Hubungan kota kembar atau kota saudara (sister city) adalah bentuk perjanjian hukum atau sosial antara dua wilayah lokal yang secara geografis dan politik terpisah, dengan tujuan untuk memperkuat hubungan budaya dan perdagangan. Pada era kontemporer, sister city merupakan kerja sama yang terjalin antara suatu daerah di dalam negeri dengan mitranya yang memiliki kedudukan sama di luar negeri yang bertujuan untuk menjalin hubungan budaya serta kontak sosial antar masyarakat.
Jakarta dalam tanda petunjuk kota kembar di balai kota Los Angeles
Hubungan kota kembar atau kota saudara(sister city) adalah bentuk perjanjian hukum atau sosial antara dua wilayah lokal yang secara geografis dan politik terpisah, dengan tujuan untuk memperkuat hubungan budaya dan perdagangan.[1] Pada era kontemporer, sister city merupakan kerja sama yang terjalin antara suatu daerah (dapat berupa provinsi, kabupaten atau kota) di dalam negeri dengan mitranya yang memiliki kedudukan sama di luar negeri yang bertujuan untuk menjalin hubungan budaya serta kontak sosial antar masyarakat.[2]
Meskipun terdapat contoh awal hubungan internasional antara pemerintah daerah yang mirip dengan apa yang kini dikenal sebagai kota kembar atau kota saudara sejak abad ke-9,[3] konsep modernnya pertama kali ditetapkan dan diadopsi secara global selama Perang Dunia II.[4][5]
Eropa
Contoh Sebuah arah Menuju Kota dan Kabupaten Di eropa
Bentuk tertua dari kota kembar di Eropa adalah antara kota Paderborn di Jerman dan Le Mans pada tahun 836.[6]Keighley, West Yorkshire, Inggris menjalin hubungan "kota kembar" dengan Suresnes dan Puteaux di Prancis sejak 1905.[7][8] Perjanjian kota kembar pada zaman modern yang pertama kali dicatat adalah antara Keighley dan Poix-du-Nord, Nord, Prancis pada tahun 1920 setelah berakhirnya Perang Dunia I.[8][9] Menurut perjanjian tersebut, kota Poix-du-Nord dijadikan "kota angkat" oleh Keighley, sementara pertukaran akta secara formal baru dilakukan pada tahun 1986.[10]
Praktik kota kembar berlanjut sesudah Perang Dunia II dengan maksud menciptakan saling pengertian antara penduduk kota di Eropa dan mempromosikan proyek lintasbatas untuk kemakmuran bersama.[6][11][12] Kota Coventry menjalin hubungan kota kembar dengan Stalingrad (sekarang bernama Volgograd) dan kemudian dengan Dresden sebagai usaha damai dan rekonsiliasi, dengan alasan ketiga kota tersebut menderita kerusakan berat akibat pengeboman selama perang.[13] Kegiatan menjalin hubungan kota kembar di Eropa kembali giat setelah berakhirnya Perang Dunia II. Pada tahun 1947, Dewan Kota Bristol di Inggris mengirimkan lima warga kota terpilihnya dalam misi iktikad baik ke kota Hanover di Jerman. Sementara itu, Edinburgh menjalin hubungan kota kembar dengan Nice di Prancis.[14]
Hubungan kota kembar didukung oleh Uni Eropa.[6] Skema dukungan Uni Eropa ditetapkan pada tahun 1989. Pada tahun 2003, anggaran tahunan sebesar 12 juta euro dialokasikan untuk 1.300 proyek. Dewan Munisipalitas dan Kawasan Eropa juga bekerja sama dengan Komisi (Direktur Jenderal Pendidikan dan Budaya) untuk mempromosikan inisiatif kota kembar berkualitas tinggi dan pertukaran yang melibatkan semua unsur dalam masyarakat.[15]
Amerika Utara
Kanada
Kota Vancouver di British Columbia, Kanada merupakan salah satu kota yang pertama kali mengikat hubungan kota kembar dengan kota Odessa di Ukraina pada tahun 1944 sewaktu Uni Soviet masih berdiri. Hubungan kota kembar Vancouver-Odessa berawal dari bantuan kemanusiaan untuk kedua kota yang banyak menderita kerusakan semasa Perang Dunia II. Komunitas mendekati dewan kota untuk bertindak menjalin hubungan. Beberapa pengusaha juga mendekati dewan untuk menjalin hubungan antarkedua kota. Pemilik usaha dan buruh di pelabuhan juga menyokong inisiatif tersebut. Hubungan antara komunitas Yahudi di kedua kota juga tidak kalah pentingnya. Komunitas Yahudi di Vancouver mengajukan gagasan bantuan kepada Odessa kepada dewan kota. Perang Dingin yang kemudian terjadi hanya mengurangi kontak-kontak antarkedua kota, tetapi hubungan antarkedua kota tidak pernah terputus. Hubungan kota kembar Vancouver-Odessa dijalin kembali setelah Perestroika dan Glasnost pada 1980-an.[14]
Amerika Serikat
Hubungan kota kembar karena persamaan nama sebetulnya sudah dijalin antara kota Toledo di Amerika Serikat dan kota Toledo di Spanyol pada tahun 1931.[16]
Gagasan kota kembar (sister city) atau sister state berawal dari pencanangan program "People-to-People" oleh PresidenDwight Eisenhower pada 1956. Setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Geneva tahun 1955 yang juga dihadiri Uni Soviet, Eisenhower berkeinginan meningkatkan kunjungan warga sipil untuk mempelajari negara-negara asing. Sebuah program kemudian diusulkan kepada Eisenhower oleh Theodore Steinbert yang waktu itu menjabat Direktur Dinas Penerangan Amerika Serikat. Program yang diajukan Steinbert menyediakan berbagai macam cara untuk meningkatkan arus manusia dan arus gagasan dengan menggunakan terbitan, siaran radio, pameran, presentasi budaya, pameran dagang, pertukaran tim olahraga, delegasi warga sipil.[14]
Sebagai hasil dari rapat di Gedung Putih, para peserta membentuk 42 komite "People-to-People". Pada tahun 1960 tercatat 36 komite yang masih bertahan, termasuk People to People International. Program kota kembar yang menurut visi Eisenhower merupakan "roda penggerak" diplomasi warga negara, berkembang sepanjang dekade 1950-an dan 1960-an. Pada tahun 1967, organisasi bernama Town Affiliation Association of the U.S. (waktu itu sudah populer dengan nama Sister Cities International) didirikan untuk mengoordinasikan hubungan antara kota-kota kembar. Pada awal berdirinya Town Affiliation Association, National League of Cities menyediakan ruang kantor berikut perabot dan fasilitas-fasilitas lainnya.[17]
Jaringan Sister Cities International kini mencakup 1.200 kota di Amerika Serikat yang memiliki hubungan kota kembar dengan 2.000 kota di 127 negara. Pada 1955, Jepang pasca-Perang Dunia II menjalin hubungan kota kembar pertama dengan Amerika Serikat, antara Nagasaki dan Saint Paul, Minnesota. Pada 1994, Jepang memiliki 960 hubungan kota kembar, dan 316 di antaranya dengan kota-kota di Amerika Serikat.[14]
Asia
Indonesia
Kota-kota di Indonesia yang sudah menjalin hubungan kota kembar, misalnya:
↑"The Origins of Town Twinning"(PDF). Inverness: The City of Inverness Town Twinning Committee. 8 December 2008. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 31 December 2010. Diakses tanggal 30 October 2009.
123"The Origins of Town Twinning"(PDF). Inverness: The City of Inverness Town Twinning Committee. 8 December 2008. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2010-12-31. Diakses tanggal 2009-10-30.
1234Mega, Voula (2010). Sustainable Cities at the Dawn of the Millennium: The Odyssey of Urban Excellence. Institute of Public Administration of Canada. hlm.185.
↑"Twinnings". Twinning.org. Diakses tanggal 2009-06-16.
↑"Exchanging people and know-how to forge friendly ties worldwide". The Rotarian. 145 (6). 1984.
↑"Surabaya of Indonesia". Foreign Affairs Office of Xiamen Municipal People's Government. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-01-12. Diakses tanggal 2011-11-30.