Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Masjid Agung Baitul Hakim

Masjid Agung Baitul Hakim merupakan masjid terbesar di Kota Madiun. Masjid ini terletak di sebelah barat alun-alun Kota Madiun. Masjid ini di bangun karena adanya pergeseran pemerintahan Kabupaten Madiun. Masjid besar yang mayoritasnya berwarna biru ini memakai arsitektur Jawa, Arab Saudi, dan Eropa. Bangunan yang aslinya tetap dipertahankan, dan memakai arsitektur Jawa. Sedangkan arsitektur Arab Saudi, dan Eropa merupakan bangunan baru. Masjid ini memiliki keunikan yaitu masjid aslinya mempunyai 12 tiang yang miring, bahkan 4 tiang miringnya terlalu miring.

masjid di Indonesia
Diperbarui 24 Mei 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Masjid Agung Baitul Hakim
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Masjid Agung Baitul Hakim" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Masjid Agung Baitul Hakim
Agama
AfiliasiIslam
Lokasi
LokasiKota Madiun, Jawa Timur, Indonesia
Arsitektur
TipeMasjid
GayaTimur Tengah
Spesifikasi
Kapasitas5.000 jamaah
Kubah5
Menara5

Masjid Agung Baitul Hakim (Hanacaraka: ꦩꦱ꧀ꦗꦶꦢ꧀ꦄꦒꦼꦁꦧꦻꦠꦸꦭ꧀ꦲꦏꦶꦩ꧀ ) merupakan masjid terbesar di Kota Madiun. Masjid ini terletak di sebelah barat alun-alun Kota Madiun. Masjid ini di bangun karena adanya pergeseran pemerintahan Kabupaten Madiun. Masjid besar yang mayoritasnya berwarna biru ini memakai arsitektur Jawa, Arab Saudi, dan Eropa. Bangunan yang aslinya tetap dipertahankan, dan memakai arsitektur Jawa. Sedangkan arsitektur Arab Saudi, dan Eropa merupakan bangunan baru. Masjid ini memiliki keunikan yaitu masjid aslinya mempunyai 12 tiang yang miring, bahkan 4 tiang miringnya terlalu miring.

Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun diperkirakan dibangun pada zaman kolonial Belanda pada saat di pimpin oleh Ronggo Jumeno yaitu sekitar tahun 1830 an masehi. Akan tetapi renovasi secara besar itu di mulai pada tahun 2002 yang ditandai dengan sebutan pemasangan tiang seribu yang masih mempertahankan 4 pilar utama dari kayu seperti ciri khas masjid jawa pada umumnya. Pada tahun 2011 renovasi terakhir dilakukan dengan menambah luas serambi masjid membangun kubah dan menara hingga seperti saat ini.

Perpaduan elemen arsitektur Masjid Agung Baitul Hakim juga di desain sedemikian rupa, untuk mencapai keindahan, kemewahan serta keanggunan. Antara lain elemen mempertahankan unsur keasliannya (yaitu serambi makmum bagian dalam) dengan ditopang empat tiang kayu penyangga utama yang merupakan ciri khas kebudayaan jawa dan unsur kebudayaan modern dengan ornamen-ornamen melapisinya di bagian dasar serta luar mulai lantai, kubah maupun menara –menara yang ada.

Pada bulan Ramadhan, masjid ini sering mengadakan berbuka puasa, dan ceramah. Selain itu, juga mengadakan shalat Malam berjamaah pada 10 malam terakhir, dan dilaksanakan pada malam tanggal ganjil.

Bagikan artikel ini

Share:

Artikel Terkait

Daftar masjid di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Masjid di Indonesia

Masjid di Indonesia adalah tempat-tempat penyelenggaraan Salat Lima Waktu dan Salat Jumat secara berjamaah secara rutin. Keberadaan masjid-masjid berusia

Arsitektur masjid di Indonesia

Arsitektur masjid di Indonesia merupakan bagian utama dari arsitektur Islam Indonesia. Meskipun banyak bangunan Islam tertua di Jawa dan hampir semuanya di Sumatera

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026