Paus Yohanes adalah nama Paus yang paling umum di Gereja Katolik Roma dan Gereja Koptik Aleksandria yang digunakan oleh 21 Paus Roma dan 19 Paus Aleksandria.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Paus Yohanes adalah nama Paus yang paling umum di Gereja Katolik Roma dan Gereja Koptik Aleksandria yang digunakan oleh 21 Paus Roma dan 19 Paus Aleksandria.
Penomoran yang digunakan untuk beberapa Paus telah menjadi tidak beraturan karena adanya Antipaus dan perbedaan-perbedaan dalam pendaftaran kuno. Nama Latin dari nama ini adalah Iohannes.
Penomoran Paus Yohanes menyisakan sedikit masalah. Beberapa urutan yang hilang (Paus Yohanes XVI dan XX) dikarenakan adanya kesalahkaprahan dalam penulisan sejarah yang dibetulkan. Lebih lanjut, lihat Paus Yohanes XX
| Nama Paus | Tahun jabatan | Né | Catatan | # |
|---|---|---|---|---|
| Paus Yohanes XIV | 983–984 | Pietro Canepanova | 14 | |
| Yohanes | Sejarawan salah membaca Liber Pontificalis dan mengasumsikan ada seorang Paus Yohanes yang lain di antara Paus Yohanes XIV dan Paus Yohanes XV | – | ||
| Paus Yohanes XV | 985–996 | Yohanes | Terkadang disebut XVI karena kesalahan di atas. | 15 |
| Antipaus Yohanes XVI | 997–998 | Yohannes Philagathos atau Piligato atau Filagatto | Seorang Antipaus maka seharusnya angka XVI digunakan ulang. Hal ini dilakukan oleh Sicco (di bawah), tetapi berabad-abad kemudian penomoran ini dibetulkan secara salah oleh sejarawan dan tidak pernah dibetulkan lagi. | – |
| Paus Yohanes XVII | 1003 | Sicco | Menggunakan angka XVI, tetapi sejarawan menggantinya menjadi XVII untuk memasukan Antipaus Yohanes XVI. Terkadang disebut XVII (XVIII) karena sosok Paus Yohanes legenda di antara XIV dan XV |
16 |
| Paus Yohanes XVIII | 1004–1009 | Fasanius | Menggunakan angka XVII, tetapi sejarawan menggantinya menjadi XVII untuk memasukan Antipaus Yohanes XVI. Terkadang disebut XVIII (XIX) karena sosok Paus Yohanes legenda di antara XIV dan XV |
17 |
| Paus Yohanes XIX | 1024–1032 | Romanus | Menggunakan angka XVIII, tetapi sejarawan menggantinya menjadi XVII untuk memasukan Antipaus Yohanes XVI. Terkadang disebut XVIII (XIX) karena sosok Paus Yohanes legenda di antara XIV dan XV |
18 |
| Paus Yohanes XX | Tidak pernah ada Paus Yohanes XX karena Pedro Julião pada saat pemilihan memutuskan untuk melompati nomor XX dan supaya dihitung sebagai Yohanes XXI. Ia ingin membetulkan penomoran yang pada waktu itu dianggap sebagai kesalahan penghitungan antara Yohanes XV – Yohanes XIX. | – | ||
| Paus Yohanes XXI | 1276–1277 | Pedro Julião | 19 | |
| Paus Yohanes XXII | 1316–1334 | Jacques Duèze | 20 | |
| Antipaus Yohanes XXIII | 1410–1415 | Baldassare Cossa | – | |
| Paus Yohanes XXIII | 1958–1963 | Angelo Giuseppe Roncalli | Roncalli memilih XXIII dan bukan XXIV karena menganggap Cossa (XXIII) seorang Antipaus. | 21 |