pemberontakan dan Kematian
  8. Warisan
  9. Referensi
  10. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026