Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiMarcianus
Artikel Wikipedia

Marcianus

Marcianus adalah seorang Kaisar Romawi Timur yang memerintah dari tahun 450 hingga kematiannya pada tahun 457. Ia dikenal sebagai salah satu kaisar yang berperan penting dalam memperkuat stabilitas internal Kekaisaran Romawi Timur dan menjaga perbatasannya dari ancaman luar. Meskipun pemerintahannya relatif singkat, Marcianus dihormati karena kebijakannya yang bijaksana, termasuk penolakannya untuk membayar upeti kepada Hun, yang mengakhiri tradisi memalukan tersebut.

Kaisar Romawi Timur yang memerintah dari tahun 450 hingga kematiannya pada tahun 457
Diperbarui 17 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Marcianus
Marcianus
Kaisar Romawi Timur
Marcianus
Berkuasa450–457
Penobatan25 Agustus 450
PendahuluTheodosius II
PenerusLeo I
Pemakaman
Gereja Rasul Suci, Konstantinopel
Istri
  • Pulcheria
KeturunanMarcia Euphemia
Nama lengkap
Flavius Marcianus
DinastiDinasti Theodosius

Marcianus (bahasa Latin: Flavius Marcianus Augustus; lahir sekitar tahun 392 – meninggal 27 Januari 457) adalah seorang Kaisar Romawi Timur yang memerintah dari tahun 450 hingga kematiannya pada tahun 457. Ia dikenal sebagai salah satu kaisar yang berperan penting dalam memperkuat stabilitas internal Kekaisaran Romawi Timur dan menjaga perbatasannya dari ancaman luar. Meskipun pemerintahannya relatif singkat, Marcianus dihormati karena kebijakannya yang bijaksana, termasuk penolakannya untuk membayar upeti kepada Hun, yang mengakhiri tradisi memalukan tersebut.

Kehidupan Awal

Marcianus lahir sekitar tahun 392 di Trakia atau Illyria dari keluarga sederhana. Ia tidak berasal dari garis bangsawan atau keluarga terkemuka, yang membuat kebangkitannya menjadi kaisar cukup luar biasa. Marcianus memulai karier militernya sebagai seorang prajurit biasa di bawah kekaisaran Romawi. Ia kemudian melayani sebagai tribunus dan memperoleh reputasi sebagai komandan yang cakap di bawah kekuasaan Kaisar Theodosius II.

Naik Takhta

Setelah kematian Theodosius II pada tahun 450, istri Theodosius, Aelia Pulcheria, memainkan peran penting dalam mengangkat Marcianus sebagai kaisar. Untuk mengamankan legitimasinya, Marcianus menikahi Pulcheria, meskipun pernikahan mereka lebih bersifat simbolis karena Pulcheria telah bersumpah untuk mempertahankan keperawanannya. Pengangkatan Marcianus sebagai kaisar menandai pergeseran dari Dinasti Theodosianus ke penguasa baru yang lebih pragmatis.

Pemerintahan

Kebijakan Domestik

Marcianus dikenal karena usahanya untuk memulihkan stabilitas keuangan kekaisaran. Ia mengurangi pengeluaran istana yang berlebihan dan menghindari pajak yang memberatkan rakyat. Pemerintahannya juga ditandai dengan penghormatan terhadap nilai-nilai tradisional Romawi dan penerapan hukum yang adil. Sebagai seorang Kristen Ortodoks yang taat, Marcianus mendukung Gereja dan memperkuat posisinya sebagai institusi utama dalam kekaisaran.

Konsili Kalsedon

Salah satu pencapaian utama Marcianus adalah penyelenggaraan Konsili Kalsedon pada tahun 451. Konsili ini adalah salah satu dari empat konsili ekumenis yang diakui oleh Gereja Kristen kuno. Di bawah dukungan Marcianus, Konsili Kalsedon mengutuk ajaran Monofisitisme dan menetapkan doktrin Kristologi Kalsedon yang menyatakan bahwa Yesus Kristus memiliki dua kodrat, ilahi dan manusia, yang bersatu tanpa percampuran. Konsili ini memperkuat peran Kekaisaran Romawi Timur sebagai pelindung ortodoksi Kristen.

Kebijakan Luar Negeri

Marcianus menolak membayar upeti kepada Attila dan Hun, yang sebelumnya dibayarkan oleh Theodosius II. Penolakan ini menunjukkan tekad Marcianus untuk tidak tunduk kepada kekuatan barbar. Ia juga memperkuat perbatasan kekaisaran, terutama di wilayah timur, dan menjaga perdamaian relatif di wilayahnya. Meskipun ia tidak terlibat langsung dalam peperangan besar, kebijakannya yang tegas memastikan kekaisaran tetap stabil selama pemerintahannya.

Kematian dan Warisan

Gambar tersebut merupakan sebuah manuskrip atau lukisan kuno dengan gaya seni abad pertengahan (kemungkinan besar bergaya Bizantin atau Slavia). kodealam2

Marcianus meninggal dunia pada 27 Januari 457, kemungkinan karena penyakit yang berkaitan dengan usia. Ia dimakamkan di Gereja Rasul Suci di Konstantinopel, tempat peristirahatan banyak Kaisar Bizantium. Marcianus digantikan oleh Leo I, yang diangkat oleh Jenderal Aspar, salah satu tokoh berpengaruh pada masa itu.

Marcianus dikenang sebagai salah satu Kaisar Romawi Timur yang paling efektif. Pemerintahannya membawa stabilitas dan kemakmuran bagi kekaisaran, meskipun dalam waktu yang relatif singkat. Gereja Ortodoks Timur menghormatinya sebagai seorang santo karena kontribusinya terhadap Konsili Kalsedon dan pembelaannya terhadap iman Kristen.

Referensi

  1. Heather, Peter. The Fall of the Roman Empire: A New History of Rome and the Barbarians. Oxford University Press, 2006.
  2. Norwich, John Julius. Byzantium: The Early Centuries. Penguin Books, 1990.
  3. Gibbon, Edward. The History of the Decline and Fall of the Roman Empire. Modern Library, 2003.
  4. Jones, A.H.M. The Later Roman Empire, 284–602: A Social, Economic and Administrative Survey. Johns Hopkins University Press, 1986.

Pranala luar

  • Marcian at the DIR
  • Media terkait Marcian di Wikimedia Commons
  •  Herbermann, Charles, ed. (1913). "Marcian" . Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton Company.
  • l
  • b
  • s
Daftar kaisar Romawi bersatu, Barat, dan Timur
  • Kaisar Romawi
  • Raja Romawi
Principatus
27 SM – 235 M
  • Augustus
  • Tiberius
  • Caligula
  • Claudius
  • Nero
  • Galba
  • Otho
  • Vitellius
  • Vespasianus
  • Titus
  • Domitianus
  • Nerva
  • Trajanus
  • Hadrianus
  • Antoninus Pius
  • Marcus Aurelius dan Lucius Verus
  • Commodus
  • Pertinax
  • Didius Julianus
  • (Pescennius Niger)
  • (Clodius Albinus)
  • Septimius Severus
  • Caracalla dgn Geta
  • Macrinus dgn Diadumenian
  • Elagabalus
  • Alexander Severus
Krisis
235–284
  • Maximinus Thrax
  • Gordian I dan Gordian II
  • Pupienus dan Balbinus
  • Gordian III
  • Filipus si Arab dan Philippus II
  • Decius dgn Herennius Etruscus
  • Hostilian
  • Trebonianus Gallus dgn Volusianus
  • Aemilianus
  • Valerian
  • Gallienus dgn Saloninus dan Valerianus II
  • Klaudius Gothikus
  • Kuintillus
  • Aurelianus
  • Tacitus
  • Florianus
  • Probus
  • Carus
  • Carinus dan Numerianus
  • Kaisar-kaisar Galia:
  • Postumus
  • (Laelianus)
  • Marius
  • Victorinus
  • (Domitianus II)
  • Tetricus I dgn Tetricus II sbg Caesar
Dominatus
284–395
  • Diokletianus (seluruh kekaisaran)
  • Diokletianus (Timur) dan Maximianus (Barat)
  • Diokletianus (Timur) dan Maximianus (Barat) dgn Galerius (Timur) dan Konstantius Klorus (Barat) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) dan Konstantius Klorus (Barat) dgn Severus (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) Severus (Barat) dgn Konstantinus Agung (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) dan Maxentius (Barat) dgn Konstantinus Agung (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) dan Licinius (Barat) dgn Konstantinus Agung (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Maxentius (sendiri)
  • Licinius (Barat) dan Maximinus II (Timur) dgn Konstantinus Agung (proklamasi sendiri sbg Augustus) dan Valerius Valens
  • Licinius (Timur) dan Konstantinus Agung (Barat) dgn Lisinius II, Konstantinus II dan Krispus sbg Caesar
  • Martinianus
  • Konstantinus Agung (seluruh kekaisaran) dgn putra Krispus sbg Caesar
  • Konstantinus II
  • Konstans
  • Magnentius
  • Decentius sbg Caesar
  • Konstantius II dgn Vetranio
  • Flavius Claudius Julianus
  • Yovianus
  • Valentinianus I
  • Valens
  • Gratianus
  • Valentinianus II
  • Magnus Maximus dgn Victor
  • Theodosius I
  • Flavius Eugenius
Romawi Barat
395–480
  • Honorius
  • Konstantinus III dgn putra Konstans II
  • Priskus Attalus
  • Konstantius III
  • Ioannes
  • Valentinianus III
  • Petronius Maximus dgn Palladius
  • Avitus
  • Majorianus
  • Libius Severus
  • Anthemius
  • Olybrius
  • Glycerius
  • Julius Nepos
  • Romulus Augustus
Romawi Timur
Bizantium

395–1204
  • Arcadius
  • Theodosius II
  • Marcianus
  • Leo I
  • Leo II
  • Zeno (pemerintahan pertama)
  • Basiliskus dgn putra Marcus sbg rekan-kaisar
  • Zeno (pemerintahan kedua)
  • Anastasius I Dicorus
  • Yustinus I
  • Yustinianus I
  • Yustinus II
  • Tiberius II Konstantinus
  • Mauricius dgn putra Theodosius sbg rekan-kaisar
  • Phocas
  • Heraklius
  • Heraklius Konstantinus
  • Heraklonas
  • Konstans II
  • Konstantinus IV dgn saudara-saudara Heraklius dan Tiberius dan kemudian Yustinianus II sbg rekan-kaisar
  • Yustinianus II (pemerintahan pertama)
  • Leontios
  • Tiberius III
  • Yustinianus II (pemerintahan kedua) dgn putra Tiberius sbg rekan-kaisar
  • Filippikos Bardanes
  • Anastasius II
  • Theodosius III
  • Leōn III
  • Kōnstantinos V
  • Artabasdos
  • Leōn IV Khazar
  • Kōnstantinos VI
  • Irene
  • Nikēphoros I
  • Stavrakos
  • Mikhaēl I Rangabes dgn putra Theophylaktos sbg rekan-kaisar
  • Leo V Armenia dgn Konstantinus sbg kaisar junior
  • Mikhaēl II
  • Theophilos
  • Mikhaēl III
  • Basileios I
  • Leōn VI
  • Alexander
  • Konstantinus VII
  • Romanos I Lekapenos dgn putra-putra Christopher Lakapenos, Stefanos Lakapinos dan Konstantinos Lakapinos sbg rekan-kaisar junior
  • Rōmanos II
  • Nikēphoros II Phōkas
  • Iōannēs I Tzimiskēs
  • Basileios II Boulgaroktonos
  • Kōnstantinos VIII
  • Zōē (pemerintahan pertama) dan Rōmanos III Argyros
  • Zōē (pemerintahan pertama) dan Mikhaēl IV Paphlagōn
  • Mikhael V Kalafatis
  • Zōē (pemerintahan kedua) dgn Theodōra dan Kōnstantinos IX Monomakhos
  • Kōnstantinos IX Monomakhos (kaisar tunggal)
  • Theodōra
  • Mikhaēl VI Bringas
  • Isaakius I Komnenos
  • Konstantinus X Doukas
  • Mikhaēl VII Doukas dgn saudara-saudara Andronikos dan Konstantios dan putra Kōnstantinos
  • Rōmanos IV Diogenēs
  • Nikephoros III Botaneiates
  • Alexios I Komnenos
  • Iōannēs II Komnēnos dgn Alexius Komnenus sbg rekan-kaisar
  • Manouēl I Komnēnos
  • Alexios II Komnēnos
  • Andronikos I Komnenos
  • Isaakius II Angelus
  • Alexius III Angelus
  • Alexios IV Angelus
  • Nikolaos Kanavos (dipilih oleh Senat)
  • Alexios V Doukas
Kekaisaran Nicea
1204–1261
  • Konstantinos Laskaris
  • Theodōros I Laskaris
  • Iōannēs III Doukas Vatatzēs
  • Theodōros II Doukas Laskaris
  • Ioannes IV Laskaris
Romawi Timur
Bizantium

1261–1453
  • Mikhaēl VIII Paleologos
  • Andronikos II Palaiologos dgn Mikhaēl IX Paleologos sbg rekan-kaisar
  • Andronikos III Palaiologos
  • Iōannēs V Paleologos
  • Iōannēs VI Kantakouzēnos dgn Iōannēs V Palaiologos dan Matthaios Asanēs Kantakouzēnos sbg rekan-kaisar
  • Iōannēs V Palaiologos
  • Andronikos IV Palaiologos
  • Iōannēs VII Palaiologos
  • Andronikos V Palaiologos
  • Manouel II Palaiologos
  • Iōannēs VIII Paleologos
  • Kōnstantinos XI Dragasēs Paleologos
  • Dēmētrios Palaiologos
  • Thōmas Palaiologos
  • Andreas Palaiologos
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi
  • Republik Romawi
  • Julius Caesar
    Kekaisaran Romawi Suci
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
    • 2
    • 3
  • GND
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Spanyol
  • Polandia
  • Vatikan
Orang
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • SNAC
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan Awal
  2. Naik Takhta
  3. Pemerintahan
  4. Kebijakan Domestik
  5. Konsili Kalsedon
  6. Kebijakan Luar Negeri
  7. Kematian dan Warisan
  8. Referensi
  9. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar kaisar Romawi Timur

Kaisar Romawi di wilayah Timur dari tahun 330 hingga 1453

Kekaisaran Romawi

periode Romawi kuno setelah era Republik

Leo I si Trakia

kaisar Romawi Timur dari tahun 457 sampai tahun 474

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026