Partai Nasional Indonesia - Front Marhaenis (PNI-FM) merupakan salah satu dari beberapa partai politik yang bersaing untuk mewarisi warisan PNI asli, bersama dengan Partai Nasional Indonesia Massa Marhaen (PNI-MM) dan PNI Supeni. Berdiri di Jakarta pada tanggal 10 Februari 1999, PNI-FM adalah salah satu peserta dari Pemilihan Umum 1999. Namun, serupa dengan banyak partai lain yang berpartisipasi dalam pemilu tersebut, PNI-FM gagal lolos untuk Pemilihan Umum 2004 dan kemudian dibubarkan pada tahun yang sama.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Partai Nasional Indonesia - Front Marhaenis | |
|---|---|
| Ketua umum | Probosutedjo |
| Sekretaris Jenderal | Bambang Suroso |
| Dibentuk | 10 Februari 1999 |
| Didahului oleh | Partai Nasional Indonesia |
| Kantor pusat | Jl Cikini Raya No 48 Jakarta Pusat |
| Ideologi | Marhaenisme Nasionalisme Indonesia Soekarnoisme Pancasila |
| Kursi di DPR | 1 (1999) |
Partai Nasional Indonesia - Front Marhaenis (PNI-FM) merupakan salah satu dari beberapa partai politik yang bersaing untuk mewarisi warisan PNI asli, bersama dengan Partai Nasional Indonesia Massa Marhaen (PNI-MM) dan PNI Supeni.[1] Berdiri di Jakarta pada tanggal 10 Februari 1999, PNI-FM adalah salah satu peserta dari Pemilihan Umum 1999. Namun, serupa dengan banyak partai lain yang berpartisipasi dalam pemilu tersebut, PNI-FM gagal lolos untuk Pemilihan Umum 2004 dan kemudian dibubarkan pada tahun yang sama.
Pada Pemilihan Umum 1999, PNI-FM memenangkan 365.176 suara, atau 0,35% dari total suara, dan satu kursi di Dewan Perwakilan Rakyat. PNI-MM juga berhasil memenangkan satu kursi, sementara PNI Supeni tidak berhasil mendapat satu kursi pun meskipun memperoleh porsi suara yang lebih besar daripada keduanya.[2]