Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Paus Yohanes XI

Paus Yohanes XI adalah Paus Gereja Katolik Roma yang menjabat dari Maret 931 hingga wafatnya pada tahun 935. Ia memimpin Tahta Suci pada masa yang dikenal sebagai "Saeculum Obscurum" atau "Zaman Kegelapan", periode yang ditandai dengan pengaruh besar keluarga bangsawan Roma atas kepemimpinan Gereja. Yohanes XI merupakan salah satu paus yang paling kontroversial dalam sejarah karena keterkaitannya dengan dinasti Tusculum, khususnya ibunya, Marozia, yang dikenal memiliki pengaruh besar dalam urusan gerejawi dan politik Roma.

Paus Gereja Katolik dari tahun 931 hingga 935
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Paus Yohanes XI
Paus

Yohanes XI
Awal masa kepausan
931
Akhir masa kepausan
desember 935
PendahuluStefanus VII
PenerusLeo VII
Informasi pribadi
Nama lahirYohanes
Lahir910
Roma, Italia
Meninggaldesember 935
Roma, Italia
Paus lainnya yang bernama Yohanes

Paus Yohanes XI (Johannes XI, lahir sekitar tahun 910 – wafat Desember 935) adalah Paus Gereja Katolik Roma yang menjabat dari Maret 931 hingga wafatnya pada tahun 935. Ia memimpin Tahta Suci pada masa yang dikenal sebagai "Saeculum Obscurum" atau "Zaman Kegelapan", periode yang ditandai dengan pengaruh besar keluarga bangsawan Roma atas kepemimpinan Gereja. Yohanes XI merupakan salah satu paus yang paling kontroversial dalam sejarah karena keterkaitannya dengan dinasti Tusculum, khususnya ibunya, Marozia, yang dikenal memiliki pengaruh besar dalam urusan gerejawi dan politik Roma.

Kehidupan Awal

Yohanes XI lahir di Roma sekitar tahun 910. Ia adalah putra Marozia, seorang bangsawan wanita yang sangat berkuasa dari keluarga Tusculum. Ayah Yohanes XI masih diperdebatkan. Beberapa sumber kuno, termasuk Liutprand dari Cremona, menyebut bahwa ia adalah putra tidak sah dari Paus Sergius III, sementara sumber lain mengidentifikasi ayahnya sebagai Alberic I dari Spoleto, suami Marozia.

Sejak masa mudanya, Yohanes telah diarahkan untuk menjadi seorang rohaniwan, mengikuti tradisi keluarga Tusculum yang menggunakan jabatan keagamaan untuk memperkuat kekuasaan politik mereka. Didikan teologi yang ia terima berada di bawah pengawasan keluarga, yang memastikan ia tetap setia pada ambisi dinasti mereka.

Pemilihan sebagai Paus

Yohanes XI naik menjadi Paus pada Maret 931, saat ia baru berusia sekitar 20 tahun. Pemilihannya diyakini sangat dipengaruhi oleh ibunya, Marozia, yang saat itu memegang kendali penuh atas Roma sebagai penguasa de facto. Sebagai Paus, Yohanes XI menjadi alat bagi Marozia untuk mengokohkan pengaruhnya atas Gereja Katolik Roma. Meskipun demikian, Yohanes XI juga berusaha menjalankan tugas keagamaan dan administratifnya dengan integritas tertentu, meskipun dalam bayang-bayang kekuasaan keluarganya.

Pemerintahan

Masa pemerintahan Yohanes XI tidak lepas dari konflik internal dan intrik politik. Marozia, yang menikah dengan Alberic II dari Spoleto, berusaha menjadikan putranya, Yohanes XI, sebagai penguasa tertinggi Roma. Namun, kekuasaan keluarga Tusculum tidak berlangsung lama. Alberic II, saudara tiri Yohanes XI, memberontak melawan ibunya pada tahun 932, menyingkirkan Marozia dari kekuasaan dan memenjarakannya. Setelah pemberontakan ini, Yohanes XI kehilangan kendali atas urusan politik Roma dan menjadi bawahan Alberic II, yang kemudian memerintah sebagai Pangeran Roma.

Sebagai Paus, Yohanes XI berusaha menjalankan tugas spiritualnya, termasuk memberikan peneguhan atas berbagai keputusan sinode, meskipun pengaruhnya dalam pemerintahan sehari-hari sangat terbatas. Pada masa ini, otoritas kepausan terus melemah akibat campur tangan politik dari keluarga-keluarga bangsawan Roma.

Akhir Hidup dan Warisan

Yohanes XI wafat pada Desember 935 di Roma. Ia meninggalkan warisan yang penuh kontroversi, karena masa kepemimpinannya lebih dikenal sebagai simbol pengaruh keluarga bangsawan atas Tahta Suci daripada dedikasi spiritual dan moralitas kepemimpinan Gereja.

Yohanes XI sering dipandang sebagai korban dari situasi politik yang korup pada masanya. Namanya tercatat dalam sejarah sebagai Paus yang hidup di bawah bayang-bayang keluarganya, khususnya ibunya, Marozia. Masa pemerintahannya mencerminkan tantangan besar yang dihadapi Gereja pada abad ke-10, yaitu ketegangan antara spiritualitas dan politik.

Catatan Historis

Kepemimpinan Yohanes XI telah menjadi bahan perdebatan di antara para sejarawan. Beberapa memandangnya sebagai sosok yang lemah, sementara yang lain melihatnya sebagai korban manipulasi politik keluarganya. Namun, sebagian besar setuju bahwa masa pemerintahannya mencerminkan pergumulan Gereja dalam menjaga integritas spiritualnya di tengah intrik politik yang memecah belah Roma.

Didahului oleh:
Stefanus VII
Paus
931 – 935
Diteruskan oleh:
Leo VII

Referensi

  • Liutprand of Cremona, Antapodosis.
  • John Norwich, The Popes: A History.
  • Horace Mann, The Lives of the Popes in the Early Middle Ages.
  • Ferdinand Gregorovius, History of Rome in the Middle Ages.
Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
  • l
  • b
  • s
Paus Gereja Katolik
  • Daftar paus
    • grafik
    • masa jabatan
    • orang kudus
  • Nama Paus
  • Abdikasi Paus
    • Paus emeritus
  • Antipaus
  • Paus terpilih
Abad ke-1
s.d. ke-4
  • Petrus
  • Linus
  • Anakletus
  • Klemens I
  • Evaristus
  • Aleksander I
  • Sistus I
  • Telesforus
  • Higinus
  • Pius I
  • Anisetus
  • Soter
  • Eleuterus
  • Viktor I
  • Zefirinus
  • Kalistus I
  • Urbanus I
  • Pontianus
  • Anterus
  • Fabianus
  • Kornelius
  • Lusius I
  • Stefanus I
  • Sistus II
  • Dionisius
  • Feliks I
  • Eutikhianus
  • Kaius
  • Marselinus
  • Marselus I
  • Eusebius
  • Miltiades
  • Silvester I
  • Markus
  • Yulius I
  • Liberius
  • Damasus I
  • Sirisius
  • Anastasius I
Abad ke-5
s.d. ke-8
  • Inosensius I
  • Zosimus
  • Bonifasius I
  • Selestinus I
  • Sistus III
  • Leo I
  • Hilarius
  • Simplisius
  • Feliks III
  • Gelasius I
  • Anastasius II
  • Simakhus
  • Hormidas
  • Yohanes I
  • Feliks IV
  • Bonifasius II
  • Yohanes II
  • Agapitus I
  • Silverius
  • Vigilius
  • Pelagius I
  • Yohanes III
  • Benediktus I
  • Pelagius II
  • Gregorius I
  • Sabianus
  • Bonifasius III
  • Bonifasius IV
  • Adeodatus I
  • Bonifasius V
  • Honorius I
  • Severinus
  • Yohanes IV
  • Teodorus I
  • Martinus I
  • Eugenius I
  • Vitalianus
  • Adeodatus II
  • Donus
  • Agato
  • Leo II
  • Benediktus II
  • Yohanes V
  • Konon
  • Sergius I
  • Yohanes VI
  • Yohanes VII
  • Sisinius
  • Konstantinus
  • Gregorius II
  • Gregorius III
  • Zakharias
  • Stefanus II
  • Paulus I
  • Stefanus III
  • Adrianus I
  • Leo III
Abad ke-9
s.d. ke-12
  • Stefanus IV
  • Paskalis I
  • Eugenius II
  • Valentinus
  • Gregorius IV
  • Sergius II
  • Leo IV
  • Benediktus III
  • Nikolaus I
  • Adrianus II
  • Yohanes VIII
  • Marinus I
  • Adrianus III
  • Stefanus V
  • Formosus
  • Bonifasius VI
  • Stefanus VI
  • Romanus
  • Teodorus II
  • Yohanes IX
  • Benediktus IV
  • Leo V
  • Sergius III
  • Anastasius III
  • Lando
  • Yohanes X
  • Leo VI
  • Stefanus VII
  • Yohanes XI
  • Leo VII
  • Stefanus VIII
  • Marinus II
  • Agapitus II
  • Yohanes XII
  • Benediktus V
  • Leo VIII
  • Yohanes XIII
  • Benediktus VI
  • Benediktus VII
  • Yohanes XIV
  • Yohanes XV
  • Gregorius V
  • Silvester II
  • Yohanes XVII
  • Yohanes XVIII
  • Sergius IV
  • Benediktus VIII
  • Yohanes XIX
  • Benediktus IX
  • Silvester III
  • Benediktus IX
  • Gregorius VI
  • Klemens II
  • Benediktus IX
  • Damasus II
  • Leo IX
  • Viktor II
  • Stefanus IX
  • Nikolaus II
  • Aleksander II
  • Gregorius VII
  • Viktor III
  • Urbanus II
  • Paskalis II
  • Gelasius II
  • Kalistus II
  • Honorius II
  • Inosensius II
  • Selestinus II
  • Lusius II
  • Eugenius III
  • Anastasius IV
  • Adrianus IV
  • Aleksander III
  • Lusius III
  • Urbanus III
  • Gregorius VIII
  • Klemens III
  • Selestinus III
  • Inosensius III
Abad ke-13
s.d. ke-16
  • Honorius III
  • Gregorius IX
  • Selestinus IV
  • Inosensius IV
  • Aleksander IV
  • Urbanus IV
  • Klemens IV
  • Gregorius X
  • Inosensius V
  • Adrianus V
  • Yohanes XXI
  • Nikolaus III
  • Martinus IV
  • Honorius IV
  • Nikolaus IV
  • Selestinus V
  • Bonifasius VIII
  • Benediktus XI
  • Klemens V
  • Yohanes XXII
  • Benediktus XII
  • Klemens VI
  • Inosensius VI
  • Urbanus V
  • Gregorius XI
  • Urbanus VI
  • Bonifasius IX
  • Inosensius VII
  • Gregorius XII
  • Martinus V
  • Eugenius IV
  • Nikolaus V
  • Kalistus III
  • Pius II
  • Paulus II
  • Sistus IV
  • Inosensius VIII
  • Aleksander VI
  • Pius III
  • Yulius II
  • Leo X
  • Adrianus VI
  • Klemens VII
  • Paulus III
  • Yulius III
  • Marselus II
  • Paulus IV
  • Pius IV
  • Pius V
  • Gregorius XIII
  • Sistus V
  • Urbanus VII
  • Gregorius XIV
  • Inosensius IX
  • Klemens VIII
Abad ke-17
s.d. ke-20
  • Leo XI
  • Paulus V
  • Gregorius XV
  • Urbanus VIII
  • Inosensius X
  • Aleksander VII
  • Klemens IX
  • Klemens X
  • Inosensius XI
  • Aleksander VIII
  • Inosensius XII
  • Klemens XI
  • Inosensius XIII
  • Benediktus XIII
  • Klemens XII
  • Benediktus XIV
  • Klemens XIII
  • Klemens XIV
  • Pius VI
  • Pius VII
  • Leo XII
  • Pius VIII
  • Gregorius XVI
  • Pius IX
  • Leo XIII
  • Pius X
  • Benediktus XV
  • Pius XI
  • Pius XII
  • Yohanes XXIII
  • Paulus VI
  • Yohanes Paulus I
  • Yohanes Paulus II
Abad ke-21
  • Benediktus XVI
  • Fransiskus
  • Leo XIV
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
  • Selama Kekaisaran Romawi, hingga 493
    • Di bawah Konstatinus Agung, 312–337
  • Kepausan Ostrogoth, 493–537
  • Kepausan Bizantin, 537–752
  • Kepausan Franka, 756–857
  • Saeculum obscurum, 904–964
  • Zaman Kresentius, 974–1012
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
  • Kepausan Tuskulum, 1012–1044 / 1048
  • Konflik dengan Romawi Suci, 1048–1257
  • Kepausan kembara
    • Viterbo, 1257–1281
    • Orvieto, 1262–1297
    • Perugia, 1228–1304
  • Kepausan Avignon, 1309–1378
  • Skisma Barat, 1378–1417
Zaman Modern
Awal dan Puncak
  • Kepausan Renaisans, 1417–1534
  • Kepausan Reformasi, 1534–1585
  • Kepausan Barok, 1585–1689
  • Abad Pencerahan, ±1640–1740
  • Kepausan Revolusi, 1775–1848
  • Permasalahan Roma, 1870–1929
  • Vatikan, 1929–sekarang
    • Perang Dunia II, 1939–1945
    • Perang Dingin, 1945–1992
  • Buku
  • Kategori
  •  Portal Katolik
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Israel
Orang
  • Tokoh Italia
  • Deutsche Biographie
  • DDB

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan Awal
  2. Pemilihan sebagai Paus
  3. Pemerintahan
  4. Akhir Hidup dan Warisan
  5. Catatan Historis
  6. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026