Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Masjid Agung Sumedang

Masjid Agung Sumedang adalah sebuah masjid yang terletak di Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia. Masjid ini terletak di kawasan Alun-alun Sumedang.

masjid di Indonesia
Diperbarui 30 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Masjid Agung Sumedang
Masjid Agung Sumedang
Masjid Agung Sumedang pada tahun 2021
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 6°51′34.77359″S 107°55′11.18816″E / 6.8596593306°S 107.9197744889°E / -6.8596593306; 107.9197744889Lihat peta diperbesar
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 6°51′34.77359″S 107°55′11.18816″E / 6.8596593306°S 107.9197744889°E / -6.8596593306; 107.9197744889Lihat peta diperkecil
Agama
AfiliasiIslam
ProvinsiJawa Barat
WilayahKabupaten Sumedang
KepemilikanKementerian Agama Kabupaten Sumedang
Lokasi
Arsitektur
Rampung5 Juni 1854

Masjid Agung Sumedang adalah sebuah masjid yang terletak di Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia.[1] Masjid ini terletak di kawasan Alun-alun Sumedang.[2]

Keberadaan masjid ini sejak awal berkaitan erat dengan masa kejayaan Kerajaan Sumedang Larang yang kemudian bertransformasi menjadi Kabupaten Sumedang.[3] Sejak berdiri, Masjid Agung Sumedang berfungsi sebagai pusat syiar Islam dan kegiatan keagamaan masyarakat di wilayah Priangan Timur.[3]

Masjid Agung Sumedang dilindungi oleh Undang-undang Kepurbakalaan sebagai salah satu bangunan bersejarah di Jawa Barat.[2]

Sejarah

Masjid Agung Sumedang dibangun pada tahun 1850 ketika Bupati Sumedang dijabat oleh Pangeran Suria Kusumah Adinata yang dikenal dengan sebutan Pangeran Sugih.[4] Pembangunan masjid ini dilaksanakan di atas tanah wakaf yang diberikan oleh Raden Dewi Siti Aisyah.[1]

Pembangunan dimulai pada 4 Rajab 1267 Hijriyah/3 Juni 1850 Masehi.[4] Pembangunan masjid selesai pada 8 Ramadhan 1270 H/5 Juni 1854 Masehi.[2] Pada tahap awal, masjid memiliki luas bangunan sekitar 583,66 meter persegi yang berdiri di atas lahan seluas 6.755 meter persegi.[4]

Pangeran Sugih yang dikenal sebagai salah satu bupati ternama di Tatar Sunda dan dijuluki sebagai bapak pembangunan Sumedang, turut berperan dalam keberadaan Masjid Agung Sumedang.[1] Sebelum berada di lokasi sekarang, Masjid Agung Sumedang sempat berdiri di kawasan yang kini dikenal sebagai SD Sukaraja dan kemudian dipindahkan oleh Pangeran Sugih.[1]

Perluasan bangunan

Bangunan Masjid Agung Sumedang mengalami perluasan pada masa pemerintahan Bupati Pangeran Aria Soeria Atmadja yang dikenal sebagai Pangeran Mekah.[4] Perluasan tersebut dilakukan ke arah depan, samping utara, dan samping selatan dengan penghulunya K.H.R. Muhammad Hamim.[4]

Renovasi dan pemugaran

Masjid Agung Sumedang telah mengalami tiga kali renovasi besar sejak pengelolaannya berada di bawah Departemen Agama Kabupaten Sumedang.[1] Renovasi pertama dilakukan pada tahun 1952.[1] Pada masa ini, masjid tetap berdiri kokoh meskipun gempa besar merusak sejumlah bangunan di sekitarnya.[1]

Renovasi kedua dilaksanakan pada tahun 1982 dan selesai pada 9 Juni 1988, serta diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Yogie Suardi Memet bersama Bupati Sumedang Sutarja.[1] Dalam renovasi ini, atap diganti dengan beton dan tiang-tiang besi dilapisi kayu triplek.[1]

Renovasi ketiga dimulai pada 27 September 2002 dan diresmikan pada 22 April 2004 oleh Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan dan Bupati Sumedang Don Murdono.[1] Pada tahap ini dibangun menara azan setinggi 35,5 meter serta dilakukan renovasi fasilitas penunjang seperti tempat wudhu, toilet, dan ruang DKM.[1]

Arsitektur dan akulturasi

Masjid Agung Sumedang pada tahun 2011.

Masjid Agung Sumedang merupakan hasil akulturasi arsitektur Islam, Tiongkok, dan pengaruh kolonial Belanda.[5] Bentuk atap bersusun tiga menyerupai pagoda merupakan ciri utama pengaruh budaya Tiongkok.[5] Atap tersebut semakin ke atas semakin mengecil, dengan puncak berbentuk mamale dan mustaka yang menyerupai mahkota raja.[4] Penggunaan mahkota sebagai puncak atap berkaitan dengan latar Sumedang sebagai wilayah bekas kerajaan.[2]

Pengaruh Tiongkok juga terlihat pada ukiran kayu bermotif khas Tiongkok yang menghiasi kusen pintu, jendela, dan mimbar masjid.[4][5] Pengaruh arsitektur Belanda tampak pada bentuk kolom dan jendela berukuran besar dengan ujung setengah lingkaran.[1]

Interior

Masjid Agung Sumedang memiliki banyak tiang penyangga besar yang terbuat dari susunan bata bulat, baik di bagian dalam maupun luar bangunan.[4] Mimbar masjid yang masih asli memiliki empat tiang berwarna keemasan dan dihiasi ukiran bergaya Tiongkok.[5] Secara simbolik, bentuk atap, ornamen puncak, tiang segi delapan, dan motif ukiran mencerminkan makna kesucian, kedamaian, keabadian, kemakmuran, serta perlindungan spiritual.[5]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Azis, Nur (5 April 2022). "Fakta-fakta Seputar Masjid Agung Sumedang". detikJabar. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
  2. 1 2 3 4 Rafsanjani, Lutfi Setia (29 Maret 2023). Mumu Mujahidin (ed.). "Masjid Agung Sumedang, Masjid Bersejarah Ratusan Tahun dengan Kubah Mahkota Raja". Diakses tanggal 28 Desember 2025.
  3. 1 2 Suwarna, Nanang (29 September 2025). "MASJID AGUNG SUMEDANG: Jejak Sejarah, Keindahan Arsitektur, dan Pesona Religi Kota Tahu". Radio Erks FM. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
  4. 1 2 3 4 5 6 7 8 "Masjid Agung Sumedang dan Pengaruh Arsitektur Cina". inimahSumedang. 11 April 2022. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
  5. 1 2 3 4 5 Cahyaningsih, Dwi Nur (2020). "Makna Arsitektur sebagai Akulturasi Budaya Tiongkok pada Masjid Agung Sumedang". Universitas Padjadjaran.

Pranala luar

  • Masjid Agung Sumedang di Instagram
  • Merza Gamal (3 April 2022). "Jelajah Nusantara: Jejak Sejarah Masjid Agung Sumedang dengan Kubah Mirip Pagoda". Kompasiana.
  • l
  • b
  • s
Masjid utama di Indonesia menurut provinsi
Sumatra
Aceh
  • Baitul Makmur
  • Baiturrahim Singkil
  • Baiturrahim Ulee Lheue
  • Habib Muda Seunagan
  • Oman Al-Makmur
  • Po Teumeureuhom
  • Pucok Krueng
  • Rahmatullah Lampuuk
  • Raya Baiturrahman Aceh
  • Sheikh Abdurrauf
  • Teungku di Anjong
  • Tua Indra Puri
  • Tua Indra Purwa
Bengkulu
  • Jamik Bengkulu
  • Akbar At-Taqwa
  • Al-Ikhlas Bengkulu
Jambi
  • Al-Falah Jambi
  • Pondok Tinggi
  • Ikhsaniyyah
Kepulauan Riau
  • Agung Batam
  • Sultan Lingga
  • Sultan Riau
Lampung
  • Terapung Al-Aminah
Riau
  • Al-Manan
  • Ar-Rahman
  • Air Tiris
  • Lama Kunto
Kep. Bangka Belitung
  • Kiai Muara Ogan
Sumatera Barat
  • 60 Kurang Aso
  • Al-Muhsinin
  • Nurul Iman
  • Nurul Islam
  • Al-Hakim
  • Al-Imam
  • Ampang Gadang
  • Asasi
  • Babussalam
  • Bingkudu
  • Ishlah Pariangan
  • Istighfar
  • Birugo
  • Mandiangin
  • Parabek
  • Sungai Jambu
  • Taluak
  • Kurai Taji
  • Lubuk Bauk
  • Muhammadan
  • Nurul Amin Pagaruyung
  • Nurul Huda Sawahlunto
  • Nurul Iman Koto Gadang
  • Pariaman
  • Pincuran Gadang
  • Rao-Rao
  • Air Pampan
  • Ampek Lingkuang
  • Andalas
  • Balai Gadang Mungo
  • Bayur
  • Ganting
  • Koto Baru
  • Kubang Putih
  • Kubang
  • Lima Kaum
  • Padusunan
  • Pincuran Tujuah
  • Sumatra Barat
  • Teluk Bayur
  • Saadah
  • Sheikh Burhanuddin
  • Taqwa Muhammadiyah
  • Tua Siguntur
  • Tuanku Pamansiangan
  • Kayu Jao
  • Koto Nan Ampek
  • Ummil Qura
  • Piladang
Sumatera Selatan
  • Agung Palembang
  • Cheng Ho Palembang
Sumatera Utara
  • Al-Mashun
  • Al-Osmani
  • Azizi
  • Lama Gang Bengkok
Jawa
Banten
  • Banten
  • Al-A'zhom
  • Ats-Tsauroh
  • Caringin
  • Carita
  • Fathullah
  • Kali Pasir
  • Kasunyatan
  • Nurul Ikhlas
DKI Jakarta
  • Al-Alam Marunda
  • Al-Azhar Jakarta
  • Al-Makmur
  • Angke
  • An-Nawier
  • Cut Meutia
  • Hasyim Asy'ari
  • Hidayatullah Jakarta
  • Islamic Center Jakarta
  • Istiqlal
  • Kampung Baru
  • Lautze
  • Luar Batang
  • Pangeran Diponegoro
  • Ramlie Musofa
  • Sunda Kelapa
  • Langgar Tinggi
Jawa Barat
  • Cirebon
  • Harakatul Jannah
  • Manonjaya
  • Sumedang
  • Al-Imtizaj
  • Al-Furqon
  • Al-Hurriyyah
  • Al-Jabbar
  • At-Taqwa Cirebon
  • Dian Al-Mahri
  • Al-Huda Pangandaran
  • Al-Juman
  • Merah Panjunan
  • Rahmatan Lil-Alamin
  • Bandung
  • Salman ITB
  • Sumber
Jawa Tengah
  • Al-Jami
  • Baitul Makmur Jepara
  • Brebes
  • Demak
  • Agung Jawa Tengah
  • Purbalingga
  • Surakarta
  • Tegal
  • Besar Al-Atiiq Kauman Salatiga
  • Agung Semarang
  • Mantingan
  • Menara Kudus
  • Nurut Taqwa
  • Saka Tunggal Banyumas
  • Sheikh Zayed
  • Sholihin
  • Wustha Mangkunegaran
  • Raden Sayyid Kuning
DIY
  • Ad-Darajat Babadan
  • Gedhe Kauman
  • Gedhe Mataram
  • Jogokariyan
  • Kampus Universitas Gadjah Mada
  • Kauman Pleret
  • Pajimatan Imogiri
  • Plasakuning
  • Saka Tunggal
  • Syuhada
  • Taqwa Wonokromo
Jawa Timur
  • An-Nur Pare
  • Baitul Hakim
  • Baiturrahman Trenggalek
  • Agung Malang
  • Sumenep
  • Al-Karomah Kresek
  • Al-Akbar
  • Al-Qana Taman
  • Ampel
  • Baiturrahman Banyuwangi
  • Cheng Ho Surabaya
  • Ahmad Dahlan
  • Miftahul Jannah
  • Namira
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali
  • Daftar
  • Baitul Makmur Denpasar
  • Keramat Kuno
  • Nurul Huda
  • Jamik Singaraja
  • Agung Sudirman
NTB
  • Bayan Beleq|Bayan Beleq|Bayan Beleq
  • Raya Hubbul Wathan
  • Agung Darussalam Sumbawa Barat
  • Agung Praya
  • Lama Gunung Pujut
NTT
  • Agung Al-Baitul Qadim
  • Al-Muqarrabin
Kalimantan
Kalimantan Barat
  • Al-Falah Mempawah
  • Keraton Landak
  • Keraton Sambas
  • Pontianak
  • Sultan Nata
  • Kiai Gede
  • Mujahidin
  • Singkawang
Kalimantan Selatan
  • Al-Karomah
  • Al-Jihad
  • Ar-Raudhah Sekumpul
  • As-Suada
  • Banjarmasin
  • Pandulangan
  • Sungai Banar
  • Tuhfaturroghibin
  • Banua Halat
  • Pelajau
  • Muhammadiyah Kelayan
  • Banua Lawas
  • Amuntai
  • Sabilal Muhtadin
  • Sheikh Abdul Hamid
  • Sultan Suriansyah
  • Riadhussalihin
Kalimantan Tengah
  • Al-Istiqlal
  • Ar-Raudhah
  • Baiturrahman Buntok
  • Darul Awwabin
  • Darussalam Palangka Raya
  • Wahyu Al-Hadi
Kalimantan Timur
  • Negara Ibu Kota Nusantara
  • Darussalam
  • Islamic Center Samarinda
  • Aji Amir Hasanuddin
  • Shiratal Mustaqiem
Kalimantan Utara
  • Kasimuddin
Sulawesi
Gorontalo
  • Hunto Sultan Amai
Sulawesi Barat
  • Agung Mamuju
  • Raya Syuhada
Sulawesi Selatan
  • 99 Kubah
  • Al-Markaz Al-Islami
  • Amirul Mukminin
  • Katangka
  • Nur Balangnipa
  • Makassar
  • Tua Palopo
Sulawesi Tengah
  • Arqam Baburahman
Sulawesi Tenggara
  • Wolio
  • Al-Alam Kendari
Sulawesi Utara
  • Kiai Madja
Kepulauan Maluku
Maluku
  • Wapauwe
Maluku Utara
  • Al-Munawwar Ternate
  • Sultan Ternate
Pulau Papua
Papua
  • Nurul Amin
Papua Barat
  • Tua Patimburak
Papua Barat Daya
  • Al-Akbar Sorong
Papua Pegunungan
  • Al-Ihsan Jayawijaya
Papua Selatan
  • An-Nur Agats Asmat
Papua Tengah
  • Baabul Munawwar
  • Kategori
  • Daftar
  • Commons

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Perluasan bangunan
  3. Renovasi dan pemugaran
  4. Arsitektur dan akulturasi
  5. Interior
  6. Referensi
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar masjid di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Arsitektur masjid di Indonesia

Arsitektur masjid di Indonesia merupakan bagian utama dari arsitektur Islam Indonesia. Meskipun banyak bangunan Islam tertua di Jawa dan hampir semuanya di Sumatera

Masjid di Indonesia

Masjid di Indonesia adalah tempat-tempat penyelenggaraan Salat Lima Waktu dan Salat Jumat secara berjamaah secara rutin. Keberadaan masjid-masjid berusia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026