Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPaus Telesforus
Artikel Wikipedia

Paus Telesforus

Santo Paus Telesforus adalah Paus Gereja Katolik yang menjabat dari sekitar tahun 125 hingga 136 Masehi. Ia adalah Paus kedelapan yang secara tradisional dianggap sebagai penerus Santo Petrus. Paus Telesforus dihormati sebagai seorang martir dalam tradisi Gereja Katolik Roma dan Gereja Ortodoks Timur. Beberapa sumber kuno mengaitkannya dengan reformasi liturgi serta kontribusi penting terhadap pengembangan ibadat Gereja.

Paus Gereja Katolik dari tahun 125 hingga 136 Masehi
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Paus Telesforus
Santo Paus

Telesforus
Uskup Roma
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
sekitar 125
Akhir masa kepausan
sekitar 136
PendahuluSistus I
PenerusHiginus
Informasi pribadi
LahirTerranova da Sibari, Calabria, Italia Romawi
Meninggalsekitar 137
Roma, Italia Romawi, Kekaisaran Romawi
Orang kudus
Hari peringatan
  • 2 Januari (Katolik)
  • 5 Januari (Gereja Ortodoks Timur) dan 22 Februari (Gereja Timur)
Venerasi
  • Gereja Katolik
  • Gereja Ortodoks Timur
AtributBusana kepausan
PelindungKarmelit

Santo Paus Telesforus adalah Paus Gereja Katolik yang menjabat dari sekitar tahun 125 hingga 136 Masehi. Ia adalah Paus kedelapan yang secara tradisional dianggap sebagai penerus Santo Petrus. Paus Telesforus dihormati sebagai seorang martir dalam tradisi Gereja Katolik Roma dan Gereja Ortodoks Timur. Beberapa sumber kuno mengaitkannya dengan reformasi liturgi serta kontribusi penting terhadap pengembangan ibadat Gereja.

Kehidupan Awal

Meskipun informasi tentang kehidupan awal Paus Telesforus sangat terbatas, legenda menyebutkan bahwa ia berasal dari Yunani, lebih tepatnya dari wilayah Calabria. Tidak banyak yang diketahui tentang keluarganya atau kehidupan sebelum ia terpilih menjadi Paus. Sejumlah catatan gerejawi menyebutkan bahwa sebelum menjadi Paus, ia adalah seorang pertapa atau biarawan yang mengabdikan hidupnya untuk pelayanan Tuhan dalam kesederhanaan dan doa.

Masa Kepausan

Paus Telesforus terpilih menjadi Paus setelah kepemimpinan Paus Sixtus I. Meskipun sumber-sumber sejarah tentang masa jabatannya relatif sedikit, beberapa hal penting dapat diambil dari tradisi dan sejarah Gereja. Pada masanya, Gereja Katolik berada dalam situasi yang sulit, sering kali mengalami penganiayaan dari otoritas Romawi.

Kontribusi Liturgi

Paus Telesforus diyakini memiliki peran penting dalam perkembangan liturgi Gereja. Salah satu kontribusinya yang terkenal adalah pengenalan Misa Malam Natal sebagai perayaan resmi dalam Gereja Katolik. Tradisi ini dianggap penting karena merayakan kelahiran Yesus Kristus pada malam 25 Desember.

Beberapa catatan tradisional juga mengaitkannya dengan pengenalan "Gloria in Excelsis Deo" dalam liturgi Misa. Doa ini, yang dikenal sebagai "Gloria," adalah salah satu bagian utama dari liturgi Ekaristi, terutama pada hari-hari besar liturgi seperti Natal dan Paskah.

Selain itu, Paus Telesforus juga dikatakan telah menetapkan Puasa Pra-Paskah sebagai bagian dari persiapan umat beriman menjelang perayaan Paskah. Meskipun masih ada perdebatan tentang peran pasti Telesforus dalam hal ini, tradisi-tradisi ini menunjukkan pentingnya masa kepausannya dalam perkembangan ibadat Kristen awal.

Penganiayaan dan Martir

Paus Telesforus menjabat selama masa pemerintahan Kaisar Hadrianus dan Antoninus Pius, yang terkenal dengan penganiayaan terhadap orang Kristen. Menurut catatan kuno, Paus Telesforus menjadi korban penganiayaan ini, dan ia dihormati sebagai martir oleh Gereja Katolik. Ia adalah salah satu dari sedikit Paus yang martir sebelum Konstantinus Agung memberikan toleransi kepada orang Kristen melalui Edik Milano pada tahun 313.

Irenaeus dari Lyon, seorang penulis Kristen awal, menyebut Paus Telesforus sebagai salah satu Paus yang "dimuliakan dengan kemuliaan martir yang besar." Meskipun detail tentang kematiannya tidak begitu jelas, tradisi Gereja menyatakan bahwa ia wafat sekitar tahun 136 sebagai akibat penganiayaan di Roma.

Kanonisasi dan Peringatan

Paus Telesforus dihormati sebagai seorang Santo oleh Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks Timur. Hari peringatannya dirayakan pada tanggal 5 Januari di Gereja Katolik Roma, sementara Gereja Ortodoks merayakannya pada tanggal 22 Februari. Penghormatan kepada Paus Telesforus mencerminkan pengakuan akan jasa-jasanya dalam mempertahankan iman Kristen dan kontribusinya terhadap perkembangan liturgi Gereja.

Legenda dan Tradisi

Selain pengenalan liturgi, beberapa legenda mengaitkan Paus Telesforus dengan berbagai mukjizat. Salah satu legenda menyebutkan bahwa selama masa penganiayaan, ia tetap setia menjalankan tugasnya sebagai pemimpin Gereja meskipun ancaman hukuman mati selalu ada.

Paus Telesforus juga disebut-sebut dalam beberapa teks awal sebagai seorang pembela yang teguh dalam melawan ajaran sesat yang muncul pada masa itu. Meskipun tidak ada catatan spesifik yang mendokumentasikan ajaran sesat tertentu yang ia hadapi, masa jabatannya dipenuhi dengan tantangan teologis karena berbagai aliran teologi baru muncul dan berkembang di luar kendali Gereja resmi.

Makam dan Relik

Paus Telesforus diyakini dimakamkan di Katakombe Santo Kalisto di Roma, tempat banyak Paus awal dan martir Kristen dikuburkan. Namun, karena keterbatasan bukti arkeologis yang konkret, lokasi pastinya tetap menjadi spekulasi. Beberapa relik yang dikaitkan dengan Paus Telesforus disimpan di berbagai tempat di Italia dan dihormati oleh umat Katolik hingga saat ini.

Referensi

  • Chapman, John. Studies on the Early Papacy. London: Longman, 1925.
  • Kelly, J.N.D. The Oxford Dictionary of Popes. Oxford: Oxford University Press, 1986.
  • Mann, Horace K. The Lives of the Popes in the Early Middle Ages. Kessinger Publishing, 2004.

Bacaan lebih lanjut

  • Attwater, Donald and Catherine Rachel John. The Penguin Dictionary of Saints. 3rd edition. New York: Penguin Books, 1993. ISBN 0-14-051312-4.
  • Kelly, J.N.D. Oxford Dictionary of Popes. (1986). Oxford, England: Oxford University Press.
  • Benedict XVI. The Roman Martyrology. Gardners Books, 2007. ISBN 978-0-548-13374-3.
  • Chapman, John. Studies on the Early Papacy. Port Washington, NY: Kennikat Press, 1971. ISBN 978-0-8046-1139-8.
  • Fortescue, Adrian, and Scott M. P. Reid. The Early Papacy: To the Synod of Chalcedon in 451. Southampton: Saint Austin Press, 1997. ISBN 978-1-901157-60-4.
  • Loomis, Louise Ropes. The Book of Popes (Liber Pontificalis). Merchantville, NJ: Evolution Publishing. ISBN 1-889758-86-8

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Telesphorus.
  • (Latin) The Works of Pope Telesphorus (from Documenta Catholica Omnia)
  • "Pope St. Telesphorus" Catholic Encyclopedia
  •  Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Telesphorus" . Encyclopædia Britannica (Edisi 11). Cambridge University Press.
Didahului oleh:
Sistus I
Paus
125 – 136
Diteruskan oleh:
Higinus
  • l
  • b
  • s
Paus Gereja Katolik
  • Daftar paus
    • grafik
    • masa jabatan
    • orang kudus
  • Nama Paus
  • Abdikasi Paus
    • Paus emeritus
  • Antipaus
  • Paus terpilih
Abad ke-1
s.d. ke-4
  • Petrus
  • Linus
  • Anakletus
  • Klemens I
  • Evaristus
  • Aleksander I
  • Sistus I
  • Telesforus
  • Higinus
  • Pius I
  • Anisetus
  • Soter
  • Eleuterus
  • Viktor I
  • Zefirinus
  • Kalistus I
  • Urbanus I
  • Pontianus
  • Anterus
  • Fabianus
  • Kornelius
  • Lusius I
  • Stefanus I
  • Sistus II
  • Dionisius
  • Feliks I
  • Eutikhianus
  • Kaius
  • Marselinus
  • Marselus I
  • Eusebius
  • Miltiades
  • Silvester I
  • Markus
  • Yulius I
  • Liberius
  • Damasus I
  • Sirisius
  • Anastasius I
Abad ke-5
s.d. ke-8
  • Inosensius I
  • Zosimus
  • Bonifasius I
  • Selestinus I
  • Sistus III
  • Leo I
  • Hilarius
  • Simplisius
  • Feliks III
  • Gelasius I
  • Anastasius II
  • Simakhus
  • Hormidas
  • Yohanes I
  • Feliks IV
  • Bonifasius II
  • Yohanes II
  • Agapitus I
  • Silverius
  • Vigilius
  • Pelagius I
  • Yohanes III
  • Benediktus I
  • Pelagius II
  • Gregorius I
  • Sabianus
  • Bonifasius III
  • Bonifasius IV
  • Adeodatus I
  • Bonifasius V
  • Honorius I
  • Severinus
  • Yohanes IV
  • Teodorus I
  • Martinus I
  • Eugenius I
  • Vitalianus
  • Adeodatus II
  • Donus
  • Agato
  • Leo II
  • Benediktus II
  • Yohanes V
  • Konon
  • Sergius I
  • Yohanes VI
  • Yohanes VII
  • Sisinius
  • Konstantinus
  • Gregorius II
  • Gregorius III
  • Zakharias
  • Stefanus II
  • Paulus I
  • Stefanus III
  • Adrianus I
  • Leo III
Abad ke-9
s.d. ke-12
  • Stefanus IV
  • Paskalis I
  • Eugenius II
  • Valentinus
  • Gregorius IV
  • Sergius II
  • Leo IV
  • Benediktus III
  • Nikolaus I
  • Adrianus II
  • Yohanes VIII
  • Marinus I
  • Adrianus III
  • Stefanus V
  • Formosus
  • Bonifasius VI
  • Stefanus VI
  • Romanus
  • Teodorus II
  • Yohanes IX
  • Benediktus IV
  • Leo V
  • Sergius III
  • Anastasius III
  • Lando
  • Yohanes X
  • Leo VI
  • Stefanus VII
  • Yohanes XI
  • Leo VII
  • Stefanus VIII
  • Marinus II
  • Agapitus II
  • Yohanes XII
  • Benediktus V
  • Leo VIII
  • Yohanes XIII
  • Benediktus VI
  • Benediktus VII
  • Yohanes XIV
  • Yohanes XV
  • Gregorius V
  • Silvester II
  • Yohanes XVII
  • Yohanes XVIII
  • Sergius IV
  • Benediktus VIII
  • Yohanes XIX
  • Benediktus IX
  • Silvester III
  • Benediktus IX
  • Gregorius VI
  • Klemens II
  • Benediktus IX
  • Damasus II
  • Leo IX
  • Viktor II
  • Stefanus IX
  • Nikolaus II
  • Aleksander II
  • Gregorius VII
  • Viktor III
  • Urbanus II
  • Paskalis II
  • Gelasius II
  • Kalistus II
  • Honorius II
  • Inosensius II
  • Selestinus II
  • Lusius II
  • Eugenius III
  • Anastasius IV
  • Adrianus IV
  • Aleksander III
  • Lusius III
  • Urbanus III
  • Gregorius VIII
  • Klemens III
  • Selestinus III
  • Inosensius III
Abad ke-13
s.d. ke-16
  • Honorius III
  • Gregorius IX
  • Selestinus IV
  • Inosensius IV
  • Aleksander IV
  • Urbanus IV
  • Klemens IV
  • Gregorius X
  • Inosensius V
  • Adrianus V
  • Yohanes XXI
  • Nikolaus III
  • Martinus IV
  • Honorius IV
  • Nikolaus IV
  • Selestinus V
  • Bonifasius VIII
  • Benediktus XI
  • Klemens V
  • Yohanes XXII
  • Benediktus XII
  • Klemens VI
  • Inosensius VI
  • Urbanus V
  • Gregorius XI
  • Urbanus VI
  • Bonifasius IX
  • Inosensius VII
  • Gregorius XII
  • Martinus V
  • Eugenius IV
  • Nikolaus V
  • Kalistus III
  • Pius II
  • Paulus II
  • Sistus IV
  • Inosensius VIII
  • Aleksander VI
  • Pius III
  • Yulius II
  • Leo X
  • Adrianus VI
  • Klemens VII
  • Paulus III
  • Yulius III
  • Marselus II
  • Paulus IV
  • Pius IV
  • Pius V
  • Gregorius XIII
  • Sistus V
  • Urbanus VII
  • Gregorius XIV
  • Inosensius IX
  • Klemens VIII
Abad ke-17
s.d. ke-20
  • Leo XI
  • Paulus V
  • Gregorius XV
  • Urbanus VIII
  • Inosensius X
  • Aleksander VII
  • Klemens IX
  • Klemens X
  • Inosensius XI
  • Aleksander VIII
  • Inosensius XII
  • Klemens XI
  • Inosensius XIII
  • Benediktus XIII
  • Klemens XII
  • Benediktus XIV
  • Klemens XIII
  • Klemens XIV
  • Pius VI
  • Pius VII
  • Leo XII
  • Pius VIII
  • Gregorius XVI
  • Pius IX
  • Leo XIII
  • Pius X
  • Benediktus XV
  • Pius XI
  • Pius XII
  • Yohanes XXIII
  • Paulus VI
  • Yohanes Paulus I
  • Yohanes Paulus II
Abad ke-21
  • Benediktus XVI
  • Fransiskus
  • Leo XIV
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
  • Selama Kekaisaran Romawi, hingga 493
    • Di bawah Konstatinus Agung, 312–337
  • Kepausan Ostrogoth, 493–537
  • Kepausan Bizantin, 537–752
  • Kepausan Franka, 756–857
  • Saeculum obscurum, 904–964
  • Zaman Kresentius, 974–1012
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
  • Kepausan Tuskulum, 1012–1044 / 1048
  • Konflik dengan Romawi Suci, 1048–1257
  • Kepausan kembara
    • Viterbo, 1257–1281
    • Orvieto, 1262–1297
    • Perugia, 1228–1304
  • Kepausan Avignon, 1309–1378
  • Skisma Barat, 1378–1417
Zaman Modern
Awal dan Puncak
  • Kepausan Renaisans, 1417–1534
  • Kepausan Reformasi, 1534–1585
  • Kepausan Barok, 1585–1689
  • Abad Pencerahan, ±1640–1740
  • Kepausan Revolusi, 1775–1848
  • Permasalahan Roma, 1870–1929
  • Vatikan, 1929–sekarang
    • Perang Dunia II, 1939–1945
    • Perang Dingin, 1945–1992
  • Buku
  • Kategori
  •  Portal Katolik
Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
    • 2
    • 3
  • GND
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Vatikan
  • Israel
Orang
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan Awal
  2. Masa Kepausan
  3. Kontribusi Liturgi
  4. Penganiayaan dan Martir
  5. Kanonisasi dan Peringatan
  6. Legenda dan Tradisi
  7. Makam dan Relik
  8. Referensi
  9. Bacaan lebih lanjut
  10. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar Paus Gereja Katolik

daftar Paus Gereja Katolik

Sejarah Belanda

Sejarah bangsa Belanda

Metropolis Efesus

dari salah satu dari tujuh gereja di Asia yang disebutkan dalam Kitab Wahyu yang ditulis oleh Rasul Yohanes. Metropolis tersebut tetap aktif hingga tahun

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026