Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Galba

Lucius Livius Ocella Sulpicius Galba adalah Kaisar Romawi yang berkuasa selama tujuh bulan dari tahun 68 M hingga 69 M. Galba adalah salah satu dari empat kaisar yang memerintah pada tahun yang dikenal sebagai "Tahun Empat Kaisar". Sebelum menjadi kaisar, ia adalah seorang senator Romawi yang memiliki karier militer dan politik yang panjang dan dihormati. Meski berkuasa hanya sebentar, pemerintahannya ditandai oleh reformasi yang berusaha memulihkan stabilitas setelah kekacauan di akhir kekuasaan Nero.

Kaisar Romawi yang berkuasa selama tujuh bulan dari tahun 68 M hingga 69 M
Diperbarui 23 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Galba
Galba
Patung Galba
Berkuasa8 Juni 68 – 15 Januari 69
(7 bulan)
PendahuluNero
PenerusOtho
Kelahiran24 Desember 3 SM
dekat Terracina
Kematian15 Januari 69 M (umur 70 tahun )
Roma
PasanganAemilia Lepida
Nama lengkap
Servius Sulpicius Galba
(ketika lahir);
Servius Sulpicius Galba Caesar Augustus
(ketika menjadi kaisar)
IbuMummia Achaica

Lucius Livius Ocella Sulpicius Galba (24 Desember 3 SM – 15 Januari 69 M) adalah Kaisar Romawi yang berkuasa selama tujuh bulan dari tahun 68 M hingga 69 M. Galba adalah salah satu dari empat kaisar yang memerintah pada tahun yang dikenal sebagai "Tahun Empat Kaisar". Sebelum menjadi kaisar, ia adalah seorang senator Romawi yang memiliki karier militer dan politik yang panjang dan dihormati. Meski berkuasa hanya sebentar, pemerintahannya ditandai oleh reformasi yang berusaha memulihkan stabilitas setelah kekacauan di akhir kekuasaan Nero.

Kehidupan Awal

Galba lahir pada 24 Desember 3 SM di Terracina, Italia, dari keluarga aristokrat Romawi yang kaya dan berpengaruh. Nama aslinya adalah Lucius Livius Ocella, tetapi kemudian ia mengadopsi nama "Sulpicius Galba" setelah menjadi anak angkat seorang bangsawan. Ia dikenal sebagai individu yang sangat disiplin dan sederhana, serta memiliki reputasi sebagai jenderal yang tegas dan efektif.

Karier Politik dan Militer

Karier Galba dimulai dengan pengangkatannya sebagai quaestor pada masa pemerintahan Augustus. Ia kemudian menduduki jabatan penting seperti praetor pada 20 M dan konsul pada 33 M di bawah pemerintahan Tiberius. Galba juga dikenal atas keberhasilannya dalam memimpin pasukan Romawi dalam berbagai kampanye militer di wilayah Jermania dan Afrika. Di Jermania, ia memenangkan beberapa pertempuran melawan suku-suku lokal dan mengamankan perbatasan Romawi.

Pada masa kekaisaran Caligula dan Claudius, Galba diangkat menjadi gubernur beberapa provinsi besar seperti Hispania Tarraconensis dan Afrika. Di Hispania, ia menunjukkan keahliannya sebagai administrator dan mendapat pujian atas kebijakannya dalam memperbaiki kondisi sosial-ekonomi provinsi tersebut.

Kebangkitan Menuju Kekuasaan

Pada tahun 68 M, ketika pemberontakan terhadap Kaisar Nero mulai berkembang, Galba diangkat menjadi pemimpin oleh pasukan di Hispania Tarraconensis. Nero semakin kehilangan kendali, dan Galba diproklamasikan sebagai kaisar oleh pasukan dan Senat setelah Nero bunuh diri pada bulan Juni 68 M.

Galba masuk ke Roma sebagai kaisar pada bulan Oktober 68 M. Salah satu tindakan pertamanya sebagai kaisar adalah melakukan reformasi yang menargetkan korupsi dalam pemerintahan dan upaya untuk mengembalikan disiplin di kalangan militer. Namun, langkah-langkah penghematan dan ketegasannya dalam pengumpulan pajak membuatnya tidak populer, terutama di kalangan tentara yang berharap mendapat hadiah dari kekaisaran baru.

Pemerintahan

Pemerintahan Galba berlangsung singkat dan penuh gejolak. Meskipun ia memerintah hanya tujuh bulan, banyak reformasi yang ia usahakan mengarah pada stabilitas jangka panjang, termasuk pembenahan keuangan negara yang telah dihancurkan oleh pengeluaran Nero yang boros. Galba juga mengumumkan bahwa ia tidak akan memberikan suap kepada tentara, suatu langkah yang membuatnya kehilangan dukungan pasukan.

Masalah utama dalam pemerintahan Galba adalah ketidakmampuannya untuk membangun aliansi kuat dengan militer dan elit politik Roma. Tidak adanya pembayaran bonus kepada tentara, serta kebijakan kerasnya terhadap para pejabat yang korup, memicu ketidakpuasan yang meluas. Keputusan Galba untuk mengangkat Lucius Calpurnius Piso Licinianus sebagai pewarisnya pada Januari 69 M membuat Marcus Salvius Otho, salah satu komandan militer yang berharap menjadi pewaris, merasa tersingkir.

Kematian

Pada 15 Januari 69 M, Otho memimpin pemberontakan melawan Galba. Pasukan pemberontak berhasil menguasai Roma dan memaksa Galba untuk turun takhta. Galba dan pewarisnya, Piso, dibunuh oleh tentara di Forum. Kepala Galba dipenggal dan dibawa ke Otho sebagai tanda kemenangan. Setelah kematian Galba, Otho diangkat menjadi kaisar, tetapi kekuasaannya juga berakhir dalam waktu singkat.

Silsilah Keluarga

Galba berasal dari keluarga bangsawan yang cukup berpengaruh di Roma. Keluarga Sulpicius merupakan salah satu keluarga tertua dalam struktur aristokrasi Romawi. Meskipun tidak meninggalkan keturunan langsung, Galba memiliki beberapa anggota keluarga penting yang melanjutkan tradisi politik keluarga pada masa-masa berikutnya.

Referensi

  • Tacitus, Histories
  • Suetonius, Lives of the Twelve Caesars
  • Dio Cassius, Roman History

Pranala luar

  • Galba.net: researching Galba's heritage Diarsipkan 2020-11-11 di Wayback Machine.
  • Life of Galba Diarsipkan 2020-05-26 di Wayback Machine. (Suetonius; English translation and Latin original)
  • Life of Galba Diarsipkan 2020-05-26 di Wayback Machine. (Plutarch; English translation)
  • Cassius Dio, Book 63 Diarsipkan 2020-06-10 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Daftar kaisar Romawi bersatu, Barat, dan Timur
  • Kaisar Romawi
  • Raja Romawi
Principatus
27 SM – 235 M
  • Augustus
  • Tiberius
  • Caligula
  • Claudius
  • Nero
  • Galba
  • Otho
  • Vitellius
  • Vespasianus
  • Titus
  • Domitianus
  • Nerva
  • Trajanus
  • Hadrianus
  • Antoninus Pius
  • Marcus Aurelius dan Lucius Verus
  • Commodus
  • Pertinax
  • Didius Julianus
  • (Pescennius Niger)
  • (Clodius Albinus)
  • Septimius Severus
  • Caracalla dgn Geta
  • Macrinus dgn Diadumenian
  • Elagabalus
  • Alexander Severus
Krisis
235–284
  • Maximinus Thrax
  • Gordian I dan Gordian II
  • Pupienus dan Balbinus
  • Gordian III
  • Filipus si Arab dan Philippus II
  • Decius dgn Herennius Etruscus
  • Hostilian
  • Trebonianus Gallus dgn Volusianus
  • Aemilianus
  • Valerian
  • Gallienus dgn Saloninus dan Valerianus II
  • Klaudius Gothikus
  • Kuintillus
  • Aurelianus
  • Tacitus
  • Florianus
  • Probus
  • Carus
  • Carinus dan Numerianus
  • Kaisar-kaisar Galia:
  • Postumus
  • (Laelianus)
  • Marius
  • Victorinus
  • (Domitianus II)
  • Tetricus I dgn Tetricus II sbg Caesar
Dominatus
284–395
  • Diokletianus (seluruh kekaisaran)
  • Diokletianus (Timur) dan Maximianus (Barat)
  • Diokletianus (Timur) dan Maximianus (Barat) dgn Galerius (Timur) dan Konstantius Klorus (Barat) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) dan Konstantius Klorus (Barat) dgn Severus (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) Severus (Barat) dgn Konstantinus Agung (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) dan Maxentius (Barat) dgn Konstantinus Agung (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) dan Licinius (Barat) dgn Konstantinus Agung (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Maxentius (sendiri)
  • Licinius (Barat) dan Maximinus II (Timur) dgn Konstantinus Agung (proklamasi sendiri sbg Augustus) dan Valerius Valens
  • Licinius (Timur) dan Konstantinus Agung (Barat) dgn Lisinius II, Konstantinus II dan Krispus sbg Caesar
  • Martinianus
  • Konstantinus Agung (seluruh kekaisaran) dgn putra Krispus sbg Caesar
  • Konstantinus II
  • Konstans
  • Magnentius
  • Decentius sbg Caesar
  • Konstantius II dgn Vetranio
  • Flavius Claudius Julianus
  • Yovianus
  • Valentinianus I
  • Valens
  • Gratianus
  • Valentinianus II
  • Magnus Maximus dgn Victor
  • Theodosius I
  • Flavius Eugenius
Romawi Barat
395–480
  • Honorius
  • Konstantinus III dgn putra Konstans II
  • Priskus Attalus
  • Konstantius III
  • Ioannes
  • Valentinianus III
  • Petronius Maximus dgn Palladius
  • Avitus
  • Majorianus
  • Libius Severus
  • Anthemius
  • Olybrius
  • Glycerius
  • Julius Nepos
  • Romulus Augustus
Romawi Timur
Bizantium

395–1204
  • Arcadius
  • Theodosius II
  • Marcianus
  • Leo I
  • Leo II
  • Zeno (pemerintahan pertama)
  • Basiliskus dgn putra Marcus sbg rekan-kaisar
  • Zeno (pemerintahan kedua)
  • Anastasius I Dicorus
  • Yustinus I
  • Yustinianus I
  • Yustinus II
  • Tiberius II Konstantinus
  • Mauricius dgn putra Theodosius sbg rekan-kaisar
  • Phocas
  • Heraklius
  • Heraklius Konstantinus
  • Heraklonas
  • Konstans II
  • Konstantinus IV dgn saudara-saudara Heraklius dan Tiberius dan kemudian Yustinianus II sbg rekan-kaisar
  • Yustinianus II (pemerintahan pertama)
  • Leontios
  • Tiberius III
  • Yustinianus II (pemerintahan kedua) dgn putra Tiberius sbg rekan-kaisar
  • Filippikos Bardanes
  • Anastasius II
  • Theodosius III
  • Leōn III
  • Kōnstantinos V
  • Artabasdos
  • Leōn IV Khazar
  • Kōnstantinos VI
  • Irene
  • Nikēphoros I
  • Stavrakos
  • Mikhaēl I Rangabes dgn putra Theophylaktos sbg rekan-kaisar
  • Leo V Armenia dgn Konstantinus sbg kaisar junior
  • Mikhaēl II
  • Theophilos
  • Mikhaēl III
  • Basileios I
  • Leōn VI
  • Alexander
  • Konstantinus VII
  • Romanos I Lekapenos dgn putra-putra Christopher Lakapenos, Stefanos Lakapinos dan Konstantinos Lakapinos sbg rekan-kaisar junior
  • Rōmanos II
  • Nikēphoros II Phōkas
  • Iōannēs I Tzimiskēs
  • Basileios II Boulgaroktonos
  • Kōnstantinos VIII
  • Zōē (pemerintahan pertama) dan Rōmanos III Argyros
  • Zōē (pemerintahan pertama) dan Mikhaēl IV Paphlagōn
  • Mikhael V Kalafatis
  • Zōē (pemerintahan kedua) dgn Theodōra dan Kōnstantinos IX Monomakhos
  • Kōnstantinos IX Monomakhos (kaisar tunggal)
  • Theodōra
  • Mikhaēl VI Bringas
  • Isaakius I Komnenos
  • Konstantinus X Doukas
  • Mikhaēl VII Doukas dgn saudara-saudara Andronikos dan Konstantios dan putra Kōnstantinos
  • Rōmanos IV Diogenēs
  • Nikephoros III Botaneiates
  • Alexios I Komnenos
  • Iōannēs II Komnēnos dgn Alexius Komnenus sbg rekan-kaisar
  • Manouēl I Komnēnos
  • Alexios II Komnēnos
  • Andronikos I Komnenos
  • Isaakius II Angelus
  • Alexius III Angelus
  • Alexios IV Angelus
  • Nikolaos Kanavos (dipilih oleh Senat)
  • Alexios V Doukas
Kekaisaran Nicea
1204–1261
  • Konstantinos Laskaris
  • Theodōros I Laskaris
  • Iōannēs III Doukas Vatatzēs
  • Theodōros II Doukas Laskaris
  • Ioannes IV Laskaris
Romawi Timur
Bizantium

1261–1453
  • Mikhaēl VIII Paleologos
  • Andronikos II Palaiologos dgn Mikhaēl IX Paleologos sbg rekan-kaisar
  • Andronikos III Palaiologos
  • Iōannēs V Paleologos
  • Iōannēs VI Kantakouzēnos dgn Iōannēs V Palaiologos dan Matthaios Asanēs Kantakouzēnos sbg rekan-kaisar
  • Iōannēs V Palaiologos
  • Andronikos IV Palaiologos
  • Iōannēs VII Palaiologos
  • Andronikos V Palaiologos
  • Manouel II Palaiologos
  • Iōannēs VIII Paleologos
  • Kōnstantinos XI Dragasēs Paleologos
  • Dēmētrios Palaiologos
  • Thōmas Palaiologos
  • Andreas Palaiologos
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi
  • Republik Romawi
  • Julius Caesar
    Kekaisaran Romawi Suci
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
    • 2
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Belanda
  • Swedia
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
  • Katalonia
  • Belgia
Seniman
  • ULAN
Orang
  • Trove
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • Kamus Sejarah Swiss
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan Awal
  2. Karier Politik dan Militer
  3. Kebangkitan Menuju Kekuasaan
  4. Pemerintahan
  5. Kematian
  6. Silsilah Keluarga
  7. Referensi
  8. Pranala luar

Artikel Terkait

Kleopatra

Ratu Mesir dari tahun 51 hingga 30 SM

Augustus

Kaisar Romawi pertama dari 27 SM hingga 14 M

Romawi Kuno

negara yang mulai berkembang di Semenanjung Italia dari abad ke-8 SM

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026