Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Paus Anterus

Santo Paus Anterus adalah seorang Paus Gereja Katolik Roma yang menjabat dari 21 November 235 hingga kematiannya pada 3 Januari 236. Ia adalah paus ke-19 dalam daftar suksesi kepausan, menggantikan Paus Pontianus yang dipaksa turun tahta akibat penganiayaan terhadap umat Kristen di bawah Kaisar Maximinus Thrax. Masa kepausannya yang singkat diwarnai oleh komitmen untuk melestarikan martirologi Kristen serta pergolakan penganiayaan.

Paus Gereja Katolik dari tahun 235 hingga 236
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Paus Anterus
Santo Paus

Anterus
Uskup Roma
GerejaGereja Katolik
Gereja Ortodoks[1]
Awal masa kepausan
21 November 235
Akhir masa kepausan
3 Januari 236
PendahuluPontianus
PenerusFabianus
Informasi pribadi
LahirPetilia Policastro, Calabria, Italia, Kekaisaran Romawi
Meninggal3 Januari 236
Roma, Italia, Kekaisaran Romawi
Orang kudus
Hari peringatan3 Januari[2]
18 Agustus[3]

Santo Paus Anterus adalah seorang Paus Gereja Katolik Roma yang menjabat dari 21 November 235 hingga kematiannya pada 3 Januari 236. Ia adalah paus ke-19 dalam daftar suksesi kepausan, menggantikan Paus Pontianus yang dipaksa turun tahta akibat penganiayaan terhadap umat Kristen di bawah Kaisar Maximinus Thrax. Masa kepausannya yang singkat diwarnai oleh komitmen untuk melestarikan martirologi Kristen serta pergolakan penganiayaan.

Kehidupan Awal

Anterus lahir di Yunani, namun detail mengenai kelahiran dan masa mudanya tidak banyak diketahui. Namanya berasal dari bahasa Yunani, Anteros, yang berarti "cinta yang berbalas". Beberapa sumber tradisional mengindikasikan bahwa ia adalah putra seorang Kristen yang saleh, meskipun latar belakang keluarganya tetap tidak jelas.

Masa Kepausan

Paus Anterus terpilih sebagai pemimpin umat Katolik Roma pada 21 November 235, menggantikan Paus Pontianus yang dipaksa turun tahta dan diasingkan ke tambang di Sardinia oleh Kaisar Maximinus Thrax. Kepausan Anterus terjadi pada masa-masa penuh tantangan bagi umat Kristen, yang menghadapi penganiayaan berat dari otoritas Romawi.

Pelestarian Martir dan Tradisi Kristen

Salah satu kontribusi utama Paus Anterus adalah upayanya untuk mengumpulkan dan mendokumentasikan kisah-kisah para martir Kristen. Ia diduga memerintahkan agar dokumen-dokumen tentang para martir dihimpun dan disimpan di arsip gereja. Tradisi ini penting bagi Gereja Katolik karena memberikan teladan iman serta memperkuat keberanian umat Kristen di tengah penganiayaan.

Hubungan dengan Kekaisaran Romawi

Meskipun masa jabatannya singkat, Paus Anterus tetap menjadi simbol perlawanan pasif terhadap penganiayaan Kristen oleh kekaisaran. Tidak ada bukti langsung bahwa ia dianiaya secara langsung oleh Maximinus Thrax, tetapi situasi politik yang tidak stabil saat itu memperburuk nasib umat Kristen.

Kematian dan Pemakaman

Paus Anterus wafat pada 3 Januari 236. Tradisi mengindikasikan bahwa ia meninggal sebagai martir, meskipun penyebab pasti kematiannya tidak tercatat dengan jelas dalam dokumen sejarah. Ia dimakamkan di Katakomba Santo Kalistus, sebuah tempat pemakaman yang menjadi lokasi istimewa bagi para paus pada masa itu. Tulisan "Anterus Martir" ditemukan dalam inskripsi makamnya, menegaskan reputasinya sebagai seorang saksi iman.

Referensi

  1. ↑ "Священномученик Анфи́р Римский, папа Римский". azbyka.ru (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 2021-06-22.
  2. ↑ Pope Saint Antherus » Saints.SQPN.com
  3. ↑ "Священномученик Анфи́р Римский, папа Римский". azbyka.ru (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 2021-06-22.
  • "Liber Pontificalis" - Buku tentang biografi para paus awal.
  • Pranoto, A. (1998). Sejarah Singkat Kepausan Awal. Jakarta: Penerbit Kanisius.
  • Kelly, J.N.D. (1986). The Oxford Dictionary of Popes. Oxford: Oxford University Press.

Pranala luar

Didahului oleh:
Pontianus
Paus
235 -236
Diteruskan oleh:
Fabianus
  • l
  • b
  • s
Paus Gereja Katolik
  • Daftar paus
    • grafik
    • masa jabatan
    • orang kudus
  • Nama Paus
  • Abdikasi Paus
    • Paus emeritus
  • Antipaus
  • Paus terpilih
Abad ke-1
s.d. ke-4
  • Petrus
  • Linus
  • Anakletus
  • Klemens I
  • Evaristus
  • Aleksander I
  • Sistus I
  • Telesforus
  • Higinus
  • Pius I
  • Anisetus
  • Soter
  • Eleuterus
  • Viktor I
  • Zefirinus
  • Kalistus I
  • Urbanus I
  • Pontianus
  • Anterus
  • Fabianus
  • Kornelius
  • Lusius I
  • Stefanus I
  • Sistus II
  • Dionisius
  • Feliks I
  • Eutikhianus
  • Kaius
  • Marselinus
  • Marselus I
  • Eusebius
  • Miltiades
  • Silvester I
  • Markus
  • Yulius I
  • Liberius
  • Damasus I
  • Sirisius
  • Anastasius I
Abad ke-5
s.d. ke-8
  • Inosensius I
  • Zosimus
  • Bonifasius I
  • Selestinus I
  • Sistus III
  • Leo I
  • Hilarius
  • Simplisius
  • Feliks III
  • Gelasius I
  • Anastasius II
  • Simakhus
  • Hormidas
  • Yohanes I
  • Feliks IV
  • Bonifasius II
  • Yohanes II
  • Agapitus I
  • Silverius
  • Vigilius
  • Pelagius I
  • Yohanes III
  • Benediktus I
  • Pelagius II
  • Gregorius I
  • Sabianus
  • Bonifasius III
  • Bonifasius IV
  • Adeodatus I
  • Bonifasius V
  • Honorius I
  • Severinus
  • Yohanes IV
  • Teodorus I
  • Martinus I
  • Eugenius I
  • Vitalianus
  • Adeodatus II
  • Donus
  • Agato
  • Leo II
  • Benediktus II
  • Yohanes V
  • Konon
  • Sergius I
  • Yohanes VI
  • Yohanes VII
  • Sisinius
  • Konstantinus
  • Gregorius II
  • Gregorius III
  • Zakharias
  • Stefanus II
  • Paulus I
  • Stefanus III
  • Adrianus I
  • Leo III
Abad ke-9
s.d. ke-12
  • Stefanus IV
  • Paskalis I
  • Eugenius II
  • Valentinus
  • Gregorius IV
  • Sergius II
  • Leo IV
  • Benediktus III
  • Nikolaus I
  • Adrianus II
  • Yohanes VIII
  • Marinus I
  • Adrianus III
  • Stefanus V
  • Formosus
  • Bonifasius VI
  • Stefanus VI
  • Romanus
  • Teodorus II
  • Yohanes IX
  • Benediktus IV
  • Leo V
  • Sergius III
  • Anastasius III
  • Lando
  • Yohanes X
  • Leo VI
  • Stefanus VII
  • Yohanes XI
  • Leo VII
  • Stefanus VIII
  • Marinus II
  • Agapitus II
  • Yohanes XII
  • Benediktus V
  • Leo VIII
  • Yohanes XIII
  • Benediktus VI
  • Benediktus VII
  • Yohanes XIV
  • Yohanes XV
  • Gregorius V
  • Silvester II
  • Yohanes XVII
  • Yohanes XVIII
  • Sergius IV
  • Benediktus VIII
  • Yohanes XIX
  • Benediktus IX
  • Silvester III
  • Benediktus IX
  • Gregorius VI
  • Klemens II
  • Benediktus IX
  • Damasus II
  • Leo IX
  • Viktor II
  • Stefanus IX
  • Nikolaus II
  • Aleksander II
  • Gregorius VII
  • Viktor III
  • Urbanus II
  • Paskalis II
  • Gelasius II
  • Kalistus II
  • Honorius II
  • Inosensius II
  • Selestinus II
  • Lusius II
  • Eugenius III
  • Anastasius IV
  • Adrianus IV
  • Aleksander III
  • Lusius III
  • Urbanus III
  • Gregorius VIII
  • Klemens III
  • Selestinus III
  • Inosensius III
Abad ke-13
s.d. ke-16
  • Honorius III
  • Gregorius IX
  • Selestinus IV
  • Inosensius IV
  • Aleksander IV
  • Urbanus IV
  • Klemens IV
  • Gregorius X
  • Inosensius V
  • Adrianus V
  • Yohanes XXI
  • Nikolaus III
  • Martinus IV
  • Honorius IV
  • Nikolaus IV
  • Selestinus V
  • Bonifasius VIII
  • Benediktus XI
  • Klemens V
  • Yohanes XXII
  • Benediktus XII
  • Klemens VI
  • Inosensius VI
  • Urbanus V
  • Gregorius XI
  • Urbanus VI
  • Bonifasius IX
  • Inosensius VII
  • Gregorius XII
  • Martinus V
  • Eugenius IV
  • Nikolaus V
  • Kalistus III
  • Pius II
  • Paulus II
  • Sistus IV
  • Inosensius VIII
  • Aleksander VI
  • Pius III
  • Yulius II
  • Leo X
  • Adrianus VI
  • Klemens VII
  • Paulus III
  • Yulius III
  • Marselus II
  • Paulus IV
  • Pius IV
  • Pius V
  • Gregorius XIII
  • Sistus V
  • Urbanus VII
  • Gregorius XIV
  • Inosensius IX
  • Klemens VIII
Abad ke-17
s.d. ke-20
  • Leo XI
  • Paulus V
  • Gregorius XV
  • Urbanus VIII
  • Inosensius X
  • Aleksander VII
  • Klemens IX
  • Klemens X
  • Inosensius XI
  • Aleksander VIII
  • Inosensius XII
  • Klemens XI
  • Inosensius XIII
  • Benediktus XIII
  • Klemens XII
  • Benediktus XIV
  • Klemens XIII
  • Klemens XIV
  • Pius VI
  • Pius VII
  • Leo XII
  • Pius VIII
  • Gregorius XVI
  • Pius IX
  • Leo XIII
  • Pius X
  • Benediktus XV
  • Pius XI
  • Pius XII
  • Yohanes XXIII
  • Paulus VI
  • Yohanes Paulus I
  • Yohanes Paulus II
Abad ke-21
  • Benediktus XVI
  • Fransiskus
  • Leo XIV
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
  • Selama Kekaisaran Romawi, hingga 493
    • Di bawah Konstatinus Agung, 312–337
  • Kepausan Ostrogoth, 493–537
  • Kepausan Bizantin, 537–752
  • Kepausan Franka, 756–857
  • Saeculum obscurum, 904–964
  • Zaman Kresentius, 974–1012
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
  • Kepausan Tuskulum, 1012–1044 / 1048
  • Konflik dengan Romawi Suci, 1048–1257
  • Kepausan kembara
    • Viterbo, 1257–1281
    • Orvieto, 1262–1297
    • Perugia, 1228–1304
  • Kepausan Avignon, 1309–1378
  • Skisma Barat, 1378–1417
Zaman Modern
Awal dan Puncak
  • Kepausan Renaisans, 1417–1534
  • Kepausan Reformasi, 1534–1585
  • Kepausan Barok, 1585–1689
  • Abad Pencerahan, ±1640–1740
  • Kepausan Revolusi, 1775–1848
  • Permasalahan Roma, 1870–1929
  • Vatikan, 1929–sekarang
    • Perang Dunia II, 1939–1945
    • Perang Dingin, 1945–1992
  • Buku
  • Kategori
  •  Portal Katolik
Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Vatikan
  • Israel
Orang
  • Deutsche Biographie
  • DDB

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan Awal
  2. Masa Kepausan
  3. Pelestarian Martir dan Tradisi Kristen
  4. Hubungan dengan Kekaisaran Romawi
  5. Kematian dan Pemakaman
  6. Referensi
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar Paus Gereja Katolik

daftar Paus Gereja Katolik

Paus Pontianus

Paus Gereja Katolik dari tahun 230 hingga 235

Kadipaten Roma

Roma sering berselisih dengan Paus terkait dengan kekuasaan tertinggi di Roma. Setelah berdirinya Negara Kepausan pada tahun 756, Kadipaten Roma tidak lagi

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026