Masjid Negara Ibu Kota Nusantara atau Masjid Raya Nusantara adalah sebuah masjid nasional baru yang berada di kawasan Ibukota masa depan Nusantara tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Masjid Negara Ibu Kota Nusantara | |
|---|---|
Desain Masjid Negara Ibu Kota Nusantara | |
| Agama | |
| Afiliasi | Islam – Sunni |
| Provinsi | |
| Lokasi | |
| Lokasi | Nusantara 0°58′35″S 116°43′13″E / 0.976494°S 116.720147°E / -0.976494; 116.720147[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Masjid_Negara_Ibu_Kota_Nusantara¶ms=0.976494_S_116.720147_E_ <span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">0°58′35″S</span> <span class=\"longitude\">116°43′13″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\"> / </span><span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">0.976494°S 116.720147°E</span><span style=\"display:none\"> / <span class=\"geo\">-0.976494; 116.720147</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwBA\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt4\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwBQ\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwBg\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Masjid_Negara_Ibu_Kota_Nusantara&params=0.976494_S_116.720147_E_\" class=\"external text\" id=\"mwBw\"><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwCA\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwCQ\"><span class=\"latitude\" id=\"mwCg\">0°58′35″S</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwCw\">116°43′13″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwDA\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDQ\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDg\"></span></span><span class=\"geo-default\" id=\"mwDw\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwEA\">0.976494°S 116.720147°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwEQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEg\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwEw\">-0.976494; 116.720147</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwFA\"/></span>"}' id="mwFQ"/> |
| Negara | Indonesia |
| Arsitektur | |
| Arsitek | Nyoman Nuarta |
| Tipe | Masjid |
| Gaya | tahap pembangunan |
| Didirikan | 2023-2024 |
| Peletakan batu pertama | 17 Januari 2024 |
| Spesifikasi | |
| Kapasitas | 61.000 |
| Kubah | 1 |
Masjid Negara Ibu Kota Nusantara atau Masjid Raya Nusantara adalah sebuah masjid nasional baru yang berada di kawasan Ibukota masa depan Nusantara tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.[butuh rujukan]
Pelaksana konstruksi Masjid Negara Ibu Kota Nusantara adalah PT Hutama Karya (Persero) melalui kerja sama operasi (KSO) dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (KSO Adhi-HK).[butuh rujukan]
Masjid Negara Ibu Kota Nusantara di bangun di lahan seluas 59.081 m2 yang terdiri dari area masjid seluas 32.125 m2, area komersial seluas 2.221 m2, dan area kolam retensi seluas 123.502 m2. Masjid ini memiliki kapasitas 61.000 jamaah. Pembangunan masjid ini dibangun dalam waktu kurun 400 hari kalender yang ditargetkan selesai akhir tahun 2024.[1]
Presiden Joko Widodo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada 17 Januari 2024. Masjid Negara ini dilengkapi dengan infrastruktur kawasan, seperti lansekap, utilitas, serta jalan dan jembatan. Selain itu, di kawasan ini tidak hanya masjid yang akan dibangun, tetapi juga gereja katedral, vihara, pura, hingga kelenteng.[butuh rujukan]
Kubah masjid ini didesain seperti menyerupai serban dan pintu-pintu masjid mengakomodasi arah mata angin, agar angin dari mana pun bisa masuk. Kemudian udara panas akan keluar dari puncak kubah, sehingga udara segar akan selalu ada di dalam masjid.[butuh rujukan]
Konsep green city dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara, masjid ini akan dirancang sebagai green building sehingga dalam proses pengerjaannya menggunakan material ramah lingkungan serta minim waste material.[butuh rujukan]
Pada malam hari, kawasan Masjid Negara tetap aktif dengan kegiatan konstruksi, seperti penyusunan lansekap dan pemasangan sistem pencahayaan. Dokumentasi visual terbaru menunjukkan bahwa pekerjaan berlangsung hingga malam hari sebagai bagian dari percepatan penyelesaian bangunan utama.[butuh rujukan]