Ukiran adalah hasil dari mengolah permukaan suatu objek trimatra dengan membuat perbedaan ketinggian dari permukaan tersebut sehingga didapat imaji tertentu. Mengukir sering dihubungkan pula dengan kegiatan memahat. Namun, dua kegiatan tersebut berbeda. Memahat lebih bertujuan untuk menghasilkan benda 3-dimensi, misalnya patung.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Ukiran adalah hasil dari mengolah permukaan suatu objek trimatra dengan membuat perbedaan ketinggian dari permukaan tersebut sehingga didapat imaji tertentu. Mengukir sering dihubungkan pula dengan kegiatan memahat. Namun, dua kegiatan tersebut berbeda. Memahat lebih bertujuan untuk menghasilkan benda 3-dimensi, misalnya patung.
Mengukir adalah tindakan menggunakan alat untuk membentuk sesuatu dengan cara mengikis sebagian dari bahan tersebut. Teknik ini dapat diterapkan pada bahan apa pun yang cukup padat untuk mempertahankan bentuknya dan ketika potongan-potongannya telah dihilangkan, tetapi cukup lunak untuk dikikis dengan alat yang tersedia. Mengukir cenderung membutuhkan lebih banyak pekerjaan daripada metode yang menggunakan bahan yang mudah dibentuk.[2]
Seni ukir kayu berasal dari Tiongkok pada abad kesembilan dan mendahului teknik ukiran logam.[3] Sedangkan, ukiran kayu tertua di Eropa berasal dari abad ke-13.[3]
Dalam seni ukir ada beberapa jenis, yang meliputi:
|
|