Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Partai Buruh (1949)

Partai Buruh adalah partai politik di Indonesia. Partai ini dibentuk pada tanggal 25 Desember 1949 kelompok dari bekas anggota Partai Buruh Indonesia (PBI) yang tidak setuju dengan penggabungan PBI ke Partai Komunis Indonesia.

partai politik di Indonesia (1949–1956)
Diperbarui 2 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Partai Buruh (1949)
Artikel ini bukan mengenai Partai Buruh (Indonesia).
partai politik di IndonesiaTemplat:SHORTDESC:partai politik di Indonesia
Partai Buruh
Ketua umumIskandar Tedjasukmana
Dibentuk25 Desember 1949 (1949-12-25)
DibubarkanSetelah 1960
Dipisah dariPartai Buruh Indonesia
IdeologiMarxisme
Nasionalisme
Posisi politikSayap kiri
  • Politik Indonesia
  • Partai politik
  • Pemilihan umum

Partai Buruh adalah partai politik di Indonesia. Partai ini dibentuk pada tanggal 25 Desember 1949 kelompok dari bekas anggota Partai Buruh Indonesia (PBI) yang tidak setuju dengan penggabungan PBI ke Partai Komunis Indonesia.[1][2][3]

Partai ini memiliki tingkat pengaruh, karena mengandalkan dukungan dari serikat buruh dan memiliki pengaruh di dalam Kementerian Perburuhan.[4] Perwakilan dari Partai Buruh menjabat sebagai Menteri Perburuhan dalam Kabinet Halim (1950), Kabinet Sukiman-Suwirjo (1951-1952), Kabinet Wilopo (1952-1953), Kabinet Ali Sastroamidjojo I (1953-1955), dan Kabinet Burhanuddin Harahap (1955-1956). Namun seiring berjalannya waktu, pengaruh Partai Buruh berkurang seiring naiknya pengaruh Partai Komunis Indonesia dalam gerakan buruh dan pengaruh Partai Nasional Indonesia dalam Kementerian Perburuhan.

Ideologi

Partai ini secara resmi berhaluan Marxis, namun dalam praktik politiknya lebih banyak dipengaruhi oleh nasionalisme Indonesia. Di dalam kepemimpinan partai terdapat perpecahan antara mereka yang mendukung sikap Partai Nasional Indonesia dan Partai Murba, serta kelompok intelektual lain yang lebih dekat dengan Partai Sosialis Indonesia. Akibat sejarah perpecahan dari PKI yang berideologi Marxis-Leninis, Partai Buruh dianggap sebagai partai sayap kiri yang lebih moderat, tetapi tidak bertumpu pada intelektualisme seperti PSI.

Sejarah

Dalam Dewan Perwakilan Rakyat Sementara pada tahun 1950, tujuh orang dari 236 anggotanya berasal dari Partai Buruh. Angka ini turun menjadi enam orang pada tahun 1954.[5]

Pada Pemilihan Umum 1955, keadaan partai ini semakin memburuk karena hanya dapat memasukkan dua orang ke DPR hasil pemilihan umum. Dalam DPR hasil pemilihan umum, Partai Buruh duduk dalam Fraksi Penegak Proklamasi bersama Partai Murba, Partai Rakjat Indonesia, Persatuan Rakjat Desa, dan Partai Rakyat Indonesia Merdeka yang berideologikan nasionalisme-moderat.[5] Dalam Konstituante Republik Indonesia, Partai Buruh memenangkan lima kursi.

Setelah Dekrit Presiden 1959, DPR hasil pemilihan umum dibubarkan dan digantikan oleh DPR dalam rangka Undang-undang Dasar 1945, di mana Partai Buruh mendapatkan dua kursi. Dalam DPR 1959, Partai Buruh dan Fraksi Penegak Proklamasi (yang namanya diganti menjadi Fraksi Pendukung Proklamasi) berpisah jalan dengan partai IPKI.

Partai Buruh tidak diikutsertakan dalam Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong pada tahun 1960, dan eksistensinya redup setelah itu, ketika partai itu tidak masuk dalam sepuluh partai yang diizinkan beroperasi dalam rezim Demokrasi Terpimpin.

Sejarah Legislatif

Pemilihan Umum Kursi Suara Persentase
DPRS
7 / 236
DPR (1955)
2 / 257
224.167 0,59%
Konstituante
5 / 514
332.047 0,88%
DPR (1959)
2 / 259

Tokoh

Eksekutif

  • Ma'as (Menteri Perburuhan pada Kabinet Halim, 1950)
  • Iskandar Tedjasukmana (Menteri Perburuhan pada Kabinet Sukiman-Suwirjo dan Kabinet Wilopo, 1951-1953)
  • Sutan Muchtar Abidin (Menteri Perburuhan pada Kabinet Ali Sastroamidjojo I dan Kabinet Burhanuddin Harahap, 1953-1956)

Legislatif

  • Imam Soetardjo (anggota DPR, 1954-1960)
  • Petrus Muntu-Muntu Tangkilisan (pejuang kemerdekaan, anggota DPR 1955-1956 dan Konstituante 1956-1959)

Lihat pula

  • Daftar partai buruh
  • Badan Permusjawaratan Partai-Partai

Referensi

  1. ↑ Rose, Saul. Socialism in Southern Asia. London: Oxford University Press, 1959. p. 153
  2. ↑ Feith, Herbert. The Decline of Constitutional Democracy in Indonesia. An Equinox classic Indonesia book. Jakarta [u.a.]: Equinox, 2007. pp. 144-145
  3. ↑ Ensiklopedi umum Diarsipkan 2016-03-02 di Wayback Machine.. Yogyakarta: Yayasan Kanisius, 1977. p. 790
  4. ↑ Feith, Herbert. The Wilopo Cabinet, 1952-1953: A Turning Point in Post-Revolutionary Indonesia. Ithaca, N.Y.: Modern Indonesia Project, Southeast Asia Program, Dept. of Far Eastern Studies, Cornell University, 1958. pp. 70-71
  5. 1 2 DPR RI (1972). Seperempat Abad DPR RI (PDF). Jakarta: DPR RI. hlm. 137. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • l
  • b
  • s
Partai politik peserta pemilihan umum legislatif Indonesia 1955
  • Partai Nasional Indonesia (PNI)
  • Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi)
  • Nahdlatul Ulama (NU)
  • Partai Komunis Indonesia (PKI)
  • Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII)
  • Partai Kristen Indonesia (Parkindo)
  • Partai Katolik
  • Partai Sosialis Indonesia (PSI)
  • Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI)
  • Pergerakan Tarbiyah Islamiyah (Perti)
  • Partai Rakyat Nasional (PRN)
  • Partai Buruh Indonesia
  • Gerakan Pembela Panca Sila (GPPS)
  • Partai Rakjat Indonesia (PRI)
  • Persatuan Pegawai Polisi RI (P3RI)
  • Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Murba)
  • Badan Permusjawaratan Kewarganegaraan Indonesia (Baperki)
  • Partai Persatuan Indonesia Raya (PIR)
  • Grinda
  • Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia (Permai)
  • Partai Persatuan Dayak (PPD)
  • PIR Hazairin
  • Partai Persatuan Tharikah Islam (PPTI)
  • Angkatan Kemenangan Umat Islam (AKUI)
  • Persatuan Rakjat Desa (PRD)
  • Partai Republik Indonesia Merdeka (PRIM)
  • Partai Acoma
  • Soedjono Prawirosoedarso (perseorangan)
  • l
  • b
  • s
Bekas partai politik di Indonesia
Partai didirikan masa pra-kemerdekaan
  • Chung Hwa Hui
  • Gerakan Rakyat Indonesia
  • Indische Partij
  • Insulinde
  • Paguyuban Pasundan
  • Partai Fasis Indonesia
  • Partai Indonesia
  • Partai Indonesia Raya
  • Partai Islam Indonesia
  • Partai Katolik
  • Partai Komunis Indonesia
  • Partai Nasional Indonesia
  • Partai Syarikat Islam Indonesia
  • Partai Tionghoa Indonesia
Partai didirikan masa Orde Lama dan Baru
  • Masyumi
  • Nahdlatul Ulama
  • Partai Persatuan Indonesia Raya
  • Partai Buruh Indonesia
  • Partai Angkatan Komunis Muda
  • Partai Tani Indonesia
  • Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia
  • Gerakan Pilihan Sunda
  • Partai Kebangsaan Indonesia
  • Partai Kebangsaan Indonesia Wanita
  • Persatuan Rakjat Desa
  • Partai Rakyat Indonesia Merdeka
  • Partai Kristen Indonesia
  • Partai Kasih Demokrasi Indonesia
  • Partai Sosialis Indonesia
  • Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia
  • Persatuan Tarbiyah Islamiyah
  • Partai Rakyat Nasional
  • Partai Demokrasi Indonesia
  • Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Murba)
  • Partai Persatuan Dayak
  • Partai Rakyat Sosialis
  • Partai Demokrat Tionghoa Indonesia
Partai didirikan masa Reformasi
  • Partai Abul Yatama
  • Partai Aliansi Demokrat Indonesia
  • Partai Bintang Reformasi
  • Partai Buruh (1998)
  • Partai Cinta Damai
  • Partai Damai Sejahtera
  • Partai Daulat Rakyat
  • Partai Demokrasi Kasih Bangsa
  • Partai Indonesia Baru
  • Partai Islam Demokrat
  • Partai Katolik Demokrat
  • Partai Keadilan Sejahtera
  • Partai Kebangkitan Muslim Indonesia
  • Partai Kebangkitan Ummat
  • Partai Kebangsaan Merdeka
  • Partai Kristen Nasional Indonesia
  • Partai Masyumi Baru
  • Partai Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong
  • Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Murba baru)
  • Partai Nasional Bangsa Indonesia
  • Partai Nasional Demokrat
  • Partai Nasional Indonesia (PNI–Supeni)
  • Partai Nasional Indonesia - Front Marhaenis
  • Partai Nasional Indonesia - Massa Marhaen
  • Partai Nasional Indonesia Marhaenisme
  • Partai Pekerja Indonesia
  • Partai Pelopor
  • Partai Penegak Demokrasi Indonesia
  • Partai Perjuangan Indonesia Baru
  • Partai Persatuan
  • Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia
  • Partai Pilihan Rakyat
  • Partai Politik Islam Indonesia Masyumi
  • Partai Rakyat Demokratik
  • Partai Rakyat Indonesia
  • Partai Sarikat Indonesia
  • Partai Solidaritas Pekerja
  • Partai Solidaritas Pekerja Seluruh Indonesia
  • Partai Solidaritas Uni Nasional Indonesia
  • Partai Syarikat Islam Indonesia (baru)
  • Partai Syarikat Islam Indonesia 1905 (baru)
  • Partai Ummat Islam
  • Partai Umat Muslimin Indonesia
  • Partai Uni Demokrasi Indonesia
  • Daftar partai
  • Politik Indonesia
  • Portal Portal:Politik
Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Ideologi
  2. Sejarah
  3. Sejarah Legislatif
  4. Tokoh
  5. Lihat pula
  6. Referensi

Artikel Terkait

Daftar keluarga politik Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Sejarah Indonesia

aspek sejarah

Republik Indonesia Serikat

bekas Negara di Asia Tenggara (1949–1950)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026