Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiMasjid Wustha Mangkunegaran
Artikel Wikipedia

Masjid Wustha Mangkunegaran

Masjid Wustha Mangkunegaran adalah masjid tua yang terletak di Kota Surakarta. Karena menjadi "masjid negara" pada masa berdirinya Kadipaten Praja Mangkunegaran.

masjid di Indonesia
Diperbarui 16 Februari 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Masjid Wustha Mangkunegaran
Masjid Wustha Mangkunegaran
Masjid Wustha Mangkunegaran dengan minaret
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 7°34′0″S 110°49′11″E / 7.56667°S 110.81972°E / -7.56667; 110.81972Lihat peta diperbesar
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 7°34′0″S 110°49′11″E / 7.56667°S 110.81972°E / -7.56667; 110.81972Lihat peta diperkecil
Agama
AfiliasiIslam
Lokasi
LokasiKota Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
Arsitektur
ArsitekIr. Herman Thomas Karsten
TipeMasjid
GayaTajug
Peletakan batu pertama1878
Spesifikasi
Kubah0
Menara1

Masjid Wustha Mangkunegaran (bahasa Jawa: ꦩꦱ꧀ꦗꦶꦢ꧀ꦮꦸꦱ꧀ꦛꦩꦁꦏꦸꦤꦒꦫꦤ꧀code: jv is deprecated , translit. Masjid Wustha Mangkunagaran) adalah masjid tua yang terletak di Kota Surakarta. Karena menjadi "masjid negara" pada masa berdirinya Kadipaten Praja Mangkunegaran.

Sebenarnya, sejak masa pemerintahan Mangkunagara I telah ada "masjid negara" untuk Praja Mangkunegaran yang terletak di Kauman, daerah Pasar Legi. Namun demikian, untuk kepentingan kemudahan fungsi "panatagama" (urusan agama), lokasi masjid dipindahkan ke lokasi sekarang.[1]

Pembangunan masjid secara modern dirancang oleh arsitek Belanda, Herman Thomas Karsten. Saat ini masjid beralamat di Jalan Kartini, di sisi barat Pura Mangkunegaran, secara administratif masuk dalam wilayah Kelurahan Ketelan, Banjarsari, Surakarta.

Pada awanya masjid diperuntukkan untuk keluarga kerajaan saja namun sejak tahun 1924 masjid mulai dibuka untuk umum terutama untuk menunjan pendidikan islam yang dilakukan oleh Muhammadiyah.[2]

Pembangunan

Ide pembangunan Masjid Wustho berawal dari Mangkunegara I. Pembangunan masjid ini adalah perwujudan tugas raja sebagai panatagama (menata agama). Awalnya masjid ini terletak di belakang Pura Mangkunegaran sebelum akhirnya oleh Mangkunegara IV dipindah ke sisi barat Pura Mangkunegaran karena lokasi lama dianggap kurang strategis. Pemindahan ini ditandai dengan peletakkan batu pertama pada tahun 1878.[3]

Dikarenakan kesulitan ekonomi yang dialami oleh Mangkunegaran pembangunan masjid ini sempat terabaikan. Raja-raja selepas Mangkunegara IV lebih memilih untuk memulihkan kondisi perekonomian Mangkunegaran. Pembangunan masjid kembali dilanjutkan oleh Mangkunegara VII yang ditandai dengan peletakkan batu kedua pada tahun 1918 dan disusul dengan pembangunan menara masjid pada tahun 1926.[3]

Arsitektur

Masjid menempati lahan seluas luas 4.200 meter persegi, dengan bangunan bertipe "tajug", suatu bentuk bangunan khas Jawa yang dikhususkan untuk masjid. Bangunan dilengkapi serambi di sisi timur. Seperti juga Masjid Agung Kraton Surakarta, bagian serambi dilengkapi dengan tratag rambat, semacam lorong beratap yang menjorok ke depan. Kekhasan masjid Mangkunegaran, tratag rambat ini dihiasi dengan dinding tembok berkaligrafi. Sisi selatan ditambah ruang untuk salat Jumat bagi perempuan (pawastren). Di halaman terdapat menara (sisi timur laut) dan bangunan khusus untuk pelaksanaan khitanan yang disebut maligen.

Pada sisi timur laut masjid terdapat prasasti marmer yang dipasang di tembok, merupakan peringatan pembangunan masjid dan menara dalam bahasa Arab dan bahasa Jawa.

Sangkalan minongka pèngetan.
Miwiti pasang tales:
muji luhuring salira Nabi (1807 / 1878 M)
Ngambali pasang tales:
? (1847 / 1917 M)
Pambalaripun tuwin miwiti pasang tales manara:
nata pawisikan samadyaning praja (1855 / 1924 M)

Peran budaya

Nama "Wustho" diberikan pada tahun 1949 oleh Kepala Takmir ("Penghulu") Pura Mangkunegaran Raden Tumenggung K.H. Imam Rosidi. Sebelumnya, mesjid hanya dijuluki sebagai "Masjid Mangkunegaran".

Masjid Wustho merupakan tempat untuk mendukung kegiatan-kegiatan spiritual yang diselenggarakan Istana Mangkunegaran. Pada saat kirab pusaka pada perayaan Tahun Baru Jawa di malam satu Sura pelantunan ayat-ayat suci Al Qur'an dilakukan di Masjid Wustho.

Galeri

  • Dari sisi timur, memperlihatkan dinding pelindung tratag rambat berkaligrafi dan minaret di latar belakang.
    Dari sisi timur, memperlihatkan dinding pelindung tratag rambat berkaligrafi dan minaret di latar belakang.
  • Dari sisi timur, memperlihatkan maligen dan pawestren
    Dari sisi timur, memperlihatkan maligen dan pawestren
  • Bangunan maligen, tempat khitanan putra/kerabat raja
    Bangunan maligen, tempat khitanan putra/kerabat raja
  • Prasasti marmer dengan bahasa Arab dan bahasa Jawa
    Prasasti marmer dengan bahasa Arab dan bahasa Jawa

Rujukan

  1. ↑ Nino S. Basunindyo & Fendy Fawzi Afian. Blusukan Solo – Putra-Putri Solo: Resume Cerita Nostalgia Soerakarta di Solo Camp Fest Adore. Diakses 5 Januari 2015.
  2. ↑ Syamsiyah, Nur Rahmawati; Mutiari, Dhani; Hidayati, Rini; Setiawan, Wisnu (2020-10-14). "Karakteristik Lingkungan Sonik Kawasan Masjid Kerajaan di Surakarta". Langaku Betang: Jurnal Arsitektur. 7 (2). Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura: 175–184. doi:10.26418/lantang.v7i2.40840. ISSN 2550-1194.
  3. 1 2 Musyafa', Mokhammad Fadhil (2021-06-30). "Sinar Surya Dari Balik Pare Muda: Peran KGPAA Mangkunegaran VII Dalam Pendidikan Keagamaan Islam di Mangkunegaran Tahun 1916-1944". Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities (dalam bahasa Inggris). 2 (1). Fakultas Adab dan Bahasa, UIN Raden Mas Said Surakarta: 12–27. doi:10.22515/isnad.v2i1.4910. ISSN 2798-3110.

Pranala luar

  • Masjid Al-Wustho Mangkunegaran: Lebih 100 Tahun Dikelola Abdi Dalem Diarsipkan 2012-10-10 di Wayback Machine.. Al-Kisah, Majalah Daring. Selasa, 28 Agustus 2012. Diakses 3 September 2014.
  • l
  • b
  • s
Topik Surakarta
Geografi
  • Bengawan Solo
  • Kecamatan dan kelurahan
  • Kecamatan Banjarsari
  • Kecamatan Jebres
  • Kecamatan Laweyan
  • Kecamatan Pasar Kliwon
  • Kecamatan Serengan
  • Batas wilayah
  • Kota satelit
Lambang Kota SurakartaPeta Kota Surakarta
Politik
  • Wali Kota : Respati Ardi
  • Wakil Wali Kota : –

Astrid Widayani

  • Ketua DPRD Kota Surakarta: Budi Prasetyo
Sejarah
  • Kota Surakarta
    • Keresidenan Surakarta
    • Daerah Istimewa Surakarta
    • Provinsi Surakarta (wacana)
  • Arti nama
  • Kasunanan Surakarta
  • Kadipaten Praja Mangkunegaran
  • Pakubuwana XIII
  • Mangkunegara IX
  • Serangan Umum Surakarta
  • Banjir Besar tahun 1966
Lokasi terkenal
  • Arsitektur dan peninggalan sejarah
  • Benteng Vastenburg1
  • Galabo
  • Gedung Wayang Orang Sriwedari
  • Lokananta
  • Kraton Surakarta1
  • Istana (Pura) Mangkunagaran1
  • Pasar Gede Harjonagoro1
  • Pasar Klewer
  • Pasar Legi Surakarta
  • Pasar Triwindu (Windujenar/Ngarsapura)
  • Monumen Pers Nasional
  • Museum Batik1
  • Museum Radya Pustaka1
  • Taman Balekambang1
  • Taman Banjarsari1
  • Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa1
  • Taman Satwa Taru Jurug12
  • Taman Sriwedari1
Transportasi
  • Bandar Udara Internasional Adi Sumarmo
  • Stasiun Balapan1
  • Stasiun Jebres1
  • Stasiun Purwosari1
  • Stasiun Sangkrah
  • Terminal Tirtonadi
  • Bus Batik Solo Trans
  • Bus rel Batara Kresna
  • Jalan: Slamet Riyadi
  • Jenderal Sudirman
Demografi & Budaya
  • Bengawan Solo (lagu)
  • Sensus 2010
  • Bahasa
  • Karnaval Batik Solo
  • Solo Batik Fashion
  • Daftar: Pasar tradisional
  • Pusat perbelanjaan
  • Rumah sakit
  • Tokoh
  • PMS
  • Tionghoa Solo
Pendidikan
  • Universitas Sebelas Maret
  • Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Institut Seni Indonesia
  • Solo Techno Park
  • Daftar: Sekolah
  • Perguruan Tinggi
Tempat ibadah
  • Masjid Agung Kraton Surakarta1
  • Masjid Wustho Mangkunegaran1
  • Masjid Laweyan
  • Masjid Sholihin
  • Gereja Santo Antonius1
  • Gereja Santo Petrus
  • Gereja Santo Paulus
  • Gereja Santa Perawan Maria Regina
  • Gua Maria Mojosongo
  • GBI Keluarga Allah
  • Tien Kok Sie1
  • Vihara Am Po Kian
  • Poo An Kiong1
Olahraga
  • Klub olahraga
  • Persis Solo
  • Pasoepati
  • Stadion Manahan
  • Stadion Sriwedari
Media
  • Solopos
  • Radar Solo
  • Terang Abadi Televisi
  • stasiun radio
Kuliner
  • Nasi liwet
  • Timlo
  • Tengkleng
  • Nasi langgi
  • Gudeg
  • Kompyang
  • Serabi
  • Selat solo
  • Bakso Solo
1 Masuk ke dalam Daftar Benda Cagar Budaya yang Dilindungi Pemerintah Kota Surakarta, 2 Dicoret dari daftar karena usia pembangunan kurang dari 50 tahun
Portal Surakarta · Wikipedia:Buku/Surakarta
  • l
  • b
  • s
Masjid utama di Indonesia menurut provinsi
Sumatra
Aceh
  • Baitul Makmur
  • Baiturrahim Singkil
  • Baiturrahim Ulee Lheue
  • Habib Muda Seunagan
  • Oman Al-Makmur
  • Po Teumeureuhom
  • Pucok Krueng
  • Rahmatullah Lampuuk
  • Raya Baiturrahman Aceh
  • Sheikh Abdurrauf
  • Teungku di Anjong
  • Tua Indra Puri
  • Tua Indra Purwa
Bengkulu
  • Jamik Bengkulu
  • Akbar At-Taqwa
  • Al-Ikhlas Bengkulu
Jambi
  • Al-Falah Jambi
  • Pondok Tinggi
  • Ikhsaniyyah
Kepulauan Riau
  • Agung Batam
  • Sultan Lingga
  • Sultan Riau
Lampung
  • Terapung Al-Aminah
Riau
  • Al-Manan
  • Ar-Rahman
  • Air Tiris
  • Lama Kunto
Kep. Bangka Belitung
  • Kiai Muara Ogan
Sumatera Barat
  • 60 Kurang Aso
  • Al-Muhsinin
  • Nurul Iman
  • Nurul Islam
  • Al-Hakim
  • Al-Imam
  • Ampang Gadang
  • Asasi
  • Babussalam
  • Bingkudu
  • Ishlah Pariangan
  • Istighfar
  • Birugo
  • Mandiangin
  • Parabek
  • Sungai Jambu
  • Taluak
  • Kurai Taji
  • Lubuk Bauk
  • Muhammadan
  • Nurul Amin Pagaruyung
  • Nurul Huda Sawahlunto
  • Nurul Iman Koto Gadang
  • Pariaman
  • Pincuran Gadang
  • Rao-Rao
  • Air Pampan
  • Ampek Lingkuang
  • Andalas
  • Balai Gadang Mungo
  • Bayur
  • Ganting
  • Koto Baru
  • Kubang Putih
  • Kubang
  • Lima Kaum
  • Padusunan
  • Pincuran Tujuah
  • Sumatra Barat
  • Teluk Bayur
  • Saadah
  • Sheikh Burhanuddin
  • Taqwa Muhammadiyah
  • Tua Siguntur
  • Tuanku Pamansiangan
  • Kayu Jao
  • Koto Nan Ampek
  • Ummil Qura
  • Piladang
Sumatera Selatan
  • Agung Palembang
  • Cheng Ho Palembang
Sumatera Utara
  • Al-Mashun
  • Al-Osmani
  • Azizi
  • Lama Gang Bengkok
Jawa
Banten
  • Banten
  • Al-A'zhom
  • Ats-Tsauroh
  • Caringin
  • Carita
  • Fathullah
  • Kali Pasir
  • Kasunyatan
  • Nurul Ikhlas
DKI Jakarta
  • Al-Alam Marunda
  • Al-Azhar Jakarta
  • Al-Makmur
  • Angke
  • An-Nawier
  • Cut Meutia
  • Hasyim Asy'ari
  • Hidayatullah Jakarta
  • Islamic Center Jakarta
  • Istiqlal
  • Kampung Baru
  • Lautze
  • Luar Batang
  • Pangeran Diponegoro
  • Ramlie Musofa
  • Sunda Kelapa
  • Langgar Tinggi
Jawa Barat
  • Cirebon
  • Harakatul Jannah
  • Manonjaya
  • Sumedang
  • Al-Imtizaj
  • Al-Furqon
  • Al-Hurriyyah
  • Al-Jabbar
  • At-Taqwa Cirebon
  • Dian Al-Mahri
  • Al-Huda Pangandaran
  • Al-Juman
  • Merah Panjunan
  • Rahmatan Lil-Alamin
  • Bandung
  • Salman ITB
  • Sumber
Jawa Tengah
  • Al-Jami
  • Baitul Makmur Jepara
  • Brebes
  • Demak
  • Agung Jawa Tengah
  • Purbalingga
  • Surakarta
  • Tegal
  • Besar Al-Atiiq Kauman Salatiga
  • Agung Semarang
  • Mantingan
  • Menara Kudus
  • Nurut Taqwa
  • Saka Tunggal Banyumas
  • Sheikh Zayed
  • Sholihin
  • Wustha Mangkunegaran
  • Raden Sayyid Kuning
DIY
  • Ad-Darajat Babadan
  • Gedhe Kauman
  • Gedhe Mataram
  • Jogokariyan
  • Kampus Universitas Gadjah Mada
  • Kauman Pleret
  • Pajimatan Imogiri
  • Plasakuning
  • Saka Tunggal
  • Syuhada
  • Taqwa Wonokromo
Jawa Timur
  • An-Nur Pare
  • Baitul Hakim
  • Baiturrahman Trenggalek
  • Agung Malang
  • Sumenep
  • Al-Karomah Kresek
  • Al-Akbar
  • Al-Qana Taman
  • Ampel
  • Baiturrahman Banyuwangi
  • Cheng Ho Surabaya
  • Ahmad Dahlan
  • Miftahul Jannah
  • Namira
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali
  • Daftar
  • Baitul Makmur Denpasar
  • Keramat Kuno
  • Nurul Huda
  • Jamik Singaraja
  • Agung Sudirman
NTB
  • Bayan Beleq|Bayan Beleq|Bayan Beleq
  • Raya Hubbul Wathan
  • Agung Darussalam Sumbawa Barat
  • Agung Praya
  • Lama Gunung Pujut
NTT
  • Agung Al-Baitul Qadim
  • Al-Muqarrabin
Kalimantan
Kalimantan Barat
  • Al-Falah Mempawah
  • Keraton Landak
  • Keraton Sambas
  • Pontianak
  • Sultan Nata
  • Kiai Gede
  • Mujahidin
  • Singkawang
Kalimantan Selatan
  • Al-Karomah
  • Al-Jihad
  • Ar-Raudhah Sekumpul
  • As-Suada
  • Banjarmasin
  • Pandulangan
  • Sungai Banar
  • Tuhfaturroghibin
  • Banua Halat
  • Pelajau
  • Muhammadiyah Kelayan
  • Banua Lawas
  • Amuntai
  • Sabilal Muhtadin
  • Sheikh Abdul Hamid
  • Sultan Suriansyah
  • Riadhussalihin
Kalimantan Tengah
  • Al-Istiqlal
  • Ar-Raudhah
  • Baiturrahman Buntok
  • Darul Awwabin
  • Darussalam Palangka Raya
  • Wahyu Al-Hadi
Kalimantan Timur
  • Negara Ibu Kota Nusantara
  • Darussalam
  • Islamic Center Samarinda
  • Aji Amir Hasanuddin
  • Shiratal Mustaqiem
Kalimantan Utara
  • Kasimuddin
Sulawesi
Gorontalo
  • Hunto Sultan Amai
Sulawesi Barat
  • Agung Mamuju
  • Raya Syuhada
Sulawesi Selatan
  • 99 Kubah
  • Al-Markaz Al-Islami
  • Amirul Mukminin
  • Katangka
  • Nur Balangnipa
  • Makassar
  • Tua Palopo
Sulawesi Tengah
  • Arqam Baburahman
Sulawesi Tenggara
  • Wolio
  • Al-Alam Kendari
Sulawesi Utara
  • Kiai Madja
Kepulauan Maluku
Maluku
  • Wapauwe
Maluku Utara
  • Al-Munawwar Ternate
  • Sultan Ternate
Pulau Papua
Papua
  • Nurul Amin
Papua Barat
  • Tua Patimburak
Papua Barat Daya
  • Al-Akbar Sorong
Papua Pegunungan
  • Al-Ihsan Jayawijaya
Papua Selatan
  • An-Nur Agats Asmat
Papua Tengah
  • Baabul Munawwar
  • Kategori
  • Daftar
  • Commons

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pembangunan
  2. Arsitektur
  3. Peran budaya
  4. Galeri
  5. Rujukan
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar masjid di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Arsitektur masjid di Indonesia

Arsitektur masjid di Indonesia merupakan bagian utama dari arsitektur Islam Indonesia. Meskipun banyak bangunan Islam tertua di Jawa dan hampir semuanya di Sumatera

Masjid di Indonesia

Masjid di Indonesia adalah tempat-tempat penyelenggaraan Salat Lima Waktu dan Salat Jumat secara berjamaah secara rutin. Keberadaan masjid-masjid berusia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026