Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiTrajanus
Artikel Wikipedia

Trajanus

Trajanus adalah Kaisar Romawi dari tahun 98 hingga 117 M. Ia dikenal sebagai salah satu kaisar terbesar dalam sejarah Romawi, yang memimpin kekaisaran mencapai wilayah terluasnya dan dikenal atas pembangunan infrastruktur serta reformasi pemerintahan. Trajanus merupakan kaisar kedua dari Dinasti Nerva–Antoninus, setelah diadopsi oleh pendahulunya, Kaisar Nerva.

kaisar Romawi dari tahun 98 hingga 117 M
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Trajanus
Trajanus
Augustus
Kaisar Romawi ke-11
Trajanus
Berkuasa27 Januari 98 –
8 Agustus 117
PendahuluNerva
PenerusHadrianus
Kelahiran(53-09-18)18 September 53
Hispania Baetica
Kematian8 Agustus 117(117-08-08) (umur 63)
Kilikia
Nama lengkap
Imperator Caesar Nerva Traianus Divi Nervae filius Augustus
(sebagai kaisar)

Trajanus (Marcus Ulpius Nerva Traianus, lahir 18 September 53 – meninggal 8 Agustus 117 M) adalah Kaisar Romawi dari tahun 98 hingga 117 M. Ia dikenal sebagai salah satu kaisar terbesar dalam sejarah Romawi, yang memimpin kekaisaran mencapai wilayah terluasnya dan dikenal atas pembangunan infrastruktur serta reformasi pemerintahan. Trajanus merupakan kaisar kedua dari Dinasti Nerva–Antoninus, setelah diadopsi oleh pendahulunya, Kaisar Nerva.

Kehidupan Awal dan Karier Militer

Trajanus lahir di Italica, dekat Hispania Baetica (sekarang Spanyol), dari keluarga asal Italia. Ayahnya, Marcus Ulpius Traianus, adalah gubernur yang dihormati dan komandan militer yang terkenal, yang turut memengaruhi masa depan Trajanus sebagai seorang tentara dan pemimpin.

Trajanus mulai meniti karier militernya di bawah pemerintahan Kaisar Vespasianus dan menunjukkan bakatnya dalam berbagai kampanye militer. Prestasinya yang luar biasa dalam militer menarik perhatian kaisar-kaisar berikutnya, termasuk Domitianus dan Nerva. Ketika Nerva menjadi kaisar pada 96 M, ia menghadapi tantangan untuk mempertahankan stabilitas kekaisaran dan memilih Trajanus sebagai ahli warisnya. Pengangkatan Trajanus sebagai kaisar bersama pada 97 M memperkuat transisi kekuasaan dari Nerva ke Trajanus.

Pemerintahan (98–117 M)

Kebijakan Dalam Negeri

Trajanus dikenal karena mengembangkan program sosial dan ekonomi yang menguntungkan bagi rakyat Romawi. Ia memperluas kebijakan kesejahteraan yang disebut alimenta, yang menyediakan bantuan pangan dan pendidikan untuk anak-anak miskin di Italia. Trajanus juga menempatkan perhatian besar pada peningkatan infrastruktur kekaisaran. Ia memperbaiki jalan, jembatan, pelabuhan, dan membangun berbagai monumen seperti Kolom Trajanus, yang memperingati kemenangannya dalam Perang Dacia.

Perang Dacia

Salah satu pencapaian militer terbesar Trajanus adalah kemenangannya dalam dua perang besar melawan Dacia, wilayah yang sekarang merupakan bagian dari Rumania modern. Perang Dacia pertama berlangsung pada 101–102 M, yang menghasilkan kekalahan sementara bagi Raja Dacia, Decebalus. Namun, setelah pemberontakan kembali, Trajanus memimpin pasukannya dalam kampanye militer kedua pada 105–106 M yang berakhir dengan penaklukan penuh Dacia. Kekayaan dari penaklukan ini, terutama emas dan perak dari tambang-tambang Dacia, membantu mendanai pembangunan publik yang masif di Roma.

Perluasan Kekaisaran

Trajanus juga memperluas wilayah kekaisaran ke Timur dengan melancarkan kampanye militer melawan Kerajaan Parthia. Pada 113 M, ia meluncurkan ekspedisi besar ke Timur, yang berhasil menaklukkan Armenia dan Mesopotamia. Ia mendirikan provinsi baru di wilayah tersebut dan mencapai Teluk Persia, menjadikannya kaisar Romawi pertama yang mencapai wilayah sejauh itu. Namun, ekspansi ini terbukti sulit dipertahankan setelah kematiannya.

Kebijakan Keagamaan

Trajanus bersikap toleran terhadap berbagai agama di kekaisaran, termasuk agama-agama lokal di provinsi-provinsi yang baru ditaklukkan. Namun, ia juga memperkuat kontrol negara atas praktik-praktik keagamaan. Terhadap komunitas Kristen, meskipun tidak melakukan penganiayaan besar-besaran, Trajanus memberlakukan kebijakan yang lebih keras jika ada laporan resmi tentang praktik-praktik agama Kristen yang dianggap subversif terhadap otoritas negara.

Karya Pembangunan

Trajanus meninggalkan warisan besar dalam bidang pembangunan infrastruktur. Di Roma, ia membangun Forum Trajanus, sebuah kompleks perbelanjaan dan pemerintahan yang megah. Kompleks ini meliputi Kolom Trajanus yang dihiasi dengan relief yang menggambarkan kisah Perang Dacia. Trajanus juga menyelesaikan pembangunan jalan-jalan besar, akuaduk, dan pelabuhan. Salah satu pencapaian teknis terbesar pada masanya adalah Jembatan Trajanus di atas Sungai Donau, yang merupakan salah satu jembatan terpanjang yang dibangun pada zaman kuno.

Kematian dan Warisan

Trajanus meninggal pada 8 Agustus 117 M di Selinus (sekarang Gazipaşa, Turki) saat dalam perjalanan kembali dari kampanye militernya di Timur. Sebelum kematiannya, Trajanus mengadopsi keponakannya, Hadrianus, yang kemudian menjadi penerusnya. Di bawah Hadrianus, Kekaisaran Romawi mengalami stabilisasi, dan Hadrianus memilih untuk mempertahankan wilayah Romawi tanpa melakukan ekspansi lebih jauh.

Trajanus dikenang sebagai salah satu kaisar terbaik dalam sejarah Romawi. Ia sering disebut sebagai "optimus princeps" (pangeran terbaik), sebuah gelar yang diberikan oleh Senat Romawi sebagai penghormatan atas kepemimpinannya. Di bawah pemerintahannya, Kekaisaran Romawi mencapai puncak kejayaannya baik dalam hal wilayah, kekayaan, dan kemajuan infrastruktur.

Lihat Pula

  • Hadrianus
  • Perang Dacia
  • Kekaisaran Romawi

Referensi

  • Dio Cassius. Sejarah Romawi.
  • Bennett, Julian. Trajan: Optimus Princeps.
  • Syme, Ronald. The Roman Revolution.

Daftar pustaka

  • Ancell, R. Manning. "Soldiers." Military Heritage. December 2001. Volume 3, No. 3: 12, 14, 16, 20 (Trajan, Emperor of Rome).
  • Bennett, J. Trajan: Optimus Princeps, 2nd Edition, Routledge 2001
  • Bowersock, G.W. Roman Arabia, Harvard University Press, 1983
  • Fuller, J.F.C. A Military History of the Western World. Three Volumes. New York: Da Capo Press, Inc., 1987 and 1988.
    • v. 1. From the earliest times to the Battle of Lepanto; ISBN 0-306-80304-6: 255, 266, 269, 270, 273 (Trajan, Roman Emperor).
  • Isaac, B. The Limits of Empire, The Roman Army in the East, Revised Edition, Oxford University Press, 1990
  • Kennedy, D. The Roman Army in Jordan, Revised Edition, Council for British Research in the Levant, 2004
  • Lepper, F.A. Trajan's Parthian War. London: Oxford University Press, 1948.
  • Wildfeuer, C.R.H. Trajan - Lion of Rome, Aquifer Publishing, 2009
  • l
  • b
  • s
Daftar kaisar Romawi bersatu, Barat, dan Timur
  • Kaisar Romawi
  • Raja Romawi
Principatus
27 SM – 235 M
  • Augustus
  • Tiberius
  • Caligula
  • Claudius
  • Nero
  • Galba
  • Otho
  • Vitellius
  • Vespasianus
  • Titus
  • Domitianus
  • Nerva
  • Trajanus
  • Hadrianus
  • Antoninus Pius
  • Marcus Aurelius dan Lucius Verus
  • Commodus
  • Pertinax
  • Didius Julianus
  • (Pescennius Niger)
  • (Clodius Albinus)
  • Septimius Severus
  • Caracalla dgn Geta
  • Macrinus dgn Diadumenian
  • Elagabalus
  • Alexander Severus
Krisis
235–284
  • Maximinus Thrax
  • Gordian I dan Gordian II
  • Pupienus dan Balbinus
  • Gordian III
  • Filipus si Arab dan Philippus II
  • Decius dgn Herennius Etruscus
  • Hostilian
  • Trebonianus Gallus dgn Volusianus
  • Aemilianus
  • Valerian
  • Gallienus dgn Saloninus dan Valerianus II
  • Klaudius Gothikus
  • Kuintillus
  • Aurelianus
  • Tacitus
  • Florianus
  • Probus
  • Carus
  • Carinus dan Numerianus
  • Kaisar-kaisar Galia:
  • Postumus
  • (Laelianus)
  • Marius
  • Victorinus
  • (Domitianus II)
  • Tetricus I dgn Tetricus II sbg Caesar
Dominatus
284–395
  • Diokletianus (seluruh kekaisaran)
  • Diokletianus (Timur) dan Maximianus (Barat)
  • Diokletianus (Timur) dan Maximianus (Barat) dgn Galerius (Timur) dan Konstantius Klorus (Barat) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) dan Konstantius Klorus (Barat) dgn Severus (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) Severus (Barat) dgn Konstantinus Agung (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) dan Maxentius (Barat) dgn Konstantinus Agung (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) dan Licinius (Barat) dgn Konstantinus Agung (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Maxentius (sendiri)
  • Licinius (Barat) dan Maximinus II (Timur) dgn Konstantinus Agung (proklamasi sendiri sbg Augustus) dan Valerius Valens
  • Licinius (Timur) dan Konstantinus Agung (Barat) dgn Lisinius II, Konstantinus II dan Krispus sbg Caesar
  • Martinianus
  • Konstantinus Agung (seluruh kekaisaran) dgn putra Krispus sbg Caesar
  • Konstantinus II
  • Konstans
  • Magnentius
  • Decentius sbg Caesar
  • Konstantius II dgn Vetranio
  • Flavius Claudius Julianus
  • Yovianus
  • Valentinianus I
  • Valens
  • Gratianus
  • Valentinianus II
  • Magnus Maximus dgn Victor
  • Theodosius I
  • Flavius Eugenius
Romawi Barat
395–480
  • Honorius
  • Konstantinus III dgn putra Konstans II
  • Priskus Attalus
  • Konstantius III
  • Ioannes
  • Valentinianus III
  • Petronius Maximus dgn Palladius
  • Avitus
  • Majorianus
  • Libius Severus
  • Anthemius
  • Olybrius
  • Glycerius
  • Julius Nepos
  • Romulus Augustus
Romawi Timur
Bizantium

395–1204
  • Arcadius
  • Theodosius II
  • Marcianus
  • Leo I
  • Leo II
  • Zeno (pemerintahan pertama)
  • Basiliskus dgn putra Marcus sbg rekan-kaisar
  • Zeno (pemerintahan kedua)
  • Anastasius I Dicorus
  • Yustinus I
  • Yustinianus I
  • Yustinus II
  • Tiberius II Konstantinus
  • Mauricius dgn putra Theodosius sbg rekan-kaisar
  • Phocas
  • Heraklius
  • Heraklius Konstantinus
  • Heraklonas
  • Konstans II
  • Konstantinus IV dgn saudara-saudara Heraklius dan Tiberius dan kemudian Yustinianus II sbg rekan-kaisar
  • Yustinianus II (pemerintahan pertama)
  • Leontios
  • Tiberius III
  • Yustinianus II (pemerintahan kedua) dgn putra Tiberius sbg rekan-kaisar
  • Filippikos Bardanes
  • Anastasius II
  • Theodosius III
  • Leōn III
  • Kōnstantinos V
  • Artabasdos
  • Leōn IV Khazar
  • Kōnstantinos VI
  • Irene
  • Nikēphoros I
  • Stavrakos
  • Mikhaēl I Rangabes dgn putra Theophylaktos sbg rekan-kaisar
  • Leo V Armenia dgn Konstantinus sbg kaisar junior
  • Mikhaēl II
  • Theophilos
  • Mikhaēl III
  • Basileios I
  • Leōn VI
  • Alexander
  • Konstantinus VII
  • Romanos I Lekapenos dgn putra-putra Christopher Lakapenos, Stefanos Lakapinos dan Konstantinos Lakapinos sbg rekan-kaisar junior
  • Rōmanos II
  • Nikēphoros II Phōkas
  • Iōannēs I Tzimiskēs
  • Basileios II Boulgaroktonos
  • Kōnstantinos VIII
  • Zōē (pemerintahan pertama) dan Rōmanos III Argyros
  • Zōē (pemerintahan pertama) dan Mikhaēl IV Paphlagōn
  • Mikhael V Kalafatis
  • Zōē (pemerintahan kedua) dgn Theodōra dan Kōnstantinos IX Monomakhos
  • Kōnstantinos IX Monomakhos (kaisar tunggal)
  • Theodōra
  • Mikhaēl VI Bringas
  • Isaakius I Komnenos
  • Konstantinus X Doukas
  • Mikhaēl VII Doukas dgn saudara-saudara Andronikos dan Konstantios dan putra Kōnstantinos
  • Rōmanos IV Diogenēs
  • Nikephoros III Botaneiates
  • Alexios I Komnenos
  • Iōannēs II Komnēnos dgn Alexius Komnenus sbg rekan-kaisar
  • Manouēl I Komnēnos
  • Alexios II Komnēnos
  • Andronikos I Komnenos
  • Isaakius II Angelus
  • Alexius III Angelus
  • Alexios IV Angelus
  • Nikolaos Kanavos (dipilih oleh Senat)
  • Alexios V Doukas
Kekaisaran Nicea
1204–1261
  • Konstantinos Laskaris
  • Theodōros I Laskaris
  • Iōannēs III Doukas Vatatzēs
  • Theodōros II Doukas Laskaris
  • Ioannes IV Laskaris
Romawi Timur
Bizantium

1261–1453
  • Mikhaēl VIII Paleologos
  • Andronikos II Palaiologos dgn Mikhaēl IX Paleologos sbg rekan-kaisar
  • Andronikos III Palaiologos
  • Iōannēs V Paleologos
  • Iōannēs VI Kantakouzēnos dgn Iōannēs V Palaiologos dan Matthaios Asanēs Kantakouzēnos sbg rekan-kaisar
  • Iōannēs V Palaiologos
  • Andronikos IV Palaiologos
  • Iōannēs VII Palaiologos
  • Andronikos V Palaiologos
  • Manouel II Palaiologos
  • Iōannēs VIII Paleologos
  • Kōnstantinos XI Dragasēs Paleologos
  • Dēmētrios Palaiologos
  • Thōmas Palaiologos
  • Andreas Palaiologos
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi
  • Republik Romawi
  • Julius Caesar
    Kekaisaran Romawi Suci
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
    • 2
    • 3
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Italia
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Belanda
  • Norwegia
  • Chili
  • Yunani
    • 2
  • Swedia
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
  • Katalonia
  • Belgia
    • 2
Akademik
  • CiNii
Seniman
  • ULAN
Orang
  • Trove
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC
  • Te Papa (Selandia Baru)
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan Awal dan Karier Militer
  2. Pemerintahan (98–117 M)
  3. Kebijakan Dalam Negeri
  4. Perang Dacia
  5. Perluasan Kekaisaran
  6. Kebijakan Keagamaan
  7. Karya Pembangunan
  8. Kematian dan Warisan
  9. Lihat Pula
  10. Referensi
  11. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Kaisar Romawi

gelar yang digunakan oleh penguasa Kekaisaran Romawi

Daftar Kaisar Romawi

kaisar Romawi dari Caesar (59 SM) hingga kaisar tunggal terakhir, Theodosius I (392 – 395), sebelum kekaisaran Romawi pecah menjadi kekaisaran Romawi

Kekaisaran Romawi

periode Romawi kuno setelah era Republik

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026