Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiIrene dari Athena
Artikel Wikipedia

Irene dari Athena

Irene dari Athena adalah seorang Permaisuri Kekaisaran Bizantium yang menjadi penguasa tunggal sebagai basileus (kaisar) dari tahun 797 hingga 802. Ia adalah salah satu dari sedikit perempuan yang memerintah Kekaisaran Bizantium secara langsung, dan dikenal karena kebijakan religius serta peranannya dalam mengembalikan penghormatan terhadap ikon di Gereja Ortodoks Timur.

Maharani Romawi Timur dari tahun 797 hingga 802
Diperbarui 12 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Irene dari Athena
Irene
Ειρήνη
Koin emas Irene
Maharani Romawi Timur
BerkuasaAgustus 797 – 31 Oktober 802
PendahuluKonstantinus VI
PenerusNikēphoros I
Permaisuri Kaisar Romawi Timur
Periode14 September 775 – 18 Juni 780
Kelahiransekitar 752
Athena
Kematian9 Agustus 803
PasanganLeo IV
KeturunanKonstantinus VI
WangsaIsaurianus (melalui pernikahan)
AgamaKristen Kalsedon

Irene dari Athena (Irene Sarantapechaina, bahasa Yunani: Ειρήνη Σαρανταπήχαινα; sekitar 752 – 9 Agustus 803) adalah seorang Permaisuri Kekaisaran Bizantium yang menjadi penguasa tunggal sebagai basileus (kaisar) dari tahun 797 hingga 802. Ia adalah salah satu dari sedikit perempuan yang memerintah Kekaisaran Bizantium secara langsung, dan dikenal karena kebijakan religius serta peranannya dalam mengembalikan penghormatan terhadap ikon di Gereja Ortodoks Timur.

Kehidupan Awal

Irene lahir sekitar tahun 752 di Athena dari keluarga bangsawan Sarantapechos. Informasi tentang masa kecilnya sangat sedikit, tetapi diketahui bahwa ia memiliki latar belakang aristokrat dan dibawa ke Konstantinopel untuk menikah dengan Leo IV, putra Kaisar Konstantinus V, pada tahun 768.

Sebagai Permaisuri

Irene menjadi permaisuri pada tahun 775 ketika Leo IV naik takhta. Pernikahan mereka menghasilkan seorang anak, Konstantinus VI, yang lahir pada tahun 771. Leo IV meninggal secara mendadak pada tahun 780, meninggalkan Konstantinus VI sebagai kaisar pada usia 9 tahun, dengan Irene sebagai wali dan penguasa de facto.

Kebijakan Religio-Politik

Sebagai seorang ikonodul (pendukung penghormatan ikon), Irene menghadapi tantangan dari para ikonoklas (penentang ikon) yang masih kuat di Bizantium. Pada tahun 787, ia mengadakan Konsili Nikea II, yang memulihkan penghormatan ikon sebagai bagian dari doktrin Gereja Ortodoks Timur. Keputusan ini menandai kemenangan bagi ikonodulisme, meskipun perlawanan ikonoklas tetap ada.

Konflik dengan Konstantinus VI

Ketika Konstantinus VI mencapai usia dewasa, hubungan antara Irene dan putranya memburuk. Konstantinus, yang ingin memerintah sendiri, berusaha menyingkirkan pengaruh ibunya. Namun, Irene tetap berusaha mempertahankan kekuasaan. Konflik antara ibu dan anak ini mencapai puncaknya pada tahun 797, ketika Irene berhasil menggulingkan Konstantinus VI melalui sebuah kudeta. Konstantinus VI ditangkap dan dibutakan, tindakan yang dianggap brutal bahkan dalam konteks Bizantium.

Pemerintahan Irene sebagai Kaisar

Setelah menggulingkan putranya, Irene memerintah sebagai basileus, bukan sebagai basilissa (kaisar perempuan), menunjukkan ambisinya untuk diakui sebagai penguasa penuh. Kebijakannya sebagai kaisar lebih difokuskan pada stabilisasi internal dan hubungan internasional.

Di bidang ekonomi, Irene mencoba memperbaiki situasi keuangan kekaisaran dengan reformasi pajak. Namun, langkah-langkah ini sering dianggap tidak efektif. Di bidang diplomasi, Irene mendekati Kekaisaran Karoling di Barat, dan ada rumor bahwa ia mempertimbangkan pernikahan dengan Charlemagne untuk menyatukan kedua kekaisaran. Namun, rencana ini tidak pernah terwujud.

Kejatuhan dan Pengasingan

Pada tahun 802, Irene digulingkan melalui kudeta istana yang dipimpin oleh Nikephoros, Menteri Keuangan Bizantium, yang kemudian menjadi kaisar. Irene diasingkan ke Pulau Lesbos, di mana ia hidup dalam kesederhanaan dan menghidupi dirinya dengan menenun. Ia meninggal pada tanggal 9 Agustus 803.

Referensi

  1. Treadgold, Warren T. A History of the Byzantine State and Society. Stanford University Press, 1997.
  2. Ostrogorsky, George. History of the Byzantine State. Rutgers University Press, 1969.
  3. Garland, Lynda. Byzantine Empresses: Women and Power in Byzantium AD 527–1204. Routledge, 1999.

Daftar pustaka

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Irene of Athens.
  • De Imperatoribus Romanis – Constantine VI (780–797 A.D.) and Irene (797–802 A.D.) Diarsipkan 2015-03-17 di Wayback Machine.

Sumber utama

  • Anastasius Bibliothecarius Chronographia tripartita
  • Theophanes Chronographia

Sumber kedua

  • The Oxford Dictionary of Byzantium, Oxford University Press, 1991.
  • Alexander, Archibald, and André Lagarde, Joseph Turmel. The Latin Church in the Middle Ages, C. Scribner's Sons, 1915.
  • Barbe, Dominique. Irène de Byzance: La femme empereur, Paris, 1990.
  • Public Domain Artikel ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "perlu nama artikel ". Encyclopædia Britannica (Edisi 11). Cambridge University Press. ;
  • Herrin, Judith (2001). Women in Purple:Rulers of Medieval Byzantium. London: Phoenix Press. ISBN 1-84212-529-X.
  • Garland, Lynda (1999). Byzantine Empresses: Women and Power in Byzantium, AD 527–1204. London: Routledge. ISBN 0415146887.
  • Wace, Henry and William Smith, A Dictionary of Christian Biography, Literature, Sects and Doctrines, J. Murray, 1882.
Irene dari Athena
Lahir: sekitar 752 Meninggal: 9 Agustus 803
Gelar
Didahului oleh:
Konstantinus VI
Maharani Romawi Timur
Agustus 797 – 31 Oktober 802
Diteruskan oleh:
Nikēphoros I
Gelar penyandang kekuasaan
Didahului oleh:
Eudokia
Permaisuri Kaisar Romawi Timur
14 September 775 – 18 Juni 780
Diteruskan oleh:
Maria dari Amnia
  • l
  • b
  • s
Daftar kaisar Romawi bersatu, Barat, dan Timur
  • Kaisar Romawi
  • Raja Romawi
Principatus
27 SM – 235 M
  • Augustus
  • Tiberius
  • Caligula
  • Claudius
  • Nero
  • Galba
  • Otho
  • Vitellius
  • Vespasianus
  • Titus
  • Domitianus
  • Nerva
  • Trajanus
  • Hadrianus
  • Antoninus Pius
  • Marcus Aurelius dan Lucius Verus
  • Commodus
  • Pertinax
  • Didius Julianus
  • (Pescennius Niger)
  • (Clodius Albinus)
  • Septimius Severus
  • Caracalla dgn Geta
  • Macrinus dgn Diadumenian
  • Elagabalus
  • Alexander Severus
Krisis
235–284
  • Maximinus Thrax
  • Gordian I dan Gordian II
  • Pupienus dan Balbinus
  • Gordian III
  • Filipus si Arab dan Philippus II
  • Decius dgn Herennius Etruscus
  • Hostilian
  • Trebonianus Gallus dgn Volusianus
  • Aemilianus
  • Valerian
  • Gallienus dgn Saloninus dan Valerianus II
  • Klaudius Gothikus
  • Kuintillus
  • Aurelianus
  • Tacitus
  • Florianus
  • Probus
  • Carus
  • Carinus dan Numerianus
  • Kaisar-kaisar Galia:
  • Postumus
  • (Laelianus)
  • Marius
  • Victorinus
  • (Domitianus II)
  • Tetricus I dgn Tetricus II sbg Caesar
Dominatus
284–395
  • Diokletianus (seluruh kekaisaran)
  • Diokletianus (Timur) dan Maximianus (Barat)
  • Diokletianus (Timur) dan Maximianus (Barat) dgn Galerius (Timur) dan Konstantius Klorus (Barat) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) dan Konstantius Klorus (Barat) dgn Severus (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) Severus (Barat) dgn Konstantinus Agung (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) dan Maxentius (Barat) dgn Konstantinus Agung (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Galerius (Timur) dan Licinius (Barat) dgn Konstantinus Agung (Barat) dan Maximinus II (Timur) sbg Caesar
  • Maxentius (sendiri)
  • Licinius (Barat) dan Maximinus II (Timur) dgn Konstantinus Agung (proklamasi sendiri sbg Augustus) dan Valerius Valens
  • Licinius (Timur) dan Konstantinus Agung (Barat) dgn Lisinius II, Konstantinus II dan Krispus sbg Caesar
  • Martinianus
  • Konstantinus Agung (seluruh kekaisaran) dgn putra Krispus sbg Caesar
  • Konstantinus II
  • Konstans
  • Magnentius
  • Decentius sbg Caesar
  • Konstantius II dgn Vetranio
  • Flavius Claudius Julianus
  • Yovianus
  • Valentinianus I
  • Valens
  • Gratianus
  • Valentinianus II
  • Magnus Maximus dgn Victor
  • Theodosius I
  • Flavius Eugenius
Romawi Barat
395–480
  • Honorius
  • Konstantinus III dgn putra Konstans II
  • Priskus Attalus
  • Konstantius III
  • Ioannes
  • Valentinianus III
  • Petronius Maximus dgn Palladius
  • Avitus
  • Majorianus
  • Libius Severus
  • Anthemius
  • Olybrius
  • Glycerius
  • Julius Nepos
  • Romulus Augustus
Romawi Timur
Bizantium

395–1204
  • Arcadius
  • Theodosius II
  • Marcianus
  • Leo I
  • Leo II
  • Zeno (pemerintahan pertama)
  • Basiliskus dgn putra Marcus sbg rekan-kaisar
  • Zeno (pemerintahan kedua)
  • Anastasius I Dicorus
  • Yustinus I
  • Yustinianus I
  • Yustinus II
  • Tiberius II Konstantinus
  • Mauricius dgn putra Theodosius sbg rekan-kaisar
  • Phocas
  • Heraklius
  • Heraklius Konstantinus
  • Heraklonas
  • Konstans II
  • Konstantinus IV dgn saudara-saudara Heraklius dan Tiberius dan kemudian Yustinianus II sbg rekan-kaisar
  • Yustinianus II (pemerintahan pertama)
  • Leontios
  • Tiberius III
  • Yustinianus II (pemerintahan kedua) dgn putra Tiberius sbg rekan-kaisar
  • Filippikos Bardanes
  • Anastasius II
  • Theodosius III
  • Leōn III
  • Kōnstantinos V
  • Artabasdos
  • Leōn IV Khazar
  • Kōnstantinos VI
  • Irene
  • Nikēphoros I
  • Stavrakos
  • Mikhaēl I Rangabes dgn putra Theophylaktos sbg rekan-kaisar
  • Leo V Armenia dgn Konstantinus sbg kaisar junior
  • Mikhaēl II
  • Theophilos
  • Mikhaēl III
  • Basileios I
  • Leōn VI
  • Alexander
  • Konstantinus VII
  • Romanos I Lekapenos dgn putra-putra Christopher Lakapenos, Stefanos Lakapinos dan Konstantinos Lakapinos sbg rekan-kaisar junior
  • Rōmanos II
  • Nikēphoros II Phōkas
  • Iōannēs I Tzimiskēs
  • Basileios II Boulgaroktonos
  • Kōnstantinos VIII
  • Zōē (pemerintahan pertama) dan Rōmanos III Argyros
  • Zōē (pemerintahan pertama) dan Mikhaēl IV Paphlagōn
  • Mikhael V Kalafatis
  • Zōē (pemerintahan kedua) dgn Theodōra dan Kōnstantinos IX Monomakhos
  • Kōnstantinos IX Monomakhos (kaisar tunggal)
  • Theodōra
  • Mikhaēl VI Bringas
  • Isaakius I Komnenos
  • Konstantinus X Doukas
  • Mikhaēl VII Doukas dgn saudara-saudara Andronikos dan Konstantios dan putra Kōnstantinos
  • Rōmanos IV Diogenēs
  • Nikephoros III Botaneiates
  • Alexios I Komnenos
  • Iōannēs II Komnēnos dgn Alexius Komnenus sbg rekan-kaisar
  • Manouēl I Komnēnos
  • Alexios II Komnēnos
  • Andronikos I Komnenos
  • Isaakius II Angelus
  • Alexius III Angelus
  • Alexios IV Angelus
  • Nikolaos Kanavos (dipilih oleh Senat)
  • Alexios V Doukas
Kekaisaran Nicea
1204–1261
  • Konstantinos Laskaris
  • Theodōros I Laskaris
  • Iōannēs III Doukas Vatatzēs
  • Theodōros II Doukas Laskaris
  • Ioannes IV Laskaris
Romawi Timur
Bizantium

1261–1453
  • Mikhaēl VIII Paleologos
  • Andronikos II Palaiologos dgn Mikhaēl IX Paleologos sbg rekan-kaisar
  • Andronikos III Palaiologos
  • Iōannēs V Paleologos
  • Iōannēs VI Kantakouzēnos dgn Iōannēs V Palaiologos dan Matthaios Asanēs Kantakouzēnos sbg rekan-kaisar
  • Iōannēs V Palaiologos
  • Andronikos IV Palaiologos
  • Iōannēs VII Palaiologos
  • Andronikos V Palaiologos
  • Manouel II Palaiologos
  • Iōannēs VIII Paleologos
  • Kōnstantinos XI Dragasēs Paleologos
  • Dēmētrios Palaiologos
  • Thōmas Palaiologos
  • Andreas Palaiologos
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi
  • Republik Romawi
  • Julius Caesar
    Kekaisaran Romawi Suci
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
    • 2
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Belanda
  • Yunani
  • Polandia
  • Israel
  • Finlandia
Orang
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan Awal
  2. Sebagai Permaisuri
  3. Kebijakan Religio-Politik
  4. Konflik dengan Konstantinus VI
  5. Pemerintahan Irene sebagai Kaisar
  6. Kejatuhan dan Pengasingan
  7. Referensi
  8. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Daftar kaisar Romawi Timur

Kaisar Romawi di wilayah Timur dari tahun 330 hingga 1453

Prokopia

putra Theophylaktos Rhangabe, laksamana armada Aegea. Pada tahun 802, pemerintahan Maharani Irene digulingkan oleh aliansi patrician dan kasim. Pemimpin

Gelar kebangsawanan Eropa

bentuk wanita dari król. Kasus yang mirip terjadi sebelumnya di Kekaisaran Romawi Timur. Maharani Irene yang memerintah pada tahun 797–802 bahkan tidak

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026